Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel, Tips


Zaman dahulu, sewaktu berbagai macam gadget belum diciptakan, anak-anak menciptakan permainan-permainan seru untuk mengisi waktu luang mereka. Tapi sekarang, permainan ini sudah sangat jarang dimainkan, bahkan banyak anak-anak yang tidak mengenal sama sekali jenis permainan ini.

Padahal, permainan ini mudah untuk dilakukan bahkan beberapa diantaranya tidak memerlukan alat sama sekali, dan yang pasti masih seru untuk dilakukan. Kita tengok ke belakang, yuk, permainan apa saja yang ada zaman dahulu!



Petak umpet | Image
1 . Petak umpet.

Permainan ini cukup sering dilakukan sampai sekarang karena permainannya seru dan tidak sulit untuk dilakukan.Permainan ini sebaiknya dilakukan oleh tiga orang atau lebih. Teman-teman ada yang belum tahu bagaimana cara bermainnya?

Begini caranya, Teman-teman memilih satu orang dengan ber-hom-pim-pa untuk menjadi seorang yang akan berjaga. Kemudian, teman yang berjaga akan menghitung sejumlah angka sesuai kesepakatan (misalnya menghitung 1 sampai 50) sambil menutup mata, sedangkan teman yang tidak berjaga akan bersembunyi.

Tugas sang penjaga adalah untuk menemukan teman-teman yang bersembunyi satu-persatu. Dan anak pertama yang ditemukan oleh sang penjaga akan menjadi penjaga selanjutnya.



Lompat Tali | Image

2 . Lompat tali.

Permainan lompat tali ini pada dasarnya hampir sama dengan olahraga lompat tinggi. Bedanya, alat yang di gunakan yaitu sederet karet gelang yang sudah di rangkai memanjang. Kemudian pada kedua ujungnya di pegang oleh 2 anak yang berjaga. Anak lain yang tidak berjaga kemudian saling bergantian melompati tali tersebut dengan syarat tidak boleh menyentuh tali.

Apabila gagal melompati atau menyentuh tali, maka akan bergantian berjaga (bergantian dengan salah satu penjaga yang telah berjaga lebih dulu). Konon, permainan ini bisa membuat kita tumbuh tinggi lebih cepat, karena kita banyak melompat saat bermain permainan lompat tali ini.



Egrang | Image

3 . Egrang.

Permainan ini bisa dilakukan sendirian, karena tidak membutuhkan kerjasama tim. Untuk bermain egrang, kamu harus memiliki sepasang batang bambu yang tingginya lebih dari tinggi kamu sendiri. Kemudian sekitar 50cm dari bawah bambu diberi pijakan kaki yang dikaitkan dengan batangan bambu tersebut.

Pijakan kaki tersebut berguna untuk menempatkan kaki. Dengan memijakkan kaki pada pijakan tersebut, kamu harus berlatih berjalan. Agar handal menggunakan egrang ini memang memerlukan keseimbangan tubuh yang luar biasa, Teman-teman.

Permainan ini memang cukup sulit dan membutuhkan keterampilan khusus, ya, sepertinya?



Bentengan | Image

4 . Benteng-bentengan.

Permainan ini termasuk yang paling seru untuk dilakukan. Minimal butuh 8 anak untuk dijadikan dua kubu benteng. Cara bermain permainan benteng ini adalah dengan membagi beberapa anak menjadi 2 kelompok, biasanya setiap kelompok terdiri dari 4-8 anak.

Setiap kelompok ini akan memiliki markas masing-masing yang biasanya berbentuk benteng atau tiang. Setelah itu, perwakilan kelompok berunding dan pemenangnya akan mengejar kelompok lawan, serta berusaha merebut markas mereka. Anggota kelompok lawan yang tertangkap (tersentuh) akan dijadikan tawanan dan di posisikan di dekat markas musuh.

Jika teman dari tawanan dapat menyentuh kembali tawanan, maka tawanan berarti bebas. Permainan ini menuntut kita untuk banyak bergerak. Seperti olahraga, ya?



Gobak Sodor | Image

5 . Gobak Sodor.

Sama seperti bermain benteng, permainan ini membutuhkan dua kelompok. Namun, cara bermainnya agak sedikit berbeda. Pertama-tama, kedua kelompok membuat bentuk kotak-kotak pada lapangan luas dengan jumlah 6 kotak (2 menyamping dan 3 berderet). Masing-masing kelompok dibagi menjadi kelompok penyerang dan penjaga.

Tugas dari kelompok penjaga adalah menjaga garis vertikal (1 anak satu). Sedangkan kelompok penyerang bertugas untuk menyerang atau melewati garis vertikal yang dijaga kelompok lawan. Kelompok penyerang harus berhasil melewati garis dan menuju area belakang garis (garis akhir), setelah itu kembali lagi menuju garis depan (garis awal).


Bagaimana permainannya? Seru, kan? Ayo, simpan gadget-mu sebentar, panggil teman-temanmu, dan bermainlah!



(Penyunting: Dini Ocktarina)
0

Anak, Artikel, Info

Balinesse Dancer | Feature

Banyak orang menganggap tari tradisional itu kuno. Padahal, tari tradisional adalah warisan budaya bangsa yang diciptakan tidak semata-mata sebagai kesenian tari. Setiap tarian memiliki makna yang membawa nilai-nilai kehidupan, bahkan setiap gerakan merupakan simbol yang memiliki arti tersendiri.

Indonesia yang terdiri atas banyak pulau memiliki budaya yang sangat beragam, setiap daerahnya memiliki ciri khas masing-masing. Peninggalan budaya, khususnya tarian, seringkali dipengaruhi oleh sejarah dan kejadian di sebuah daerah tertentu. Hal itulah yang membuat sebuah tarian memiliki keunikan tersendiri.





Hal yang unik memang selalu menarik perhatian banyak orang. Termasuk orang-orang dari luar negeri yang berkunjung untuk berwisata. Suguhan kesenian tradisional akan menjadi tontonan yang baru dan menarik.

Tidak hanya menjadi andalan untuk menarik wisatawan yang datang, kesenian tradisional Indonesia juga mulai diperkenalkan di kancah internasional melalui berbagai acara, seperti yang sering diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Indonesia di berbagai negara.

Bahkan kesenian tradisional Indonesia pun dapat diperkenalkan melalui pertukaran pelajar. Jadi, ada baiknya Teman-Teman untuk mempelajari tarian tradisional, jika Teman-Teman berniat bersekolah di luar negeri. Kemampuan menari kamu akan menjadi nilai tambah yang menguntungkan untuk kamu.

Sekarang, kita cari tahu, yuk, tarian tradisional Indonesia apa saja yang popularitasnya telah mendunia.



Balinesse Dancer2 | Image
1 . Tari Bali.

Bali terkenal sebagai pulau dewata karena keindahan alam dan kebudayaannya yang eksotik. Bali juga merupakan destinasi wisata nomor satu di Indonesia. Hal ini pula yang membuat Bali selalu mempertahanan kesenian daerahnya.

Wisatawan asing tidak hanya tertarik untuk melihat pertunjukan kesenian di sana, tetapi mereka juga tertarik untuk mempelajari tarian dari Bali, seperti tari pendet, tari nelayan, tari legong, atau bahkan tari kecak. Kalau kalian berkunjung ke Bali, kalian akan melihat banyak wisatawan asing yang sedang belajar menari di sanggar-sanggar di Bali.

Mereka saja tertarik untuk mempelajari kebudayaan kita, Teman-Teman jangan mau kalah, ya ….



Tari Saman | Image
2 . Tari Saman.

Tari Saman berasal dari suku Gayo di Nanggroe Aceh Darussalam. Keunikan tarian ini adalah gerakan tari yang dilakukan dalam posisi duduk dan mengandalkan gerakan tangan serta kepala. Tari Saman juga tidak menggunakan banyak alat musik sebagai pengiring tariannya, melainkan setiap penari bekerjasama untuk menyanyikan syair lagu yang isinya merupakan shalawat atas Nabi Muhammad Saw.

Gerakan tari saman juga dikenal rumit, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan untuk mempelajarinya. Sebenarnya, gerakan tari saman itu tidak terlalu sulit, kok, hanya membutuhkan konsentrasi dan kerjasama yang tinggi. Teman-Teman pasti bisa melakukannya kalau Teman-Teman mau berlatih.


  Sejumlah penari menampilkan seni Reog Ponorogo saat Parade Reog di Lapangan Maospati, Kab. Magetan, Jatim, Kamis (17/10). Penampilan parade Reog Ponorogo keliling tersebut bertujuan melestarikan potensi wisata budaya daerah. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/ed/ama/13

3 . Kesenian Reog Ponorogo.


Kesenian yang pernah diakui oleh negara Malaysia ini berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Yang membuat kesenian ini unik adalah kostum yang dipakai oleh penari reog ini berbentuk kepala makhluk menyeramkan seperti binatang buas yang sangat lebar. Di sekeliling kepala tersebut dipenuhi bulu-bulu burung merak yang cantik.

Kesenian ini sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik. Meskipun bagi sebagian orang kesenian ini menyeramkan, reog tetap menarik wisatawan asing untuk datang dan menonton. Konon katanya, berat kepala reog ini bisa mencapai puluhan kilo, lho .



Badaya | Image

4 . Tari Bedhaya Sang Amurwabhumi.

Tari yang sering juga disebut sebagai Tari Badaya ini merupakan tarian klasik dari Kraton Yogyakarta. Disebut tari klasik karena tari ini memiliki aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh sang penari. Setiap gerakan memiliki arti yang sakral dan harus digerakkan dengan benar.

Tari Badaya ini adalah tari yang sangat lembut yang tidak hanya mengandalkan gerak tubuh, tetapi juga melibatkan batin dan perasaan. Melihat tarian ini, kita akan merasa menjadi Putri Keraton sungguhan, hal ini pula yang membuat wisatawan asing sangat mengagumi tarian ini.

Dahulu, tarian ini hanya boleh dilakukan oleh orang-orang keraton karena bersifat sangat sakral. Tetapi, seiring perkembangan zaman dan dalam upaya pelestarian budaya, kalian bisa mempelajari tarian ini di sanggar.


Jaipongan | Image

5 . Tari Jaipongan.

Tari Jaipong adalah salah satu tari rakyat yang sangat menghibur karena tarian ini memang diciptakan sebagai sarana untuk bergaul di masyarakat Sunda. Dalam tarian ini, tidak hanya memperlihatkan keindahan, melainkan mengandung unsur humor yang ceria dan bersemangat. Tarian ini sangat energik dan dinamis.

Tidak ada aturan tertentu dalam gerakan jaipongan karena jaipongan merupakan tari kontemporer yang bersifat dinamis, begitu pula dari segi musik dan kostumnya, semuanya bisa mengikuti perkembangan zaman.


Nah, ini adalah sebagian dari kesenian tradisional Indonesia yang banyak ragamnya. Kamu mau berlatih tari apa setelah ini? Menjadi penari tradisional bisa membuat kamu go International  juga, lho …

ceritakan ketertarikan dan pengalaman kamu menari tradisional di rumahkkpk.com, yuk!


(Penyunting: Nurasiyah Jamil)
0

Anak, Artikel, Info

Chester Zoo | Feature

Indonesia memang memiliki alam yang sangat kaya dan indah. Jenis hutan di Indonesia memang memiliki alam yang sangat kaya dan indah. Jenis hutan di Indonesia adalah hutan hujan tropis dengan iklim yang cenderung tidak begitu ekstrem. Hutan hujan tropis ini menjadi tempat yang aman bagi satwa liar untuk berkembang biak.

Banyak jenis tumbuhan dan spesies binatang domestik yang sangat khas dan tidak ditemukan di tempat lain. Karena keunikan itu, banyak penjelajah dan para ilmuwan dari berbagai negara ikut meneliti keragaman hayati dan hewani di Indonesia.


Little Manado | Image

Di Inggris, tepatnya di kebun binatang Chester, dibangun sebuah kebun binatang yang menyerupai habitat hewan aslinya. Beberapa pulau di Indonesia dijadikan sebagai pulau buatan di sana.

Di antaranya terdapat pulau Sumba, Sumatra, Bali, Sulawesi, dan Papua, di mana pulau-pulau tersebut memiliki ragam jenis hewan.


Jalak Bali | Image


Terdapat sekitar 52.000 tanaman untuk menciptakan suasana tropis. Artefak dan pernak-pernik yang ada di setiap pulau dikirim langsung dari Indonesia untuk menciptakan suasana yang orisinal. Jadi, tidak akan terasa seperti pulau buatan.



Harimau Sumatra | Image

Pada Pulau Sumatra akan ada harimau sumatra, orangutan, badak, dan buaya. Sedangkan di Pulau Sulawesi akan ada anoa. Binatang ini juga didatangkan langsung dari Indonesia untuk dirawat di sana. Kasuari sebagai hewan khas dari Papua sudah pasti akan ditempatkan di Pulau Papua.

Begitu pun Pulau Bali, akan dihuni oleh hewan khas Bali, yaitu burung jalak. Tujuan dibuatnya kebun binatang ini adalah untuk ikut memperkenalkan dan melestarikan flora dan fauna yang ada di Asia Tenggara.


Zoo Sign | Image

Kebun binatang Chester sudah dibuka sejak pertengahan tahun 2015 kemarin, lho …. Sebelum ke Inggris, kamu bisa bereksplorasi terlebih dahulu melalui website resmi Kebun Binatang Chester. Bagaimana? Keren, kan?


(Penyunting: Nurasiyah Jamil)
0

Anak, Artikel, Info

Indra Perasa | Feature

Teman-teman pasti tahu bahwa lidah kita punya tempat masing-masing untuk merasakan rasa dari makanan yang masuk ke mulut kita, kan? Seperi bagian pangkal lidah yang merasakan rasa pahit, bagian ujung lidah yang merasakan rasa manis, bagian samping dalam yang merasakan rasa asam, dan bagian samping luar yang merasakan rasa asin.

Lalu, di mana bagian lidah yang merasakan rasa pedas, ya?


Bagian Lidah | Image
Sebenarnya, rasa pedas bukanlah rasa yang dapat dirasakan oleh lidah, karena pedas merupakan sensasi yang disebabkan oleh zat kimia yang disebut capsaicin, zat yang biasanya terkandung pada tumbuhan seperti cabai.

Jika kalian melihat  dari dekat lidah kalian di cermin, kalian pasti dapat melihat bintik-bintik kecil yang berwarna kemerahan. Bintik-bintik itu disebut papila.


Pedas | Image
Lalu, mengapa rasa pedas seringkali terasa seperti lidah yang terbakar? Begini, saat zat capsaicin tersebut menyentuh papila, reseptor saraf sensorik yang mendeteksi panas tinggi akan menyampaikan informasi ke otak kita bahwa lidah kita menerima panas dari zat capsaicin.

Sehingga lidah kamu akan merasa kepanasan atau yang sering dianggap sebagai rasa pedas. Nah, sekarang tahu, kan, bagaimana kerja lidah saat merasakan rasa pedas?



(Penyunting: Dini Ocktarina)
0

Anak, Artikel, Info


Permen adalah makanan ringan berbahan dasar gula yang biasanya dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti buah dan susu. Permen merupakan makanan yang tidak pernah lekang oleh zaman. Dari dulu sampai sekarang permen selalu punya penggemar setia, dari anak-anak sampai orang dewasa, semua suka permen.

Melihat begitu banyak penggemar setianya, permen terus berkembang dan berinovasi. Saking gencarnya berinovasi, generasi muda bisa-bisa lupa dan tidak mengenal jenis-jenis permen tradisional yang sudah ada sejak kakek dan nenek kita masih kecil dulu. Padahal, permen-permen tradisional zaman dahulu memiliki segudang manfaat. Kita cari tahu, yuk, permen apa saja yang sudah ada sejak dahulu kala itu.


Permen Jahe | Image
1 . Permen Jahe.

Kalian mungkin sudah pernah melihat permen jahe ini karena permen ini masih mudah ditemukan pada penjual-penjual makanan ringan dan gula-gula. Permen jahe ini biasanya bertekstur empuk dan sedikit lengket, berwarna cokelat yang dibaluri butiran gula putih.

Kalian sudah pernah mencoba permen jahe? Rasanya manis, sedikit pedas, dan hangat di tenggorokan. Ternyata, permen ini memiliki banyak manfaat, lho … di antaranya, permen ini dapat mengatasi mual atau mabuk kendaraan, membantu mengatasi batuk, flu, radang tenggorokan, mengatasi sakit kepala, dan membantu melegakan asma.

Wah, banyak sekali yah, manfaatnya. Hal itu disebabkan jahe mengandung banyak nutrisi. Ada magnesium, tembaga, kalium, vitamin C, dan juga mengandung antioksidan alami yang bisa menyegarkan tubuh.
Permen Asem Jawa | Image
2 . Permen Asam Jawa.

Penampilan permen asam jawa ini agak mirip dengan permen jahe, hanya saja permen asam jawa berbentuk lebih bulat dan berwarna cokelat tua. Saat dimakan, teksturnya tidak terlalu lengket dan rasanya asam-asam-manis menyegarkan, gitu …. Permen ini juga punya banyak manfaat yang tidak kalah dari permen jahe.

Permen ini mengandung banyak vitamin C, vitamin A, dan vitamin B1. Kandungan lainnya adalah kalsium, zat besi, dan fosfor yang bermanfaat untuk mengatasi batuk, sariawan, sakit perut, demam, dan lain-lain.
 
permen susu | Image
3 . Permen Karamel Susu.

Teman-Teman pasti pernah mencoba permen karamel susu ini, kan? Permen empuk berbentuk kotak kecil ini rasanya manis sekali. Warnanya kecokelatan dan dibungkus dengan pembungkus kertas yang dilipat ujung-ujungnya. Kalau kalian jalan-jalan ke Lembang, Bandung, wajib, nih, membeli permen ini sebagai buah tangan untuk teman-teman kamu.

Karena berbahan dasar dari susu sapi, pasti kandungan terbesarnya adalah kalsium yang bermanfaat untuk tulang dan gigi kamu, Teman-Teman.
  Permem Jelly | Image
4 . Permen Jelly Kering.

Permen yang berwarna-warni cantik ini terbuat dari agar-agar atau jelly dan buah-buahan. Bentuknya bisa macam-macam, tetapi yang paling sering ditemukan bentuknya persegi panjang kecil-kecil. Teksturnya unik, bagian luarnya kering dan ditaburi gula putih, tetapi bagian dalamnya empuk dan lembut.

Rasanya manis dan beragam, bergantung campuran buah di dalamnya. Dahulu, buah yang sering dijadikan bahan campuran permen ini adalah buah pepaya, namun sekarang sudah sangat beragam, deh, warnanya pun bermacam-macam. Karena berbahan dasar agar-agar, permen ini mengandung serat yang dibutuhkan untuk pencernaan kita.


Tema-Teman paling suka permen apa, nih? Yuk, ceritakan permen kesukaanmu di rumahkkpk.com




(Penyunting: Nurasiyah Jamil)
0

X