Anak, Artikel

[DAR Anak] Inspiratif – Seniman Autis ini Menggambar Lanskap Kota Berdasarkan Ingatannya


Stephen Wiltshire | Feature

Didiagnosa autis pada umur 3 tahun, Stephen Wiltshire sekarang telah menjadi seniman hebat yang terkenal dengan gambar lansekap kota yang sangat detil dan akurat. Gambar tersebut dibuat  setelah dia melihat objek gambarnya hanya dalam waktu yang singkat.

Sewaktu Stephen masih kecil, gurunya seringkali tidak tahu bagaimana dia harus memperlakukan Stephen karena Stephen tidak banyak berbicara. Bahkan Stephen baru mengucap  kata “paper” (kertas) untuk pertama kalinya pada usia 5 tahun.

Meskipun begitu, Stephen sering membuat sketsa hutan atau kehidupan rimba dengan sangat akurat. Bahkan dia suka menggambar gurunya dalam gaya karikatur.

Stephen Wiltshire | Image

Kemudian dia mulai menggambar segala hal yang dia lihat di sekitarnya dengan detail yang sangat akurat dengan keadaan aslinya. Yang sering di gambarnya adalah lingkungan di sekitar kota London, karena dia tinggal di sana. Pada usia 8 tahun, dia mendapatkan tawaran menggambar dari Perdana Menteri Inggris.

Bahkan pada usia 13 tahun, dia meluncurkan buku yang berisi hasil gambarannya selama beberapa waktu. Meskipun begitu, Stephen masih mengalami kesulitan dalam berbahasa.

Stephen Witlshire2 | Image

Keunikan Stephen adalah kemampuannya mengingat hal yang dilihatnya dengan detail yang tinggi dan akurat. Dia akan memandang sekitarnya dalam waktu yang amat singkat, kemudian dia akan menggambarkan apa yang telah dia lihat tanpa harus melihat objek gambarnya berulang kali.

Hebatnya, hasil dari gambarannya selalu akurat seperti keadaan aslinya. Ingatannya yang tajam itu membuat banyak orang kagum akan kemampuannya meskipun di tengah-tengah keterbatasannya sebagai anak autisme.

Kemampuannya ini membawanya pergi berkeliling dunia untuk menggambar lanskap kota yang disinggahinya. Mulai dari Jerusalem sampai Sydney. Karya terbarunya adalah gambaran lanskap kota Meksiko. Dia menggambarkan kota-kota tersebut yang memiliki ratusan gedung dan jalan, bahkan dia menggambar sebuah gedung pencakar langit dengan jumlah jendela yang sama dengan gedung aslinya.

Stephen Witlshire3 | Image

Pada tahun 2006, Pangeran Charles memberikan gelar penghargaan sebagai salah satu member kekaisaran kerajaan Inggris atas kontribusinya di bidang seni.

Pada tahun yang sama Stephen membuka galeri pertamanya di pusat kota London. Meskipun Stephen masih tidak bisa berkomunikasi dengan orang-orang, karyanya mampu berkomunikasi dengan banyak orang di dunia.

Stephen Witlshire4 | Image


Nah, Sahabat lihat kan, Stephen adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang kita untuk menunjukan kemampuan yang ada dalam diri kita.

Jadi, Sahabat jangan merasa kecil hanya karena kegagalan, ya … Semua hal bisa kita raih asalkan Sahabat terus berusaha.

Foto diambil dari: National Geographic

Author


Avatar