Artikel

13 Novel Horor Terpopuler di Goodreads, Wajib Baca!

Halloween sudah di depan mata. Bisa dipastikan, banyak novel horor yang terbit di bulan Oktober ini. Para pencinta buku yang menggemari genre horor akan bersuka cita, sedangkan mereka yang kurang menyukai horor mungkin akan coba-coba menjajal genre ini.


Goodreads, situs favorit para pencinta buku, merilis daftar 50 novel horor terpopuler sepanjang masa, berdasarkan dari seberapa sering novel-novel tersebut masuk ke dalam daftar bacaan para pengguna Goodreads di seluruh dunia. Daftar ini mencakup beragam genre, mulai dari buku klasik seperti Dracula karya Bram Stoker dan Frankenstein karya Mary Shelley, hingga horor kontemporer seperti The Girl with All the Gifts karya M.R. Carey.


Beberapa buku di daftar Goodreads ini sudah ada versi terjemahan Bahasa Indonesianya. Yuk, simak 13 di antaranya:

  1. A Head Full of Ghosts karya Paul Tremblay (2015)

    Novel A Head Full of Ghosts Mizanstore

    Merry tidak percaya pada orang-orang dewasa yang mengatakan bahwa kakaknya, Marjorie, kerasukan. Ya, Marjorie memang melakukan hal-hal aneh. Mengisahkan cerita-cerita horor, masuk ke kamar Merry diam-diam, mengeluarkan suara-suara mengerikan … dan, ada luka-luka misterius di tubuh Marjorie yang tak bisa dijelaskan. Ayah mereka yakin ada iblis jahat di dalam tubuh Marjorie. Namun, Marjorie bilang, ayah merekalah yang jahat.

    Paul Tremblay adalah nama yang cukup terkenal di kalangan para pencinta novel horor. Dia terkenal suka membuat kisah yang mempermainkan emosi para pembaca, dan akhir cerita yang terbuka, sehingga pembaca diajak untuk membuat kesimpulan sendiri.


    A Head Full of Ghosts
    memenangi Bram Stoker Award untuk kategori Best Novel pada 2015. Novel ini juga masuk nominasi World Fantasy Award untuk kategori Best Novel pada 2016 dan nominasi Goodreads Choice Award kategori Horror pada 2015.

  2. Anna Dressed in Blood karya Kendare Blake (2011)

    Anna Dressed in Blood Mizanstore

    Anna Korlov, yang muncul dalam sampul muka buku ini, adalah sesosok hantu ganas pembunuh siapa pun yang menjejakkan kaki ke dalam rumahnya. Cas, seorang pemuda pemburu hantu, bertekad untuk mengenyahkan keberadaan Anna. Namun ternyata Cas menemukan suatu kutukan penyebab sosok Anna menjadi beringas, dan mereka berdua pun bekerja sama untuk memusnahkan kutukan tersebut.


    Dengan tokoh utama seorang pemuda belasan tahun, Anna Dressed in Blood memang ditujukan untuk para pembaca remaja dan dewasa muda. Ada romansa di dalamnya, meskipun tidak terlalu kental.

     

    Anna Dressed in Blood mendapatkan beberapa nominasi penghargaan, seperti Lincoln Award pada 2015, Endeavour Award pada 2012, Cybils Award kategori Fantasy & Science Fiction untuk Young Adult pada 2011, dan Missouri Gateway Readers Award pada 2014.


  3. Carrie karya Stephen King (1974)

    Novel Carrie Mizanstore

    Sesuai namanya, Stephen King memang seorang raja. Ya, rajanya novel horor. Sudah ratusan karya yang dia tulis, dan tidak sedikit pula yang kemudian diadaptasi ke film layar lebar. Salah satunya adalah Carrie.

     

    Carrie adalah seorang gadis yang tidak populer, tapi memiliki kemampuan supernatural berupa telekinesis. Pada malam pesta dansa sekolah, terjadi insiden yang membuat emosi Carrie tak terkontrol, dan kekuatannya menimbulkan malapetaka bagi seisi kota.

     

    Film Carrie yang pertama dirilis pada 1976, dengan tokoh Carrie diperankan oleh Sissy Spacek. Film ini mendapat dua nominasi piala Oscar pada 1977, yaitu untuk kategori Aktris Pemeran Utama Terbaik dan Aktris Pemeran Pendukung Terbaik. Carrie di-remake pada 2013, dengan tokoh Carrie diperankan oleh Chloe Moretz.


  4. Dracula karya Bram Stoker (1897)

    Novel Horor Dracula

    Dracula
    mengisahkan tokoh antagonis bernama Count Dracula, dan upayanya pindah dari Transilvania ke Inggris agar dia dapat mencari darah baru dan menyebarkan virus vampir. Upaya sang Count dicegah oleh sekelompok manusia pemberani yang dipimpin oeh Prfessor Abraham Van Helsing.

     

    Sosok Count Dracula sang pengisap darah kini menjadi referensi utama vampir-vampir modern. Novel Dracula sendiri telah diadaptasi berkali-kali ke dalam format pertunjukan teater, film layar lebar, dan serial televisi.

     

    Sedangkan nama penulisnya, Bram Stoker, digunakan sebagai nama penghargaan yang dipersembahkan setiap tahun oleh Horror Writers Association bagi pencapaian dalam bidang penulisan dark fantasy dan horror.

  5. Frankenstein karya Mary Shelley (1818)

    Novel Horor Frankenstein Mizanstore

    Satu lagi novel klasik yang sangat terkenal hingga berkali-kali diadaptasi ke dalam film dan menginspirasi banyak buku. Frankenstein mengisahkan tentang seorang ilmuwan yang menggabungkan potongan-potongan mayat dan memberinya nyawa. Manusia yang dia ciptakan ternyata sangat buruk rupa, sehingga dia sendiri ketakutan dibuatnya.

     

    Judul Frankenstein mengacu pada nama sang ilmuwan, yakni Victor Frankenstein, bukan nama sang monster. Monster itu sendiri tidak bernama hingga akhir cerita.

  6. Heart-Shaped Box karya Joe Hill (2007)

    Novel Horor Heart Shaped Box Mizanstore

    Hanya karena iseng, Judas Coyne membeli hantu dari situs lelang di Internet berupa setelan milik orang mati. Sejak setelan itu datang, dalam kotak berbentuk hati, mulai terjadi hal-hal aneh. Hantu pemilik setelan tersebut benar-benar datang, membawa pendulum berbandul silet yang bisa memengaruhi Jude sehingga melakukan hal-hal gila, dia bahkan nyaris menembak kekasihnya. Sejauh ini, yang mampu menjaga kewarasan Jude cuma anjing-anjingnya. Tetapi dia tak bisa terus mengandalkan mereka…

     

    Joe Hill adalah nama pena dari Joseph Hillstrom King, putra dari Stephen King. Heart-Shaped Box adalah novel debutnya yang diterima cukup baik di pasaran. Novel ini memenangi Bram Stoker Award pada 2007 dan Locus Award pada 2008 untuk kategori Best First Novel.


  7. Let The Right One In karya John Ajvide Lindqvist (2004)


    Novel Horor Let The Right One in

    Novel horor ini pertama kali terbit dalam Bahasa Swedia, dengan judul Låt den rätte komma in. Let the Right One In mengisahkan tentang persahabatan seorang anak laki-laki manusia, Oskar, dengan seorang anak perempuan vampir yang sebenarnya berusia 200 tahun, Eli.

     

    Let the Right One In masuk James Tiptree Jr. Award Honor List pada 2008, dan pernah dua kali diadaptasi ke film layar lebar. Film pertama rilis pada 2008, dan tokoh Eli diperankan oleh Lina Leandersson. Film kedua rilis pada 2010, dengan tokoh Eli diperankan oleh Chloe Moretz.


  8. Interview with The Vampire karya Anne Rice (1976)

    Novel horor Interview With The Vampire

    Interview With The Vampire
    adalah tentang Louis, seorang vampir yang menceritakan kisah hidupnya, sejak dia masih menjadi manusia, hingga setelah dia diubah menjadi vampir oleh Lestat. Louis kemudian mengubah seorang gadis kecil bernama Claudia menjadi vampir juga. Berdua, Louis dan Claudia mencari jati diri mereka.

     

    Buku ini pernah masuk nominasi Bristish Fantasy Award pada 1977, lalu diadaptasi ke dalam film layar lebar pada 1994. Tokoh Lestat diperankan oleh Tom Cruise, Louis diperankan oleh Brad Pitt, dan Claudia diperankan oleh Kirsten Dunst.


  9. The Exorcist karya William Peter Blatty (1971)

    Novel Horor The Exocirst

    Teror itu dimulai secara diam-diam. Di loteng ada suara-suara gaduh. Di kamar anak, ada bau-bau tak sedap, perabotan berpindah tempat sendiri, suhu mendadak turun drastis.


    Awalnya semua itu masih dapat dijelaskan secara rasional, namun kemudian perubahan-perubahan mengerikan mulai terjadi pada Regan, gadis berusia 11 tahun. Seolah-olah ada kepribadian lain dalam tubuhnya. Berbagai uji medis gagal menjelaskan perubahan ini, hingga akhirnya Ibu Regan meminta bantuan kepada Bapak Damien Karras.

    Sepertinya eksorsisme adalah satu-satunya solusi…


    Premis cerita seorang anak tak berdosa yang dirasuki entitas jahat mungkin sudah tidak asing lagi dalam genre horor. Namun, pada zamannya, The Exorcist adalah yang paling mencengangkan dan mengguncang emosi orang-orang.

     

    Setelah merilis novel ini, William Peter Blatty juga membuat naskah filmnya. Film The Exorcist yang rilis pada 1973 ini sukses besar; menyabet 10 nominasi Academy Award dan memenangi kategori Best Sound and Writing (Adapted Screenplay), juga menjadi film horor pertama yang dinominasikan untuk kategori Best Picture.


  10. The Girl with All the Gifts karya MR Carey (2014)

    The Girl With All The Gifts

    Di antara berbagai kisah zombi yang beredar di dunia, The Girl With All The Gifts adalah satu dari sedikit kisah yang mengambil sudut pandang unik dan memiliki penjelasan logis tentang awal mula virus zombi. Tokoh utama novel ini adalah Melanie, gadis kecil yang pada awalnya tidak menyadari bahwa ada virus zombi yang tertidur dalam dirinya.

     

    The Girl With All the Gifts mendapatkan beberapa nominasi penghargaan sastra, seperti Goodreads Choice Award kategori horor pada 2014, serta Audie Award for Paranormal dan British Fantasy Award untuk kategori novel horor terbaik pada 2015.

     

     Versi film The Girl With All The Gifts rilis pada 2016, mengandalkan aktris-aktris kawakan Gemma Arterton sebagai Miss Justineau dan Glenn Close sebagai Dr. Caldwell. Tokoh Melanie sendiri diperankan oleh aktris yang kurang terkenal, Sennia Nanua.


  11. The Haunting of Hill House karya Shirley Jackson (1959)

    Novel Horor The Haunting of Hill House

    The Haunting of Hill House
    adalah salah satu novel horor terbaik abad ke-20. Pada 1960, novel ini menjadi finalis National Book Award kategori fiksi.

     

    The Haunting of Hill House mengisahkan tentang satu orang dokter dan tiga orang relawan yang tinggal selama liburan musim panas di sebuah rumah terpencil. Bukan tanpa tujuan, sang dokter sedang mengadakan penelitian terkait trauma dan dampak psikologis. Hill House yang dirumorkan berhantu menjadi lokasi tepat untuk penelitian sang dokter.

     

    Novel ini telah dua kali diangkat ke layar lebar. Versi pertama rilis pada 1963 dan mendapat pujian dari para kritikus, sedangkan versi keduanya yang rilis pada 1999 mendapat kecaman, karena jauh berbeda dengan novelnya. Tahun ini, 2018, The Haunting of Hill House diadaptasi ke dalam format serial TV yang ditayangkan di Netflix.


  12. The Silence of The Lambs karya Thomas Harris (1988)

    Novel Horor The Silence of The Lambs

    Mari berkenalan dengan Dr. Hannibal Lecter, salah satu tokoh fiksi penjahat paling cerdas dan paling keji sepanjang masa. Untungnya, sang dokter kanibal ini sudah ditangkap dan mendekam di penjara. Sialnya, Clarice Starling, seorang detektif muda, membutuhkan bantuan sang dokter untuk menangkap pembunuh berantai yang kasusnya sedang dia tangani.

     

    The Silence of The Lambs merupakan buku kedua dari serial Hannibal Lecter. Pada 1988, novel ini memenangi Bram Stoker Award, dan pada 1989 memenangi Anthony Award. Keduanya untuk kategori novel terbaik.

     

    The Silence of the Lambs telah diangkat ke layar lebar pada 1991, dengan aktris Jodie Foster memerankan Starling, dan aktor Anthony Hopkins memerankan Dr. Lecter. Film ini dinilai sangat sukses, berhasil menyabet piala Oscar di kelima kategori paling bergengsi: Best Picture, Best Director, Best Actor, Best Actress, dan Best Adapted Screenplay.


  13. We Have Always Lived in the Castle karya Shirley Jackson (1962)

    Novel horor We Have always lived in the castle shirley jackson

    Satu lagi karya Shirley Jackson yang wajib dibaca para pencinta horor. Ini adalah karya terakhir Shirley, yang didedikasikan untuk editornya, sebelum sang penulis meninggal dunia. Shirley sangat populer pada masanya, dan hingga kini menjadi inspirasi banyak penulis horor lainnya, seperti Stephen King.

     

    We Have Always Lived in The Castle mengisahkan kakak beradik Constance dan Merricat Blackwood, yang tinggal bertiga bersama paman mereka di sebuah rumah besar. Semua anggota keluarga Blackwood lainnya telah tewas keracunan arsenik. Mereka kini hidup terkucil dari penduduk desa. Hingga pada suatu hari datang seorang pria yang mengaku sebagai sepupu mereka, dan Merricat curiga dia punya niat buruk.


    Dari daftar di atas, berapa buku yang telah kamu baca? Kalau ada yang belum kamu baca, kamu bisa memasukkannya ke dalam daftar bacaanmu bulan ini. Dijamin semuanya akan membuatmu merinding dengan cara yang berbeda-beda. Selamat membaca!




    [Oleh: Dyah Agustine]



    Baca juga: 9 Lelaki Pencuri Hati dari Novel Fantasi

    Baca juga: 5 Buku Wajib Baca Bagi Kamu yang Berputus Asa

Author


Avatar