fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel


Sasana Tinju Chris John

Bupati Purwakarta, Pak Dedi Mulyadi, memiliki kebijakan yang sangat unik dan belum ada sebelumnya. Kebijakan ini diperuntukkan untuk siswa yang gemar tawuran. Jadi, siswa yang sering terlibat tawuran diwajibkan untuk mengikuti kelas latihan tinju milik mantan petinju yang pernah menjadi juara dunia asal Indonesia yaitu Chris John.

Jika nanti siswa tersebut dianggap berbakat, maka kedepannya akan diarahkan untuk menjadi atlet tinju profesional. Kata Pak Dedi, tempat latihan ini memang diprioritaskan untuk anak-anak yang suka tawuran.

Bahkan kalau mereka tertangkap basah saat tawuran, mereka akan langsung dibawa ke sasana milik Chris John ini dan akan langsung ditandingkan di ring tinju sambil disaksikan oleh Chris John dan orang tua siswa tersebut.



Kebijakan dan pembukaan sasana tinju ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan angka tawuran di Purwakarta. Karena akibat tawuran pemerintah daerah seringkali membayar harga yang tidak murah untuk mengatasi akibatnya. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu saat seorang pelajar mengalami luka tusuk saat tawuran.

Pemerintah kota Purwakarta harus membayar biaya pengobatan yang tidak murah. Seharusnya, biaya itu di tanggung oleh pelaku atau sekolah asal pelaku, begitu kata Pak Dedi. Pembukaan sasana olah raga tinju ini dianggap sangat positif, karena dengan menyalurkan energi para siswa di tempat yang lebih terarah. Justru akan membentuk sportifitas dan pengendalian emosi.

Hal serupa juga dikatakan oleh pemilik sasana, Chris John, yang beranggapan anak-anak akan lebih mampu mengendalikan emosi dengan kegiatan olah raga yang terarah.

Keuntungan lainnya, siswa berbakat akan dibimbing dan dilatih langsung oleh mantan juara dunia! Ayo, siapa yang suka tawuran?

Admin laporin ke Om Chris John!
0

Anak, Artikel



Sahabat KKPK ada yang gemar bermain game atau online game? Ada kabar baik nih untuk kalian … Sahabat mungkin sudah sering mendengar bahwa di negara-negara lain sudah sering diselenggarakan turnamen bermain game. Sekarang Indonesia juga sudah mulai menyelenggarakan turnamen serupa. Hadiah yang ditawarkan juga tidak main-main. Bisa mencapai ratusan juta rupiah! Begini lengkapnya …

Bermain game bukan hanya untuk kepuasan pribadi dan membuang-buang waktu saja. Sekarang mulai banyak organisasi atau club yang menampung para gamer dengan profesional.
Seperti sebutannya, profesional berarti dia dibayar untuk bermain game.

Dan hadiah kompetisi itu hanya bonus, karena para gamer ini juga dibayar setiap bulannya seperti pekerja pada umumnya. Bayarannya pun cukup besar untuk ukuran anak sekolah atau mahasiswa. Ya, kabar baiknya kamu tidak perlu minta uang jajan kepada orang tua lagi.




Salah satu contohnya adalah club Fortius Gaming yang baru-baru ini timnya memenangkan turnamen League of Legends Garuda Series (LGS) Spring 2017 pada awal bulan April ini.

Tim yang diperkuat oleh Kyle Williams, Kenny Marcellino, Truong Vinh Thanh, Tran Thanh Lam dan Surya Wana Bakti ini berhasil membawa pulang hadiah sebesar Rp 100 juta dari total hadiah Rp 250 juta yang disediakan oleh panitia. Turnamen seperti ini masuk ke dalam kategori E-Sport dan sudah diakui di berbagai negara.





Meskipun kebanyakan para gamer adalah laki-laki, ada juga lho perkumpulan gamer yang anggotanya semua perempuan. Salah satunya adalah NXA Ladies. Salah satu gamer terkenal dari club ini adalah Kak Monica atau lebih dikenal dengan sebutan Nixia.

Selain bermain game, Kak Nixia ini membuat situsnya sendiri yang berisi tentang ulasan dan pendapat dia saat bermain game dengan peralatan atau gadget tertentu. Berkat ulasannya di situs itu, Kak Nixia bahkan sering mendapat sponsor peralatan seperti laptop, keyboard, dan headset yang nilainya diatas 27 juta rupiah!

Selain itu, setiap tiga bulan sekali Kak Nixia dan club nya juga mendapat gaji dalam satuan dolar yang mencapai USD 10 ribu atau sekitar Rp 137 juta.




Sama seperti profesi lain, menjadi gamer profesional membutuhkan kerja keras, kedisiplinan dan ketekunan. Ditambah harus pintar membagi waktu karena kebanyakan para gamer ini masih bersekolah atau kuliah.

“Dulu saya mulainya juga waktu masih sekolah. Semuanya bisa dilakukan asal bisa ngebagi waktu dengan baik,” kata Kak Kenny. Nah, bukan berarti Sahabat harus fokus bermain game dan melupakan tugas utama Sahabat sebagai pelajar, ya! Sahabat harus membagi prioritas juga.

Kalau Sahabat bisa terus memberikan nilai bagus di sekolah, pasti orang tua kamu juga akan memperbolehkan kamu berkarir secara profesional di industri game ini. Kabar tambahan, bahwa industri ini sedang dalam kondisi baik dan akan terus meningkat seiring dengan majunya teknologi informasi dan dunia digital.



Jadi, kalau kamu bisa dibayar untuk melakukan hobi kamu, mengapa tidak?  



[Oleh : Rini]

0

Anak, Artikel

Hotel rumah pohon | Feature

Ada tren hotel baru yang sedang berkembang di seluruh dunia. Rumah pohon! Ya, rumah pohon yang dikelola oleh pemilik-pemilik hotel ini sedang digandrungi oleh para wisatawan dunia.

Dulu rumah pohon merupakan rumah bagi suku tertentu yang tinggal di pedalaman sebuah daerah atau juga sebuah tempat bermain yang dibangun orang tua untuk anak-anaknya di belakang rumah. Tetapi orang dewasa memang sangat senang mengenang masa kecil yang penuh dengan keceriaan. Sehingga ide ini pun muncul.

Di mana saja hotel rumah pohon itu berada? Baca artikel ini sampai habis ya!



1 . Tranquil Resort di Kerala, India


Tranquil India | Image
Rumah pohon ini berada di tengah-tengah kebun kopi dan lada di hutan hujan bagian selatan Kerala. Hotel ini memiliki dua rumah pohon dan hanya menyediakan 7 rumah pohon. Untuk sampai di rumah pohon ini, kita harus berjalan di tengah hutan beratapkan dedaunan. Ah, pasti sangat menyenangkan!

Hotel ini juga menyediakan fasilitas lain seperti spa untuk memaksimalkan relaksasi kita di sana. Pihak hotel juga menyediakan anjing-anjing sebagai penunjuk jalan untuk tamu yang mau menjelajah hutan tersebut.



2 . Treehotel di Harads, Swedia




Seperti tidak cukup keunikan hotel diatas pohon, hotel ini membuat tema pada setiap kamar berbeda-beda. Tidak seperti hotel rumah pohon di India yang memiliki beberapa ruangan untuk disewa, setiap rumah pohon di sini merupakan satu kamar yang bisa disewa pengunjung.

Tema yang dibangun pada setiap rumah pohon di sini sangat beragam, mulai dari ruangan bertema UFO sampai ruangan bertema sarang burung. Unik!



3 . Gibbon Experience Project di Huay Xai, Laos


gibbon laos | Image

Rumah pohon di Laos ini merupakan salah satu fasilitas yang ditawarkan dari paket perjalanan untuk para petualang yang ingin mengenal Taman Hutan Raya Nam Kan. Rumah Pohon di Gibbon ini adalah salah satu rumah pohon tertinggi di dunia.

Dibangun sejak tahun 1996 misi dari pembangunan rumah pohon ini adalah untuk mengurangi penebangan liar dan pembakaran hutan. Wah, selain menjadi daya tarik wisatawan, ternyata misi dibaliknya adalah pelestarian lingkungan. Keren!



4 . Hapuku Lodge and Tree Houses di Kaikoura,
Selandia Baru


hapuku new zealand | Image

Berlokasi di pulau utara Selandia Baru, tepatnya di sebuah peternakan rusa. Penginapan ini menyediakan tiga rumah yang dibangun di puncak pepohonan Kanuka. Hapuku awalnya merupakan milik pribadi sebuah keluarga yang kemudian penghuninya pindah ke tempat lain untuk berkebun dan berselancar.

Awal mula tempat ini dikenal banyak orang adalah sejak adanya program wisata kelautan yang diadakan oleh pemerintah setempat. Karena rumah ini berada di dekat garis pantai, sehingga para wisatawan bisa melihat rumah yang dibangun di puncak pohon tersebut.



5 . Airbnb di Georgia, Amerika Serikat


airbnb USA | Image

Rumah pohon ini dibangun oleh seorang aktivis lingkungan Greenpeace, Peter Bahout. Berlokasi tidak jauh dari perkotaan, hotel ini menjadi tujuan wisata paling diminati di dunia pada tahun 2016. Memiliki tiga buah kamar terpisah yang disambungkan dengan jembatan gantung berhiaskan lampu-lampu kecil yang indah.

Segala hal tentang rumah pohon ini sangat ramah lingkungan. Dibangun menggunakan barang-barang bekas, dan memakai gorden serta lain-kain organik. Segala hiasan di dalam ruangan pun merupakan barang-barang lama.



6 . Free Spirit Spheres di Vancouver, Kanada



Bangunan bulat yang dibangun menggunakan kayu ini terinspirasi dari konstruksi kapal layar. Kamar bola ini menempel di tengah-tengah batang sebuah pohon, dan karena bangunan ini mengandalkan topangan dari pepohonan, hal ini mengingatkan manusia untuk menjaga kerimbunan pepohonan.



7 . Finca Bellavista di Costa Rica


finca bellavista costa rica | Image

Sekitar sepuluh tahun yang lalu, Erica dan Matt Hogan mengunjungi sebuah hutan yang dikatakan berpotensi untuk dipanen kayunya dan dijadikan bahan membangun rumah. Khawatir akan terjadinya kegundulan hutan karena penebangan tersebut, mereka akhirnya membangun rumah pohon tersebut untuk mencegah orang menebang kayu di hutan tersebut.

Keperluan listrik di rumah ini sepenuhnya diambil dari energi matahari. Rumah pohon ini bisa menjadi tempat singgah hewan-hewan yang hendak bermigrasi, dan menyediakan makanan yang disimpan acak untuk para hewan. Para pengunjung juga bisa menjelajahi hutan dengan cara yang ramah lingkungan.



8 . Papaya Playa di Tulum, Meksiko


Papaya Playa Meksiko | Image

Papaya Playa awalnya merupakan hotel biasa yang kemudian berinovasi membangun rumah pohon yang menawarkan pemandangan hutan Meksiko. Rumah pohon ini dibangun menggunakan bahan-bahan lokal dengan teknik tradisional suku Mayan yang disebut “Chukum” yaitu melapisi dinding dengan getah supaya hawanya menjadi sejuk.

Baru-baru ini pihak Papaya Playa membuat misi untuk tidak menghasilkan emisi sama sekali. Oleh karena itu, mereka mulai menggunakan sumber daya listrik dari energi matahari, mendaur ulang air, dan mempekerjakan penduduk setempat untuk mencapai misinya itu.



9 . Lion Sands Game Reserve di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan


lion sands afrika | Image

Lions Sands menamakan rumah pohon mereka dengan sebutan “ruangan bersemak-semak. Sebutan ini sesuai dengan kondisi yang ada. Para pengunjung dapat langsung melihat alam bebas dari kamarnya.

Bahkan saat malam tiba, pengunjung bisa melihat bintang-bintang dan langit malam yang indah langsung dari langit-langit di kamarnya sambil mendengarkan suara-suara hewan liar yang dapat ditemui keesokan harinya. Akan ada singa, heyna, leopard, kudanil, dan hewan lainnya.

Pengunjung juga bisa melihat kelas melukis tubuh dengan henna yang dilakukan oleh warga setempat sebagai upaya pemberdayaan komunitas lokal.



Nah, itulah hotel-hotel dan tempat wisata rumah pohon dari berbagai penjuru dunia. Di Indonesia ada tidak sih? Padahal di Indonesia kan banyak hutan, ya …

Sumber dan Foto: National Geographic
0

X