fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel

Menjadi satu dari seratus orang paling berpengaruh di dunia tahun 2015 versi majalah Time tidak pernah ada dalam bayangan Tony Fernandes kecil. Bos maskapai penerbangan AirAsia yang berbasis di Malaysia ini telah 16 tahun memimpin  dan menjadikan perusahaan penerbangan bertarif rendah ini menjadi perusahaan besar yang diperhitungkan.

Hidup dan tumbuh besar menjadi bocah yang memiliki banyak mimpi dan angan menjadikan pria keturunan India ini menjadi pengusaha sukses. Di usia enam tahun Tony kecil pernah menceritakan mimpinya untuk memiliki perusahaan penerbangan sendiri pada ayahnya. Ayahnya yang dulu merupakan seorang fisikawan tidak terlalu mendengarkan celoteh anaknya tersebut, yang dianggap hanya angin lalu. Namun Tony terus hidup dalam mimpinya untuk menjadi pengusaha sukses dan menjadikannya seperti sekarang.


Bos-Air-Asia-Tony-Fernandes

Di awal karirnya, pria berusia 53 tahun ini pernah dianggap gila ketika pertama kali memulai bisnis AirAsia dengan Datuk Kamarudin. Namun ia tak patah arang, dan terus memupuk mimpi yang telah ia idam-idamkan sejak kecil. Bertahun-tahun kemudian ia pun membuktikan pada dunia bahwa tidak ada yang mustahil selagi manusia mau dan masih mampu berusaha.

Tony Fernandes lahir di Malaysia pada tahun 1964 silam. Sempat bersekolah di London, Inggris Tony mengenyam Pendidikan di jurusan Ekonomi. Di awal karirnya pria yang terlahir di keluarga dengan kecintaan terhadap seni ini sempat bekerja di dunia musik. Namun perlahan ia merasa dunia ini kurang menjanjikan dan kemudian ia banting setir dan membuat keputusan penting untuk membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia.


Baca juga: 5 Fakta Menarik Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia

 

Di usia 37 tahun Tony mendirikan AirAsia pada tahun 2001. Bermula dari dua pesawat tepat di satu tahun setelah memulai bisnis, kini AirAsia telah melayani penerbangan hampir ke seluruh dunia dan telah membawa lebih dari 220 juta orang.

Keinginannya untuk membuat maskapai dengan penerbangan murah ini berawal dari cita-citanya untuk memberi kesempatan bagi semua orang bisa merasakan kemudahan naik pesawat. Hal ini kemudian terwujud karena di tahun 2009 hingga 2013 AirAsia didapuk sebagai maskapai dengan penerbangan termurah di dunia versi World Airline Survey oleh Skytrax. Kini AirAsia menjadi salah satu maskapai yang sangat diperhitungkan di dunia penerbangan.

Kesuksesan ini tentu tidak ia dapatkan dengan mudah. Banyak perjuangan dan hal yang telah Tony lakukan untuk mewujudkan mimpinya. Tekad yang kuat serta semangat untuk meraih mimpi selalu menjadi motivasi utama Tony untuk bisa memenuhi hasratnya untuk sukses tersebut. Ia juga tidak pernah takut gagal dalam mencoba segala sesuatu untuk meraih kesuksesan.  Berikut adalah 5 tips sukses Tony Fernandes yang selalu ia pegang teguh dalam perjalanan karirnya:


    1. Percaya dengan kekuatan mimpi

      tips-bisnis-tony-fernandes-airasia

      Ini adalah hal yang selalu menjadi penyemangat Tony sejak kecil hingga tumbuh dewasa dan menjadi sukses seperti saat ini. Ia selalu percaya dengan kekuatan mimpi yang dapat membawa orang menjadi sukses dan mencari cara untuk menggapai mimpi yang dicita-citakan. “Ketika pertama kali memulai bisnis Airasia dengan Datuk Kamarudin, semua orang berpikir kami gila. Mereka bilang kami tidak pernah punya pengalaman dalam menjalankan bisnis di dunia penerbangan, dan bisnis ini tidak akan berhasil. Kalu saja kami mendengar omongan mereka, mungkin kami sudah menyerah dan tidak pernah memulai. Buku ini juga mungkin tidak akan pernah ada,” ungkap Tony saat melakukan peluncuran bukunya di tahun 2017 silam. Tony menilai buku ini menjadi bukti bahwa mimpi itu bisa menjadi kenyataan dan ia ingin memberi semangat bagi semua orang untuk mengejar dan meraih mimpi mereka.


    2. Tulislah kisah kesuksesanmu sendiri


      buku-tony-fernandes-airasia-detikcom

      Percayalah pada hal yang seolah tidak mungkin, bermimpilah, dan jangan pernah bilang tidak sebagai jawaban. Tony selalu menanamkan prinsip tersebut dalam perjalanan karirnya. Meski gagal, Tony menilai itu bukan sesuatu yang masalah. Karena setidaknya dari kegagalan ada hal yang bisa dipetik untuk menjadi pelajaran. “Gagal bukan masalah, karena kamu sudah mencoba, dan kamu bisa mencobanya kembali. Percaya pada diri sendiri dan jangan dengarkan nasihat orang lain. Berjuanglah! Dan tulis kisah suksesmu sendiri,” ungkap Tony.


    3. Pelanggan adalah segalanya

      Bisnis di bidang penyedian jasa menempatkan klien sebagai prioritas utama. Perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang menempatkan pelanggan sebagai yang terpenting dan menjamin kenyamanan serta kepuasannya. Bagi AirAsia membantu menenangkan pelanggan saat penerbangan menjadi hal yang penting. Hal ini membantu menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap maskapai penerbangannya yang telah eksis selama belasan tahun.


    4. Mempunyai visi

      Asean memiliki pasar e-commerce yang sangat menjanjikan. Para pengusaha perlu menyadari hal ini dan menjadikan e-commerce sebagai platform yang penting untuk memulai bisnis mereka. Ada 650 juta orang yang sangat beragam dan semuanya terkoneksi dengan e-commerce hal ini adalah sesuatu yang sangat bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis.

      Sadar akan persaingan global, harus mendasari seorang pebisnis untuk memulai sesuatu. Kepentingan-kepentingan pribadi harus dikesampingkan dan melihat kebutuhan pasar menjadi hal yang harus diutamakan.


    5. Bersyukur adalah kunci kesuksesan

      Tony Fernandes menilai Asean adalah kunci kesuksesan bagi berkembangnya bisnis maskapai penerbangan bertarif rendah, AirAsia. Kekayaan budaya yang dimiliki Asean menjadi kunci keunikan dan keunggulan yang dimiliki AirAsia dan selalu ditunjukkan oleh Tony dalam seluruh materi bisnisnya. AirAsia selalu memunculkan keunikan teksil, arsitektur, seni dan keindahan alam dari Asean. Seperti: Desain batik dari Indonesia, Poom khao bin dari Thailand, Ulos dari Batak Indonesia, Kbach pka Chan dari Kambodia, dan Jongsarat Brunei dari Brunei. Keunikan ini selalu ditonjolkan dan menjadi daya tarik utama bagi AirAsia.

       

      Sebagai seorang pemimpin perusahaan dengan jumlah karyawan yang sangat banyak, Tony mampu menjadi contoh bagi siapapun. Jiwa kepemimpinannya selalu menginspirasi banyak orang. Melalui kekuatan sosial media, Tony juga selalu menyajikan konten-konten yang menarik dan menginspirasi. Perhatiannya terhadap pelanggan dan juga pekerja menjadi kunci sukses utama bagi Tony hingga bisa berada di posisi saat ini.

       

      Beberapa kecelakaan penerbangan yang terjadi dan melibatkan AirAsia selalu menjadi konsen utama bagi Tony. Dalam beberapa kesempatan, Tony selalu menunjukkan perannya sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dengan terjun langsung dalam tiap kejadian. Ini adalah salah satu jiwa kepemimpinan yang dimiliki setiap orang untuk meraih kesuksesan. Di saat-saat krisis Tony sebagai pemimpin utama tidak mundur dan menghindar dari masalah, justru ia hadir untuk memberi solusi dan memecahkan masalah yang terjadi.

       

      Pelajaran dari kisah masa kecil Tony hingga dewasa, dan bagaimana ia menjadi seorang pemimpin dapat dibaca secara lengkap di buku Flying High yang ditulis sendiri olehnya. Buku setebal 243 halaman ini mengulas lengkap bagaimana kisah hidup Tony  yang bisa mengantarkan ia menjadi orang yang sangat berpengaruh di dunia bisnis penerbangan. Sangat menginspirasi!




      [Oleh: Lidya Yuniartha Panjaitan]


      Baca juga: Keren! Inilah 4 Tokoh yang Sukses dengan Modal Nekat


      Baca juga: Bikin Takjub! Inilah 3 Peristiwa yang Mengubah Takdir Tony Fernandes

0

Artikel

Menjadi orang sukses adalah mimpi hampir semua orang. Untuk mendapatkannya, ada beragam jalan yang bisa ditempuh. Asal mau berusaha dan tekun, kesuksesan tentu bisa digapai oleh tanganmu. Salah satu orang yang sukses dalam mengejar mimpi masa kecilnya adalah Tan Sri Anthony Francis Fernandes alias Tony Fernandes, sang boss AirAsia, maskapai murah favoritnya para traveller.



Sebelum mendirikan AirAsia, Tony Fernandes dulunya bersekolah di London School dan mengambil jurusan Ekonomi. Untuk sepak terjang pekerjaan, sebelumnya Tony bekerja dalam industri musik. Namun ketika Tony merasa industri musik kurang bisa menghadapi perkembangan zaman, Tony memutuskan untuk berhenti dari industri tersebut dan nekat membuat keputusan penting yang mengubah hidupnya, yaitu membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia! 

Dan inilah 5 fakta tentang Tony Fernandes yang seru untuk diketahui!

 

  1. Pernah menjabat sebagai orang penting di industri musik Malaysia!


    Sebelum mendirikan AirAsia, Tony Fernandes ternyata adalah seorang direktur manajer termuda di Warner Music (Malaysia) Sdn Bhd. Tak sekadar sampai di situ, dari tahun 1992-2001 dia pun naik menjadi wakil presiden Warner Music Group Asia Tenggara. Saat masa jayanya dan saat Time Warner Inc. bergabung dengan America Online, Tony meninggalkan perusahaan tersebut untuk mengejar impiannya yaitu mendirikan sebuah perusahaan penerbangan yang bertarif rendah.


  2. Tony membeli AirAsia seharga 1 ringgit dari pemerintahan Malaysia?

    Mulanya, AirAsia dimiliki oleh pemerintah Malaysia. Namun, maskapai ini memiliki beban berat yang tak bisa ditanggung. Akhirnya, pada 2 Desember 2001, Tony membeli AirAsia dari pemerintah Malaysia dengan harga simbolik yaitu 1 ringgit saja. Dari situ, Tony Fernandes melakukan pembenahan hingga AirAsia berhasil hingga saat ini. Saat awal-awal penerbangan dilakukan dalam berbagai rute, harga promosi yang ditawarkan AirAsia untuk perjalanannya hanya senilai 10 ringgit.

    Banyak pihak yang meramalkan AirAsia akan rugi, apalagi saat itu penerbangan sedang buruk-buruknya karena kejadian serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat. Banyak orang yang menolak dan tak mau bepergian dengan pesawat. Namun ajaibnya, dalam waktu satu sampai 2 tahun saja, AirAsia mampu menyelesaikan seluruh utang sebelumnya dan tidak lagi mengalami kerugian. Setelahnya, AirAsia melakukan kembali penyusunan organisasi dan melakukan pengembangan pada konsep yang membawa perubahan besar sehingga AirAsia memperoleh keuntungan besar dalam waktu yang singkat.



  3. Menjadi salah satu CEO pertama yang menggunakan sosial media untuk marketing!

    Peka dengan perkembangan, Tony Fernandes banyak menggunakan media sosial resmi maupun pribadinya untuk menjual AirAsia kepada publik. Tony Ferandes sangat mengetahui bahwa teknologi adalah hal yang penting bagi kemajuan bisnisnya. Dia mengambil poin serius untuk mengembangkan website AirAsia, agar semua orang dapat merasa nyaman ketika mengunjungi lamannya. Tony Fernandes menginvestasikan banyak hal dalam lingkup marketing agar maskapai miliknya dapat semakin dikenal oleh dunia.



  4. Tony membangun kultur yang dinamis dalam menjalankan AirAsia

    Tony Fernandes membentuk AirAsia sebagai ‘pabrik mimpi’. Kondisi ini sangat disadari oleh setiap orang bahkan karyawan-karyawannya. Karenanya, setiap orang yang bekerja di AirAsia selalu mengejar passion mereka dan bersenang hati mengerahkan segenap potensi yang mereka miliki untuk hal tersebut.

    Selain itu, AirAsia mengedepankan keterbukaan dan menginginkan orang yang berada di dalamnya untuk lebih kreatif dan menjadi pribadi yang passionate terhadap apa yang mereka lakukan. Maka dari itu, hal utama yang menjadi persyaratan bagi Tony Fernandes ketika merekrut orang-orang untuk bersamanya di Air Asia adalah mereka harus memiliki passion dan berani bermimpi untuk mengejarnya.


  5. Dalam waktu 2 tahun, Tony berhasil mengantar AirAsia menjadi maskapai yang sukses

    Walaupun membeli AirAsia hanya seharga 1 ringgit, tapi marak diketahui juga kalau Tony Fernandes menjadi penanggung seluruh utang terdahulu AirAsia yang mencapai 40 juta ringgit. Demi melunasinya, Tony terpaksa menggadaikan rumah dan mengeluarkan seluruh uang simpanannya untuk membangkitkan AirAsia.

    Ditambah lagi, pada awal-awal munculnya AirAsia, banyak orang yang tidak percaya dengan maskapai ini. Tetapi dengan tekad dan kesungguhan yang kuat, Tony Fernandes tetap menggerakkan AirAsia dan berusaha berlari bersamanya. Saat itu, dia banyak menggunakan wadah online untuk promosi penerbangan. Dan voila, berkat kegigihan dan sikap pantang menyerah, dalam waktu 2 tahun AirAsia sudah dikenal dunia dan memenangi berbagai penghargaan dunia!


    Banyak kisah Tony Fernandes yang bisa dibaca dalam buku Flying High. Tak sekadar cerita kesuksesan AirAsia, dalam buku tersebut Tony juga mengingatkan kepada kita pentingnya bermimpi. Dan berkaca dari kisah Tony Fernandes, kita diingatkan untuk percaya pada power of dream. Jangan pedulikan orang menganggap gila, teruslah berusaha dan perlahan-lahan menjalankannya. Karena kekuatan mimpi mampu membakar semangat yang mulanya terkurung dalam diri kita. Dengan berani bermimpi, kita akan tergerak untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya kita kira tidak bisa kita lakukan.

    Siapa sangka seseorang yang pernah membantu ibunya berjualan wadah makanan plastik ternama ini bisa menjadi boss maskapai terkenal dunia? Tulis mimpi-mimpimu, tulis pula yang menjadi perjalananmu. Hal tersebut berguna untuk menjadi pelajaran ke depannya. Jangan lupa pula untuk selalu bersyukur, setelah mendapatkan apa yang telah diperjuangkan, atau hal di luar yang telah diperjuangkan.

     


    [Oleh: Adzhani Fatimah Az-Zahra]

    Baca juga: 5 Fakta Shailene Woodley yang Akan Membuatmu Tercengang

    Baca juga: 7 Blog Penulis Keren yang Wajib Dikunjungi Saat Butuh Inspirasi


0

X