Artikel, baru

Jostein Gaarder, Pengarang Novel Best-Seller Dunia Sophie

Jostein Gaarder lahir pada 8 Agustus 1952 di Oslo, Norwegia. Jostein Gaarder dikenal oleh dunia lewat novelnya Dunia Sophie. Selain menulis, dia giat mengampanyekan pelestarian lingkungan melalui Sofie Foundation yang dia dirikan bersama istrinya, Siri pada 1997. Saat ini, dia tinggal di Oslo, Norwegia. Sejak tahun 1996, Penerbit Mizan telah menerjemahkan dan menerbitkan berbagai novel Jostein Gaarder.

Fauziah Hafidha menuliskan biografi singkat serta bagaimana dan mengapa Jostein Gaarder menjadi pengarang dalam artikel berikut ini.

Jostein Gaarder

Sumber: dagbladet.no

 

Jostein Gaarder, Pengarang Novel Best-Seller Dunia Sophie

 

Jostein Gaarder merupakan penulis best-seller dunia yang berfokus pada sejarah filsafat dan agama khususnya untuk pembaca muda. Seperti yang ditulis di wikipedia.org, karya-karya Jostein Gaarder mencakup novel, cerita pendek dan buku anak.

 

Gaya Tulisan Jostein Gaarder

 

Gaarder sering menulis dari sudut pandang anak-anak dan mengeksplorasi rasa ingin tahu mereka tentang dunia. Menurut Gaarder, dikutip dari artikel kumparan.com, anak-anak dan filsuf memiliki persamaan yang mendasar yaitu kepekaan dan rasa penasaran terhadap hal-hal baru yang jarang dimiliki oleh orang dewasa pada umumnya. Bagi Jostein Gaarder, filsafat merupakan pertanyaan manusia yang berasal dari rasa terpukau akan dunia dan kehidupan–dan pertanyaan-pertanyaan ini akan selalu berkembang.

 

Jostein memiliki ciri khas dalam menuturkan ceritanya, yaitu tokoh dalam buku yang menulis surat. Seperti yang ditulis dalam kumparan.com, Gaarder mengakui bahwa dirinya memang banyak menulis cerita berbingkai yaitu adanya cerita di dalam cerita. Hal tersebut itu akan lebih mudah dituturkan melalui metode surat. Gaarder beranggapan bahwa saat seseorang menulis surat, orang tersebut akan mampu mengungkapkan diri serta berbagai imajinasinya ke dalam bentuk tulisan.

Jostein berasal dari keluarga akademisi sehingga memiliki minat yang besar pada kegiatan membaca, menulis, dan mengajar. Ayahnya adalah seorang kepala sekolah, sementara ibunya seorang guru dan penulis buku anak-anak. Gaarder bersekolah di Oslo Katerdralskole dan juga belajar linguistik serta teologi Skandinavia di Universitas Oslo.

Jostein Gaarder

Sumber: aftenposten.no

 

Memutuskan untuk Menjadi Penulis

 

Seperti yang ditulis pada laman ft.com, penulis asal Norwegia ini memutuskan untuk menjadi penulis pada usia 19 tahun setelah bertemu dengan istrinya. Jostein  mengaku sudah memikirkan hal ini sebelumnya tetapi dia kemudian membuat keputusan untuk melakukannya ketika merasakan jatuh cinta. Lebih lanjut dalam laman ft.com Jostein Gaarder menyebutkan beberapa tokoh sastra yang menjadi inspirasinya sebagai penulis yaitu Jorge Luis Borges, Dostoevsky, Herman Hesse dan penulis asal Norwegia, Knut Hamsun. Jostein juga mengaku terinspirasi dari buku-buku yang ditulis oleh AA Milne, Antoine de Saint-Exupéry, Dickens, dan cerita-cerita rakyat Norwegia abad ke-19.

 

Dua Buku yang Mengubah Hidup Jostein Gaarder

 

Lebih lanjut dalam ft.com, Jostein mengatakan bahwa ada dua buku yang mampu mengubah hidupnya, yaitu Lillelord (1955) oleh seorang penulis Norwegia bernama Johan Borgen dan Crime and Punishment oleh Dostoevsky. Jostein membaca kedua buku tersebut saat dirinya berusia 18 tahun. Menurut Jostein, buku-buku tersebut dapat ‘mengubah’ seorang anak laki-laki menjadi seorang pria.





Bagaimana Jostein Gaarder Menulis

 

Jostein Gaarder mulai bekerja setelah jam 11 pagi. “Saya tahu bahwa banyak penulis sibuk menulis di meja mereka dari jam sembilan hingga jam lima, dan saya mengagumi disiplin diri yang mereka miliki,” kata Gaarder, tetapi menambahkan bahwa hal tersebut bukan untuk dirinya. Dalam wawancara yang dirilis oleh norway29.com, Jostein menceritakan bahwa di pagi hari dirinya sering meluangkan waktu untuk minum secangkir kopi sambil mendengarkan acara budaya di NRK, stasiun radio publik Norwegia. Meskipun begitu, dalam laman ft.com, Jostein Gaarder mengaku tidak ada hari yang benar-benar sama karena dirinya melakukan banyak hal lain dan sangat aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan.

Ketika menulis novel Sophie’s World, Jostein Gaarder membutuhkan waktu tiga bulan yang hanya diisi dengan mayoritas kegiatan untuk menulis dan tidur. Dia juga mengatakan dapat bekerja selama 14 jam sehari ketika sedang mengerjakan sebuah buku. Dalam artikel norway2019.com, Jostein menceritakan bahwa terkadang dia bekerja sambil ditemani video konser di YouTube milik musisi Grieg, Rachmaninoff atau Tschaikovsky.




Penghargaan yang Diterima Jostein Gaarder

 

Gaarder telah menerima beberapa pengakuan dan penghargaan atas kontribusinya di bidang sastra. Beberapa penghargaan tersebut, dikutip dari famousauthor.org, adalah Norwegian Critics Prize for Literature (1990), Norwegian Booksellers’ Prize (1993), Deutscher Jugendliteraturpreis (1994), Premio Bancarella (1995), Buxtehude Bull (1997), Willy-Brandt Award (2004), Commander, The Royal Norwegian Order of St. Olav (2005) serta gelar kehormatan dari Trinity College, Dublin.

Karya Jostein Gaarder yang paling terkenal adalah novel Sophie World: A Novel About the History of Philosophy (1991). Novel tersebut telah diterjemahkan ke dalam 60 bahasa, salah satunya dalam Bahasa Indonesia dengan judul Dunia Sophie. Novel ini juga disebut-sebut telah terjual lebih dari 40 juta kopi di seluruh dunia.

Jostein Gaarder

Sumber: brama-sole.com

 

Karya-karya Jostein Gaarder (sumber: wikipedia.org):

 

  1. Diagnosen og andre noveller (The Diagnosis and Other Stories) (1986)
  2. Froskeslottet (The Frog Castle) (1988)
  3. Kabalmysteriet (The Solitaire Mystery) (1990)
  4. Sofies verden (Sophie’s World) (1991)
  5. Julemysteriet (The Christmas Mystery) (1992) (1995 edition illustrated by Stella East)
  6. Bibbi Bokkens magiske bibliotek (Bibbi Bokken’s magic library) (together with Klaus Hagerup (1993)
  7. I et speil, i en gåte (Through a Glass, Darkly) (1993)
  8. Hallo? Er det noen her? (Hello? Is Anybody There?) (1996)
  9. Vita Brevis: A Letter to St Augustine (Also published in English as That Same Flower) (1998)
  10. Maya (1999)
  11. Sirkusdirektørens datter (The Ringmaster’s Daughter) (2001)
  12. Appelsinpiken (The Orange Girl) (2004)
  13. Sjakk Matt (Checkmate) (2006)
  14. De gule dvergene (The Yellow Dwarves) (2006)
  15. Slottet i Pyreneene (The Castle in the Pyrenees) (2008)
  16. Det spørs (2012)
  17. En fabel om klodens klima og miljø (Anna. A fable about the earth’s climate and environment) (2013)
  18. Anton og Jonatan (Anton and Jonatan) (2014)
  19. Dukkeføreren (2016)
  20. Akkurat Passe (Just Right) (2018)

 

Karya terbaru dari Jostein Gaarder berjudul Akkurat Passe: En liten fortelling om nesten alt atau dalam Bahasa Inggris disebut Just Right: A Brief Story of Almost Everything. Novel terbaru ini juga sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indoensia dengan judul The House of Tales.

Author


Fauziah Hafidha

Fauziah Hafidha

Sekretaris sekaligus rights assistant Mizan Pustaka.