Artikel, baru

Ini Bukan Dongeng

Beberapa waktu yang lalu aku mulai membaca buku tentang Stephen Hawking yang dikemas dalam format majalah, Stephen Hawking: A Mind Without Limits. Karena tinggal beberapa halaman lagi, buku ini aku bawa untuk segera menyelesaikannya dalam perjalanan liburan kali ini.

 

Aku juga secara acak mengambil 1 buku lagi dari tumpukan bacaan yang belum sempat dibaca, tanpa secara khusus memedulikan judulnya. Yang jelas harus tipis supaya nggak berat.

 

Terambillah novel House of Tales dari Jostein Gaarder.




Dari ketinggian 35 ribu kaki, di dalam tubuh pesawat, aku selesaikan buku Stephen Hawking dan lanjut, terserap dalam novel House of Tales. Pertanyaan-pertanyaan tentang asal mula kehidupan, keabadian, mati, atom, supernova, big bang, bahkan soal lingkungan mengisi novel tipis ini. Sedikit mengingatkan pada Dunia Sophie, karya bestseller penulis yang sama.

 

 

Yang tidak disangka, tokoh utama dalam House of Tales yang mengalami cinta dan kegalauan hidup ini adalah seorang pengajar sastra pecinta buku-buku Stephen Hawking, dan yang kemudian juga mendapat diagnosis yang sama dengan Stephen Hawking, yaitu penyakit ALS.

 

Bagian ini benar-benar membuatku terperanjat. Bagaimana aku bisa membawa dua buku yang seperti saling terkait? Bagaimana kebetulan semacam ini bisa terjadi? Rasanya seperti mengalami kebingungan yang dialami Sophie dalam Dunia Sophie yang mencari jawab tentang kebetulan dan kehidupan di dunia ini.[]

*Tulisan ini pertama kali diterbitkan di facebook.

 

Author


Sari Meutia

Sari Meutia

CEO Mizan Publishing Group