fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel

Kereta api bawah tanah itu sudah tidak aneh, tapi kalau kereta api bawah laut? Memangnya ada? Bagaimana, ya? Setelah melalui beberapa kali penyempurnaan, kereta api berbahan bakar batu bara pertama mulai beroperasi sekitar tahun 1825.

Melalui teknologi yang semakin canggih orang-orang terus menciptakan inovasi terhadap transportasi umum ini. Kereta api sudah tidak menggunakan batu bara sebagai bahan bakarnya. Bahkan, kereta api sudah menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak motornya.



Jalur kereta api juga terus berinovasi, demi tata ruang yang efisien. Ada jalur yang diciptakan di atas daratan, bahkan sekarang ada jalur bawah laut! Benar, Sahabat tidak salah baca. Kereta ini meluncur di dasar laut. Jalur kereta bawah laut ini berada di Turki. Nama kereta ini adalah Marmaray.

Kata ‘Marmara’ mewakili Laut Marmara, sedangkan kata ‘Ray’ artinya kereta. Jadi, Marmaray adalah kereta yang melintasi lautan Marmara. Kereta Marmaray melintas di bawah laut melalui sebuah terowongan. Dan pada Oktober 2013, terowongan ini mulai beroperasi.

Terowongan ini membentang melalui selat Bosphorus. Selat ini adalah selat yang memisahkan Turki bagian Asia dengan Turki bagian Eropa. Selat ini juga menghubungkan Laut Marmara (Asia) dengan Laut Hitam (Eropa). Panjang terowongan ini mencapai 13,6 km dengan kedalaman sekitar 55 m.



Sebenarnya, menciptakan kereta bawah laut ini merupakan cita-cita terpendam pemerintahan Turki. Sejak 150 tahun lalu, pada masa kepemimpinan Sultan Abdul Majid I (1830-1861), sudah memiliki keinginan menggabungkan Turki bagian Asia dengan bagian Eropa. Sayangnya, mimpinya itu terhalang oleh teknologi.
Tapi pada akhirnya, kereta  bawah laut ini sudah terealisasi.

Proyek pembangunan kereta bawah laut ini menghabiskan dana hingga  US$ 4.5 miliyar dan membutuhkan waktu kurang lebih tiga tahun. Kereta bawah laut ini bisa menjadi solusi mengatasi kemacetan di kota-kota besar seperti Istanbul, Turki.


Kalau Sahabat KKPK nanti menjadi seorang penemu, teknologi apa, sih, yang Sahabat ingin temukan? Ceritakan pada kita, ya, di rumahkkpk.com.



(Penyunting: Kak Aas)
0

X