Artikel

5 Hal yang Tidak Boleh diceritakan ke Pasangan


Memiliki pasangan dalam hidup adalah dambaan setiap orang. Ia menjadi tempat berbagi keluh kesah dan sosok yang selalu menemani dalam mengarungi kehidupan.  Tak heran perjuangan untuk mendapatkan pasangan pun terbilang sulit dan membutuhkan kesabaran.

Bagi kamu yang sudah ditakdirkan bertemu dengan pasangan idamanmu, patut berbangga dan bahagia. Ketika yang lain masih berusaha mencari dan memperjuangkan, kamu sudah mendapatkan dan bertemu pasangan yang kamu harapkan.

Namun dalam menjalani kehidupan baru bersama pasangan tentu akan berbeda dengan sebelumnya. Kamu harus serba hati-hati dalam bertutur kata, bersikap termasuk bercerita. Ada hal-hal yang bisa kamu ceritakan pada pasangan ada juga yang sebaiknya cukup kamu saja yang tahu.

Berikut ini hal-hal yang sebaiknya tidak kamu ceritakan pada pasanganmu. Yuk simak !

  1. Kenangan bersama mantan terindahmu sebelum mengenal dia

Kamu tentu punya kenangan terindah bersama orang lain sebelum bertemu dengan pasanganmu dan menjalani kehidupan bersamanya. Tak bisa dipungkiri kadang kala kamu pun masih suka mengingat kenangan bersamanya. Hal-hal yang sempat kalian berdua lalui menjadi memori tersendiri meski kamu tengah bersama orang yang berbeda.


Kisah-kisah bersama mantan ada kalanya bisa menjadi bom waktu jika kamu tak sesegra mungkin menghapusnya dari pikiranmu. Sebab jika ingatan itu sering muncul saat kamu sudah bersama seseorang yang baru, tentu hal tersebut akan sangat mengganggu. Dan kamu jangan pernah menceritakan itu pada pasanganmu.

Seksolog sekaligus pakar hubungan, dr. Nikki Goldstein menjelaskan bahwa obrolan soal mantan kekasih bisa tak berdampak apa pun, tapi bisa juga menimbulkan rasa kurang nyaman dan sakit hati karena terungkitnya memori lama.(Kompas.com)

 

  1. Password akun media sosial

Saling keterbukaan menjadi dalih bagi sebagian orang yang menuntut untuk mengetahui akun media sosial pasangannya. Tidak ingin menyimpan rahasia apapun dan ingin menjunjung tinggi kejujuran bersama menjadi prinsip yang selalu diagungkan.

Tapi sebetulnya kamu pun tetap membutuhkan ruang privasi yang tidak diketahui orang lain sekalipun itu pasanganmu. Dalam akun media sosialmu bisa saja menyimpan rahasia kantor, curhatan temanmu, ataupun mantan yang masih sering menghubungimu.

Dilansir dari kompas.com menurut Dr. Myrna Dartson, seorang psikolog di Dalas. “Menjaga privasi lebih berhubungan dengan kebutuhan seseorang akan ruang pribadi yang anda tak ingin berbagi itu dengan orang lain. Itu merupakan pilihan pribadi mengenai gaya hidup atau kepribadian.”

 

  1. Mengatakan hal-hal yang tidak bisa diubah

Setiap orang tentu menginginkan pasangan yang ideal di matanya baik dari segi penampilan fisik maupun kepribadian. Kadang kala kamu pun selalu menuntut pasanganmu untuk menjadi apa yang kamu mau. Ada hal-hal yang tidak sesuai menurutmu.


            Tanpa kamu sadari ada beberapa hal dalam kehidupan ini yang bisa diubah sesuai keinginanmu ada juga yang tidak. Penampilan fisik pasanganmu sudah demikian, tidak bisa dirubah. Pun dengan kepribadiannya yang cenderung pendiam, misalnya atau pemarah. Hal-hal semacam itu akan sulit bahkan tidak bisa diubah.

Kamu hanya perlu menerima apa adanya dan jangan pernah mengatakan hal-hal yang justru membuatnya bisa sakit hati dan merusak kehidupan yang sudah kalian bina bersama. Jadikan menerima segala kekurangan pasangan sebagai prinsip yang harus kalian jaga dan tidak menuntut hal yang mustahil diwujudkan.

 

  1. Rahasia sahabat

Setiap orang tentu memiliki rahasia pribadi yang ia jaga dan hanya diceritakan pada orang-orang kepercayaannya. Bahkan ada yang sampai menutup mulutnya rapat-rapat jika hal itu betul-betul sangat rahasia dan tak boleh ada yang mengetahuinya.

Jika sahabat kamu punya cerita rahasia yang diceritakan padamu ada baiknya kamu jangan menceritakannya kembali pada pasangan. Kamu tetap harus menjadi pribadi yang mampu menjaga rahasia orang lain sekalipun itu pada pasanganmu yang sudah kamu percaya.

Jalinlah hubungan yang baik bersama mereka dengan tidak menyebarkan hal-hal yang justru merusak persahabatanmu. Sekalipun pasanganmu menuntut untuk tahu, jangan pernah menceritakannya. Beri ia penegertian bahwa menjaga amanat itu penting dan hanya orang-orang hebat yang bisa melakukannya. Kamu ingin menjadi orang hebat itu.

 

  1. Tidak menyukai keluarga pasangan

Tak bisa dipungkiri meskipun kamu sudah hidup bersama pasangan barumu, tidak menjamin kamu bisa langsung rukun dan akrab dengan keluarganya. Banyak hal yang terlebih dahulu harus kamu lalui sebelum kedekatan itu bisa terjalin.

 

Adakalanya keluarga pasanganmu kurang menyukai sifatmu ataupun sebaliknya. Kamu pernah melakukan kesalahan yang masih selalu diingat oleh keluarga pasanganmu meski itu sepele atau bahkan restu mereka pun belum kamu dapatkan.

 

Sekalipun hubunganmu dengan keluarganya kurang terjalin dengan baik, jangan pernah mengatakan kamu tidak menyukai keluarganya. Ceritakanlah hal-hal baik dari keluarga pasangan yang terus memberimu pelajaran. Karena bila keburukan keluarganya kamu ceritakan pada pasanganmu, tentu akan menimbulkan keretakan dalam hubungan kalian berdua.

Pasanganmu akan kebingungan untuk berpihak kemana, keluarganya atau kamu yang menjadi pendamping hidupnya. Jadi alangkah baiknya kamu simpan rapat-rapat ketidaksukaanmu itu dan tetap berusaha menjalin hubungan yang baik bersama keluarganya.

 

Itulah beberapa hal yang tidak boleh kamu ceritakan pada pasanganmu. Pertimbangkan segala sesuatu sebelum untaian kalimat keluar dari lisanmu. Baik atau tidaknya hal itu akan berdampak kembali padamu. Karena dari perkataan tanpa disadari bisa saja menyakiti hati.

Semoga hubunganmu bersama pasangan selalu membahagiakan.

[Ana Dwi Itsna Pebriani]

Author


Avatar