Artikel, Info, Tips

Puasa Bugar, Sahur dengan Buah Segar: 7 Fakta yang Harus Diketahui

Bagaimana puasa Anda sampai hari ini? Tambah semangat? Sudah merasakan manfaatnya?

@dinainhaps @erikarlebang efek positif? Banyak..! Bebas ngantuk, bebas bau naga, bebas begah, gak lemesan. Pokoknya KECE BEUT.. 😉
 
@VentaAiuu @erikarlebang seger di badan, gak bikin ngantuk dan gak cepet haus.
 
@missmita18 Sahur buah itu nyenengin bgt @erikarlebang ga ribet nyiapinnya, engga berasa lapar dan terutama engga ngantuk :)))
 
@Donald @erikarlebang ada banget. Di Den Haag waktu puasa selama 19 jam. Sahur eksklusif buah. Dengan #FoodCombining badan tetap segar smpai maghrib.
 
@noveward @erikarlebang masuk thn ke 4 sahur eksklusif buah, bdn seger,ga ngantuk an, jadwal BAB tetap lancar (pagi hr) & ga ada lg masalah pencernaan.

    Itulah beberapa testimoni yang terekam dalam buku Food Combining Itu Gampang #2: Paham Melakukan Food Combining Saat membicarakan puasa, kita seringkali lebih banyak membahas sisi spiritual secara mendalam, terkait hawa nafsu yang dikendalikan, berempati terhadap rasa lapar dan ritual ibadah yang dibuat lebih kuat. Sayangnya sisi fisikal sering kali diabaikan dengan dilakukan sekedarnya. Demikian penuturan Erikar Lebang menyambut Ramadhan kali ini. Salah satu sisi fisikal ini menyangkut sahur yang tepat.

Bagaimanakah sahur para pemberi testimoni itu? Ternyata, mereka bersahur hanya dengan buah segar dan minum air putih—yang merupakan kebiasaan para pelaku Food Combining. Mengapa sahur dengan buah segar?


1.Ritme Sirkadian

Waktu sahur, sesuai Ritme Sirkadian, adalah saat revitalisasi besar-besaran tubuh antara pukul 20.00-04.00. Sementara, siklus lanjutannya (04.00-12.00) adalah momen sistem cerna sedang berusaha mengeluarkan sisa limbah metabolisme. Jangan bebani proses ini dengan kesibukan mencerna makanan berat.  


2.Buah segar sarat unsur baik

Sifat ringannya tidak membebani siklus tubuh. Dan, tetap memberikan semua kebutuhan: enzim, mineral, vitamin, bahkan amino dalam wujud asam amino yang lebih bersahabat dengan konsep serap tubuh manusia alami.  


3.Konsumsi buah secara eksklusif

Buah menjadi sulit cerna saat dikonsumsi bersamaan dengan makanan padat lain. Fruktosa cenderung merusak mereka. Selain itu, kandungan asam karbonat/vitamin C pada buah mengganggu kerja enzim cerna amilase (karbo) dan pepsin (protein).  


4.Makanlah buah dalam keadaan perut kosong

Ini agar maksimal gunanya. Makan buah pascamakan-berat sangat mengganggu kesehatan. Buah dikonsumsi setelah makan akan mengubah buah menjadi racun tak berguna untuk tubuh, plus merusak apa yang telah dimakan sebelumnya.  


5.Buah no problemo bagi asam lambung

Konsumsi buah dalam keadaan perut kosong tidak menimbulkan masalah bagi asam lambung karena sifat buah adalah pembentuk basa. Ketakutan tinggi di alam bawah sadar (psychosomatic) terhadap buahlah yang bisa memicu sakit perut.\


6.Buah Terbaik

Buah manis karena matang pohon, berserat, serta berair adalah kriteria terbaik. Hindari buah beralkohol seperti durian, nangka, dan cempedak karena tidak sesuai dengan kriteria buah baik santap pada pagi hari.  


7.Cermat mengonsumsi buah segar


Inilah tips dari suhu Erikar Lebang, sebagai pelaku konsisten Food Combining sejak 1999 dan penulis sejumlah buku kesehatan.  

Nah, setelah mendengar fakta-fakta ini, besok mau sahur dengan apa?   Disarikan dari Food Combining Itu Gampang#2: Paham Melakukan Food Combining, Erikar Lebang, Qanita, 2017



[Oleh: Budhyastuti R.H.]

Author


Avatar