Artikel

5 Fakta Tiongkok: Salah Satu Negara Raksasa



Dalam novel Ghost Fleet karya P. W. Singer dan August Cole, disebutkan bahwa terjadi perang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang dibantu oleh Rusia. Setelah kejatuhan Indonesia akibat perang Timor dan terjadinya ledakan bom di Dahran, Arab Saudi, harga minyak melejit gila-gilaan. Di sisi lain, Tiongkok menemukan cadangan energi gas bumi yang besar dan menguasainya. Untuk mendapatkan kendali atas KawasanPasifik, Tiongkok melancarkan serangan menggunakan virus komputer untuk melumpuhkan persenjataan Amerika yang berteknologi tinggi.

Kenyataannya, Tiongkok merupakan salah satu negara paling besar dan mampu bersaing dengan negara-negara besar lainnya seperti Amerika Serikat. Bahkan sekarang saja Tiongkok dan Amerika sedang melakukan perang dagang. Lalu apa yang membuat Tiongkok menjadi sebuah negara besar? Berikut ini 5 fakta mengenai Tiongkok.

Baca juga: 7 Konflik Perang Terbesar di Dunia


Sejarah

Dinasti Qing

Tiongkok merupakan salah satu peradaban pertama di dunia. Peradaban tersebut dimulai di sekitar Sungai Kuning atau Huang He. Terbukti dari banyaknya peninggalan sejarah peradaban masa lalu yang ditemukan di sekitar wilayah tersebut. Menurut tradisi Tiongkok, dinasti pertama adalah Xia, yang muncul pada sekitar tahun 2100 sebelum Masehi. Lalu, salah satu peninggalan Tiongkok zaman dinasti yang paling terkenal adalah terracotta di mausoleum Kaisar Qin.

Dinasti yang terakhir berkuasa di Tiongkok adalah Qing yang bertahan sampai tahun 1912 digantikan oleh Kuomintang atau partai nasionalis Tiongkok yang dipimpin oleh Dr. Sun Yat-Sen. Tahun 1949, kekuasaan partai Kuomintang digulingkan oleh Partai Komunis yang dipimpin oleh Mao Zedong hingga sekarang.


Geografi



Tiongkok juga merupakan salah satu negara dengan daratan paling luas di dunia. Luasnya mencapai 9,69 juta kilometer persegi. Pada daerah seluas itu, terdapat 22 provinsi dan 4 munisipalitas atau kota tingkat teratas setingkat provinsi yang berada langsung di bawah pemerintah. Lalu ada provinsi yang diklaim, yaitu Taipei atau Taiwan. Selain itu juga, di Tiongkok ada 5 daerah otonom khusus etnis minoritas. Yang terakhir, ada 2 daerah administratif khusus yang memiliki sistem unik yang disebut satu negara dua sistem. Daerah tersebut adalah Hongkong dan Macau.

Tiongkok juga merupakan negara dengan jumlah warga negara terbanyak di dunia, yaitu 1.386 miliar jiwa. Warga negara Tiongkok terdiri dari banyak etnis dan budaya.


Ekonomi

Pada tahun 2013, Tiongkok menempati urutan kedua ekonomi terbesar di dunia dalam nominal GDP menurut International Monetary Fund. Semenjak Liberalisasi Ekonomi tahun 1978, ekonomi Tiongkok berkembang pesat. Menurut IMF, rata-rata GDP Tiongkok meningkat dari tahun 2001-2010 sebesar 10,5%. Hebatnya lagi, antara tahun 2007 dan 2011, perkembangan ekonomi Tiongkok setara dengan perkembangan seluruh negara anggota G7 dikombinasikan.

Hal tersebut tidaklah aneh. Zaman sekarang, siapa yang di dalam rumahnya tidak ada produk dari Tiongkok? Produktivitas dan biaya buruh yang murah membuat banyak produsen yang mengandalkan industrinya di Tiongkok. Hal tersebut pula yang membuat Tiongkok menjadi global leader manufacturing.

Mengutip mckinsey.com, Tiongkok adalah salah satu investmen digital dan ekosister start-up paling aktif. Ditambah lagi, Tiongkok menjadi tiga besar dalam investasi modal dunia digital. Terbukti dengan banyaknya perusahaan digital seperti developer game Tencent yang baru-baru ini sedang naik daun di Indonesia. Selain itu, di ranah E-Commerce, Tiongkok adalah pasar terbesar dan memegang lebih dari 40 persen value transaksi e-commerce secara global. Salah satu perusahaan e-commerce dari Tiongkok yaitu Alibaba.com.

 


One China Policy

Di dalam ranah politik, Tiongkok mengeluarkan kebijakan yang cukup besar pengaruhnya pada politik luar negeri mereka. Kebijakan tersebut disebut One China Policy yang artinya hanya mengakui satu Tiongkok dan tidak mengakui kedaulatan Taiwan. Menurut pemerintah Tiongkok, Taiwan merupakan bagian dari mereka, yaitu Taipei.

Secara singkat dalam sejarahnya, ketika Partai Nasionalis Tiongkok atau Kuomintang gagasan Dr. Sun Yat-Sen dipukul mundur oleh Partai Komunis, mereka lari ke bagian selatan dan mendirikan negara Taiwan.


Militer

Walaupun terkadang orang Indonesia meremehkan kekuatan produk-produk dari Tiongkok, persenjataan militernya tidak bisa dianggap remeh. Penguasaan mereka terhadap teknologi memperkuat kekuatan militer tersebut. Dalam novel Ghost Fleet, Tiongkok berhasil melumpuhkan seluruh teknologi di Amerika dengan cara meretas Agensi Intelejen Pertahanan. Selain itu, Tiongkok juga mempunyai pasukan tentara terbesar di dunia yang disebut Tentara Pembebasan Rakyat (Renmin Jiefangjum).

Anggaran belanja Tiongkok juga termasuk yang paling besar, setara dengan Amerika Serikat dan Rusia. Mengutip kompas.co, jumlah anggaran militer terbaru Tiongkok sebesar 1,11 triliun Yuan atau setara dengan Rp.2.500 triliun. Bertambahnya jumlah tersebut memicu banyak pengetatan di berbagai negara di seluruh dunia, menduga Tiongkok akan terus mengembangkan militernya.



[Oleh: Fifi Feby Yanti]


Baca juga: Apa Itu Cyber War? Kenali dan Waspadai!
Baca juga: 5 Negara Dunia dengan Budget Militer Terbesar


Author


Avatar