fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel



Sahabat KKPK ada yang gemar bermain game atau online game? Ada kabar baik nih untuk kalian … Sahabat mungkin sudah sering mendengar bahwa di negara-negara lain sudah sering diselenggarakan turnamen bermain game. Sekarang Indonesia juga sudah mulai menyelenggarakan turnamen serupa. Hadiah yang ditawarkan juga tidak main-main. Bisa mencapai ratusan juta rupiah! Begini lengkapnya …

Bermain game bukan hanya untuk kepuasan pribadi dan membuang-buang waktu saja. Sekarang mulai banyak organisasi atau club yang menampung para gamer dengan profesional.
Seperti sebutannya, profesional berarti dia dibayar untuk bermain game.

Dan hadiah kompetisi itu hanya bonus, karena para gamer ini juga dibayar setiap bulannya seperti pekerja pada umumnya. Bayarannya pun cukup besar untuk ukuran anak sekolah atau mahasiswa. Ya, kabar baiknya kamu tidak perlu minta uang jajan kepada orang tua lagi.




Salah satu contohnya adalah club Fortius Gaming yang baru-baru ini timnya memenangkan turnamen League of Legends Garuda Series (LGS) Spring 2017 pada awal bulan April ini.

Tim yang diperkuat oleh Kyle Williams, Kenny Marcellino, Truong Vinh Thanh, Tran Thanh Lam dan Surya Wana Bakti ini berhasil membawa pulang hadiah sebesar Rp 100 juta dari total hadiah Rp 250 juta yang disediakan oleh panitia. Turnamen seperti ini masuk ke dalam kategori E-Sport dan sudah diakui di berbagai negara.





Meskipun kebanyakan para gamer adalah laki-laki, ada juga lho perkumpulan gamer yang anggotanya semua perempuan. Salah satunya adalah NXA Ladies. Salah satu gamer terkenal dari club ini adalah Kak Monica atau lebih dikenal dengan sebutan Nixia.

Selain bermain game, Kak Nixia ini membuat situsnya sendiri yang berisi tentang ulasan dan pendapat dia saat bermain game dengan peralatan atau gadget tertentu. Berkat ulasannya di situs itu, Kak Nixia bahkan sering mendapat sponsor peralatan seperti laptop, keyboard, dan headset yang nilainya diatas 27 juta rupiah!

Selain itu, setiap tiga bulan sekali Kak Nixia dan club nya juga mendapat gaji dalam satuan dolar yang mencapai USD 10 ribu atau sekitar Rp 137 juta.




Sama seperti profesi lain, menjadi gamer profesional membutuhkan kerja keras, kedisiplinan dan ketekunan. Ditambah harus pintar membagi waktu karena kebanyakan para gamer ini masih bersekolah atau kuliah.

“Dulu saya mulainya juga waktu masih sekolah. Semuanya bisa dilakukan asal bisa ngebagi waktu dengan baik,” kata Kak Kenny. Nah, bukan berarti Sahabat harus fokus bermain game dan melupakan tugas utama Sahabat sebagai pelajar, ya! Sahabat harus membagi prioritas juga.

Kalau Sahabat bisa terus memberikan nilai bagus di sekolah, pasti orang tua kamu juga akan memperbolehkan kamu berkarir secara profesional di industri game ini. Kabar tambahan, bahwa industri ini sedang dalam kondisi baik dan akan terus meningkat seiring dengan majunya teknologi informasi dan dunia digital.



Jadi, kalau kamu bisa dibayar untuk melakukan hobi kamu, mengapa tidak?  



[Oleh : Rini]

0

X