fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel

Menjalani sebuah hubungan dengan seseorang tentu tak selalu mulus seperti yang diharapkan. Ada saja lika-liku yang kamu hadapi untuk mempertahankan hubunganmu dengan si dia. Mulai dari pacar yang tiba-tiba cuek atau bahkan masih mengingat  mantannya.


ingat-mantan-2

Bagaimana perasaanmu ketika pacarmu masih ingat mantannya? Atau bahkan masih menjalin komunikasi yang intens dengannya. Kamu tentu merasa kesal dan marah.

Ingin rasanya melabrak mantannya dan mengatakan padanya untuk jangan lagi berhubungan dengan pacarmu.

Kamu harus tetap tenang dan jangan mudah terbawa emosi. Jangan sampai kamu kehilangan orang yang kamu sayang hanya karena cemburu buta. Cara-cara dibawah ini bisa kamu lakukan untuk menghadapi sang pacar yang masih mengingat mantannya :

  1. Bersikap biasa saja

Meski hatimu terasa sakit dan geram, kamu harus tetap menjadi dirimu. Jalani hubungan dengannya seperti biasa. Bersikaplah sebagaimana kamu bersikap padanya. Atau kamu bisa berpura-pura tidak tahu bahwa diam-diam pacarmu masih menjalin komunikasi dengan mantannya.

 

      Tunggu sampai ia jujur kemudian berubah dan menyadari bahwa kamu adalah pacar yang pengertian dan tidak cemburuan. Lambat laun pun cara ini akan ampuh dan membuat pacarmu tidak lagi mengejar-ngejar mantannya. Karena ia tahu bahwa sudah ada sosok idaman disampingnya, yaitu kamu.

 

  1. Jangan marah dan emosi berlebihan

Mantan seakan menjadi orang ketiga dalam hubunganmu. Ia menjadi pengganggu ketika kamu sudah bahagia dengan sang pacar. Terlebih bila yang terjadi adalah pacarmu yang sering mencari tahu lebih dulu tentang mantannya.



Baca Juga: Cara menyelamatkan hubunganmu

 

Jangan marah, hadapilah dengan kepala dingin. Ketika kamu tak sengaja melihatnya tengah stalking akun sosial media sang mantan, kamu harus meredam emosimu. Karena akan sulit untuk melupakan seseorang terlebih bila hubungan yang dijalin berlangsung cukup lama.

  1. Cobalah berteman dengan mantannya

Emosi dan curiga berkepanjangan tak ada gunanya. Kamu hanya akan menambah beban pikiranmu. Lebih baik kamu coba berteman dengan mantannya. Cari tahu dia orang seperti apa. Barangkali mantannya adalah orang yang kamu kenal atau bahkan sahabatmu.

 

Coba follow akun sosial medianya, ajak ia berkenalan dan buatlah ia menjadi akrab denganmu. Kemudian kamu bisa mengajak ia bertemu dan kenalkan siapa dirimu. Sehingga ia pun akan tahu diri dan menjaga jarak dengan pacarmu. Kamu pun bisa menambah daftar temanmu.

  1. Berbicara satu sama lain

Banyak pasangan yang memutuskan untuk berpisah karena adanya kesalahpahaman yang terjadi antara keduanya. Kurangnya komunikasi menjadikan hubungan yang telah lama dibina harus kandas di tengah jalan. Bahkan cemburu berlebihan pada sang mantan kerap menjadi pemicunya.

 

Jika kamu merasa ada yang tidak beres dengan hubunganmu, ajaklah ia berbicara satu sama lain. Tanyakan padanya kenapa akhir-akhir ini ia sering sekali mengungkit-ungkit mantannya. Kamu pun sering kali mendapati ia tengah asyik mengobrol sang mantan dan mengabaiknamu.

Kamu tentu merasa cemburu dan emosi. Tapi alangkah lebih baik, bila kamu menjadi pendengar setia baginya. Dengarkan apa yang ia keluhkan dan rasakan. Pahami jika kamu ada di posisi dia yang masih merasa sulit untuk melepaskan seseorang. Cara ini menjadikanmu lebih dewasa dalam menyikapi problematika asmara.

 

  1. Bertahan atau tinggalkan

Jika memang semua usaha sudah kamu lakukan dan ternyata tak membuahkan hasil. Ia masih terus mencari celah untuk menghubungi mantannya. Kamu bisa apa? Tentu kamu tak berhak memaksa ia untuk melupakan sang mantan. Meski kamu pacarnya sekalipun.

 

Pilihan ada di tanganmu. Kamu akan bertahan dalam kecemburuan yang tak berujung atau memilih untuk meninggalkan dan mengakhiri hubungan dengannya. Kecuali bila pacarmu berubah dan mulai menyadari bahwa ia selama ini salah telah mengabaikanmu.

Kamu bisa mempertahankannya. Kikis egomu dan maafkan segala kesalahannya. Tapi bila ia kembali pada tabiatnya dan mulai mengingat mantannya lagi, segera tinggalkan. Kamu berhak dicintai oleh orang yang tepat dan tulus memberi cintanya padamu.

 

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menghadapi pacarmu yang masih mengingat mantannya. Terlepas dari itu, kamu tetap harus memahami bahwa perasaan memang tidak bisa dipaksakan. Sulit untuk melupakan seseorang yang sudah pernah membuat nyaman.

Jika memang kamu tak bisa bertahan dengannya, segera tinggalkan dan bebaskan hatimu. Semoga hubunganmu selalu baik-baik saja, ya


Baca Juga: Tips keluar dari hubungan yang toxic

[Ana Dwi Itsna Pebriana]

0

Artikel

Kamu tentu tahu novel #BerhentiDiKamu yang sedang viral, bukan? Novel yang diangkat dari kisah nyata seorang dokter muda bernama Gia Pratama yang mengalami patah hati, tapi kemudian bertemu cinta sejatinya lewat jalan yang tak biasa. #BerhentiDiKamu menjadi karya pertamanya yang dibukukan.

Dokter Gia Pratama harus patah hati terlebih dahulu sebelum bertemu Syafira, istrinya. Dokter muda ini diputuskan oleh sang kekasih secara tiba-tiba dan yang lebih menyesakkan lagi, hal itu terjadi ketika keduanya tengah berlibur di Eropa.

Kamu tentu penasaran dengan sosok Elsa yang dengan mudahnya berani memutuskan dokter Gia, bukan? Selain tampan dan termasuk dalam kategori lelaki idaman, karier dokter Gia tidak diragukan lagi.

Elsa, dalam novel #BerhentiDiKamu diceritakan memiliki wajah rupawan mirip Alexandra Daddario, aktris Amerika yang berperan sebagai Annabeth Chase dalam film Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief. Terbayang bagaimana kecantikannya, bukan?

elsa dokter gia


Hubungan Gia dan Elsa terjalin kurang lebih satu tahun. Keduanya pun telah saling mengenal satu sama lain. Pun dengan keluarga masing-masing. Banyak hal yang sedari awal membuat mereka merasa cocok, di antaranya karena memiliki hobi yang sama: nonton film.

Obrolan setiap kali berbincang pun menjadi hidup dan renyah. Mereka begitu larut dalam obrolan seru sampai waktu pun tak terasa berlalu begitu cepat. Elsa memang tipikal wanita yang humble, asik, dan berwawasan luas. Siapa pun akan merasa nyaman ketika mengobrol dengannya. Begitupun dengan yang dirasakan Gia.

Tanah Suci Makkah menjadi tempat pertemuan pertama antara Gia dan Elsa. Gia yang saat itu sedang mendamba kehadiran seorang jodoh, merasa harapannya terkabulkan dengan kehadiran Elsa. Elsa pun tak menutup diri ketika diajak berkenalan. Membuka peluang yang besar bagi Gia untuk memperistrinya, begitu pikirnya. Gia pun tak segan meminta kontak Elsa.

Tahap komunikasi via whatsapp pun dimulai. Hingga berlangsunglah pertemuan yang sudah direncanakan sebelumnya. Pertemuan yang intens layaknya orang-orang yang melakukan proses pendekatan terus dilakukan Gia. Ia tak mau kehilangan sosok Elsa, wanita sempurna dan dambaan setiap lelaki.

Dari hasil obrolan panjang mereka, Gia tahu Elsa adalah wanita cerdas dan terbuka untuk berbagi cerita. Ia lulus dari Universitas Negeri dengan nilai IPK yang tinggi. Selain itu, Elsa juga merupakan salah satu finalis kontes kecantikan. Semakin kagumlah Gia pada sosok Elsa.

Pada satu waktu, ketika Gia diundang mampir ke rumah Elsa, ada perasaan takjub tak terkira. Selain cantik dan pintar, Elsa juga ternyata berasal dari keluarga kaya yang parkiran mobilnya saja bisa digunakan untuk bermain sepak bola. Gia semakin yakin, ia tak salah memilih wanita.

Sebulan setelah proses pendekatan, Gia pun memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya pada Elsa. Tanpa ragu, Elsa menerima cinta Gia dan ingin menjalin hubungan dengannya.“Iya, aku izinkan. Kita jalanin bareng, ya.” Ucap Elsa pada Gia seraya menggenggam tangannya.

Sebuah fenomena yang tak biasa bagi seorang wanita cantik nan paripurna menerima cinta dari seorang lelaki. Rasa bahagia pun tak sanggup dibendung. Gia merasa usahanya berjalan begitu mudah dan kini mereka berdua bisa saling merindu satu sama lain ketika pertemuan tak bisa diwujudkan.



Baca Juga: Kisah haru-seru dr. Gia



Rutinitas yang begitu padat membuat Gia dan Elsa kadang kala hanya bisa berkomunikasi via whatsapp. Pertemuan tak bisa sesering dulu. Namun, Elsa tetap menjadi sosok yang asyik ketika diajak mengobrol. Memiliki pengetahuan yang luas memang selalu menguntungkan.

Namun, tiba-tiba Gia merasa Elsa berubah. Sikapnya tak sehangat dulu. Ia menjadi dingin seketika. Membalas chat seadanya dan tak lagi antusias ketika Gia bercerita. “Mungkin ia lelah karena kerjaannya yang super padat, atau mungkin dia sedang PMS.” Pikir Gia. Rutinitas sehari-hari ia jalani seperti biasa, meski Elsa sering kali mengganggu pikirannya.

 Hingga Gia pun memutuskan berlibur ke Eropa bersama Elsa dan juga keluarganya. Tujuannya untuk menghangatkan kembali hubungan yang tengah mereka bina. Rencana untuk melamar di tempat paling romantis pun sudah Gia siapkan.

Namun, Elsa tetap dingin. Sepanjang perjalanan ia hanya sibuk dengan ponselnya tanpa menghiraukan Gia yang begitu antusias mengenalkan berbagai hal tentang Eropa. Gunung Titlis, Swiss menjadi tempat bersejarah yang memilukan bagi Gia. Di tempat itulah Elsa mulai meluapkan segala hal yang mengganjal dalam pikirannya.

Hingga kalimat “Kita temenan aja, ya” terlontar dari mulut Elsa. Ia tidak bisa mencintai Gia dan memilih untuk kembali pada mantan kekasihnya. Liburan yang seharusnya seru, penuh cinta, dan menyatukan dua keluarga, malah menjadi duka dan nestapa bagi Gia.

Hari-harinya di Eropa terasa kelu dan sepi setelah menerima kenyataan pahit di hadapannya. Elsa seakan hanya menjadikan Gia pelarian ketika hatinya sedang kacau. Dan ketika suasana hatinya sudah membaik, ia dengan mudahnya meninggalkan Gia dan kembali pada kekasihnya yang dulu.

Sisa waktu liburan pun terpaksa Gia lewati dengan hati yang kelabu. Sementara Elsa terlihat baik-baik saja dan begitu menikmati keindahan Eropa, meski tanpa ada Gia di sampingnya. Ah, hati manusia memang bisa dengan mudahnya berubah. Elsa memang bukan jodohnya.


Baca Juga: Galau? Coba baca cara menyelamatkan hubunganmu



[Ana Dwi Itsna Pebriana]

0

Artikel, Tips

3 Hal yang Bisa Menyelamatkan Hubunganmu saat Goncang

 

menyelamatkan hubunganBanyak lika-liku yang pasti akan kamu ditemui ketika menjalin sebuah hubungan dengan seseorang. Terlebih bila hubungan itu sudah melewati  gerbang pernikahan. Begitu pula tentu akan banyak faktor yang menyebabkan sebuah hubungan usai begitu saja. Ada yang sudah merasa tidak cocok satu sama lain, ada yang merasa bosan dengan pasangan bahkan ada juga yang usai akibat kemunculan orang ketiga.

Kamu tentu ingin hubunganmu langgeng dengan kisah cinta yang terus berlanjut tanpa akhir. Apalagi bila sudah banyak hal yang dilalui bersamanya. Namun seseorang ada kalanya merasa bosan dan lelah dalam menjalani sebuah hubungan percintaan. Sehingga permasalahan pun kerap muncul dan sulit dihindari.

Kamu sedang galau karena akhir-akhir ini sering bertengar dengan pasangan? Bahkan sering kali kata-kata perpisahan terlontar baik disengaja maupun tidak. Tiga hal dibawah ini bisa menyelamatkan hubunganmu saat goncang. Kamu wajib baca !

 

  1. Lebih memberi perhatian

Memiliki pasangan adalah kebahagiaan tersendiri bagi setiap orang. Ia menjadi tempat berbagi keluh kesah dan sosok yang selalu menemani dalam menjalani kehidupan. Tak heran perjuangan untuk mendapatkan pasangan pun terbilang sulit dan membutuhkan kesabaran.

Bagi kamu yang sudah ditakdirkan bertemu dengan pasangan idamanmu, patut berbangga dan bahagia. Ketika yang lain masih berusaha mencari dan memperjuangkan, kamu sudah mendapatkan dan bertemu pasangan yang kamu harapkan.

Maka ketika kehidupanmu dengannya dirundung permasalahan, bukan ego yang harus kamu kedepankan. Cobalah beri ia perhatian melebihi biasanya. Barangkali kamu terlalu sibuk dengan urusanmu sehingga terkesan mengabaikannya.

Ia akan merasa dianggap ada, ketika kamu memberi ia sebuah perhatian lebih. Karena ada kalanya ia merasa lelah dengan berbagai rutinitasnya dan akan bertambah lelah ketika kamu tak menghiraukannya. Jangan ragukan kekuatan dari sebuah perhatian. Kamu tentu tak mau hubunganmu berakhir hanya karena hal sepele, bukan?

 

  1. Jangan saling menyalahkan

Rasa lelah dengan berbagai rutinitas yang menguras tenaga dan pikiran sering kali menjadi pemicu munculnya permasalahan. Kamu dan ia sering mempersoalkan hal-hal yang sama sekali tak ada hubungannya dengan kehidupan kalian berdua. Sehingga terjadilah pertengkaran tak berujung.

 

 

Ketika adu mulut seakan menjadi bumbu sehari-hari dalam kehidupanmu, lunakkan hatimu sejenak. Kesampingkan egomu. Tak ada salahnya bila kamu meminta maaf padanya terlebih dulu meski kamu tak merasa bersalah sedikitpun.

Pikirkan kembali bagaimana kalian bisa bersatu dan merajut kasih bersama. Ingatlah perjuangan yang telah kamu lakukan untuknya dan apa yang ia lakukan untukmu. Belajar untuk tidak saling menyalahkan. Ada saatnya kamu harus menjadi sosok yang tidak pendendam dan penuh pemaaf.

Beri ia pengertian bahwa tak ada gunanya selalu menyalahkan satu sama lain. Masih banyak hal yang harus kalian hadapi dan selesaikan dibanding mempersoalkan hal-hal yang justru berujung pada perpisahan. Hubungan kalian terlalu berharga bila harus kandas di tengah jalan karena ego semata.

 

  1. Komunikasi dari hati ke hati

Polemik seputar asmara terlebih dalam kehidupan rumah tangga, menjadi salah satu hal yang paling banyak menguras pikiran. Menjadi persoalan yang ketika tidak bisa dipecahkan, akan berpengaruh pada urusan-urusan lain. Bahkan kerap kali kesehatan pun menjadi terganggu.

Ketika kamu menjalani kehidupan yang baru bersama pasangan tentu akan berbeda dengan kehidupan yang kamu jalani sebelumnya. Kamu harus serba hati-hati dalam bertutur kata dan bersikap. Mencoba memahami apa yang diinginkan pasangan adalah bagian dari bentuk kedewasaan.

 

 

Tentunya kamu pun menginginkan masa depan yang membahagiakan dengan ia yang kini bersamamu. Karena hal itu memang menjadi tujuan utama ketika kamu memutuskan untuk hidup dengannya. Melalui berbagai suka duka bersama.

Namun tahukah kamu bahwa banyak pasangan yang memutuskan untuk berpisah karena adanya kesalahpahaman yang terjadi antara keduanya. Kurangnya komunikasi menjadikan hubungan yang telah lama dibina harus kandas di tengah jalan. Tentu kamu tak menginginkan hal ini terjadi, bukan?

Coba ajaklah ia berbincang dari hati ke hati jika kamu sudah merasa ada yang tidak beres dengan hubunganmu. Mulailah dengan obrolah ringan dan santai. Buatlah ia merasa nyaman dengan topik yang kalian obrolkan.

Kemudian tanyakan padanya kenapa akhir-akhir ini sering sekali muncul permasalahan antara kalian berdua. Bahkan kalian terkadang cenderung membesar-besarkan hal kecil. Cari penyebabnya bersama.

Meskipun kamu merasa kesal, tapi alangkah lebih baik bila kamu menjadi pendengar setia baginya. Dengarkan apa yang ia keluhkan dan rasakan. Begitupun denganmu, ungkapkan semua hal yang mengganjal dalam hatimu.

 

Temukan solusi bersama untuk memperbaikinya. Jalin selalu komunikasi yang baik dengannya. Bila hal ini terus dilakukan, hubunganmu akan terselamatkan dari ancaman perpisahan yang sering kamu takutkan. Cobalah!

 

Itulah 3 hal yang bisa menyelamatkan hubunganmu saat goncang. Saling terbuka satu sama lain menjadi kunci suksesnya sebuah hubungan. Mulailah tanamkan prinsip bahwa mempertahankan memang tak semudah ketika memulai, namun hanya orang-orang hebatlah yang bisa melakukannya.

Sudah terlalu banyak hal yang kalian perjuangkan demi terwujudnya kehidupan saat ini. Jangan mau kalah oleh keadaan yang kerap mengganggu dan menggoyahkan prinsipmu. Pahami bahwa mengakhiri adalah jalan terakhir bagi orang yang berputus asa. Hubungan kalian terlalu berharga untuk diakhiri.

Selamat mencoba, semoga kamu dan ia akan terus bersama.

0

Artikel, baru, Info

review competition
Bagi kamu para penggemar novel romantis nan inspiratif pastinya sudah khatam novel #BerhentiDiKamu, dong? Novel ini bisa membuat siapapun baper dengan kisah yang disuguhkannya.

Kamu ingin membagikan kisah romantis dari novel #berhentidikamu kepada para netizen? Tunggu apalagi? Let’s join NOVEL REVIEW COMPETITION !

Caranya super simpel kok.

  • – PAP novel #berhentidikamu seunik mungkin
  • – Review novelnya di caption maksimal 150 kata
  • – Upload di akun instagrammu
  • – Gunakan hashtag #berhentidikamu #mizan35 #mizanreviewcompetition
  • – Tag tiga teman kamu
  • – Dan juga tag akun @mizanpublishing tentunya

Berhadiah gak sih? Pastinya dooong ! Cekidot

  • Juara 1 Voucher Belanja Rp. 750.000
  • Juara 2 Voucher Belanja Rp. 500.000
  • Juara 3 Voucher Belanja Rp. 250.000

 

Kuyy ikutan dan darrrrrrr menangkan hadiahnya!!

Selengkapnya kepoin akun instagram kita : @mizanpublishing

0

Artikel, Tips

Menjalani sebuah hubungan yang menyenangkan adalah dambaan setiap orang. Terlebih bila seseorang yang sedang bersamamu bisa menjadi teman berbagi yang selalu ada. Tidak hanya sebagai pasangan, ia hadir sebagai sahabat dan bahkan terkadang menjadi sosok orang tua yang selalu membimbingmu.

Namun, bagaimana bila pasangan atau pacarmu justru memiliki kepribadian sebaliknya, jauh dari apa yang kamu harapkan? Sering kali ia bersikap atau berkata kasar padamu. Meski di awal pertemuan sikapnya tidak demikian. Kamu kini terjebak dalam hubungan yang toxic (baca : hubungan yang tak sehat).


Sejak lama kamu ingin mengakhiri hubungan tak sehat dan merugikan ini, tapi kamu tak ingin menyakiti. Berdalih bahwa ia pernah berjasa dalam hidupmu, membuatmu tak berani untuk memutuskannya. Namun, rasa tertekan dan seakan dibatasi menjadi hal yang paling mengganjal untukmu. Tentunya kamu tak ingin terus-menerus terjebak dalam situasi ini, bukan? Kamu bisa mencoba tips berikut untuk keluar dari hubungan yang toxic.

 

  1. Terima dan akui jika memang kamu berada dalam hubungan yang tidak sehat

Kamu perlahan menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan hubunganmu. Bahkan ketidaknyamanan kerap kamu rasakan, tapi hati kecilmu selalu menyangkal dengan berdalih bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Semua orang punya kekurangannya masing-masing.

 

            Begitupun dengan pasanganmu, dia bersikap kasar padamu memang sudah begitu wataknya. Itulah pembelaan yang selalu kamu lakukan. Tapi, sadarkah kamu bahwa hal itu sebetulnya hanya menyiksa dirimu?

Kamu mungkin sangat menyayangi dia meskipun sudah disakiti berulang kali. Bila pasanganmu mengetahui ini, ia akan memanfaatkan perasaanmu sebagai senjata. Menutupi atau berusaha membenarkan hubunganmu tidak akan membuat hubungan kalian berdua semakin menyenangkan. Kamu hanya menunda waktu. Sadari dan segera akhiri.

 

  1. Buatlah ia menyadari apa yang salah

Ketika pertengkaran muncul, sering kali tak ada pihak yang mau dipersalahkan ataupun mengakui kesalahannya terlebih dahulu. Padahal kamu tahu dialah yang kerap kali memulai sebuah pertengkaran. Kamu seakan ada di posisi yang selalu dipersalahkan.

 

Tentunya, kamu tak ingin hal itu berlangsung terus-menerus, bukan? Cobalah sejenak menghilang dari pandangannya. Jangan dulu berkomunikasi dengannya. Hindari ia sebisa mungkin.

Buatlah ia merasa kehilanganmu dan ketika suasana sudah agak mencair, ajaklah ia untuk berbicara empat mata dan keluhkan semua hal yang kamu rasakan. Katakan padanya, jika sikapnya tak kunjung berubah, perpisahan adalah solusinya.

 

  1. Putuskan dia segera

Kamu dan dia belum pasti berjodoh, masih banyak kemungkinan lain yang pasti terjadi. Karena takdir tetap Allah yang menentukan, bukan kamu dan dia. Kalian berdua hanya mampu berikhtiar di atas kehendak-Nya. Begitupun ketika hubungan yang kalian jalani ternyata tidak membuahkan hasil yang baik, mengakhirinya adalah pilihan bagimu.

 

 

Putus memang menjadi momok yang menakutkan baginya jika sudah telanjur sayang padamu. Begitupun sebaliknya. Karena tak bisa dimungkiri hatimu juga pasti berat untuk melepasnya. Sudah begitu banyak yang ia lakukan untukmu.

Terlalu banyak kisah yang kalian lalui bersama. Mulai dari suka maupun duka. Terlebih bila hubunganmu dengannya sudah berlangsung cukup lama. Tapi daripada dipaksakan membuat hatimu tak nyaman, lebih baik putuskan dari sekarang.

 


Baca Juga: Kisah Cinta Dramatis



  1. Bulatkan tekad

Kamu mungkin telah melewati perkelahian ataupun perang mulut dengannya. Kejadian itu sudah terjadi hampir sepanjang waktu. Bahkan di sengaja atau tidak, ucapan “Tidak ada gunanya bersama lagi” sering kali terlontar dan menjadi pemicu perdebatan yang tak berkesudahan.

 

Hingga kalian pun memutuskan untuk berpisah dan mengakhiri semuanya. Meski setelah berpisah masih ada kemungkinan dia akan mendatangi dan memintamu kembali. Percayalah dia tidak akan datang dan meminta dengan sikapnya yang kasar seperti dulu melainkan dengan rasa penyesalan. Kemudian mengatakan 1001 janji bahwa ia tak akan mengulangi tindakannya.

Jangan pernah tergoda untuk memulai kembali. Karena hal itu hanya akan membuatmu semakin terkekang dan justru menyiksa dirimu. Segera ucapkan selamat tinggal dan kuatkan tekadmu untuk benar-benar melepaskannya. Yakinlah, ini adalah jalan terbaik bagi kalian berdua.

 

  1. Konsultasi dengan teman

Tak bisa dimungkiri setelah sekian lama terjebak dalam hubungan toxic, kamu bisa kehilangan rasa percaya diri. Kerap kali kamu berada di fase yang membuatmu ingin menjauh dari semua orang, terlebih bila kamu sering kali teringat ucapan dia yang merendahkan atau selalu membuatmu memandang negatif terhadap diri sendiri.

Ketika kamu berada di fase ini, usahakan untuk selalu bersama orang lain yang bisa dipercaya, seperti sahabat ataupun orangtuamu. Kurangi waktu untuk menyendiri karena hal itu hanya akan membuatmu kesepian dan bisa saja muncul keinginan untuk kembali padanya.

Keluhkan semua hal yang kamu rasakan. Mintalah saran dan nasihat dari mereka. Terlebih bila mereka sudah berpengalaman dalam persoalan yang kamu alami. Hal itu perlahan akan membuatmu tenang dan memunculkan kembali rasa percaya diri.

Itulah 5 tips untuk keluar dari hubungan yang toxic. Kamu harus mencobanya jika tak mau terus-menerus berada dalam hubungan yang menyiksa batinmu. Daripada dipendam semakin lama, justru hal itu akan membuat hatimu semakin tersiksa.

Ketika hubunganmu dengannya diawali secara baik-baik, maka mengakhirinya pun harus dengan cara yang baik pula, meski sikapnya kini tak lagi seperti dulu. Percayalah, kamu adalah pribadi yang kuat dan tangguh. Semoga kamu selalu dipertemukan dengan orang baik, ya.

[Ana Dwi Itsna Pebriana ]



Baca Juga: Alasan Tepat Putusin Pacar

0

Artikel, Info

Siapa sih yang gak mau jalan-jalan, apalagi ke eropa. Si negeri biru yang sangat mengaggumkan dengan gedung-gedung khasnya. Bahkan, di indonesia sendiri gaya-gaya rumah eropa dijadikan heritage dan bahkan desain rumah mahal. Berada di sana adalah impian bagi sebagian banyak orang yang menyukai eropa.Terlebih, untuk kalian pecinta club sepak bola eropa seperti Barcelona, Manchester United, Ac Milan, Bayern Munich yang mewakili negara-negara eropa yang sangat indah.

Bukan tidak mungkin perasaan itu bisa kita rasakan dari membaca. Salah satu bacaan yang menarik di akhir tahun ini adalah novel berjudul #BerhentiDiKamu karya dr Gia Pratama. Kisah ini viral di twitter dan ditunggu 2 juta orang lebih. Melalui akun @GiaPratamaMD, dr Gia menceritakan bagaimana jalan-jalan ke eropa adalah hal yang dia tungg. Bagaimana tidak, karena itu adalah agenda besarnya bersama sang kekasih kala itu.

Merasakan indahnya Salju Abadi di pegunangan Titlis Swiss dan menyeberangi jembatan gantung dan berduaan di dalam gondola menikmati pemandangan salju di bawahnya adalah impian besar bagi kebanyakan orang. Dalam novel #BerhentiDiKamu cerita dinginnya salju ternyata menjadi pertanda kedinginan hati seseorang. Ibarat di lempar dari gunung yang tinggi, dan merasakan dasar kaki gunung.

Nahas memang, tapi cerita eropa tidak berhenti di sana. Meski tertusuk belati harapan hampa  Perjalanan kesendirian dr Gia saat itu di eropa tetap berlanjut. Beberapa negara seperti German, Belanda, dan banyak lagi negara eropa yang dia datangi akan membawamu seolah berada di sana.

Keseruan itu begitu terasa ketika setiap detail landmark di setiap negara kamu bisa baca secara deskriptif dalam novel itu. Yuk, jangan sampai kelewat untuk ikut PO novel #BerhentiDiKamu yang sudah akan launching pada 8 Desember 2018 di Gramedia Matraman.

0

Artikel, Info, Resensi

Menjadi dokter mungkin pernah terlintas di benak kamu ketika kecil ketika ditanya soal cita-cita. Dokter adalah profesi yang mulia dan cukup terpandang. Mengenyam pendidikan yang tidak sebentar, ditambah biaya sekolah kedokteran yang tidak murah kelak terbayar dengan berbagai tugas mulia dan bisa menyelamatkan banyak jiwa yang membutuhkan pertolongan.

Namun, Pernahkah terbayang jika kamu menjadi seorang dokter, hari-hari seperti apakah yang akan kamu lalui? Rutinitas seperti pergi ke rumah sakit sesuai jadwal shift, menunggu pasien datang, melakukan tindakan seperlunya, bercengkerama dengan kolega, dan begitu seterusnya setiap hari. Biasa saja, bahkan kedengarannya membosankan seperti pekerja kantoran. Atau, ada stigma malah menjadi dokter itu enak dan santai. Pasien yang datang keluhannya mungkin tidak berat, cukup diresepi obat, selesai, lalu mendapatkan gaji yang besar setiap bulannya.

Semua pandangan itu sepertinya terbantahkan dengan kisah-kisah viral yang dibagikan oleh dokter muda, dr. Gia Pratama pada akun Twitternya sejak beberapa waktu lalu. Kisah-kisah suka dukanya saat menjadi koas di salah satu rumah sakit daerah dan menjadi dokter UGD banyak menarik perhatian netizen dan melahirkan sebuah pandangan baru terhadap profesi dokter. Gia banyak bercerita tentang sebagian pengalamannya selama menjadi dokter, mulai dari kisah yang lucu, sedih, haru, seram, tragis, aneh, sampai yang penuh keajaiban.

Tulisannya mengundang banyak komentar dari para followers-nya. Tidak sedikit pula yang ikut terbawa suasana dan bahkan menaruh simpati kepada sang dokter dan pasien-pasien yang dia temui. Di tengah kesibukannya, Gia rajin membagikan kisahnya setiap hari dengan harapan bisa menyebarkan hikmah positif. Melalui kacamatanya, kita bisa melihat dan merasakan bagaimana serunya menjadi dokter yang harus menghadapi berbagai pasien yang memiliki situasi dan latar belakang yang berbeda setiap harinya.

Tidak semua kisah dia bagikan di Twitter. Ada beberapa ‘The Untold Stories” yang kemudian Gia putuskan untuk menceritakannya ke dalam sebuah novel berjudul #BerhentiDiKamu, yang akan rilis secara resmi pada 8 Desember dan sudah mulai membuka pre-order di beberapa toko buku online. Semua kisah di dalam bukunya disajikan lebih detail, lengkap dengan berbagai ilustrasi yang membangun suasana cerita menjadi lebih hidup. Penasaran bagaimana kisah sang dokter melewati hari-harinya yang tidak biasa dan lain daripada kisah yang lain? 

0

baru, Resensi, Review

 

Berawal dari patah lahirlah sejarah. Barangkali kalimat itu adalah slogan yang tepat untuk kisah dr. Gia Pratama. Seorang dokter muda yang kini tengah menerbitkan sebuah novel yang ditunggu-tunggu para pembaca, #BerhentiDiKamu. Kabarnya, novel ini akan rilis pada 8 Desember mendatang. (ayobandung.com)

novel-berhentidikamu

Novel ini berisi kisah seputar perjalanan asmara yang dilalui dr. Gia. Mulai dari cerita patah hatinya oleh seorang wanita yang menawan dan sempurna, sampai akhirnya bertemu dengan jodoh lewat bisul yang tak terduga. Kisah yang amat unik dan menarik untuk dibaca.

Dokter lulusan Universitas Yarsi ini pernah mengalami patah hati yang teramat dalam. Ia diputuskan oleh sang kekasih ketika tengah berlibur bersama di Eropa. Tidak hanya mereka berdua,  namun masing-masing keluarga pun turut serta.

Perjalanan dua keluarga ini menjadi momen yang sangat dr. Gia nantikan sejak dulu sampai ia begitu mempersiapkan hal-hal terkecil sekalipun. Sesuai dengan apa yang ia tulis di akun twitter pribadi miliknya. (@GiaPratamaMD)

London dan Paris sebagai kota yang romantis di Eropa, menjadi saksi bisu perjalanan cinta dr. Gia. Setiap perjalanan yang dilalui terasa indah meski cuaca saat itu tak mendukung sekalipun. Ia benar-benar tak mau melewatkan saat-saat berharganya.

Dalam novel tersebut diceritakan bahwa sang kekasih tiba-tiba meminta dokter Gia untuk hanya menjadi temannya. Wanita yang selama ini menjadi satu-satunya tumpuan dalam hidupnya, tanpa sebab yang jelas memilih untuk pergi. Hubungan yang telah dibina selama setahun lamanya, harus kandas begitu saja.

Suasana liburan yang harusnya menyenangkan, justru menjadi duka dan nestapa bagi dokter Gia. Bangunan harapan yang sekian lama dibangun pun runtuh seketika. Dokter Gia berada di jurang kesedihan dan kegalauan yang amat dalam.

 

novel-berhentidikamu-2

Namun di tengah kisah patah hati itu takdir langsung bekerja. Dokter Gia tak sengaja bertemu dengan seorang pria yang tak lagi muda di sebuah lobi hotel tempat ia menginap bersama keluarga ketika berllibur di Eropa.

 Pria itu tengah duduk dan ada yang tidak beres dengan posisi duduknya, seperti sedang menahan sakit dan akan bertambah sakit ketika duduknya di posisi sempurna. Ternyata pria tersebut memiliki bisul di pantatnya.

Meski  saat itu dokter Gia sedang berada dalam suasana hati yang pilu, ia tak melalaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang dokter. Gia pun mengobati pria yang ia sebut sebagai pasien dadakan. Hingga akhirnya pria itu berhasil sembuh dari sakit bisulnya.

Setelah tragedi bisul di lobi hotel, pria yang ditolong dr. Gia pun mengenalkannya dengan seorang gadis yang tak lain adalah keponakannya, Syafira Imaniar. Ia pun memberikan nomor ponsel Syafira pada dokter Gia. Hingga berlangsunglah sebuah pertemuan.

 

novel-berhentidikamu-
Dalam pertemuan pertamanya, dokter Gia langsung merasa ada kecocokan dengan Syafira. Begitupun sebaliknya. Hingga mereka pun dipertemukan kembali di pelaminan dan menjadi pasangan suami-istri yang bahagia.

Siapa sangka bisul bisa membawanya pada cinta sejati? Cinta yang bahkan tak pernah ia duga akan datang dengan cara demikian. Seperti apa yang ia tulis di akun twitternya yang sampai sekarang menjadi viral:

How I found my wife… Jodoh itu benar Allah yang menentukan, bukan murni hasil keegoisan keinginan kita. You can do anything as hard as you can do tapi pada akhirnya Allah tahu yang terbaik untuk kita.

Karena momen patah hati adalah ajang untuk semakin menguatkan diri. Jadikan ia sebagai bahan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi sesama. Seperti apa yang dilakukan dokter Gia.

Kisah dokter berkaca mata ini terbilang romantis dan inspiratif. Kisah ini selalu bisa menginspirasi 2,6 juta netizen Indonesia setiap minggunya. Bahkan sebagaimana dilansir dalam hot.detik.com novel #BerhentiDiKamu akan difilmkan.

0

Artikel

restu-mertua-2

Menjalani hubungan percintaan tidak hanya melibatkan dua insan yang saling mencintai saja. Ada pihak lain yang turut ambil peran, yaitu calon mertua. Mereka akan terlibat dalam proses pemberian restu atas hubungan yang kalian jalani.

Namun, proses untuk mendapat restu dari calon mertua tidak mudah. Kerap kali kamu akan dihadapkan dengan penolakan, meski kamu sudah mempersiapkan segala sesuatu sebaik-baiknya. Karena setiap orang tua menginginkan yang terbaik bagi anaknya apalagi perihal pendamping hidup.

 

Hal ini akan bertambah sulit apabila calon mertuamu sangat kritis dan cenderung perfeksionis. Kekurangan sekecil apa pun bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menerima atau menolakmu sebagai menantunya. Beberapa tips di bawah ini bisa membantumu untuk mendapatkan restu dari calon mertua. Kamu harus coba!


  1. Berikan kesan baik di awal pertemuan
restu-mertua-3

Kamu mungkin sering mendengar pepatah lama, “Don’t judge book by its cover.“ Pepatah ini memiliki arti jangan menilai seseorang dari tampilan luarnya saja atau pada kesan di awal pertemuan. Namun, pada kenyatannya, banyak orang yang justru melakukan hal sebaliknya. Mereka cenderung menilai karakter seseorang pada pertemuan pertama.

Vivian Zayas, Ph.D., seorang dosen psikologi di Cornell University berpendapat bahwa kecenderungan menarik simpulan mengenai seseorang dalam sepersekian detik atau di awal pertemuan, pada dasarnya tidak selalu mengarah ke hal yang negatif (hallosehat.com). Kesan pertama di awal pertemuan memang bisa menjadi patokan dalam menilai seseorang yang baru ditemui.

 

Hal ini bisa saja terjadi pada calon mertuamu. Kamu harus bisa memberikan kesan yang baik di awal pertemuan dengan mereka. Jangan samakan orang tua calon pasangan dengan orang tuamu di rumah. Mereka jelas berbeda, meski sama-sama orang tua. Kamu tetap harus mengutamakan etika ketika berhadapan dengan calon mertuamu terlebih di awal pertemuan.

 

  1. Kenali budaya keluarganya
restu-mertua-5

Setiap keluarga memiliki budaya atau kebiasaan tersendiri yang selalu dijalani. Ketika kamu menjalin hubungan dengan seseorang, mau tidak mau kamu pun harus mengetahui dan mengikuti budaya yang ada dalam keluarganya. Bila tidak, keseriusanmu bisa saja diragukan oleh calon mertua.

 

Mulai cari tahu hal-hal apa saja yang sering dilakukan oleh keluarga calon pasanganmu. Agar ketika kamu berkunjung atau bahkan hidup bersamanya kelak, kamu sudah memiliki bekal dan tidak akan merasa canggung. Mereka pun akan benar-benar menganggapmu sebagai bagian dari keluarganya, bukan lagi sebagai orang asing.


  1. Selalu memperhatikan waktu ketika berkunjung

Banyak orang yang sering lupa waktu ketika berkunjung ke rumah sang dambaan hati. Hal ini acap kali membuat keluarganya geram dan ingin rasanya agar kamu pergi segera. Menghadapi situasi semacam ini, kamu harus mengalah dan mengikis egomu perlahan. Meski rindu pada si dia terus memanggilmu untuk sebuah pertemuan.

 

Pilihlah waktu yang tepat untuk berkunjung. Usahakan jangan sampai mengganggu waktu istirahat mereka. Kemudian segeralah berpamitan bila tidak ada lagi hal penting yang akan kamu obrolkan dengannya. Karena hal-hal kecil semacam ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon mertuamu.

Siapkan juga buah tangan terbaik untuk keluarganya. Buah tangan bisa menjadi salah satu amunisi untuk menghangatkan suasana ketika kamu berkunjung. Setidaknya kamu tidak datang dengan tangan hampa.



Baca Juga: Yakin dia Jodohmu?


Baca Juga: Dokter Gia Punya Cara luluhkan calon mertua



  1. Jangan ceritakan kekurangan calon pasanganmu di hadapan orang tuanya


Sudah menjadi sifat lahiriah manusia bila ingin dipuji kelebihannya. Ia tentu tak ingin ada orang yang mengetahui kekurangannya sekecil apa pun. Termasuk orang tua si dia, calon pasangan yang kamu idamkan. Mereka hanya tahu anaknya adalah putra atau putri terbaik yang mereka miliki.

Ceritakanlah kelebihan calon pasanganmu pada mereka. Tapi tentunya harus sesuai dengan fakta yang ada, bukan malah megada-ada. Namun, jangan sampai melontarkan kritikan seputar kekurangan dia, karena calon mertuamu tentu akan tersinggung mendengarnya.

 

Kecuali bila orang tuanya terlebih dulu mengungkapkan dan menyiratkan agar kamu bisa membimbing anaknya menjadi lebih baik. Kamu harus tetap tenang dalam menanggapinya dengan penuh percaya diri.

Yakini mereka bahwa kamu sangat mengenal baik anaknya dan bisa menerima apa pun yang ada pada dirinya. Jangan sampai ucapanmu menjadi bumerang yang menyebabkan restu dari calon mertua menjadi sulit untuk kamu dapatkan.



  1. Bisa menjadi teman ngobrol yang mengasyikkan

Tidak semua orang pandai berinteraksi dengan orang yang usianya jauh di atasnya terlebih dengan calon mertua. Rasa canggung kadang kala menjadi penyebab utama. Lidah terasa kelu ketika berhadapan dengan mereka. Takut kalau salah dalam melontarkan kata atau mengucapkan hal-hal yang sama sekali tak menarik menurut mereka.

 

Kamu harus sering berinteraksi dengan orang tuamu terlebih dahulu agar perlahan terbiasa mengobrol dengan orang yang usianya jauh di atasmu. Kenali topik-topik yang banyak diminati mereka, bukan hanya yang kamu sukai semata. Karena obrolan anak muda seringkali berbeda dengan orang tua.

Bersikaplah apa adanya dan gunakan bahasa sehari-hari yang tidak terlalu baku agar tercipta suasana yang hangat dan tidak tegang. Seperti halnya kamu yang ingin dihargai, jangan pernah memotong pembicaraan mereka. Dengarkan dengan saksama apa yang mereka utarakan dalam obrolan tersebut.

restu-mertua-4

Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba dalam mendapatkan restu calon mertua. Percayalah bahwa usaha akan berbanding lurus dengan hasil yang akan didapatkan. Jika usaha dan proses yang kamu jalani baik, hasil pun tak akan menghianatinya. Jangan pernah lelah apalagi berputus asa.

Selamat mengejar restu! Semoga calon mertuamu luluh, ya.

[Ana Dwi Itsna Pebriana ]


Baca Juga: Doa mendekatkan Jodoh

 

 

0

Artikel

kisah-cinta-dramatis-2 

Dalam menjalin sebuah hubungan tak selamanya mulus seperti yang diharapkan. Banyak lika-liku yang akan ditemui di tengah jalan. Pun tak sedikit faktor yang menyebabkan sebuah hubungan usai begitu saja, misalnya: ada yang merasa tidak cocok satu sama lain, tak mendapat restu dari orangtua, dan kemunculan orang ketiga.

Momen putus, apalagi secara tiba-tiba memang sangat menyakitkan. Terlebih ketika rasa cinta sedang ada pada fase ‘sayang-sayangnya’. Fase dunia seakan milik berdua dan merasa bahwa dia adalah orang yang tepat untuk menemanimu dalam menjalani hari-hari yang melelahkan.

Namun, tahukah kamu kisah putus cinta paling dramatis yang pernah terjadi? Atau barangkali kamu pun pernah mengalaminya. Yuk, simak!


  1. Diputusin di Negeri Orang Saat Liburan Bersama

 kisah-cinta-dramatis-3

Kisah putus cinta ini berasal dari curhatan dokter Gia Pratama yang viral di twitter. Dokter ini mengalami putus cinta yang dramatis dan membuat haru. Berawal dari perjalanan asmaranya dengan seorang wanita cantik yang cukup sempurna di mata dokter Gia.

Wanita itu merupakan salah  satu finalis kontes kecantikan dan berasal dari keluarga yang kaya. Dua insan ini melalui hari-harinya bersama dan memiliki hobi yang sama. Salah satunya hobi nonton bola. Bahkan, kedua keluarganya pun sudah saling mengenal satu sama lain sampai memutuskan berlibur ke Eropa.

Perjalanan ini menjadi momen yang yang dinantikan dokter Gia sejak lama dan ingin membuatnya bahagia sampai ia mempersiapkan hal-hal terkecil sekalipun. Cuitan-cuitan tersebut ia tulis di akun pribadi milik sang dokter di @GiaPratamaMD.

London dan Paris menjadi saksi bisu perjalanan dua keluarga yang diharapkan akan menjadi besan. Setiap perjalanan yang dilalui terasa indah, meski cuaca saat itu tak mendukung (akurat.co).


Namun, semua itu tak berlangsung lama. Selang beberapa waktu, ketika masih berlibur, sang kekasih dambaan hati, tiba-tiba memutuskan hubungan dengan sang dokter dan ingin menjadi teman saja.

Bangunan harapan yang sekian lama dibangun pun roboh. Dokter Gia pun berada di ambang jurang kesedihan dan kegalauan yang amat dalam. Namun, kini kegalauan itu telah sirna. Ia telah bahagia dengan cinta sejatinya yang Allah pertemukan dengan cara yang tak terduga: mendapat jodoh gara-gara bisul!

Kisah dr.Gia ini dituliskan dalam novel #berhentidikamu dengan apik. Kamu bisa dapatkan bukunya di link ini: Beli




Baca Juga: Tips meyakinkan diri kalau dia memang jodohmu

 

  1. Pacaran bertahun-tahun, di pelaminan hanya jadi tamu

kisah-cinta-dramatis-4

Masih ingat dengan kisah Risna dan Rais yang sempat meramaikan jagat sosial media? Ia dan pacarnya yang kini tengah menjadi suami orang lain telah menjalani hubungan selama 7 tahun.

Hubungan mereka terpaksa kandas karena orang tua Risna tidak memberi restu kepada keduanya. Rais pun memilih untuk mencari wanita lain yang bisa menerimanya dengan setulus hati.

Hingga saatnya Rais pun menikah, tapi bukan dengan Risna. Risna hanya jadi tamu undangan di pesta pernikahan tersebut. Risna pun tak kuasa menahan tangis kesedihan di pelukan Rais yang juga menangis sesenggukan.

 

  1. Rela Menabung Demi Halalkan pacar, Malah ditinggalkan

Kisah dramatis ini berawal dari curhatan seorang pemuda di Facebook bernama Fizai. Ia tengah menjalani hubungan dengan seorang wanita pilihannya selama 3 tahun. Banyak hal yang  mereka lalui bersama.

Dalam postingannya, ia menceritakan pengorbanan dirinya demi membawa sang pacar ke pelaminan. Ia rela menabung untuk persiapan menikah dengan sang kekasih. Postingan tersebut sudah dibagaikan ribuan kali oleh pengguna facebook (tribunnews.com).

Namun, usaha Fizai berakhir memilukan. Sang kekasih memutuskan hubungan dengannya tanpa alasan yang jelas. Betapa kecewa dan beratnya hati Fizai menerima keputusan ini. Tapi, apa daya ia hanya bisa menerima dan mengambil pelajaran.

 

  1. Putus karena Beda Pilihan Politik

kisah-cinta-dramatis-5

Putus cinta tak hanya karena tak direstui orang tua ataupun perselingkuhan. Putus cinta juga bisa karena perbedaan pilihan politik. Contohnya yang dialami Febri Wahyuni Sabran, caleg DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) (tribunnews.com).

Cerita Febri putus cinta karena berbeda pilihan politik itu viral setelah video yang disebar akun Facebook PSI 29 Agustus lalu. Video tersebut kemudian viral Selasa (11/9/18). Video berdurasi 1 menit 23 detik itu berisi testimoni sejumlah bakal calon legislatif PSI, salah satunya Febri Wahyuni Sabran.

Dalam video tersebut, para bakal caleg yang mayoritas berusia muda diberi pertanyaan, “Apa yang sudah kamu korbankan untuk menjadi caleg?” “Banyak banget yang aku korbanin, salah satunya putus dari mantan aku yang beda partai,” jawab Febri Wahyuni Sabran di video tersebut.

Kontan, jawaban Febri mengundang perhatian netizen. Sementara di akun instagram pribadinya (@uniebby), wanita berusia 25 tahun itu menuliskan sejumlah argumen politiknya, termasuk juga soal kisah asmara yang kandas karena perbedaan pilihan politik.

Ia menuturkan bahwa dirinya dan sang mantan hanya ingin sama-sama memberi ruang dan tak mau mengikat. “Karena kami beda pilihan, takutnya nanti ke depan ada berseberangan. Aku sih sebenarnya sangat menghargai perbedaan, cuma ketika perbedaan bisa berkolaborasi, itu lebih bagus,” tuturnya (todayline.me).



  1. Diselingkuhi padahal Pinangan di depan mata


Beberapa waktu lalu Facebook sempat diramaikan dengan curhatan seorang pemuda yang berakhir viral. Postingan itu menceritakan kisah pilu yang dialami pemuda bernama Aidil. Ia tengah menjalin hubungan dengan seorang gadis 5 tahun lamanya.

 

Namun di pertengahan jalan, ia mendapati kekasihnya selingkuh dengan lelaki lain. Hal ini membuat Aidil kecewa karena ia sudah berniat akan meminang sang gadis dalam waktu dekat.

kisah-cinta-dramatis-6

Di saat aku ingin meminangmu, di situ aku tahu bahwa kamu selingkuh,” tulis Aidil di akun Facebook pribadinya. Kisah Aidil ini kemudian dibagikan akun Irwan Sfri dan telah dibagikan puluhan ribu kali oleh pengguna facebook lainnya.

 

Itulah 5 kisah putus cinta memilukan nan dramatis yang bisa dijadikan pelajaran bagi para pembaca. Menyadari bahwa perihal jodoh sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.



Kisah-kisah tersebut pun menjadi pengingat untuk tidak mencintai dan menautkan hati terlalu dalam. Semoga kisah cintamu selalu membahagiakan, ya.

[Ana Dwi Itsna Pebriana ]

Baca Juga: Cara melupakan Mantan

Baca Juga: Alasan Tepat Putusin Pacar

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 2NO NEW POSTS
X