Artikel

Apa Itu Anxiety Disorder? Cek 12 Tandanya

Apa Itu Anxiety Disorder? Cek 12 Tandanya. Semua orang pasti pernah dilanda kecemasan (anxiety), misalnya saat menghadapi masalah atau kesulitan hidup. Tapi bagi sebagian orang, rasa cemas itu bisa menjadi begitu kuat hingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Anxiety Disorder namanya.

Anxiety disorder menjadi bahasan utama dalam novel terbaru karya John Green, Turtles All the Way Down. Karakterisasi tokoh yang amat realistis dalam novel ini dapat membuat pembaca lebih mudah memahami apa itu anxiety disorder dan bagaimana rasanya terkena gangguan psikologis ini.

Pembaca juga jadi lebih memahami bagaimana harus bersikap dalam menghadapi orang dengan anxiety disorder. Bukan tidak mungkin kamu atau orang di sekitarmu terkena anxiety disorder. Yuk cek tanda-tandanya.


1. Cemas berlebihan

Penerbit Buku Turtles All the Way Down


Merasa cemas itu wajar, tapi jika cemasnya nyaris setiap hari, mencemaskan bahkan hal-hal kecil, itu perlu diwaspadai. Apalagi jika kecemasan ini diiringi dengan kelelahan dan membuatmu menderita dan tidak dapat berfungsi dengan baik.


2. Tidur bermasalah

Sulit tertidur karena merasa resah dan gelisah memikirkan suatu hal, baik spesifik maupun tidak. Bangun tidur dengan perasaan aneh, benak berpacu, dan tidak dapat menenangkan diri.


3. Rasa takut yang tidak masuk akal

Penerbit Buku Turtles All the Way Down


Sering juga disebut fobia, yakni rasa takut terhadap suatu hal atau kondisi tertentu. Rasa takut ini sangat besar, lebih besar dari risiko yang sesungguhnya.


4. Otot tegang

Beberapa penyebabnya antara lain karena mengeraskan rahang, mengepalkan tangan, atau meregangkan otot di bagian tubuh tertentu. Ini dapat diatasi dengan berolahraga secara teratur.


5. Masalah pencernaan yang kronis

Kecemasan memang berakar dari pikiran, namun seringkali berujung di rasa sakit fisik. Usus manusia amat sensitif terhadap stres psikologis. Beberapa ciri masalah pencernaan antara lain sakit perut, kram perut, kembung, konstipasi, dan diare.


6. Demam panggung

Penerbit Buku Turtles All the Way Down


Demam panggung itu wajar dan biasanya dapat diatasi dengan latihan menghadapi publik. Namun bila rasa cemas yang menyerang begitu kuat dan demam panggung muncul beberapa hari, bahkan beberapa minggu sebelum suatu acara atau situasi tertentu, itu perlu diwaspadai.


7. Terlalu wawas diri

Kecemasan tidak selalu terjadi pada orang-orang yang hendak menjadi pusat perhatian, tapi juga pada mereka yang melakukan aktifitas sehari-hari, seperti bercakap-cakap satu lawan satu.

Pengidap anxiety disorder akan merasa semua orang mengamatinya, sehingga dia seringkali merasa gemetar, mual, berkeringat, dan kesulitan berbicara. Hal-hal ini akan sering terjadi dan membuatnya sulit berhubungan dengan orang baru, menjaga hubungan, atau berprestasi di sekolah maupun tempat kerja.


8. Serangan panik

Seperti apakah serangan panik? Tiba-tiba merasa takut dan tidak berdaya, tapi tanpa alasan yang jelas. Terkadang jadi kesulitan bernapas, berkeringat, kesemutan, pusing, sakit di bagian perut atau dada, dan merasa kedinginan atau kepanasan. Waspadalah jika serangan panik sering terjadi padamu.


9. Mengenang kembali

Mengenang masa lalu itu menyenangkan, kalau yang dikenangnya indah. Bagaimana kalau mengenang hal-hal buruk dan traumatis? Tentu jadi mengganggu kesehatan mental.

Orang-orang dengan kecenderungan mengenang hal buruk sebisa mungkin akan menghindari hal-hal sekecil apa pun yang bisa mengingatkannya pada kenangan buruk tersebut.


10. Perfeksionis

Turtles All Way down


Wajar jika kamu menginginkan semuanya sempurna. Namun, ketika kesempurnaan itu menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar, kamu harus mengkaji kembali standar yang kamu tentukan. Jangan sampai upaya untuk mencapai kesempurnaan jadi menghambat aktifitas sehari-hari.


11. Perilaku-perilaku kompulsif

Perilaku kompulsif artinya perilaku yang secara tidak sadar kamu lakukan untuk menenangkan diri. Bisa jadi sesuatu yang tak terlihat, misalnya berulang-ulang berkata dalam hati, “semuanya akan baik-baik saja.”

Atau sesuatu yang terlihat, misalnya berulang-ulang mencuci tangan atau merapikan benda. Pada pengidap anxiety disorder, aktifitas-aktifitas ini menjadi ritual yang akan membuat panik jika tidak dilakukan.


12. Meragukan diri sendiri

Orang yang meragukan diri sendiri cenderung selalu merenungkan pertanyaan-pertanyaan terkait jati dirinya. Akan menjadi berbahaya ketika pertanyaan-pertanyaan itu tak terjawab, dia akan terobsesi mencari jawabannya.



Apakah tanda-tanda di atas ada pada dirimu? Jika kamu termasuk bebas dari gangguan mental ini, bersyukurlah, dan berusahalah lebih peka terhadap orang-orang di sekitar. Jangan remehkan anxiety disorder, karena ini bisa berujung pada depresi dan keinginan untuk mengakhiri hidup.

Jika kamu dapat mengidentifikasi beberapa tanda di atas dalam dirimu, jangan panik. Salah satu alasan John Green menulis Turtles All the Way Down adalah untuk meraih orang-orang yang merasa menderita sendirian akibat anxiety disorder.

Tidak, kamu tidak sendirian. Jangan ragu untuk meminta bantuan pada orang-orang terdekatmu, atau jika perlu, carilah pertolongan medis.



  [ Oleh : Dyah ]

Author


Avatar