Artikel, baru

5 Fakta Penyakit ALS yang Diderita Stephen Hawking

Sumber: mondrian.mashable.com



Siapa yang tidak kenal dengan Stephen Hawking? Beliau seorang fisikawan teoretis, kosmologi, pengarang, dan Direktur Penelitian Centre of Theoritical Cosmology di Universitas Cambridge. Hawking merupakan ilmuwan besar dengan tiga teori kontroversial yang menggemparkan dunia. Ketiga teorinya yang terkenal yakni teori Big Bang, gravitasi kuantum, dan teori radiasi Hawking. Dengan reputasinya sebagai fisikawan ternama, Hawking bukan tanpa kekurangan. Beliau mengidap penyakit Amiothropic Lateral Sclerosis (ALS) sejak usia 21 tahun.


Baca juga: 
– Apa Itu Lubang Hitam?
– Lubang Hitam Terbesar di Alam Semesta


ALS merupakan penyakit yang menyerang saraf motorik pada otak dan tulang belakang yang mengatur gerakan otot-otot lurik. Otot lurik merupakan otot yang digerakkan dengan kemauan sendiri. Singkatnya, sel-sel tertentu (neuron) dalam otak dan sumsum tulang belakang penderita ALS mengalami kematian secara perlahan.

Penyebab penyakit ALS sendiri masih diteliti sampai sekarang oleh para ahli. Dugaan-dugaan yang muncul dari para ilmuwan terkait penyebab penyakit ini antara lain ketidakseimbangan kadar glutamat dalam tubuh dan penyakit autoimun.

Berikut 5 fakta penting mengenai penyakit ALS, catat baik-baik, ya!

1. ALS bukan penyakit keturunan

Sumber: images.wisegeek.com



Dilansir dari hellosehat.com, ALS bukanlah suatu penyakit turunan yang diwariskan secara genetik. Hanya sepuluh persen dari jumlah pengidap ALS yang diturunkan oleh anggota keluarga. Sementara itu, sembilan puluh persen lainnya terserang penyakit ini secara sporadis.

Meskipun kemungkinannya kecil, faktor genetik dapat meningkatkan risiko untuk mengidap ALS. Jadi, kalau keluarga kamu ada yang mengidap ALS, kemungkinan kamu untuk mengidap ALS juga meningkat.

2. Serangan ALS terjadi secara bertahap

Sumber: hellosehat.com


Kamu pernah merasakan otot salah satu lengan atau kakimu melemah? Lidah berkedut dan sulit berbicara? Bisa jadi hal itu merupakan tanda-tanda kamu mengidap ALS. Serangan ALS tidak serta-merta membuat seluruh tubuhmu lumpuh. Gejala awal yang dirasakan bisa saja hanya otot lenganmu saja yang melemah. Akan tetapi, gejala ini diikuti gejala-gejala lainnya seperti melemahnya otot punggung dan leher, sulit berbicara, kehilangan jaringan otot, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, apabila kamu merasakan salah satu gejala di atas tanpa diikuti gejala lainnya, belum tentu kamu mengidap ALS. Akan tetapi, alangkah lebih baik jika kamu memeriksakan diri ke dokter, ya.

3. ALS dikenal juga dengan nama “Lou Gehrig”

www.gannett-cdn.com


ALS juga menjadi penyebab kematian pemain bisbol ternama asal Amerika, yakni Lou Gehrig. Dia merupakan punggawa utama klub bisbol New York Yankees. Pada tahun 1939, dia didiagnosis mengidap ALS dan menjadi sorotan baik di tingkat nasional maupun internasional. Sejak saat itulah istilah penyakit “Lou Gehrig” mulai dikenal sebagai julukan ALS hingga sekarang.

4. Pengidap ALS tidak dapat disembuhkan secara total

Sumber: boygeniusreport.files.wordpress.com


Sampai saat ini, obat untuk menangani ALS masih terus diteliti para ahli. Pengidap ALS tidak dapat sembuh secara total. Perawatan yang diberikan oleh tenaga medis hanya sebatas pengendalian gejala dan mendukung kondisi psikis pasien selama mungkin. Salah satu obatnya bernama riluzole yang mungkin dapat memperpanjang umur pasien serta memperlambat perkembangan ALS, meskipun efeknya terbatas. Efek dari obat ini tentu dirasakan oleh Hawking semasa hidupnya. Terbukti, beliau mampu bertahan hidup hingga usia 76 tahun.

5. Lebih umum terjadi pada laki-laki dan orang-orang ras Kaukasia

Sumber: ak3.picdn.net


Kasus ALS lebih banyak diidap laki-laki dibandingkan perempuan. Lebih dari 20% kemungkinan penyakit ini terjadi pada laki-laki dan 93% penderitanya berasal dari ras Kaukasia. Meskipun kemungkinannya kecil terjadi pada ras lain selain Kaukasia, alangkah baiknya jika kita tetap waspada apabila menemukan gejala-gejalanya.

Baca juga: 
– 5 Kontribusi Stephen Hawking terhadap IPTEK Dunia
– Tokoh Astronomi Terkenal di Dunia


Kisah hidup Stephen Hawking, mulai dari pertama kali beliau didiagnosis mengidap ALS, hingga bagaimana beliau dapat bertahan hidup selama puluhan tahun, jauh lebih lama dari predisi para dokter, dapat disimak dalam Mind Without Limits. Kehidupan dan prestasi Stephen Hawking yang luar biasa tentunya dapat menginspirasi dan memotivasi semua orang untuk menjalani hidup dengan lebih baik dan bermakna.***

Penulis:  Syafira Maulida


Author


Avatar