Artikel, Info, Kumpulan Artikel

Ngeri, Ternyata Makhluk Halus Punya Hari Raya Juga Lho!


Faktanya, tak hanya manusia saja yang berhari raya. Simak ulasan berikut.   Tak terasa kita sudah bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan. Biasanya, nih, bulan puasa diidentikkan dengan hari raya. Hari Raya Idul Fitri yang ditunggu-tunggu umat Muslim sedunia, misalnya.

Dikutip dari geotimes.co.id (1/7/16), kebiasaan berhari raya memang sudah jadi tradisi yang tak asing lagi bagi umat beragama di dunia. Tapi, tahukah kamu? Ternyata ada makhluk lain di sekitar kita yang diam-diam ikut merayakannya. Yuk, simak daftar Hari Raya Hantu dari beberapa negara di bawah ini!  

  1. Halloween
Hari raya makluk halus


Trick or Treat
mulanya adalah mantra untuk menenangkan roh jahat.

Di Inggris Raya, 31 Oktober dipercayai sebagai tanggal terbukanya gerbang pembatas antara dunia kematian dan kehidupan. Oleh karena itu, banyak roh jahat yang berkeliaran dan mengancam akan mengganggu dan menakuti manusia.

Supaya terhindar dari ancaman itu, akhirnya orang-orang memakai kostum seram agar “roh jahat” mengira manusia sebagai teman mereka. Bisa dikatakan, manusia mencoba berdamai dengan para roh jahat dengan berpenampilan mirip dengan mereka.    

  1. Festival Hantu Lapar


Tetap diam, jangan bergerak sampai pesta mereka usai.

 
Dilansir dari visitsingapore.com [28/10/17], setiap tanggal 15 bulan 7 penanggalan lunar dalam tradisi Tionghoa, Festival Hantu Lapar atau Sembahyang Rebutan dirayakan dengan meriah. Bulan ketujuh diyakini sebagai bulan hantu yakni saat roh dan hantu keluar dari neraka untuk mengunjungi bumi selama sebulan. Menurut adat, hantu-hantu ini bisa saja berbuat jahat jika tidak dihiraukan.

Sebagian masyarakat juga ikut “berpesta” di malam tersebut. Sebuah kursi diletakkan dan sedikit ruang kosong di atas meja disisihkan bagi arwah leluhur yang datang, lengkap dengan sesajian dan arak putih. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa para hantu yang kelaparan mulai bergentayangan di bumi sejak awal 15 hari sebelum hari perayaan, hingga dua pekan setelahnya.    

  1. Upacara Hajat Sasih
Hari raya makluk halus


Ritual doa terhadap roh nenek moyang untuk mendapat berkah.


Masyarakat Kampung Naga, Tasikmalaya, rutin melakukan Upacara Hajat Sasih sebagai penghormatan terhadap arwah nenek moyang mereka. Perayaan ini layaknya upacara berziarah ke makam keramat Sembah Dalem Singaparna, nenek moyang yang menjadi cikal bakal masyarakat kampung Naga.

Upacara ini dilakukan dengan cara meminta berkat dan keselamatan pada Eyang Singaparna, serta menyertakan rasa syukur kepada Tuhan. Dilangsungkan enam kali dalam setahun, puncak acara ini ditandai dengan ziarah bersama ke makam Sembah Dalem Singaparna.

Kabar baiknya, semua hari raya tersebut terbuka untuk umum. Kamu bisa bersantai dan ikut menikmati pertunjukannya. Tapi, usahakan untuk tidak duduk di barisan depan ya, kecuali kamu mau berpapasan dengan mereka. Apa kamu cukup berani?



[Oleh: Zahra Haifa]

Author


Avatar