fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel

Dan Brown terkenal sebagai penulis novel ber-genre thriller dengan jalan cerita yang menegangkan. Tokoh andalan novel Dan Brown, Robert Langdon, dikisahkan sebagai seorang profesor simbologi Harvard University yang sering terjebak dalam situasi penuh bahaya. Kebut-kebutan menggunakan mobil pinjaman, dikejar-kejar orang tak dikenal yang membawa senjata api, terpaksa turun dari helikopter di tengah malam  atau terbangun di rumah sakit asing dengan luka tembak di kepala.

 

Perjalanan luar biasa yang dialami Profesor Langdon dalam setiap cerita ternyata selalu didampingi oleh seorang wanita cerdas. Mereka turut membantu memecahkan teka-teki dan rintangan yang dihadapi oleh Langdon. Siapa saja karakter-karakter wanita yang pernah muncul dan menemani Robert Langdon?


Sophie Neveu, Ahli Kriptografi Cantik dari Paris



Wanita dari novel The Da Vinci Code yang berprofesi sebagai ahli kriptografi dari DCPJ (The Direction Centrale Police Judiciaire) ini merupakan cucu dari kurator museum Louvre, Jacques Saunière. Perkenalan Sophie Neveu dan Robert Langdon berawal ketika Langdon diundang untuk menemui Jacques Saunière, namun malah menemukan pria tersebut dibunuh secara mengenaskan dan menyebabkan Langdon dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Sophie yang ketika itu datang untuk penyelidikan akhirnya membantu Langdon kabur. Sophie berharap mereka mampu menemukan tersangka di balik pembunuhan kakeknya dan sekaligus menemukan jawaban tentang asal-usul keluarganya -sebuah pesan yang berusaha disampaikan Saunière sebelum kematiannya.

 

Seperti yang ditulis di situs charactour.com, Sophie Neveu merupakan wanita dengan kepribadian yang penuh perhatian dan cerdas. Dalam perjalanan memecahkan teka-teki dari Saunière, Sophie memperlihatkan karakter yang pantang menyerah. Dengan pengetahuannya, dia mampu membantu Langdon memecahkan kode-kode penting dalam kasus ini, termasuk menjelaskan tentang cryptex yang sama sekali tidak diketahui Langdon sebelumnya. Sophie juga digambarkan memiliki fisik yang cantik dan menarik. Seperti yang diungkapkan oleh atasannya, Fache, yang menyebut Sophie sebagai salah satu kesalahan terbesar DCJP karena dia adalah wanita muda yang menarik sehingga bisa mengalihkan perhatian anggota-anggota lain ketika bekerja.




Karakter Sophie Neveu dalam film diperankan oleh aktris Audrey Tautou. Aktris dari Perancis ini mulai dikenal luas setelah bermain di film Amélie pada tahun 2001. Dalam situr lefigaro.fr, Audrey mengatakan dirinya tidak menyangka akan mendapatkan peran sebagai Sophie Neveu karena merasa persiapannya sangat kurang ketika melakukan audisi. Namun ternyata sang sutradara, Ron Howard, memilih Audrey untuk memerankan peran tersebut dan mendampingi aktor senior Hollywood, Tom Hanks.

 

Sienna Brooks, Wanita Jenius dengan IQ 208




Wanita dari novel Inferno ini merupakan kekasih Bertrand Zobrist, ilmuwan yang mencoba menyebarkan virus berbahaya demi misi menyelamatkan keberlangsungan hidup manusia. Sienna Brooks awalnya menyamar sebagai seorang dokter muda yang menangani luka tembak di kepala Robert Langdon. Sienna kemudian membawa kabur Langdon dan menghilangkan jejak mereka berdua dari Konsorsium serta WHO. Dia ingin memanfaatkan Langdon agar dapat membantunya menemukan virus peninggalan kekasihnya yang telah bunuh diri.

 

Sienna Brooks digambarkan sebagai seorang wanita yang tinggi dan ramping. Meskipun begitu, dia memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang badan Robert Langdon selama dibius. Kulit Sienna tampak halus meskipun tidak memakai make-up. Di dalam novel, Sienna digambarkan memiliki rambut pirang, sepanjang bahu yang selalu diikat ekor. Belakangan Sienna mengungkapkan bahwa itu hanyalah rambut palsu.




Karakter Sienna Brooks dalam film Inferno diperankan oleh aktris asal Inggris, Felicity Jones. Pada wawancara yang dirilis channel24.co.za, Felicity Jones menganggap pengalaman bekerja sama dengan Ron Howard dan Tom Hanks sangat berharga.  Dia memandang sosok mereka berdua merupakan sebagai pekerja film yang profesional, ambisius dan fokus pada pekerjaan namun tetap rendah hati. Dalam wawancara tersebut juga Felicity Jones menceritakan pengalaman syuting film Inferno yang membutuhkan stamina lumayan besar karena banyaknya adegan berlari yang harus dia lakukan menggunakan sepatu berhak tinggi!

 

Ambra Vidal, Direktur Museum dan Calon Ratu Spanyol




Wanita dari novel Origin ini merupakan direktur Museum Guggenheim Bilbao, Spanyol. Di dalam novel, Ambra diceritakan sebagai wanita cerdas, independen sekaligus cantik yang menjadi tunangan dari Pangeran Spanyol, Pangeran Julián, ahli waris takhta Spanyol. Ambra Vidal membantu Robert Langdon pergi ke Barcelona untuk memecahkan teka-teki Edmon Kirsch, seorang futuris yang mengklaim telah berhasil membongkar rahasia yang akan menjawab pertanyaan besar mengenai eksistensi kehidupan umat manusia.

Setelah berita pertunangannya dengan Pangeran Julián beredar, Ambra Vidal langsung menjadi selebriti terbaru Spanyol yang paling mencolok. Media langsung menjuluki Ambra Vidal sebagai “pasangan sempurna untuk seorang raja modern”. Ambra Vidal dianggap berbudaya, sukses, dan yang terpenting, bukan keturunan salah satu keluarga bangsawan Spanyol. Ambra Vidal hanya rakyat biasa.




Ambra Vidal tidak sekadar berwajah cantik namun juga independen. Meskipun menjadi calon ratu Spanyol, Ambra sama sekali tidak mengizinkan Guardia Real mengganggu jadwal hariannya dan hanya memperbolehkan agen Guardia Real mengawalnya saat acara publik besar. Jika Origin diadaptasi ke layar lebar, siapa aktris yang kira-kira cocok memerankan karakter Ambra Vidal? Mungkin yang mirip dengan Ratu Letizia, Catherine Duchess of Cambridge atau Princess Mary dari Denmark? 🙂

 

Vittoria Vetra, Fisikawan Anggun Penemu Antimateri




Wanita dari novel Angels and Demons ini merupakan seorang ilmuwan di CERN dan putri dari fisikawan sekaligus pastor, Leonardo Vetra. Dia pergi ke Kota Vatikan bersama Robert Langdon setelah mengetahui bahwa antimateri yang dia ciptakan bersama ayahnya akan digunakan untuk menghancurkan Kota Vatikan. Dia membantu Robert menemukan antimateri dan juga memecahkan teka-teki penculikan empat kardinal.

Meskipun seorang fisikawan, Vittoria Vetra tidak terlihat kutu-buku. Dia merupakan seorang wanita yang luwes dan anggun bertubuh tinggi dengan kulit cokelat kemerahan dan rambut hitam panjang.  Wajahnya jelas Italia—tidak terlalu cantik, tapi memiliki raut wajah sangat khas. Menurut atasannya, Maximilian Kohler, Vetra adalah perempuan dengan kekuatan fisik luar biasa. Dia mampu menghabiskan waktu berbulan-bulan setiap kali bekerja di dalam sistem ekologis yang berbahaya. Vetra juga merupakan seorang vegetarian dan guru-tetap CERN untuk Hatha Yoga.”




Dalam film Angel and Demons, Vittoria Vetra diperankan oleh aktris asal Israel bernama Ayelet Zurer. Seperti ditulis di situs imdb.com, Ayelet Zurer mulai dikenal luas setelah bermain dalam film Munich yang disutradai oleh Steven Spielberg. Dia juga merupakan seorang produser, penulis, dan ilustrator dua buku berjudul Shorts dan Badolina karya Gabi Nitazn.

 

***

 

Seorang pembaca bertanya, apakah Robert Langdon akan menikah? Dan Brown menjawab, ya mungkin.. mungkin dengan salah satu wanita-wanita yang pernah dia temui atau wanita baru yang akan muncul dalam novel selanjutnya. Siapa tokoh wanita dari Novel Dan Brown yang jadi favoritmu?

Baca juga: Dan Brown’s Inferno: Instanbul, Destinasi Wisata Yang Eksotis


Baca juga: 10 Tips Menulis Buku Laris Ala Dan Brown


0

X