Anak, Artikel

[DAR Anak] Unik – Ada Rumah Gamelan Di Negeri Kincir Angin, Belanda


Gamelan | Feature

foto via tribunnews.com


Teman-teman sudah baca artikel yang membahas tarian-tarian dari Indonesia yang terkenal mendunia? Sekarang kita akan melihat alat musik tradisional Indonesia yang juga mendunia. Wow, apa saja, ya? yuk, kita cari tahu bersama!

Negara Belanda adalah negara yang memiliki hubungan erat dengan negara Indonesia, karena mereka telah menduduki Indonesia selama 350 tahun. Dalam kurun waktu yang amat panjang itu, Belanda tentunya telah menjadi saksi pembentukan budaya di Indonesia, bahkan sedikit-banyaknya telah memberi pengaruh terhadap budaya di Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, Belanda tetap menganggap Indonesia sebagai “negara saudara” atau juga disebut sister country. Teman-teman tahu tidak, bahwa bahasa sunda adalah bahasa yang umum dipakai di Belanda. Bahkan bahasa Sunda dipelajari di sekolah-sekolah disana.

Belanda juga adalah negara yang memiliki fakultas bahasa sunda sampai jenjang doktoral di universitasnya. Betapa besar apresiasi Belanda terhadap kebudayaan di Indonesia, ya …


Gamelan di Belanda | Image

foto via islandsofimagination.id



Contoh konkrit lain akan besarnya apresiasi Belanda terhadap kebudayaan Indonesia adalah telah didirikannya sanggar gamelan oleh pemerintah Amsterdam yang diberi nama Het Gamelanhuis yang artinya adalah “Rumah Gamelan”.

Rumah gamelan ini terletak di Jalan Veemkade, berada di samping kanal, dan di seberangnya terdapat pulau kecil yang kebetulan bernama Java-eiland (Pulau Jawa). Gamelan adalah satu set alat musik yang terdiri dari gong, kendang, kenong, slenthem, rincik, demung, saron dan lainnya.

Berasal dari kebudayaan Jawa dan Bali, yang membedakan gamelan Jawa dan Bali adalah komposisi musiknya itu sendiri. Tetapi alat yang dipakai tidak berbeda jauh.


Gamelan Set | Image

foto via dakta.com



Tidak sekadar didirikan, tapi benar-benar diminati oleh orang dari macam-macam latar belakang budaya. Salah satu penggiat gamelan di Het Gamelanhuis adalah Michiel Niemantsverdriet. Beliau sudah belajar gamelan lebih dari 15 tahun dan pernah tinggal satu tahun di Yogyakarta dan Solo.

Gamelan baginya adalah tentang kebersamaan, bahwa setiap anggota simfoni adalah elemen penting dari simfoni yang indah. “Gamelan mengajarkan saya makna gotong-royong,” katanya dalam bahasa Indonesia yang fasih, “Itu kontras dengan kehidupan Eropa yang individualis.”

Michiels kini berprofesi sebagai guru gamelan untuk murid-murid Sekolah Dasar di sejumlah kota di Belanda. Jadi, tidak hanya sekedar memainkan simfoni, mereka juga menyelami nilai-nilai filosofis kebudayaan jawa. Kelompok pemain gamelan ini juga tidak ragu untuk belajar langsung ke tanah jawa, demi mendapatkan ilmu yang orisinal dan terhindar dari ilmu yang keliru.

Begitu besar kepedulian mereka terhadap alat musik tradisional Indonesia ini seharusnya membuat pribumi Indonesia sadar bahwa kebudayaan yang dimiliki negara kita ini sangat menakjubkan dan sayang untuk ditinggalkan.

Teman-teman sudah pernah belajar bermain gamelan, belum? Ceritakan pada kami di rumahkkpk.com, yaa!


(Penyunting: Nizar Tegar)

Author


Avatar