fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel
Hernowo Hasim Mengikat Makna

(sumber gambar)


Perkembangan digital, terlebih media sosial (medsos) atau social media (socmed), pada saat ini menjadi tantangan tersendiri sehubungan dengan minat membaca dan menulis buku. Kita lebih senang menulis di duniamaya: Facebook, WhatsApp, Line, Instagram, Snapchat, Path, Twitter, dan yang lain.

Sering sekali kita menumpahkan segala sesuatu yang terjadi atau pemikiran kita di media sosial. Berbagai berita dan kabar pun bisa kita dapatkan dengan mudah di era ini; dari yang penting hingga hal sepele, bahkan kabar hoax pun kita baca. Tak jarang, dari socmed itu, banyak berita yang kita telan mentah-mentah.

Hernowo Hasim Mengikat Makna (sumber gambar)

 
Kegiatan berselancar di media sosial juga menjadi tempat masuknya informasi yang beragam. Berbagai akun medsos seolah menjadi profesor yang tahu segalanya. Namun, jika hanya melihat sisi negatifsebuah perkembangan teknologi, tentu kita akan banyak tertinggal.

Lalu, mengapa kita tidak memanfaatkan media sosialuntuk meningkatkan kemampuan dalam menulis dan membaca? Inilah yang penulis lakukan dalam kelasnya di kampus. Beliau memanfaatkan Facebook dan e-mail untuk berinteraksi dengan mahasiswanya. Tugas perkuliahan dikirim via e-mail dan berdiskusi dilakukan lewat grup Facebook.

Hernowo, penulis sejumlah buku tentang kegiatan membaca dan menulis ini, ingin menghilangkan tren copy-paste yang sering membuat mahasiswa terjebak dalam kemudahan tanpa melatih ide-ide dan mengeluarkan pikiran orisinalnya. Beliau mengajari dan melatih mahasiswanya untuk menyatukan kegiatan membaca dan menulis, atau mengikat makna.

Hernowo Hasim Mengikat Makna Hernowo Hasim mengisi sebuah seminar
(sumber gambar)


Dalam buku “Flow” di Era Socmed: Efek–Dahsyat Mengikat Makna, Hernowo Hasim—identik dengan kata “mengikat makna”—mengatakan, terkadang kita masih terjebak atau terkerangkeng oleh pemikiran logis dan tertib. Pikiran yang terkerangkeng menghambat kita untuk mengembangkan ide-ide liar yang ada di otak untuk menulis dan membaca.  

Untuk itu, ia menyarankan untuk mencari tahu pemahaman dan atau mengulang kembali apa yang pernah dibaca dan ditulis, lalu “mengikatnya” agar abadi. Kegiatan “mengikat makna” yang dimaksud adalah membaca sederet teks, kemudian menuliskan kembali pemahaman atas deretan teks yang telah dibaca tersebut secara bebas ke selembar kertas atau layar laptop, atau juga merekam suara yang berisi penyampaian kembali pemahaman tersebut.

Dalam buku inipun, dipaparkan tiga definisi kegiatan membaca yang baik. Pertama, membaca yang baik adalah kemampuan membaca yang di dalamnya terdapat kesigapan menemukan buku yang baik. Kedua, membaca yang baik juga berarti memanfaatkan kegiatan membaca sebagai kegiatan belajar. Dan ketiga, membaca yang baik adalah membaca dengan efektif.

Yang terpenting, kegiatan membaca harus memiliki efek atau pengaruh terhadap peningkatan kualitas diri. Jika dibandingkan, kita lebih banyak membaca dan menulis lewat gadget daripada buku. Dalam kegiatan menulis, terkadang kita terpatok pada outline dan susunannya.

Padahal, seharusnya kita membebaskan pemikiran kita di ruang privat agar tidak ada beban dan tekanan ketika menulis. Untuk itu, seorang penulis tentu harus gemar membaca agar dapat mengeluarkan pikiran dan gagasannya dengan menarik. Lewat membaca,koleksi kata-kata baru yang beragam dan banyak akan bertambah.


“Ketika Anda membaca buku, carilah terus kata-kata baru sebab pengetahuan akan kata-kata baru yang Anda temukan dalam buku, sebenarnya merupakan salah satu cara mengolah otak. Bacalah kata-kata baru itu dan ucapkan secara keras, serta cari tahu maknanya. Tunggulah beberapa saat, saya yakin, otak Anda akan segera menyala.” – Taufiq Pasiak


Membaca sebenarnya bukan kegiatan yang mudah dan ringan, jika kita tidak memahami apa yang kita baca.Ini berhubungan dengan bagaimana kita memaknai kata, mengingat dan menghubung-hubungkan kalimat per kalimat, serta menyimpulkan semua hal yang sudah kita baca.


Nah, dalam buku ini, penulis memberikan salah satu kiatnya, yakni mengganti persepsi itu dengan menganggap membaca tidak ubahnya dengan ngemil.

Hernowo Hasim Mengikat Makna Hernowo di depan peserta seminar
(sumber gambar)


Membaca ngemil adalah membaca dengan cara memasukkan materi bacaan kedalam pikiran perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit agar pembaca dapat merasakan sesuatu yang sedang dibacanya. Penulis layaknya seorang koki dan pembaca adalah orang yang menyantap “sajiannya”.

Untuk dapat menikmati “masakan” itu, kita pasti akan mencicipi sajian tersebut lewat gaya penulisan, rangkaian kata, dan kosa kata yang mempermudah kita memahaminya. Hernowo berpendapat, membaca adalah kegiatan melisankan gambar huruf yang bersusun menjadi kata, kata menjadi kalimat, dengan menyelaraskan pikiran, hati, dan penglihatan.

Sedangkan menulis adalah menggambarkan ekspresi hati yang tampak pada gambar dan huruf melalui proses berpikir yang bermakna karena tulisan adalah tuturan lisan yang dicerna oleh indra mata. Tulisan rapi dan bersih akan menimbulkan rasa nyaman dalam membaca dan akan memberikan kesan tertentu.

Lewat buku ini, Hernowo Hasim memanfaatkan mengikat makna sebagai bentuk atau model yang membantu seseorang untuk membangun komunikasi efektif. Cara ini memang tidak menekankan pada kegiatan berbicara dan menyimak dalam bentuk langsung dan eksplisit. Mengikat makna bertumpu pada kegiatan membaca dan menulis sebagai cara memasukkan dan mengeluarkan sesuatu yang penting dan berharga dari pikiran.

Hernowo Hasim Mengikat Makna

Kegiatan mengikat makna juga dilakukan secara mengalir atau flow. Dengan membiarkan semua itu mengalir, tentu akan membebaskan kita dalam mengeluarkan semua pikiran dan gagasan, yang kita tuangkan dalam segala hal. Salah satu contohnya lewat menulis yang mengalir bebas (free writing).



[Oleh : ibn Maxum]
0

Artikel
Hernowo Hasim Mengikat Makna Selamanya  

Hernowo Hasim Mengikat Makna Selamanya Sumber: Mengikat Makna Update (Kaifa, 2009)


Mengalami hal-hal di atas ini? Hernowo Hasim—biasa dipanggil Mas Her—telah memberikan kunci dalam dunia literasi yang benar-benar mencerminkan dirinya: Mengikat Makna. Ini diungkapkan dalam Pembuka bukunya: Mengikat Makna Update: “Saya ingin buku ciptaan saya yang ke-35 merupakan buku yang benar-benar mencerminkan diri saya dan telah menjadi bagian dari sejarah hidup saya.

Akhirnya, buku Mengikat Makna Update ini saya pilih untuk keperluan itu.”
Mas Her sudah tiada. Tapi, warisannya di dunia literasi tak akan sirna, terutama Mengikat Makna. Apakah “mengikat makna” itu?

Hernowo Hasim Mengikat Makna SelamanyaSumber: “Flow” di Era Socmed: Efek Dasyat Mengikat Makna

Mas Her berhasil merumuskan Mengikat Makna yang praktis. Agar kegiatan Mengikat Makna berhasil, hanya perlu 3 langkah:

Hernowo Hasim Mengikat Makna Selamanya

Sumber: Mengikat Makna Update (Kaifa, 2009)


Mas Her senantiasa mengingatkan bahwa memperoleh makna begitu penting ketika seseorang ingin menjalankan kegiatan membaca dan menulis. Ini agar, ketika membaca, pengetahuan kita bertambah, pikiran kita diperluas dan dikembangkan.

Begitu pula ketika kita menulis, saat pikiran kita mengembara, menjalar ke mana-mana, kemudian mengumpulkan sebuah pemahaman akan sesuatu yang akan kita tulis. Untuk itu, pesan Mas Her, senantiasa:

  • Petiklah manfaat ketika Anda membaca dan menulis!
  • Tunjukkan manfaat konkret ketika Anda membaca dan menulis!
  • Rasakanlah manfaat langsung dan nyata selama Anda membaca dan menulis!
  •  
Dengan demikian, kegiatan membaca dan menulis akan menjadi:

Hernowo Hasim Mengikat Makna Selamanya

Sumber: Mengikat Makna Update (Kaifa, 2009)

 
Tak sedikit yang sudah merasakan dan mendapatkan manfaat Mengikat Makna. Semoga, ini menjadi tabungan amal Mas Hernowo. Kesaksian sejumlah sahabat dan murid atas kesan dan kenangannya bersama Mas Her terangkum dalam e-book. Semoga, kesaksian ini meringankan jalan Mas Hernowo di alam keabadian.

Hernowo Hasim Mengikat Makna Selamanya



Dia monumen tentang keharusan manusia tak berhenti belajar,
dia monumen tentang ketakterbatasan potensi manusia, dan dia monumen passion (cinta) kepada ilmu kebijaksanaan dan gairah untuk menolong sesama. Haidar Bagir

Ia memberi contoh baik karena melakukan apa yang diungkapkannya (diutarakan secara lisan dan tulisan). N. Syamsuddin Ch. Haesy

Pejuang literasi sejati yang menulis dan berbagi sampai titik kata dan napas penghabisan. Bambang Trim

Hernowo tak hanya bicara tentang keterampilan baca-tulis; lebih dari itu, dia terutama bicara tentang sebuah kehidupan yang bermakna. Riris K. Toha-Sarumpaet

Hernowo layak dikategorikan sebagai man of letters—paling berjasa dalam meyakinkan khalayak bahwa mengikat makna (menulis) memang jalan paling ampuh buat merebut kebahagiaan. Sumardianta




Dapatkan “Mengikat Makna Selamanya: Hernowo Hasim dalam Kenangan” dari Sahabat dan Murid, Klik Tombol Di Bawah Ini :
Hernowo Hasim Mengikat Makna



[Oleh : Budhyastuti R.H.]
3

Info

Elon Mask
Sudah lebih dari dua minggu tim sepak bola junior Thailand terjebak di dalam gua Tham Luang provinsi Chiang Rai.  12 pesepak bola junior beserta satu orang pelatihnya itu terjebak saat melakukan susur gua pada 23 Juni 2018 lalu karena hujan deras yang masuk membanjiri gua. Kondisi gua yang sempit, rendah, dan tidak rata oleh batu-batu menyulitkan proses evakuasi.

Air yang tinggi tidak memungkinkan para korban, yang didominasi anak-anak, untuk menyelam. Bahkan seorang tim dari Angkatan Laut Thailand yang beroperasi untuk evakuasi telah menjadi korban. Samaan Poonan (38), meninggal dunia karena kehabisan oksigen saat melaksanakan tugasnya tersebut. Untuk sementara, penyelamat memompakan oksigen ke dalam gua, agar para korban tidak kehabisan oksigen di dalam gua.

Elon Mask
Air dari dalam gua juga terus dipompa ke luar untuk mengurangi volume air dan bila memungkinkan, para korban di bawa menyelam ke luar gua. Namun hujan yang terus-menerus turun membuat proses penyelamatan memakan waktu lama. Di sisi lain Elon Musk , CEO Space X, mengutus teknisinya untuk mengunjungi tempat kejadian.

Setelah mendapat detail kondisi kejadian, Elon Musk mengabarkan bahwa dirinya siap membuat alat untuk membantu misi penyelamatan. Musk mengungkapkan bahwa dia sedang membangun kapal selam mini yang dibuat dari bagian roket Falcon 9 yang dia beri nama “Primary Path”.

Melalui twitter, Elon Musk menulis bahwa Primary Path pada dasarnya adalah kapal selam yang memiliki ukuran kecil sehingga dapat muat di dalam gua, dan juga cukup ringan untuk diangkut ke Thailand. Musk memperkirakan alat tersebut akan selesai dengan cepat, mengingat proses evakuasi yang harus segera dilakukan secepatnya.


Seperti dikutip dari TribunJabar.id, rencana Elon Musk ini dinilai lebih efisien dan memiliki risiko lebih kecil dari pada upaya mengebor atap gua atau membawa para korban menyelam. Banyak orang menyebut Elon Musk dengan sebutan “The real life Tony Stark” atas apa yang telah dilakukannya sebagai ilmuwan.

Siapa sebenarnya Elon Musk? Anda bisa mengenalnya lewat buku “Elon Musk: Pria di Balik Paypal, Tesla, SpaceX, dan Masa Depan yang Fantastis”  



[Oleh : Rini]
0

 
[Dikutip dari ikapi.org]
Kuala Lumpur International Book Fair
Kuala Lumpur International Book Fair

Kuala Lumpur – Kuala Lumpur International Book Fair 2018 yang berlangsung di Putra World Trade Center (PWTC) terus diramaikan oleh pengunjung. Penerbit Mizan menghadirkan penulis cilik yang ikut memeriahkan KLIBF 2018, Ahad (30/4/2018).

Fayanna Ailisha Davianny (13 tahun) adalah salah satu penulis cilik “Kecil-Kecil Punya Karya” yang telah menulis buku sebanyak 42 judul sejak umur 7 tahun. Fayanna memberikan beberapa tips bagi para pelajar yang ingin menjadi penulis dalam membuat buku, yaitu: “harus konsisten, tidak mengganggu jadwal sekolah, tidak boleh bermain gadget setiap waktu dan terus membaca.”

Kecintaan Fayanna pada buku diawali oleh kebiasaan orangtuanya yang suka membaca buku. Fayanna pun sering dibacakan buku oleh orangtuanya sejak usia satu tahun. Fayanna menang dalam berbagai kompetisi menulis hingga bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo.

Tiga buku karya penulis Indonesia mendapatkan kategori pada Anugerah Buku 2018 yaitu “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Darmono, “Dilan” karya Pidi Baiq dan “Sang Pemimpi” karya Andrea Hirata. Penghargaan yang diberikan oleh Ketua Yayasan Pembangunan Buku Negara di Hotel Seri Pasific, Kuala Lumpur. KLIBF berlangsung sejak tanggal 27 April sampai 6 Mei 2018 di Putra World Trade Center.

Tahun ini Indonesia hadir sebagai negara tamu bersama dengan Arab Saudi dan Kedah. Kehadiran ini didukung sepenuhnya oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

Di KLIBF juga akan diselenggarakan Kuala Lumpur Trade and Copyright Center (KLTCC), Konferensi Penulis dan Malaysia’s Digital Lifestyle Exhibition.



*****************************

Kuala Lumpur (30/4/2018) – “Sebagai Negara Tamu” di Kuala Lumpur International Book Fair. Ikapi ingin mengambil peluang ini untuk membawa industri penerbitan Indonesia agar terus semakin berkembang di pasar Malaysia.

Hal ini terbukti dengan banyaknya buku Indonesia yang beredar di pasar Malaysia khususnya stan-stan di Pesta Buku. Pertemuan bisnis dengan reseller dan penerbit yang selalu ada sejak Pesta Buku dibuka.


Kuala Lumpur (30/4/2018) – Selain dimeriahkan acara talkshow dan meet and greet penulis.  Stan Paviliun Indonesia Juga menyajikan acara “Belajar Membatik” dengan pembicara Pak Andik dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang menceritakan sejarah Batik dan jenis-jenis Batik Indonesia.


Kuala Lumpur (30/4/2018) – Kunjungan pelajar-pelajar sekolah dasar dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur untuk menghadiri meet and greet bersama Fayanna Ailisha Davianny membicarakan cita-cita, hobi, dan kecintaannya terhadap buku mendapatkan sambutan yang meriah di Paviliun Indonesia.
0

Artikel

Apakah kamu sering mengulang-ulang pemikiran yang membuatmu cemas?

Apakah kamu suka kesal jika melihat kaus kaki temanmu tidak sama tinggi?

Atau kamu selalu mengecek tempat sampah sebelum akhirnya membuangnya?

Jika iya, kamu bisa diindikasikan sebagai pengidap OCD.


Disadur dari Psychology Today, OCD (Obsessive Compulsive Disorder) adalah suatu kelainan mental yang membuat pengidapnya mengulang-ulang pikiran, perasaan, bayangan, dan sensasi (obsesi) yang tidak diinginkan, lalu melakukan berbagai hal untuk menanggapi pemikiran atau obsesi tersebut. Perilaku ini sering disebut ritual.

Ritual dapat mengurangi atau melenyapkan pemikiran obsesif untuk sementara waktu. Jika ritual tidak dilakukan, pengidap OCD akan merasa luar biasa cemas dan tidak mampu beraktifitas sehari-hari dengan nyaman. Hal ini bisa sangat mengganggu dan membuat risih orang-orang di sekitarnya.

Para penderita OCD sering kali menganggap orang-orang di sekitarnya tidak peduli akan perasaannya, atau bahkan memusuhinya. OCD sangat erat kaitannya dengan kecemasan (anxiety) dan salah satu kecemasan penderita OCD berkaitan dengan hal-hal yang berbau seksual dan lingkungannya. Namun pada beberapa kasus penderita OCD, mereka akhirnya bisa menikah, bahkan memiliki keturunan.

Penerbit Turtles All The Way Down

Dalam novel terbaru John Green, Turtles All The Way Down di mana sang tokoh utama, Aza, selain pengidap anxiety disorder, juga pengidap OCD. Di novel tersebut disebutkan bahwa Aza jatuh cinta kepada pemuda bernama Davis.

Kemudian Aza melihat banyak kemungkinan buruk yang akan ditimbulkan Davis untuknya; seperti bagaimana jika kuman di tangan Davis membunuhnya sewaktu mereka berpegangan tangan? Atau bagaimana jika banyak virus mematikan yang ditularkan ketika menonton bioskop bersama? Walaupun Aza hanya tokoh fiksi, namun kisahnya sangat mungkin terjadi di dunia nyata.

Dilansir dari psychcentral.com, seorang konselor OCD di New England menceritakan kisah pasiennya yang mengidap OCD dan suaminya (yang tidak mengidap OCD) menjalani hari-hari mereka. Nyatanya pernikahan keduanya berjalan baik, walau awalnya sangat sulit bagi sang suami untuk menerima fakta bahwa istrinya lebih memilih arahan dari sifat OCD-nya ketimbang dirinya dan anak-anak.

Namun di tahun-tahun berikutnya, segalanya menjadi mudah. Mereka bisa menjadi sebuah tim yang baik. Mereka tidak bertengkar satu-sama lain, melainkan melawan OCD. Mereka juga rutin mengunjungi klinik konsultasi untuk mengurangi kecemasan hasil dari penyakit tersebut.

Penyakit OCD memang menyebalkan, namun tidak ada hal yang tidak bisa diatasi. Seperti halnya Aza dan para penderita OCD lainnya yang bisa melewati segala macam jenis pergulatan batin untuk berusaha sembuh, berusaha hidup normal, dan memiliki pasangan.



[Penulis: Deby Nemo | Penyunting: Dy]
0

Artikel
Wonder Woman adalah tokoh fiksi dalam komik yang diterbitkan DC Comics. Sosok Wonder Woman sebagai superhero wanita paling terkenal membuat aktris pemerannya mendapat perhatian para fans komiknya. Tidak jarang para fans membandingkan sang aktris dengan versi komiknya.

Dalam film Wonder Woman (2017) Gal Gadot dipercaya menjadi Diana Prince, nama asli Wonder Woman. Sebelum Gal Gadot memerankan Diana, Wonder Woman sudah beberapa kali berganti pemeran.

Baca juga: Musuh Terberat Wonder Woman

Berikut beberapa aktris yang pernah dipercaya memerankan Wonder Woman.


1. Cathy Lee Crosby



Memerankan Wonder Woman


Wonder Woman pertama kali muncul di tv dalam versi live-action pada tahun 1974. Film televisi yang diberi judul Wonder Woman itu diperankan oleh Cathy Lee Crosby. Keunikan Wonder Woman pertama ini ada pada kostum yang dipakainya.

Alih-alih memakai kostum sesuai gambaran dalam komik, Wonder Woman ini memakai pakaian kasual meskipun tetap bernuansa khas Wonder Woman: berwarna merah, putih, dan biru dengan aksen bintang-bintang.


2. Lynda Carter



Memerankan Wonder Woman


Lynda Carter memerankan Wonder Woman dalam serial tv yang tayang sejak 1975 sampai 1979. Musim pertama dari serial ini ditayangkan di saluran ABC dengan latar waktu pada era Perang Dunia II.

Menurut newsok.com, Wonder Woman versi Carter memiliki dampak paling besar terhadap kesadaran publik tentang karakter Wonder Woman.


3. Adrianne Palicki



Memerankan Wonder Woman

Untuk para fans film laga atau superhero pasti tidak asing lagi dengan Adrianne Palicki. Palicki juga berperan sebagai Jaye dalam film G.I Joe: Retaliation. Selain itu, Palicki pernah didapuk sebagai pemeran Bobbi Morse/Mockingbird dalam serial tv Agents of S.H.I.E.L.D (2013).

Terlihat sedikit perbedaan pada kostum Wonder Women versi Palicki. Palicki mengenakan celana panjang dan bukan rok pendek seperti Wonder Women versi Lynda Carter atau Gal Gadot.



Superhero wanita legendaris ini memiliki banyak versi, tidak heran jika banyak aktris yang pernah memerankan Wonder Woman. Kisah Wonder Women terbaru dikisahkan oleh Leigh Bardugo dengan judul Wonder Woman: Warbringer.

Kalau novel Wonder Woman: Warbringer ini difilmkan, siapa ya, yang cocok memerankan Diana Prince selanjutnya?***

Oleh : Rini 
Baca juga: Di balik Kisah Wonder Woman dan Batman Muda
Baca juga: 8 Fakta Tersembunyi Wonder Woman

0

Artikel
Wonder Women merupakan salah satu karakter superhero perempuan yang muncul dalam DC Comics. Wonder Woman adalah superhero DC paling kuat, cantik dan bijaksana dalam menegakkan keadilan. Wonder Woman memiliki banyak kelebihan dibandingkan manusia biasa dan memiliki kemampuan bertarung yang sangat hebat.

Baca juga: 

Namun, tidak banyak yang mengetahui fakta-fakta di balik pembuatan karakter Wonder Woman. Berikut beberapa fakta tentang Wonder Woman yang perlu diketahui:

1. Nama Awal Wonder Woman yaitu Suprema the Wonder Woman


Karakter Wonder Woman pertama kali diusulkan oleh seorang pria bernama William Moulton Marston, yang bekerja sebagai konsultan pendidikan untuk Publikasi Nasional Periodik dan All Amerika. Penulis awalnya memberi nama Suprema untuk karakter superhero perempuan ini.

Karakter ini diciptakan karena dia melihat bahwa perempuan sebenarnya tidak ingin mendapat stereotip sebagai makhluk lemah. Tetapi nama tersebut dianggap tidak popular sehingga diubah menjadi Wonder Woman saja.

2. Asal-usul Wonder Woman yang Simpang Siur


Terdapat dua versi terkait asal-usul Wonder Woman. Versi pertama yang dibuat oleh George Perez, menyebutkan bahwa pada akhir abad ke-20, Ratu Hyppolyta diperintahkan untuk membuat patung bayi dari tanah liat di Themyscira. Patung ini kemudian diberikan jiwa dan kehidupan oleh enam dewi Yunani.

Selain itu, bayi tersebut juga diberi hadiah berupa kekuatan fisik yang luar biasa, kebijaksanaan, keberanian, hati sang pemburu, kecantikan, kasih sayang, rasa persaudaraan, serta kecepatan dan kemampuan terbang.

Kemudian, versi kedua dan yang terbaru muncul dalam film Wonder Woman (2017). Disebutkan bahwa Wonder Woman adalah anak Zeus, salah satu dewa pada zaman Yunani Kuno. Kekuatannya didapat dari ayahnya karena dia termasuk demigod dan hasil latihan intensifnya dengan Antiope untuk menggunakan pedang, tameng, dan memanah.

3. Wonder Woman Memiliki Banyak Senjata


Senjata utama Wonder Woman adalah pedang, tameng, dan laso kebenaran. Tali laso ini selain digunakan sebagai senjata, dapat juga membuat orang yang tertangkap tali tersebut berkata jujur. Ketiganya adalah senjata sakti Themyscira. Namun, bukan hanya itu saja yang dimilikinya.

Wonder Woman punya banyak senjata lain, yaitu panah, pedang-pedang pendek milik Dewi Athena, baju zirah perang, sandal Hermes, sarung tangan Atlas, anting yang berfungsi untuk membuat Wonder Woman bisa bernapas di luar angkasa, dan juga Bracelets of Victory yang terbuat dari potongan perisai Zeus. Gelang ini tidak bisa hancur dan digunakan untuk mengontrol kekuatan Wonder Woman.

4. Wonder Woman Mampu Mengangkat Palu Mjolnir milik Thor.


Palu Mjolnir milik Thor hanya bisa diangkat oleh pemiliknya, bahkan Iron Man juga tidak bisa mengangkatnya. Tetapi Wonder Woman bisa mengangkat palu itu dan menggunakannya. Memang Wondar Woman sangat kuat.

5. Wonder Woman Memiliki Banyak Kemampuan

 


Kemampuan Wonder Woman bukan hanya sekedar kemampuan fisik saja, tetapi juga kemampuan penyembuhan, stamina super, kelincahan, kecerdasan, kebijaksanaan tinggi, penguasaan banyak bahasa, dan kepandaian berdiplomasi.

Menurut beberapa versi cerita, Wonder Woman juga memiliki kemampuan terbang seperti Superman.

6. Wonder Woman berusia 5000 Tahun

 


Usia Wonder Women diperkirakan lebih dari 5000 tahun, hal ini diperlihatkan dalam sebuah scene film Wonder Woman (2017) yang menunjukkan foto lama Diana Prince. Namun, di komik revamp¬-nya,Wonder Woman mengaku baru berusia 23 tahun.

Wonder Woman adalah salah satu karakter superhero yang bisa dikatakan bersifat immortal (abadi) karena usianya sudah beribu-ribu tahun.

7. Cinta Sejati Wonder Woman


Seperti yang diceritakan dalam versi film, cinta sejati Wonder Woman adalah Steve Trevor, seorang mata-mata asal Amerika yang tanpa sengaja pesawatnya menembus batas mistis, hingga tiba di Themyscira. Tetapi Trevor tewas setelah mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan dunia dan menciptakan kedamaian pada Perang Dunia II.

Kemudian dikabarkan Wonder Woman pernah menjalin hubungan dekat dengan Superman di komik edisi Justice League. Meski begitu, pada akhirnya mereka memutuskan untuk menjalin hubungan sebagai teman saja.

8. Simbol Feminisme


Komik Wonder Woman dibuat pada 1941, yaitu saat Perang Dunia II. Saat itu, tidak ada komik superhero yang mengangkat perempuan sebagai superhero. Marston sebagai pencipta karakter Wonder Woman ingin menunjukkan bahwa perempuan harus memimpin dunia.

Marston percaya bahwa perempuan sebenarnya jauh lebih unggul dari pada laki-laki. Bahkan, pada tahun 1972, Wonder Woman pernah dipajang di sampul majalah feminis Ms. sebagai simbol feminis.

Baca juga: 
 
Bagaimana menurut kalian setelah membaca fakta-fakta di atas? Yup! Wonder Woman memang idola banyak orang, terutama wanita, karena Wonder Woman merupakan karakter wanita yang hebat dan mandiri.***

Oleh : Widia
 
1

Artikel

Penerbit Novel Wonder Woman
Pulau Themyscira merupakan tempat asal Diana Prince, alias Wonder Woman. Seperti dikisahkan, Pulau Themyscira digambarkan menjadi pulau tersembunyi yang indah dan penuh tanaman hijau subur dengan arsitektur Yunani-Romawi.

Tapi tahukah kalian lokasi atau keberadaan pulau ini beserta fakta-faktanya? Berikut 5 fakta tentang pulau Themyscira yang kamu wajib tahu.  


1. Pulau Themyscira Hanya Ditinggali Wanita


Penerbit Novel Wonder Woman

Tanah kelahiran Wonder Woman dikenal dengan nama Pulau Themyscira. Pulau ini ditinggali oleh Diana Prince dan bangsa Amazon lainnya. Amazon adalah suku pejuang wanita yang hidup dalam masyarakat matriarkal. Pulau ini terisolasi dan tersembunyi dari pandangan mata manusia.

Ini berguna untuk melindungi bangsa Amazon, sehingga kaum pria tidak bisa menginjakkan kaki di Themyscira. Dalam beberapa versi, ada beberapa hukuman apabila sampai ada pria yang datang ke Themyscira, yaitu dari kematian hingga menyebabkan kemarahan para dewa.


2. Keberadaan Pulau Themyscira


Penerbit Novel Wonder Woman

Fakta kedua yang wajib diketahui adalah lokasi pulau ini. Sebenarnya lokasi pulau Themyscira tidak ada di bumi, karena hanya kisah fiktif. Akan tetapi, lokasi Themyscira yang terdapat di film Wonder Woman (2017) itu berada di Amalfi Coast, Italia. Lebih tepatnya di bagian selatan daerah Marina Camerota, Ravello, dan Matera.


3. Pulau ini Tidak Terlihat oleh Manusia


Penerbit Novel Wonder Woman

Pulau Themyscira selalu diselimuti kabut dan perisai kasatmata sehingga tidak dapat dilihat oleh manusia biasa. Hal ini dilakukan oleh Zeus, raja para dewa Olimpus, untuk melindungi suku Amazon dari dunia luar terutama dari Ares, Dewa Perang.


4. Tidak Semua Penghuni Pulau Themyscira adalah Amazonian


Penerbit Novel Wonder Woman

Meskipun Themyscira adalah rumah bagi bangsa Amazon, dan bertujuan melindungi mereka dari luar, terkadang orang lain juga menyebutnya rumah. Sebagian besar orang yang berada di Themyscira tidak tinggal selamanya.

Dalam cerita, terkadang terdapat bayi perempuan yang hilang di laut, lalu hanyut ke pantai Themyscira berkat dewi Thetis. Contohnya Julai Kaptelis, yang mendarat di pantai sebagai balita dan tumbuh menjadi teman Wonder Woman.


5. Pulau Themyscira Dipimpin oleh Hippolyta & Antiope


Penerbit Novel Wonder Woman

Pulau Themyscira dipimpin oleh Hippolyta dan Antiope, kakaknya. Dalam cerita ini mereka diciptakan oleh Zeus dari dua jiwa yang muncul pertama kali dari Gua Jiwa.

Kemudian para dewi memilih para wanita ini untuk menjadi Ratu Amazon, selain itu juga mereka menganugerahi Hippolyta dan Antiope dengan Golden Girdles of Gaea untuk membantu mereka dalam menjalankan kekuasaan. Sabuk ini memberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kekuatan super.



Bagaimana setelah membaca fakta terkait pulau Themyscira, apakah kalian menjadi semakin penasaran dengan pulau ini ? Kalian juga bisa “melihat” lebih jauh pulau Themyscira dengan membaca buku Wonder Women: Warbringer loh!  



Oleh : Widia
2

Artikel, baru
Banyak bangunan bersejarah di dunia yang menjadi tempat wisata terkenal. Bangunan bersejarah memang memiliki daya tarik tersendiri mulai dari arsitektur pembangunannya, atau ornamennya. Terutama gedung-gedung di Eropa yang terkenal karena sejarahnya. Tidak terkecuali gedung-gedung bersejarah di Spanyol.

Spanyol yang merupakan negara terbesar kelima di Eropa, memiliki bangunan-bangunan indah dengan arsitektur yang khas. Nah, berikut ini beberapa gedung bersejarah yang ada di negara Spanyol.


1. Old Town of Ávila




Ávila merupakan salah satu gedung bersejarah yang terkenal di abad pertengahan sekitar tahun 1090 dengan julukan kota bertembok raksasa. Di dalam Ávila ini banyak patung-patung dan lukisan yang menarik sedangkan bagian luar bangunan dilindungi oleh benteng dan 2 menara.

Bahan bangunan Ávila adalah granit cokelat dengan konstruksi bangunannya terdiri atas 88 menara dan 9 pintu gerbang.

Baca juga:
– 3 Cara Mudah Menikmati Keindahan Sagrada Familia, Barcelona
– 4 Kota Jejak Sejarah Islam Di Spanyol

2. Alhambra


bangunan spanyol 2

Alhambra merupakan istana peninggalan Bani Ummayah yang terletak di bukit La Sabica. Alhambra berarti Istana Merah karena hampir seluruh bagian bangunannya berwarna merah. Istana ini didirikan oleh Sultan Muhammad bin Ahmar, raja bangsa Moor yang berasal dari Afrika Utara. Bangunan Istana ini berupa halaman persegi yang indah dengan banyak air mancur.

Salah satu struktur terpentingnya adalah menara La Vela, yang menawarkan pemandangan indah dari ketinggian. Ciri khas bangunan Alhambra adalah ornamen huruf Arab. “Laaghalibailallah” atau berarti tiada kejayaan selain Allah mewarnai dinding bagian dalam.


3. Torre del Oro




Torre del Oro dikenal dengan nama Gold Tower. Torre del Oro adalah Menara intai militer pada sebuah benteng pertahanan yang menghubungkan Alcazares dan dermaga. Tahun 1220-1221 bangunan ini pertama kali dibangun oleh Gubernur Abul-Ula.

Nama Torre del Oro sendiri berasal dari lantai bangunanya yang terbuat dari emas. Sekarang Torre del Oro dimanfaatkan sebagai museum Maritim dan menjadi salah satu landmark kota Sevilla.


4. Mezquita


bangunan spanyol 3

Mezquita biasa dikenal dengan Masjid Katedral (Cordoba). Awalnya Mezquita dijadikan tempat pemujaan kaum Pagan. Kemudian diambil alih oleh gereja Kristen visi gothic. Gereja menambahkan unsur gothic ke tengah-tengah bangunan, sehingga seperti ada gereja dalam masjid.

Kemudian saat bangsa Moors menduduki Spanyol (Andalusia), bangunan ini diubah menjadi Masjid. Masjid Mezquita sekarang dijadikan salah satu Warisan Dunia PBB dan dikenal sebagai Masjid tercantik dan terbesar di dunia.


5. Giralda



Giralda merupakan simbol paling terkenal di Sevilla karena ukurannya yang sangat besar. Giralda memiliki luas wilayah 13,61 meter persegi dan tinggi 42 meter. Giralda merupakan elemen masjid berupa menara masjid yang awalnya adalah Cathedral of Seville.

Di sana terdapat makam Colombus. Menara ini juga menawarkan pemandangan yang luar biasa. Orange Tree Courtyard, dalam gaya Almohad dengan kolam di salah satu sisinya.


6. Reales Alcazarez




Reales Alcazarez adalah istana yang dibangun tahun 913, pada masa pemerintahan oleh Abd Al Ramn III. Ciri khas dari bangunan ini adalah kamar yang banyak, teras, dan ruangan yang bervariasi dengan gaya Islam neoklasik.

Istana yang memiliki konstruksi kokoh ini merupakan istana kerajaan tertua yang masih digunakan di Spanyol. Juga telah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1987 bersama dengan Katedral Sevilla dan Arsip Umum Hindia.

Baca juga:
– Penasaran dengan Novel Origin, Ini Dia Sinopsisnya!
– 10 Fakta Menarik Dibalik Sosok Dan Brown

Nah, itulah beberapa Gedung bersejarah di Spanyol. Setiap bangunan memang memiliki cerita dan daya tarik tersendiri. Mungkin ada yang berencana mengunjungi negara Spanyol untuk berlibur? Seperti Robert Langdon dalam Origin yang bertualang di Spanyol untuk memecahkan sebuah misteri. 


Penulis: Widia
0

Artikel

Para Olympians adalah sekelompok dewa yang berkuasa atas alam semesta setelah kekuasaan para Titan. Mereka merupakan generasi ketiga para dewa. Para dewa ini dipanggil “Olympians” karena mereka tinggal di istana yang dibangun di puncak Gunung Olimpus. Para Olympians berjumlah 12, sehingga mereka dikenal dengan sebutan Dodekatheon. Dalam Bahasa Yunani, dodeka berarti dua belas dan theoi berarti dewa-dewi.

Enam Olympians adalah anak-anak Titan Cronos dan Titaness Rhea, dan sisanya merupakan keturunan Zeus. Dalam Mitologi Yunani, dijelaskan bahwa setiap dewa-dewi memiliki satu kemampuan yang dikuasai dan dilindunginya. Berikut 12 Dewa-Dewi Olimpus beserta kemampuannya:


1. Zeus



Zeus merupakan pemimpin atau raja dari para dewa, penguasa Olimpus. Zeus juga bertugas sebagai dewa iklim, dewa petir, cuaca, hukum dan takdir. Zeus adalah anak termuda dari Titan Cronos dan Titaness Rhea. Zeus juga terkenal memiliki banyak anak karena hubungannya dengan banyak wanita.

Anak-anaknya antara lain adalah Athena, Apollo, Artemis, Hermes, Ares, Hebe, Hephaestus, Persephone, Dionysus, Perseus, Hercules, Helene, Minos, dan Mousai. Dalam seni, Zeus digambarkan sebagai pria dewasa berjenggot dan berbadan kuat. Simbolnya adalah petir, tongkat dan burung elang.


2. Hera




Hera adalah ratu dari para dewa. Hera merupakan dewi pelindung perempuan. pernikahan, pengorbanaan, kesetiaan, dan kelahiran, . Dia adalah anak dari Titan Cronos dan Titaness Rhea, sekaligus kakak perempuan dan istri dari Zeus.

Hera digambarkan sebagai wanita cantik yang memakai mahkota dan memegang tongkat berujung lotus. Simbolnya adalah mahkota, tongkat lotus, merak, kakak tua, burung kukuk dan buah delima.


3. Poseidon




Poseidon adalah dewa laut, sungai, banjir, kekeringan, gempa bumi dan kuda. Selain itu, Poseidon juga dikenal sebagai “Pengguncang Bumi” dan “Pembawa Badai”. Dia adalah anak dari Titan Cronos dan kakak dari Zeus dan Hades.

Poseidon digambarkan sebagai pria dewasa berjenggot dengan badan kuat yang memegang trisula. Simbolnya adalah trisula, lumba-lumba dan kuda.


4. Ares


Mitologi Dewa dan Dewi Olimpus 4

Ares merupakan anak dari Zeus dan Hera. Dia adalah dewa perang dan pembantaian. Ares digambarkan sebagai orang dewasa ber baju perang, atau pria dengan helm dan tombak. Perlengkapannya antara lain baju perang emas, tombak berujung perunggu. Hewan keramatnya adalah burung hantu, burung hering, dan ular berbisa.


5. Hermes


Mitologi Dewa dan Dewi Olimpus 5 Hermes

Hermes adalah dewa penunjuk jalan, pembawa pesan, pelindung para petualang, dan penggembala. Hermes bertugas sebagai pembawa pesan para dewa dan sebagai pemandu roh yang mati menuju dunia bawah. Hermes adalah putra dari Zeus dan Maia.

Dia digambarkan sebagai pemuda tampan dan atletis. Perlengkapannya adalah tongkat Kadukeus, sandal bersayap dan topi pelancong.


6. Hephaestus




Hephaestus adalah dewa api, seni patung, penempa besi dan pengrajin senjata. Dia adalah putra dari Hera dan suami dari Aphrodite. Hephaestus digambarkan sebagai pria berjenggot yang memegang paku dan alat pandai besi. Simbolnya adalah palu, pelengkung, dan besi landasan.


7. Aphrodite


Mitologi Dewa dan Dewi Olimpus 7

Aphrodite adalah dewi cinta, nafsu, kecantikan, bujukan, dan kesenangan. Meskipun dinikahkan dengan Hephaestus, dia memiliki banyak kekasih, dan salah satunya adalah Ares. Dia digambarkan sebagai wanita cantik yang biasanya ditemani oleh anaknya, yaitu Eros (dewa asmara). Lambangnya adalah burung dara, apel, dan kulit kerang.


8. Athena


Mitologi Dewa dan Dewi Olimpus

Athena adalah dewi kebijaksanaan, perang, strategi, keindahan jiwa, seni dan juga pendidikan. Athena merupakan anak dari Zeus dan Metis. Athena digambarkan sebagai wanita dewasa dengan pakaian perang, membawa helm bersabit, tombak dan perisai aegis. Simbolnya adalah aegis, burung hantu dan pohon zaitun.


9. Apollo




Apollo adalah dewa matahari, cahaya, musik, tarian, penyembuhan, ramalan, puisi dan pemanah. Apollo adalah saudara laki-laki dari Artemis yang merupakan putra Zeus dan Leto. Dia digambarkan sebagai pemuda tampan dengan rambut panjang dan membawa banyak benda, termasuk rangkaian laurel, busur panah, gagak, dan lira.


10. Artemis


Mitologi Dewa dan Dewi Olimpus

Artemis dewi bulan, pelindung hewan, perburuan, kelahiran, kesuburan, dan kesucian. Artemis merupakan saudara kembar dari Apollo. Biasanya Artemis digambarkan sebagai wanita muda yang membawa busur dan anak panah.

Selain itu, dia juga membawa tombak berburu dan kulit hewan. Dia sering didampingi oleh rusa dan hewan lainnya seperti babi hutan, beruang, ayam guinea, dan ayam hutan.


11. Demeter




Demeter adalah dewi bunga, tumbuh-tumbuhan, makanan, agraris, dan pelindung perkawinan. Dia merupakan anak dari Titan Cronos dan saudara perempuan Zeus. Demeter digambarkan sebagai wanita dewasa bermahkota yang membawa seikat gandum dan obor. Simbolnya adalah kornukopia, ular bersayap, dan tongkat lotus.


12. Hestia




Hestia adalah dewi pelindung rumah, keluarga, dan perapian. Dia adalah anak dari Titan Cronos dan Titaness Rhea, sekaligus saudara perempuan Zeus. Hestia digambarkan sebagai wanita berkerudung dengan simbol perapian dan ketel.

Dalam beberapa cerita, Hestia menyerahkan posisinya sebagai anggota Olimpus kepada Dionysus agar dapat hidup bersama manusia.



Berdasarkan patheon Yunani, dewa-dewi utama Olimpus adalah Hera, Poseidon, Demeter, Athena, Hestia, Apollo, Artemis, Ares, Aphrodite, Hephaestus,  Hermes dan Zeus yang menciptakan bangsa Amazon tempat Wonder Woman berasal.

Tetapi, karena Hestia tinggal bersama manusia dan Hades secara permanen menetap di dunia bawah, maka posisi mereka harus digantikan, dan mereka tidak dianggap dewa-dewi Olimpus.  



[Oleh : Widia]
0

PREVIOUS POSTSPage 2 of 6NEXT POSTS
X