Anak, Artikel

[DAR Anak] Skip Challenge? Jangan!


Stop Skip Challenge | Feature
Sahabat KKPK tahu kan, kalau media sosial sangat cepat menyebar dan menebar tren. Tapi tidak semua tren baik untuk diikuti. Baru-baru ini ada tantangan baru yang viral di dunia maya, terutama instagram.

Tantangan ini disebut Skip Challenge. Skip Challenge ini banyak dilakukan anak-anak sekolah, padahal ini sangat berbahaya! Nih, baca baik-baik ya apa saja bahayanya … Ini bukan tantangan baru, tantangan ini sudah ada bahkan sejak tahun 2005. Sekarang tantangan ini menjadi viral karena bantuan media sosial.

Tantangan ini dilakukan dengan menekan kuat-kuat dada seseorang sampai dia tidak bisa bernapas barulah kemudian akan dilepaskan untuk kembali bernapas. Mungkin terlihat masih aman, padahal bahayanya adalah kalau sampai otak kita tidak mendapat oksigen yang cukup. Sahabat bisa-bisa pingsan.


Skip Challenge2 | Image

Bahaya Skip Challenge


Bukan hanya menyebabkan pingsan, tantangan ini lebih berbahaya karena bisa menyebabkan keusakan otak bahkan kematian! Salah satu korban meninggal akibat tantangan ini bernama Karnel Haughton yang berasal dari Birmingham. Orang tuanya mengatakan Karnel meninggal karena sesak napas, dan meyakini hal ini disebabkan oleh skip challenge.

Mengapa bisa sampai meninggal? Karena saat dada kita ditekan kuat-kuat, otot dada akan berhenti bekerja. Artinya, otot dada akan berhenti mengirim oksigen ke otak kita. Saat otak kekurangan oksigen, akan terjadi hipoksia. Yaitu kondisi yang mirip saat orang tenggelam atau tersedak dan bisa menyebabkan kerusakan otak, kejang-kejang, bahkan sampai meninggal.



Sahabat tidak mau kan sampai mengalami hal itu? Jadi, jangan takut dianggap kuno jika tidak melakukan tantangan ini. Pikirkan bahaya yang akan terjadi jika kita melakukan tantangan ini.

Sebaiknya, tidak usah dilakukan, ya! Beritahu semua sahabat kamu akan bahaya skip challenge dan bagikan artikel ini di media sosial Sahabat, ya …

Author


Avatar