Artikel, Resensi

[Resensi Pastel Books] Mengintip Kisah Cinta Dunia Remaja


Bad Romance | Cover

[Oleh: Untung Wahyudi]

Cinta selalu menjadi topik menarik untuk diangkat menjadi cerita roman. Hampir semua pengarang selalu menyelipkan kisah cinta dalam karya-karyanya, sehingga karya mereka dikenang karena kisahnya yang unik, menarik, dan tak mudah dilupakan.

Sebut saja roman Sitti Nurbaya, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, atau yang mendunia seperti Romeo dan Juliet dan Layla Majnun. Setiap kisah memiliki keunikan tersendiri sehingga sangat membekas di hati pembaca. Di zaman yang serbacanggih ini, tema cinta pun masih menjadi topik menarik. Salah satunya adalah Bad Romance, novel yang sebelumnya pernah tayang di situs Wattpad dan dibaca hampir enam juta kali.

Novel karya Equita Millianda ini menarik perhatian pembaca karena kisahnya yang unik dan, sebagaimana novel Teenlit pada umumnya, renyah dan dekat dengan kehidupan remaja. Gaya tuturnya yang mengalir dan cenderung “ceplas-ceplos” membuat pembaca remaja merasa betah membacanya sampai selesai. Adalah Nathaniel Adriano Wirasetya, biasa disapa Nathan, cowok yang hobi membuat rusuh seantero sekolah.

Mulai dari hal sepele seperti telat, membuat gaduh sehingga kerap dikeluarkan dari kelas, hingga tawuran. Semua pernah dilakoni oleh Nathan. Tapi, statusnya sebagai cucu pemilik yayasan seolah membuat semua peraturan menguap begitu saja kalau sudah menyangkut nama Nathan. Hal itu membuat Katya merasa jengah sekaligus kesal dengan kelakuan Nathan yang sok jagoan, sok kuasa, dan juga sok ganteng.

Walaupun sebenarnya, sebagaimana pengakuan Katya dan Eriska, teman akrabnya, cowok itu memang ganteng. Tapi, sifat arogannya membuat Katya kesal dan sama sekali tidak menaruh simpati. Katya pernah melabraknya, saat cowok dan dua begundalnya mem-bully seorang anak SMP dekat sekolah.

Katya dengan berani mengatakan kalau Nathan itu laki-laki pengecut yang beraninya sama anak SMP. Tentu, Nathan berang dan nyaris memukul Katya kalau saja dua teman di sampingnya tidak menahannya (hlm. 10).

Sebenarnya, kekesalan Katya pada Nathan bermula waktu MOS. Keduanya dalam satu gugus yang sama. Seperti pada umumnya acara MOS, senior sering menjadikannya ajang balas dendam. Waktu itu, para junior diminta membawa kacang hijau sejumlah 2013 butir.

Bisa dibayangkan bagaimana capek dan ribetnya Katya menghitung kacang hijau sebanyak itu, tapi Nathan justru hanya duduk ongkang-ongkang kaki di warung sambil minum es teh. Sejak itu, entah kenapa, apa pun yang diperbuat Nathan jadi salah di mata Katya (hlm. 11).

Sementara itu, kekesalan Nathan pada Katya karena sering ikut campur masalahnya, ternyata belum selesai. Entah mimpi apa, tiba-tiba pikiran konyol melintas dalam benaknya. Ia bermaksud mengajak Katya taruhan dengan cara mengajaknya pacaran. Siapa yang minta putus terlebih dahulu, maka ia harus jadi babu dan siap disuruh apa saja.

Katya kesal bukan main, kenapa tiba-tiba Nathan mengajaknya taruhan aneh semacam itu. Dia menolak, tetapi Nathan tetap memaksa. Setelah dipikir matang, Katya mau menerima tantangan itu. Hanya sebatas taruhan, tidak lebih. Nathan tersenyum penuh kemenangan, dan sejak saat itulah Nathan mulai “bertingkah”.

Nathan mulai berani dekat-dekat Katya, dari mengajak pulang bersama, memesankan taksi online, hingga membawakannya makanan kesukaan Katya. Namun, Katya bukan cewek gampangan yang mudah dirayu dan disogok dengan apa pun, meskipun kadang cewek itu tak bisa menolak ketika kepepet.

Katya pernah pulang dan berangkat ke sekolah bersama Nathan, karena tiba-tiba cowok aneh itu pagi-pagi sudah muncul di rumahnya. Padahal, ia sudah siap-siap berangkat diantar Aga, kakak semata wayangnya.

Yang membuat Katya semakin kesal, sesampainya di sekolah, semua siswa memandang aneh pada Katya karena tiba-tiba boncengan sama Nathan yang di mata teman-temannya adalah musuh bebuyutan Katya. Katya hanya cuek setiap kali ditanya, apakah dia punya hubungan spesial dengan cucu pemilik yayasan itu (hlm. 30).

Sementara Nathan masih tidak mengerti, kenapa Katya belum juga luluh. Padahal, dia sudah berusaha mencuri hatinya. Hingga sebuah insiden membuat situasi berubah. Jiwa pahlawan Nathan muncul saat Katya dikejar segerombolan siswa yang hendak tawuran. Nathan berusaha melindungi Katya dari serangan beberapa siswa, tapi justru dirinya yang kena balok kayu, sehingga membuat punggungnya memar.

Katya tentu khawatir dengan keberadaan Nathan, karena jika terjadi apa-apa dengan Nathan, Katya akan merasa punya utang nyawa karena cowok itu sudah berusaha menyelamatkannya. Sebagai balas budi, Katya merawat luka dan memar Nathan di ruang UKS (hlm. 56).

Kedekatan Katya dengan Nathan membuat Katya secara perlahan mengetahui sifat-sifat Nathan. Bahkan, ia pun tahu kenapa selama ini Nathan selalu bersikap angkuh. Sebuah rahasia tentang keluarga Nathan yang akhirnya terkuak membuat Katya menaruh simpati terhadap teman dekatnya itu.

Nathan ternyata butuh orang yang mau diajak bicara, terbuka dengan masalah yang ada, dan mau melupakan masa lalu yang selama ini menghantui dan mengungkung hati dan pikirannya.


Bad Romance adalah satu dari sekian banyak novel Wattpad yang belakangan ini cukup digandrungi. Selain mendapat tempat di hati pembaca online, saat diterbitkan dalam bentuk buku pun banyak yang mengapresiasi, sehingga novel 376 halaman ini termasuk laris manis.



Judul: Bad Romance

Penulis: Equita Millianda

Penerbit: Pastel Books, Bandung

Cetakan: Kedua, Januari 2017

Tebal: 376 Halaman

ISBN: 9786020851662

Peresensi: Untung Wahyudi,  lulusan UIN Sunan Ampel, Surabaya

Author


Avatar