fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel

 


Nike, produsen peralatan olahraga asal Amerika Serikat membuat gebrakan dengan menciptakan hijab khusus untuk para atlet wanita muslim. Pemakaian hijab dalam kancah olahraga internasional sempat menjadi kontroversi.

Apalagi beberapa atlet muslim sempat dilarang untuk mengikuti pertandingan karena memakai hijab. Contohnya, sampai tahun 2014 FIFA melarang atlet untuk mengenakan hijab saat bertanding. Mereka mengatakan bahwa alasan pelarangan itu bukan karena isu rasial, tetapi mempertimbangkan keamanan yang bisa disebabkan oleh hijab.


Tetap saja, banyak orang melihat alasan ini kurang bisa diterima. Sebelumnya, Nike mengadakan kampanye dengan menampilkan atlet-atlet wanita asal Timur Tengah sebagai model dalam berbagai iklannya. Sampai pada akhirnya, setahun kemudian Nike meluncurkan inovasi produk terbarunya, yaitu sebuah penutup kepala yang di khususkan untuk atlet muslim yang berhijab.

Nike mengklaim bahwa penutup aurat ini aman dipakai saat bertanding karena bahannya yang ringan, menyerap keringat dan sangat lentur. Membuat pergerakan sang atlet tidak terbatas dan tidak khawatir hijab tersebut akan bergeser atau bahkan terlepas.


nike-pro-hijab-muslim-female-athletes-2
Pihak Nike mengatakan bahwa Nike Pro Hijab ini terinspirasi oleh atlet angkat berat, Amna Al Haddad yang juga merupakan salah satu duta produk Nike. Amna seringkali mengunjungi laboratorium riset Nike di Oregon. Amna sering mengeluhkan bahwa dia kesulitan untuk mencari hijab yang ringan dan nyaman dipakai saat bertanding. Alhasil, Amna harus mencuci hijabnya setiap malam selama musim pertandingan.

Oleh karena hal itu, Nike menciptakan produk yang menurut banyak orang akan sangat bermanfaat untuk atlet wanita, khususnya para muslimah. Untuk memperkenalkan jilbab ini, Nike sendiri menggandeng atlet seluncur es kelas Olimpiade Musim Dingin asal Abu Dhabi, Zahra Lari, serta pelari asal Mesir Manal Rostom. 

Di akun Instagramnya, Zahra dengan bangga memamerkan produk Nike yang baru bisa dibeli pada 2018 tersebut. Sedangkan Manal berhasil muncul di akun Instagram Vogue Arabia.


via idntimesdotcom
Gebrakan ini diharapkan dapat menghapus stigma negatif yang menempel pada hijab di dunia internasional. Diharapkan juga dapat mempengaruhi banyak pihak yang selama ini melarang atlet untuk mengenakan hijab saat bertanding. Karena keamanan diri sudah tidak lagi bisa menjadi alasan.

Produk ini sendiri telah melalui tahap riset dan percobaan yang langsung diuji oleh atlet profesional. Pada akhirnya, setiap perempuan berhak mengejar mimpinya. Terlepas dari agama yang diyakininya atau pakaian apapun yang ingin dikenakannya.

Jika mereka ingin memakai hijab saat melakukan olah raga, mengapa tidak? Usaha Nike yang memfasilitasi wanita muslim untuk terus mengejar mimpinya ini patut diacungi jempol, ya Sahabat!
0

X