fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel

Seperti putri Belle dalam cerita Beauty and The Beast yang sangat menyukai bunga mawar, luar angkasa pun sepertinya menyukai bunga mawar. Dari foto luar angkasa terlihat sebuah nebula yang berbentuk seperti bunga mawar, ditambah dengan taburan bintang-bintang yang berkerlap kerlip menambah keindahan nebula berbentuk bunga mawar tersebut.

Nebula adalah bagian dari materi antarbintang berupa awan masif yang berisi debu, gas, serta plasma atau partikel bermuatan. Cahayanya bersumber dari bintang-bintang di sekitarnya. Sedang warna-warninya yang indah ditentukan oleh unsur-unsur dominan di dalamnya.

Nebula berbentuk mawar ini banyak ditemui di antariksa, namun yang paling populer diberi nama ‘Nebula Rosseta’. Lihat deh tampilan Nebula ini tidak kalah indah dengan bunga mawar sungguhan, kan?



Nebula Rosetta terletak di rasi Monoceros, berjarak 5.200 tahun cahaya dari Bumi. Nebula ini  juga menjadi tempat paling aktif yang banyak melahirkan bintang-bintang baru. Nebula tidak bisa dilihat langsung oleh mata tanpa bantuan alat.

Sahabat harus menggunakan bantuan teleskop untuk dapat melihat asap dan debu Nebula yang berwarna-warni. Warna-warna itu pun tidak selalu sama seperti foto-foto dari NASA, karena jauhnya jarak dan keterbatasan mata manusia untuk menangkap cahaya-cahaya seperti infra merah dan ultra violet. Meskipun kita tidak bisa melihat Nebula, namun bintang-bintang yang berada di sekitarnya tetap bisa kita lihat.



(Penyunting: Kak Nizar)
0

Anak, Artikel

Sahabat KKPK pasti sudah tahu kan, bahwa Indonesia memiliki banyak destinasi wisata alam yang super indah. Kondisi geografis negara Indonesia yang merupakan kepulauan ini sangat menguntungkan Indonesia dari segi pariwisata, karena Indonesia memiliki banyak pantai indah hampir diseluruh penjuru Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke.

Destinasi wisata ini bahkan telah menjadi favorit wisatawan asing sejak lama. Sebut saja pulau Bali, pulau Komodo, Flores, Bangka Belitung, bahkan sampai ke Raja Ampat di Irian Jaya.

Meskipun telah banyak pulau yang diketahui, Indonesia masih memiliki banyak pulau yang belum terjamah, bahkan belum diberi nama. Padahal, pulau-pulau ini berpotensi menjadi objek wisata kelas dunia!



Pulau Natuna yang kedaulatannya masuk sebagai bagian dari Provinsi Kepulauan Riau adalah salah satu pulau indah yang belum diketahui banyak orang. Pulau yang posisinya berada di bagian terluar Indonesia ini berlokasi sangat dekat dengan perbatasan Laut Cina Selatan, bahkan jika dilihat dari letaknya, pulau ini seperti pulau milik negara Malaysia.

Pulau ini memiliki luas sekitar 2000 km persegi dan memiliki populasi sebanyak 72.450 jiwa. Yang menjadi daya tarik dari Pulau Natuna adalah pantainya sangat indah. Pantai berbatu disini mirip seperti pantai ke Belitung.

Selain keindahan alam yang masih asri, Pulau Natuna menyimpan minyak bumi dan gas bumi yang sangat banyak! Cadangan minyak bumi di Natuna mencapai 1,4 miliar barel dan cadangan gas buminya mencapai 112,3 miliar barel. Pantas saja, pulau ini sering diperebutkan oleh negara-negara tetangga kita.



Selain pantai, destinasi wisata di pulau Natuna adalah Masjid Agung Natuna yang sering disebut sebagai Taj Mahal dari Indonesia. Baru-baru ini presiden Jokowi, mengarahkan agar pulau Natuna ini dijadikan destinasi wisata. Kalau begitu, nampaknya pulau ini memerlukan pembangunan lebih lanjut, terutama di bidang infrastruktur.

Karena untuk sampai ke pulau Natuna, Sahabat harus terbang ke Batam terlebih dahulu. Setelah itu, Sahabat bisa melanjutkan terbang ke Bandara Ranai di Pulau Natuna. Sedangkan dengan kapal laut, Sahabat bisa menghabiskan waktu sampai 3 hari perjalanan laut.

Harga tiket pesawat ke Natuna pun masih sangat mahal, karena masih sedikit maskapai yang mempunyai tujuan terbang ke sana.



Selama beberapa tahun ke belakang sampai sekarang, pulau ini sering dijadikan tempat latihan gabungan dan uji coba alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) oleh bapak-bapak TNI. Mungkin selain latihan berperang, bapak-bapak TNI ini sekalian menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pulau-pulaunya sering diperebutkan negara lain. Jangan sampai ada pulau yang diakui negara lain lagi ya, bapak-bapak TNI!


Bagaimana Sahabat, tidak perlu ke luar negeri untuk berlibur kan? Indonesia saja sudah sangat indah dan masih banyak keindahan yang belum dijelajahi. Ada objek wisata apa saja ya di Pulau Natuna? Tunggu di artikel selanjutnya!



(Penyunting: Kak Nizar)
1

Anak, Artikel


Zaman sekarang menulis diatas kertas sudah mulai ditinggalkan. Adanya teknologi yang mempermudah Sahabat untuk membuat catatan langsung dari laptop, tablet, atau bahkan handphone membuat orang-orang jarang membawa buku catatan atau alat tulis.

Menggunakan gadget memang mudah dan cepat, tapi ada fakta baru yang mengungkapkan bahwa penulis tangan cenderung lebih cerdas bila dibandingkan dengan seseorang yang sering menulis menggunakan gadget. Hhmm … kok bisa, ya?

Menurut sebuah studi yang dimuat di jurnal Phsychological Science menemukan bahwa menulis manual, yaitu dengan pulpen dan kertas bisa meningkatkan daya ingat dan kemampuan untuk memahami konsep-konsep. Untuk menemukan hasil penelitian itu, dua ilmuwan psikologi dari University of California melakukan percobaan pada mahasiswa.

Mahasiswa tersebut dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok penulis tangan dan kelompok penulis menggunakan laptop (pengetik). Kemudian kedua kelompok tersebut diminta untuk mendengarkan ceramah dan mencatat isi ceramah tersebut.



30 menit kemudian, peneliti tersebut menguji dan mengamati pemahaman mahasiswa mengenai ceramah yang didengarkan tadi. Hasilnya, para mahasiswa yang mencatat menggunakan laptop mendapatkan hasil tes yang lebih buruk dibandingkan dengan para mahasiswa yang mencatat dengan menulis tangan.

Para peneliti itu mengatakan bahwa penulis tangan lebih mengingat fakta-fakta dan konsep-konsep yang dicatatnya, serta mampu memahami lebih dalam mengenai hal yang ditulisnya. Mengapa bisa begitu, ya?



Setelah diamati lebih lanjut, kebanyakan para pengetik mencatat catatannya secara “verbatim” yaitu mencatat kata demi kata yang diucapkan oleh dosennya. Sedangkan penulis tangan cenderung mencatat hasil pemahamannya sendiri.

Menurut dugaan para peneliti, hal inilah yang membuat para pengetik memiliki pemahaman yang lebih rendah. Mereka juga menambahkan bahwa menulis dengan tangan dapat memperkuat proses pembelajaran yang lebih bermutu, sedangkan mengetik justru menghambat proses pembelajaran tersebut.


Promo KKPK | Image
Jadi, supaya Sahabat lebih ingat rumus-rumus matematika atau pelajaran yang harus dihapalkan, cobalah untuk menuliskannya di buku catatan Sahabat, ya! Sahabat juga bisa tulis di buku notes lucu KKPK seperti di gambar diatas, lho

Sahabat bisa mendapatkan notes ini gratis dengan membeli dua buku KKPK di mizanstore.com. Segera pesan ya, sebelum kehabisan!



(Penyunting: Kak Nizar)
0

Anak, Artikel

Setiap orang memiliki setidaknya satu titik geli di tubuh kita, titik-titik itu pada umumnya berada di bagian telapak kaki, ketiak, pinggang, atau leher bagian belakang. Ketika seseorang menyentuh bagian tersebut, tubuh kita biasanya merasa geli dan menyebabkan kita tertawa. Mengapa saat merasa geli kita tertawa ya, Sahabat?

Tertawa saat merasa geli terjadi akibat panik ringan yang kita alami saat digelitiki. Bahkan, jika Sahabat tahu akan digelitiki, perasaan panik dan takut tersebut bisa membuat Sahabat tertawa duluan sebelum digelitiki. Tetapi, saat menggelitiki diri sendiri mengapa kita tidak merasa geli ya?




Menurut Kak Sarah Blakemore, seorang peneliti dari University College London (UCL) mengatakan bahwa ada area otak yang disebut otak kecil (cerebellum) yang berfungsi sebagai pemantau gerakan. Bagian otak ini bisa memprediksi sensasi yang ditimbulkan dari sebuah gerakan yang kita lakukan sendiri, tetapi tidak dapat memprediksi sensasi gerakan yang dilakukan orang lain. Sederhananya, otak kita menganggap gerakan yang kita lakukan itu sebagai gerakan aman, yang tidak mengancam. Sedangkan, gerakan dari orang lain bisa dianggap sebagai gerakan yang mengancam.

Kak Sarah juga mengatakan, “Ketika kamu mencoba menggelitik diri sendiri, cerebellum memprediksi sensasi yang akan ditimbulkan, dan prediksi tersebut digunakan untuk membatalkan respon dari daerah otak lainnya”. Ia menjelaskan, ada dua area otak yang terlibat dalam memproses perasaan ketika kita digelitik, yaitu korteks somatosensori yang memproses sentuhan dan korteks singulat anterior yang memproses informasi yang menyenangkan (perasaan nyaman).



Jadi, itulah jawabannya mengapa kita tidak merasa geli saat menggelitiki diri sendiri. Sekarang Sahabat sudah tahu kan? Jika Sahabat KKPK punya informasi menarik lain, Sahabat bisa tulis artikel sendiri di rumahkkpk.com, lho … Kakak tunggu ya!



(Penyunting: Kak Nizar)
0

Anak, Artikel

Sahabat mungkin sudah mendengar beberapa hari yang lalu tentang rencana kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi ke Indonesia. Kunjungan raja yang bernama lengkap Salman bin Abdulaziz Al-Saud ini sangat dinanti-nantikan oleh Indonesia.

Pasalnya, terakhir kalinya raja dari Arab Saudi berkunjung ke Indonesia adalah 47 tahun yang lalu! Saat itu, raja yang berkunjung ke Indonesia adalah Raja Faisal bin Abdulaziz Al-Saud. Karena sudah sangat lama, Pak Jokowi berencana memberikan jamuan spesial untuk Raja Salman.




Kapan, sih?



Agenda kunjungan Raja Salman di Indonesia itu dijadwalkan mulai hari Selasa tanggal 1 Maret sampai tanggal 9 Maret. Namun, kegiatan kenegaraan hanya dijadwalkan sampai tanggal 3 Maret. Selebihnya, Raja Salman dan rombongannya akan berkunjung dan beristirahat di Pulau Dewata, Bali.

Sejak beberapa hari yang lalu pasukan pengawal khusus Raja Salman telah sampai di Indonesia untuk melaporkan situasi di Indonesia sebelum Sang Raja menginjakkan kakinya ke negara kita. Foto di atas memperlihatkan pasukan pengawal Raja Salman yang datang ke Indonesia.




Siapa Saja Yang Datang?



Raja Salman yang sudah berumur 81 tahun ini akan turut membawa serta 25 pangeran, 14 orang menteri dan sejumlah investor. Raja Salman memiliki 13 anak yang diantaranya 12 pangeran dan 1 orang putri. Jumlah orang yang akan datang pada kunjungan Raja Salman kali ini mencapai 1500 orang! Jumlah itu sudah mencakup para pengawal keamanan, juru foto, dan juru masak khusus.

Wow, banyak sekali, ya … Jumlah rombongan yang banyak itu diangkut menggunakan 7 pesawat besar bahkan salah satunya adalah pesawat Hercules.




Sambutan di Indonesia


Di Indonesia sendiri telah mempersiapkan kedatangan Raja Salman beserta rombongannya. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah dengan membuat lift khusus dan toilet khusus di Masjid Istiqlal yang mana akan dikunjungi oleh Raja Salman pada hari Kamis, 2 Maret 2017 nanti.

Menurut Kepala Bagian Protokoler Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, hal ini dilakukan untuk memudahkan kegiatan Raja Salman yang tergolong sudah sepuh itu. Persiapan ini telah dikerjakan sejak satu bulan yang lalu, sesuai instruksi dari Istana Negara dan Presiden.




Tidak hanya persiapan di Masjid Istiqlal, pasukan pengamanan dari Polri dan TNI juga sudah dipersiapkan. Dikatakan oleh Wakil Kapolri, Kompol Syafruddin, sebanyak 10 ribu anggota polisi akan mengamankan rombongan Raja Salman. Sebagian anggota dipersiapkan di Bali yaitu sebanyak 5000 anggota. Tidak hanya anggota dari kepolisian, bapak-bapak TNI juga akan ikut berjaga untuk menjaga keamanan selama Raja Salman berkunjung.

Sebanyak 6.116 personil TNI akan dibagi menjadi 3 regu yang menyebar di seluruh tempat kunjungan Raja Salman. Sama seperti anggota kepolisian, anggota TNI juga kemudian akan berjaga di Bali. Presiden Jokowi sendiri menyambut langsung kedatangan rombongan di Bandara Halim Perdana Kusuma, seperti apa yang dilakukan raja Saudi saat Presiden Jokowi berkunjung ke Arab dulu.

Selain itu, Presiden Jokowi juga akan menganugerahkan bintang kehormatan tertinggi Republik Indonesia kepada Raja Salman sebagai balasan setelah hal serupa dilakukan oleh Raja Salman saat Presiden Jokowi di Arab Saudi.




Hendak Apa Sang Raja Berkunjung?



Kunjungan ini tidak dilakukan untuk silaturahmi semata, tetapi kunjungan ini merupakan kunjungan politik. Raja Salman dan Presiden Jokowi akan membicarakan banyak hal tentang kerjasama Arab dan Indonesia selama ini. Termasuk rencana investasi Arab Saudi di Indonesia untuk bidang pariwisata. Memang ya, Indonesia ini surganya wisatawan dunia.

Negara Arab sampai tergiur untuk melakukan kerjasama di bidang yang berpotensi besar ini. Hal ini dilakukan karena Arab Saudi tidak ingin terlalu bergantung pada penjualan minyak, karena beberapa tahun terakhir harga minyak dunia turun drastis dan membuat pendapatan negara Arab Saudi menurun juga. Untuk itu, Arab Saudi menganggap diperlukan sektor bisnis lain selain minyak yang dapat membangkitkan kembali perekonomian di Arab Saudi. Salah satu yang dipilihnya adalah bidang pariwisata.



Nah, fantastis sekali ya kunjungan raja Arab Saudi kali ini. Tidak heran, karena Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan kenegaraan yang sangat baik. Menurut Sahabat, pangeran kecil dari Arab akan ikut, tidak ya? Hihihi …

Dirangkum dari: www.bbc.com/indonesia/, nasional.kompas.com, news.detik.com, www. merdeka.com



(Penyunting: Kak Nizar)
0

X