fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel

Mizaners, siapakah tokoh inspiratif favoritmu?

Dalam Islam, wanita merupakan makhluk yang mulia. Dilansir dari azzlam.com, sebenarnya kedudukan wanita dan pria itu setara. Tidak ada perbedaan antara keduanya dalam hal perbuatan. Pria maupun wanita memiliki hak yang sama sehingga keduanya tidak pantas untuk didiskriminasi. Dan, seiring berjalannya waktu, banyak tokoh Muslim inspiratif di dunia yang muncul untuk memberikan motivasi kepada masyarakat luas, termasuk para Muslimah yang memiliki banyak prestasi di berbagai bidang dan bisa menjadi contoh yang baik bagi kaum Hawa lainnya.

Berikut ini, kami rangkum 7 tokoh Muslimah dunia yang berpengalaman di berbagai bidang dan bisa menginspirasi kehidupan kamu.

  1. Heraa Hashmi

    Heraa Hashmi - Buku Yasmin Mogahed

    Heraa Hasmi adalah perempuan biasa keturunan India-Amerika. Yang membuat ia menjadi sosok inspiratif adalah keputusan beraninya membela Islam yang dipandang sebelah mata akibat beberapa teror dari oknum tertentu yang telah terjadi. Secara langsung, Heraa memberi tahu dunia bahwa Muslim adalah agama yang menjunjung tinggi perdamaian dengan cara membuat Google Spreadsheet yang memuat banyak data mengenai Muslim yang melarang terorisme. Usahanya membuahkan hasil karena Google Spreadsheet yang dibuatnya menjadi viral. Bahkan, Spreadsheet tersebut kini sudah berkembang menjadi situs bernama Muslim Condemn sehingga orang-orang bisa lebih mudah mengakses. Apa yang dilakukan Heraa ini tentu bisa membantu untuk meminimalisasi anggapan yang melenceng tentang Islam dan mengajak masyarakat untuk lebih tahu bahwa Islam sangat melarang dan mengutuk aksi teror dalam bentuk apa pun.

  2. Ibtihaj Muhammad

    Ibtihaj Muhammad - Buku Yasmin Mogahed

    Atlet anggar asal Amerika Serikat. Tidak sekadar atlet, Ibtihaj adalah atlet Muslim pertama Amerika berhijab yang berhasil memenangi medali perunggu dalam Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016. Selain menjadi atlet, Ibtihaj juga mengeluarkan brand fashion bernama Louella bersama saudaranya. Tak hanya itu, ia juga menjalin kerja sama dengan Peter Westbrook Foundation, sebuah organisasi yang didirikan atlet Olimpiade, Peter Westbrook. Organisasi ini bertujuan membina anak-anak yang ingin belajar anggar.


    Ibtihaj juga dikenal sebagai atlet yang senantiasa mempertahankan hijab yang ia kenakan. Sebagaimana ucapan sang ayah bahwa anggar merupakan cabang olahraga yang senantiasa mengakomodasi agamanya karena penutup seluruh tubuh tetap dibutuhkan ketika melakukan kegiatan tersebut. Prestasi dan kegigihan Ibtihaj pun menggerakkan hati Mattel Inc. untuk menciptakan boneka Barbie berhijab pertama di dunia. Perilisan boneka ini diharapkan bisa menjadikan banyak wanita berani melampaui batas dalam mengejar impian dan menjadi apa yang mereka inginkan.

  3. Tawakkul Karman



    Tawakkul Karman - Buku Yasmin Mogahed

    Tawakkul Karman merupakan seorang jurnalis sekaligus aktivis yang selalu membela hak asasi manusia. Dilansir dari kompas.com, Tawakkul adalah wanita yang berani menentang rezim Yaman pimpinan Presiden Ali Abdullah Saleh yang tengah menghadapi prahara politik di negeri paling selatan jazirah Arab pada masanya. Pendiri kelompok “Jurnalis Wanita Tanpa Belenggu” ini dijuluki Ibu Revolusi. Sikapnya yang kritis dan berani berhasil mengantarkan Tawakkul menerima penghargaan Hadiah Nobel Perdamaian pada 2011.

  4. Hana Tajima


    Hana Tajima - Buku Yasmin Mogahed

    Hana adalah trendsetter dunia. Kiprahnya dalam bidang fashion berhasil menunjukkan bahwa wanita Muslim pun bisa berkarier baik di bidang tersebut. Wanita mualaf yang sudah lama mempelajari filsafat ini membagikan hasil karyanya melalui blog yang pada akhirnya bisa menjadi inspirasi bagi kaum muda yang ingin berkarya di bidang yang sama. Kesuksesannya dalam bidang ini pun membuat brand busana ternama, UNIQLO, tertarik untuk berkolaborasi dan menjadikan Hana sebagai ikon fashion Muslim yang berpengaruh di dunia.


  5. Dalia Mogahed


    Dalia Mogahed - Buku Yasmin Mogahed


    Dalia merupakan wanita Islam pertama yang menjabat penasihat di Gedung Putih. Tugasnya meningkatkan persepsi Amerika Serikat di mata umat Muslim pada masa pemerintahan Barack Obama. Sebelum menjalani karier di Gedung Putih, wanita yang sudah meluncurkan buku bersama John L. Esposito berjudul Who Speaks for Islam? What a Billion Muslims Really Think itu juga sudah memiliki lembaga manajemen konsultan bernama Mogahed Consulting di Washington, DC. Dalia juga memiliki pengaruh yang penting dalam dunia politik di Amerika Serikat. Dalam wawancaranya bersama Al-Arabiya, Dalia menyampaikan pesan bahwa jilbab yang ia kenakan tidak menjadi masalah. Yang paling penting baginya adalah bagaimana ia bisa memberikan ide dan rekomendasi pemikiran yang akan bisa melibatkan warga Amerika untuk sebuah tujuan yang sama.


  6. Malala Yousafzai


    Malala - Buku Yasmin Mogahed


    “Seharusnya jangan ada diskriminasi terhadap bahasa, warna kulit, bahkan agama seseorang.” Itu adalah salah satu kutipan yang disampaikan oleh Malala Yousafzai, seorang aktivis yang berasal dari kota Mingora, Pakistan. Ketika masih berusia sebelas, Malala menulis mengenai kerasnya kehidupan di bawah pemerintahan Taliban dan bagaimana sulitnya mendapatkan pendidikan untuk anak-anak dan perempuan di sana. Perjuangannya dalam membela hak pendidikan dan kebebasan bagi anak-anak dan perempuan pun menjadikan dirinya sebagai penerima Nobel Perdamaian 2014.


  7. Yasmin Mogahed

    Yasmin Mogahed - Buku Love and Happiness

    Yasmin Mogahed adalah influencer dan penulis yang sudah mengeluarkan beberapa buku, salah satunya Reclaim Your Heart. Psikolog ini juga meraih gelar Master dalam bidang Jurnalistik dan Komunikasi Massa. Setelah lulus, Yasmin menjadi dosen Islamic Studies dan instruktur menulis di Cardinal Stritch University. Selain itu, ia pun aktif sebagai pembicara internasional yang berfokus dalam pengembangan spiritual dan menjadi penulis tetap di Huffington Post. Tulisan-tulisan Yasmin berangkat dari kisah hidupnya, yang ia ramu sebagai sebuah karya yang kini sudah dibaca oleh banyak orang di seluruh dunia. Tulisannya mengenai hubungan manusia dengan Yang Mahakuasa pun berhasil menginspirasi para pembacanya. Belum lama ini, ia mengeluarkan bukunya berjudul Love & Happiness.





    [Oleh: Shafa Nur Nafisa]



    Baca juga: 7 Wanita Pejuang Kemerdekaan di Dunia, Keren Banget!

    Baca juga: 8 Motivator Terkenal di Dunia yang Bisa Menginspirasimu 
0

Artikel

Dalam hidup, pasti ada beberapa peristiwa yang menjadi ‘ledakan’ perubahan atas jalan yang ditapakinya. Hal tersebut memerlukan keputusan bulat dan berani dari orang yang bersangkutan. Salah satu CEO yang terkenal dalam dunia maskapai penerbangan yaitu AirAsia merupakan seorang pemimpin asal Malaysia yang telah mengambil langkah berani ketika mengambil alih AirAsia dari pemerintahan Malaysia.

  • Kalau tidak keluar dari pekerjaan sebelumnya, Tony Fernandes tak akan menggapai mimpi untuk menjadi CEO maskapai penerbangan bertarif murah.

Buku-Flying-High-Tony-Fernandes


Saat bersekolah di London dulu, Tony Fernandes kesulitan untuk pulang ke kampung halaman karena harga tiket yang sangat mahal. Dari situlah muncul mimpi untuk memiliki maskapai penerbangan jarak jauh dengan tarif rendah, agar orang-orang selain dirinya dapat bepergian dengan mudah. Tak hanya dijadikan mimpi belaka, Tony Fernandes benar-benar mewujudkannya. Namun, perjalanannya tidak semudah itu.

Sebelum akhirnya menjadi CEO maskapai penerbangan, Tony Fernandes berkecimpung dalam industri musik Malaysia. Dia menjadi seorang direktur manajer termuda di WarNer Music Malaysia. Jenjang karirnya mulus di sana, bahkan dia naik jabatan menjadi wakil presiden Warner Music Group Asia Tenggara.

Kejayaan Warner Music makin memuncak ketika mereka bergabung dengan America Online. Kondisi yang demikian ‘menyenangkan’ tidak membuat Tony Fernandes benar-benar senang. Setelahnya, dia mengambil langkah untuk keluar dari Warner Music, meninggalkan semua jabatan yang sudah diraihnya, dan memilih untuk mengejar mimpinya. Keluar  dari Warner Music, Tony Fernandes membeli maskapai penerbangan yang hampir bangkrut dari pemerintah Malaysia, yaitu AirAsia.


Kalau tidak nekat membeli maskapai AirAsia dari pemerintah Malaysia dan tidak mengambil risiko untuk membayar seluruh utang AirAsia, Tony tak akan dikenal sebagai seorang CEO pemberani yang gila!


Buku-Tony-Fernandes-Flying-High-AirAsia


September 2001 adalah masa-masa yang buruk bagi industri penerbangan. Setelah kejadian serangan 9/11 di Amerika Serikat, banyak orang yang menolak dan tidak mau bepergian dengan menggunakan pesawat. Pada saat itulah, lagi-lagi Tony Fernandes mengambil langkah yang luar biasa. Dia nekat membeli maskapai penerbangan AirAsia dari pemerintahan Malaysia.

Harga beli simbolik Air Asia saat itu hanya RM 1, namun kondisi AirAsia saat itu hampir bangkrut dan memiliki utang sampai RM 40 juta! Demi melunasinya, Tony terpaksa menggadaikan rumah dan mengeluarkan seluruh uang simpanannya, demi membangkitkan kembali AirAsia, demi mewujudkan mimpi-mimpinya.


Banyak orang yang tidak percaya dengan maskapai gagasan Tony Fernandes. Tetapi dengan tekad dan kesungguhan yang kuat, Tony Fernandes tetap berusaha sekuat tenaga menggerakkan AirAsia dan terus-menerus mencoba berlari bersamanya. Tony Fernandes tidak merasa keputusannya salah, dia justru merasa bahwa waktu dia membeli AirAsia, adalah saat-saat yang tepat. Banyak hal baik dan peluang yang dia dapatkan.

Di balik kejadian mengerikan serangan 11 September, harga tiket pesawat menurun hingga 40%. Belum lagi banyak pula tenaga kerja berpengalaman yang putus kerja karena kejadian itu. Banyak maskapai yang hampir mengalami kebangkrutan. Dari kondisi itu, Tony Fernandes mendapat banyak ‘keuntungan’. Dia mudah merekrut orang-orang berpengalaman tersebut, untuk bergabung bersama maskapai miliknya.

Tak gentar, Tony Fernandes tetap berpikiran positif. Dia percaya bahwa orang-orang Malaysia akan menyambut baik tarif penerbangan yang rendah apalagi saat itu keadaan ekonomi sedang ketat. Dan benar saja, segala perhitungan dan pemikirannya saat itu, serta usahanya yang tak putus mampu membawa AirAsia menjadi maskapai penerbangan yang dikenal dunia seperti sekarang.

  • Bertindak berani, hingga memunculkan hak pendaratan bukan hanya untuk AirAsia saja, tapi juga untuk maskapai penerbangan tarif rendah lainnya.

AirAsia-Tony-Fernandes

Pencapaian terbesar Tony Fernandes adalah kembali memulihkan AirAsia sebagai maskapai penerbangan internasional. Pada pertengahan 2003, Tony Fernandes meminta persetujuan Mahatir untuk menurunkan izin hak pendaratan. Dia pun berhasil memperoleh hak tersebut. Atas tindakannya, hak pendaratan tak hanya berlaku bagi AirAsia saja, namun juga kepada maskapai penerbangan tarif rendah lainnya. Selain itu, Tony Fernandes juga berhasil merevolusikan industri penerbangan melalui penerbangan tarif rendah, gagasannya ini sangatlah berdampak bagi industri penerbangan.

Performa kerja Tony Fernandes juga dianggap cemerlang. Karenanya, dia berhasil mendapatkan penghargaan Visionaries and Leadership Series dari International Herald Tribune, yang merupakan perusahaan surat kabar Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan kepadanya sebagai pengakuan terhadap prestasi sebuah perusahaan dan kemahirannya atas mengurus perusahaan tersebut.

Kemahiran dan upayanya tercermin dari tindak yang dia lakukan. Baru-baru ini, Maret 2018, beredar video petugas darat di bandara yang melempar barang-barang bagasi penumpang. Tony Fernandes mengambil tindakan untuk meminta maaf atas kejadian itu. Tony Fernandes pun mengunggah video tersebut di akun Facebook pribadi miliknya. Dia pun akan bertanggung jawab atas adanya kejadian tak mengenakkan tersebut. Tony Fernandes melakukan langkah yang cepat dan bijak, sehingga nama baik AirAsia cepat kembali pulih. Masalah pun tidak berlarut-larut.

Kabur dari masalah dan membiarkan orang lain yang menyelesaikannya bukanlah tindakan yang baik dan tepat untuk dilakukan. Dengan berani dan bertanggung jawab, Tony Fernandes langsung turun tangan dan menghadapi permasalahan yang ada.

Tony Fernandes memang merupakan atasan yang tidak segan bekerja langsung dengan staf-stafnya. Dia membuktikan bahwa dia merupakan salah satu pemimpin yang baik. Untuk menjadi pemimpin yang baik, setidaknya dia memiliki pengalaman tentang bagaimana pekerjaan berjalan dengan dan tanpa karyawan.

Kalau Tony tidak melakukan pekerjaan turun langsung ini, belum tentu dia menjadi pemimpin yang baik seperti sekarang.

Tony menggunakan strategi bisnis yang sederhana dan rendah hati. Da tidak memberikan batasan antara pekerja dengan dirinya. Dengan tidak adanya batasan tersebut, staf Tony Fernandes dapat bertanya atau berinteraksi langsung dengannya, kapan pun, dan di mana pun. Tony Fernandes selalu memberikan motivasi kepada stafnya agar mereka percaya, bahwa baginya mereka adalah prioritas utama. Tony meyakini bahwa ketika dia berhasil membuat karyawannya nyaman dan bahagia, maka karyawannya akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya.

Pemikiran sederhana dan membumi dari Tony Fernandes, serta kisah-kisah tentang dirinya hingga dia sukses seperti saat ini dapat dibaca dalam bukunya yang berjudul Flying High. Tak hanya memukau, buku tersebut juga memuat kisah hidup Tony, dari masa kecilnya, orangtuanya, hingga mimpi-mimpi yang telah mengantarkannya menjadi salah satu pengusaha berpengaruh di Asia, bahkan dunia!




[Oleh: Adzhani Fatimah Az-Zahrah]



Baca juga: 5 Fakta Menarik Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia 

Baca juga: Keren! Inilah 4 Tokoh yang Sukses dengan Modal Nekat

 

0

Artikel

Kamu bingung harus update apa lagi hari ini? Update malam mingguan, sudah. Update ngopi di kafe, sudah. Update OOTD juga sudah. Hmm, mungkin kamu bisa coba update quotes inspiratif di bawah ini. Dijamin followers kamu pun akan ikut terinspirasi.

Quotes-quotes berikut berasal dari buku terbaru dari presenter kawakan, Feni Rose, berjudul The Secret of Nekat Presenter. Buku yang rilis pada September 2018 lalu ini berisi tentang perjalanan Feni Rose selama menjadi presenter, dari presenter F1 sampai Rumpi … No Secret.


  1. . Berhentilah “mengharapkan pujian”. Just do better and better, kalahkan dirimu yang kemarin dan biarkan pujian mengejarmu


    Buku The Secret of Nekat Presenter Feni Rose

    Eits. Siapa nih yang masih melakukan sesuatu karena mengharapkan pujian?

     

    Dalam buku The Secret of Nekat Presenter, Feni menceritakan pengalamannya ketika masih menjadi pembawa acara F1 di televisi. Feni yang saat itu awam dengan balapan F1 merasa sudah berusaha keras agar dapat membawakan acara tersebut dengan baik. Dia melakukan riset dengan tekun, menghafalkan segala hal tentang F1, bahkan tanpa malu-malu bertanya tentang hal-hal yang dia tidak mengerti. Dia pun berharap orang lain akan memberikan pujian, bukan malah melontarkan kritik yang membuat sakit hati.

     

    Namun, Feni akhirnya sadar bahwa mungkin saja dia memang belum melakukan pekerjaan dengan benar sehingga dia menerima banyak kritikan yang. Terlebih, Feni juga menyadari bahwa kesalahannya saat itu adalah karena terlalu mengharapkan pujian–sedangkan kenyataan yang terjadi tak sesuai dengan harapan. Harapan yang tak sesuai dengan kenyataan memang menyedihkan, guys!



  2. Orang yang dihargai bukanlah yang berbakat tapi pemalas, namun yang tekun dan mau belajar

    Buku-the-secre-of-nekat-presenter


    Meskipun terkenal sebagai presenter acara infotainment, ternyata Feni Rose juga merupakan seorang penari. Salah satu jenis tarian yang Feni kuasai adalah tari balet. Dalam buku The Secret of Nekat Presenter, dia menuliskan bahwa perlu 5 tahun belajar balet untuk bisa menggunakan pointe shoes. Setiap latihan usai, Feni mendapati rasa perih berupa memar di balik kuku jempol dan kulit buku jari manis yang terkelupas. Dari pengalaman itu, Feni belajar bahwa orang lain tidak perlu tahu pedihnya jari-jari kaki yang berdarah di dalam pointe shoes. Menari juga mengajarkan Feni Rose bahwa orang yang dihargai bukanlah yang berbakat tapi pemalas, namun yang tekun dan mau belajar.



  3. Masa lalu hanya untuk dilihat sekilas, tak perlu dipandang lama-lama

    Buku-Feni-Rose-The-Secret-of-Nekat-Presenter

    Move on, guys!


  4. I love you, but I love myself more

    Quotes Inspiratif

    Kenapa Feni sampai bisa mengatakan hal ini? Pengalaman ketika bekerja dengan salah satu program televisi yang melambungkan namanya ternyata harus berakhir dengan kurang mengenakkan. Hal ini membuat Feni sadar, bahwa boleh saja kamu mencintai sesuatu, misalnya pekerjaan, tetapi yang lebih penting adalah mencintai diri sendiri. Seperti yang dilansir pada situs mindbodygreen.com [07/18], mencintai diri sendiri itu penting karena berharap “menjadi” orang lain adalah hal yang akan membuat kamu sengsara. Kamu juga tidak bisa memaksa orang lain mencintai dirimu. Oleh karena itu, ketika kamu mulai mencintai diri sendiri, kamu akan terbebas dari ekspektasi berlebihan untuk dicintai oleh orang lain.


  5. Cinta itu Menyembuhkan

    Quotes-Inspiratif

    Ketika sedang menghadapi fase “badai” dalam karirnya, Feni Rose sempat terkena serangan stres yang sampai-sampai membuat dia merasa dimusuhi seluruh dunia (lebay!). Namun Feni menemukan cara untuk melewati “badai” tersebut, salah satunya dengan cinta. Feni melakukan hal yang dia cintai, selain pekerjaannya, yaitu menari. Feni Rose juga percaya bahwa Tuhan akan memberikan jawaban dan pelajaran-Nya melalui aktivitas-aktivitas yang dia lakukan, pemandangan yang dia lihat, orang-orang yang dia temui, atau buku yang dia baca. Selama dia membuka pikiran, dia yakin bahwa dia akan bisa menangkap pelajaran yang Tuhan berikan.

     

    Masih butuh banyak inspirasi? Temukan inspirasi-inspirasi lain disertai dengan gaya humor khas Feni Rose dengan membaca buku The Secret of Nekat Presenter. Sssst!



    [Oleh: Fauziah Hafidha]


    Baca juga: 5 Buku yang Wajib Baca Bagi Kamu yang Berputus Asa

    Baca juga: 8 Motivator Terkenal di Dunia yang Bisa Menginspirasimu

    Baca juga: 7 Blog Penulis Keren yang Bisa Dikunjungi Saat Butuh Inspirasi

0

Artikel

Katanya, jadi orang sukses modalnya harus besar. Entah modal uangnya, pendidikan kerennya, atau latar belakang keluarga yang kebanyakan juga sukses. Katanya, definisi sukses adalah mereka-mereka yang punya jabatan tinggi di suatu perusahaan atau mereka yang justru mendapat penghargaan pendidikan. Terkesan sulit untuk digapai. Sampai-sampai keinginan menjadi sukses seperti sekadar ada di pikiran saja. Tapi kenyataannya, definisi sukses sekarang ini tidak melulu tentang bekerja di suatu perusahaan besar atau harus punya modal uang yang banyak.

Belakangan, banyak orang yang mulai melirik wirausaha ketimbang menjadi karyawan di perusahaan dan menjejak karir di sana. Kesuksesan finansial bisa diperoleh dari membangun usaha sendiri dan memulai dari nol. Menjadi sukses juga bisa ditempuh dengan melewati jalan panjang berliku terlebih dahulu. Bahkan, kesuksesan juga bisa dimodali dengan kenekatan. Tidak percaya? Ini bukti kalau ada 4 tokoh yang sukses dengan bermodalkan nekat.

  1. Elon Musk, sang Bos Paypal yang  disebut juga sebagai Iron Man versi dunia nyata!

    Buku Elon Musk

    Lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Afrika Selatan, Elon Musk yang ternyata seorang introvert ini mengembangkan minatnya di dunia komputer. Elon sekarang ini dikenal sebagai pengusaha yang gemar sekali melakukan dobrakan di bidang teknologi. Karakter Tony Stark atau Iron Man yang ada di film superhero itu ternyata sedikit banyak terinspirasi dari tokoh dunia nyata, yaitu Elon Musk.

    Ketika kecil, Elon Musk belajar sendiri bagaimana melakukan dan menjalankan sebuah program. Sampai-sampai, di umurnya yang baru 12 tahun, Elon Musk sudah membuat penjualan perangkat lunak pertamanya, Blastar, yang dia kembangkan dari permainan yang dia ciptakan sendiri.


    Sang introvert ini pun pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan semasa sekolah. Dia pernah sampai dirawat di rumah sakit setelah didorong hingga terjatuh dari atas tangga oleh sekelompok penindas. Dia pun pernah dipukuli hingga pingsan. Namun, bukannya malah berkepribadian pesimistis, Elon Musk justru lahir besar menjadi seorang introvert dengan segudang ambisi dan ide brilian.

    Pada usia 20 tahun (1989), Elon pergi belajar bisnis dan fisika di Universitas Pennsylvania. Setelah selesai, dia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Stanford (1992). Namun, baru 2 hari bergabung, momen ketika dia masuk ke Universitas Stanford untuk gelar Ph. D-nya bertepatan dengan ‘ledakan’ di internet. Dengan modal nekat, Elon keluar dari Stanford dan meluncurkan perusahaan pertamanya, Zip2 Corporation. Dari Zip2 Corporation, Elon mendapatkan uang tunai sebesar US$ 307 juta dan US$ 34 juta (opsi saham) dari Compaq Computer Corporation (1999). Nekatnya Elon memiliki artian bahwa dia adalah tipe pribadi yang mudah mengambil keputusan dalam waktu singkat, namun dalam artian yang positif.

    Setelah Zip2 berada di bawah naungan Compaq Computer Corporation, Elon kembali mendirikan perusahaan yang dia namai X.com.  Dari X.com, muncullah sistem pembuatan PayPal oleh Elon. Pada tahun 2002, PayPal diakusisi oleh eBay seharga US$ 1,5 miliar. Luar biasa!

    Tak berhenti di situ, dengan kenekatan lainnya, Elon Musk kembali mendirikan perusahaan bernama Space Exploration Technologies Corporation atau SpaceX (bergerak di bidang transportasi luar angkasa) yang berujung relasi dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA. Setelahnya, muncul pula Musk Foundation, Tesla Motors, dan ‘kegilaan-kegilaan’ lain hasil pemikiran dan kenekatan seorang Elon Musk. Elon percaya bahwa ide gila yang dia miliki bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Bahkan Elon memiliki cita-cita nekat lain, yaitu menghabiskan masa tuanya di Mars.

  2. Bill Gates, si kaya raya pendiri Microsoft yang dianggap gila

    Bill Gates_Buku Tony Fernandes

    Ketika kecil, Ibu Bill Gates benar-benar menanamkan nilai disiplin pada anaknya. Selain itu, Ibu Bill Gates juga menuntut anak-anaknya untuk selalu bekerja keras, berolahraga, dan mengikuti les musik. Bahkan ibunya juga berharap anak-anaknya selalu berpakaian dengan pantas dan bersikap ramah kepada setiap tamu yang berkunjung ke rumah mereka.

    Menurut ayahnya, Bill Gates kecil juga sudah sangat menyukai belajar. Bahkan ketika umurnya 10 tahun, dia sudah tamat membaca World Book Encyclopedia dari seri awal sampai akhir. Saat usia Bill  Gates 11 tahun, dia pun sudah tertarik dengan topik bisnis hingga peristiwa dunia. Kebanggaan ayah bertentang dengan sang ibu yang justru merasa khawatir karena Gates lebih suka berkutat dengan buku ketimbang berhubungan dengan orang lain.

    Saat usianya 13 tahun, Bill Gates belajar di sekolah eksklusif, Lakeside School. Di sana dia dikenal sebagai siswa yang sangat pandai. Pada fase ini, Bill Gates juga mulai tidak suka dikontrol oleh orang tuanya. Hal tersebut sampai memunculkan pertengkaran antara Gates dan orang tuanya.

    Semasa kuliah, Bill Gates bersama Paul Allen mendirikan Microsoft. Bukannya tetap melanjutkan pendidikan sambil menjalankan perusahaannya, dia malah nekat dan memutuskan drop out dari Harvard University. Meski berat, orang tuanya tetap mendukung keputusan yang diambil Bill Gates.

    Memilih untuk drop out adalah keputusan yang tepat bagi Gates. Setelahnya, dia fokus mengembangkan Microsoft hingga berjaya sebagai produsen software komputer terbesar di dunia. Sistem operasi Windows pun masih sangat dominan digunakan di berbagai komputer. Sampai akhirnya, Gates dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia dengan harta kekayaan mencapai USD 61 miliar.

  3. Steve Jobs, pendiri Apple yang berhasil mematahkan dominasi Microsoft Bill Gates!

    Steve Jobs - Buku Flying High Tony Fernandes

    Sama seperti Bill Gates, Steve Jobs pernah drop out dari Reed College. Bahkan dia mencoba bertahan hidup dengan tidur menumpang di asrama teman-temannya dan menukarkan botol cola agar mendapatkan uang untuk makan. Dia pun pernah berjalan sejauh 10 km seminggu sekali untuk mendapatkan makanan yang baik. Jobs tetap mencoba terus belajar di kampus dengan mengambil kelas non formal bidang kaligrafi. Dari mempelajari hal tersebut selama 10 tahun, Jobs mendapat ilham untuk mendesain komputer Macintosh pertama.

    Steve Jobs mengembangkan Apple ketika umurnya 20 tahun. Ketika mengembangkannya, dia bersama Steve Wozniak tidak punya uang, mereka berdua nekat mengumpulkan barang untuk Apple dengan menjual barang-barang berharga milik mereka. Tak lama, komputer pertama mereka (Apple 1) berhasil mereka rancang dan mereka jual sebanyak 50 unit di sebuah toko lokal. Dalam 10 tahun, bersama 2 orang kawannya, Apple berkembang pesat hingga memiliki 4000 karyawan dan menghasilkan USD 2 miliar.

    Pada tahun 1985, Jobs justru diberhentikan dari perusahaan karena mengalami konflik dengan salah satu temannya yaitu Sculley. Akhirnya dia menjual semua saham dan mengalami kesedihan yang berat. Dari momen itu, Jobs memulai usahanya lagi dengan mendirikan perusahaan yang bernama NeXT dan perusahaan animasi bernama Pixar.

    Pixar terkenal dengan film-film animasinya yang berkesan. NeXT kemudian dibeli kembali oleh Apple, dan Steve Jobs pun kembali ke Apple.  Setelah Steve Jobs kembali bergabung, Apple meningkat luar biasa dengan inovasi yang terus muncul. Akhirnya, Apple pun seperti yang kita kenal sekarang.

  4. Tony Fernandes, pemilik Air Asia yang membeli Air Asia seharga Rp 3.500?

    Buku Flying High Tony Fernandes

    Tony Fernandes nekat meninggalkan pekerjaannya untuk mewujudkan mimpi masa kecil yang dia miliki. Dia bermimpi untuk membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia. Pertama kali membeli Air Asia dari pemerintah Malaysia September 2001 lalu, Tony Fernandes hanya membayar 25 pance atau sekitar 3.500 rupiah saja! Setelah membelinya, Fernandes bingung karena dia tidak memiliki pengalaman menjalankan perusahaan penerbangan.

    Pada tahun 2002, Air Asia memulai bisnisnya dengan 2 pesawat. Namun sekarang, Air Asia memiliki 86 pesawat yang menerbangkan sekitar 30 juta orang ke seluruh dunia. Tak puas dengan penerbangan jarak dekat, Air Asia memperluas jangkauan dengan melayani penerbangan jarak jauh dengan maskapai baru mereka, Air Asia X.

    Semua perjalanan yang dia lakukan tidak mudah. Pernah suatu ketika maskapai membutuhkan kendaraan untuk mengangkut barang-barang ke kabin dengan harga yang sangat mahal yaitu satu juta dolar. Tony mengaku hampir sakit pinggang gara-gara memasukkan barang-barang secara manual. Kisah sepak terjang dan kenekatan yang dilakukan Tony Fernandes bersama Air Asia lainnya bisa dibaca dalam buku Flying High.



    [Oleh: Adzhani Fatimah Az-Zahra]



    Baca juga: 5 Fakta Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia

    Baca juga: 8 Motivator Terkenal di Dunia yang Bisa Menginspirasimu

     




0

Artikel

Untuk sebagian orang, rasa kesepian, sedih, patah hati bisa berujung pada perasaan putus harapan. Perasaan kesepian tentu bukan sesuatu yang memalukan, karena bagaimanapun setiap orang pasti pernah merasa kesepian sampai putus harapan.

Dilansir dari situs telegraph.co.uk, membaca bisa menjadi salah satu terapi yang dapat mengurangi stres. Bahkan, membaca selama 6 menit saja dapat mengurangi tingkat stres lebih dari dua pertiganya. Kalau membaca saja dapat mengurangi stres, membaca bacaan yang tepat tentu bisa memberi dampak yang lebih positif.

Supaya semangat hidup tumbuh kembali, berikut rekomendasi beberapa buku terbitan Mizan Pustaka yang bisa kamu baca jika kamu merasa putus harapan.


 1. Adrift karya Tami Oldham Ashcraft dan Susea McGearhart



Buku Adrift

Buku yang filmnya sudah tayang ini merupakan memoar dari sang penulis sendiri. Buku ini menceritakan perjalanan pelayaran Tami dan tunangannya, Richard. Mereka berlayar dari Tahiti untuk mengantarkan kapal pesiar ke San Diego. Alih-alih mendapat pengalaman berlayar yang menyenangkan, pasangan ini justru menghadapi badai luar biasa besar yang memecahkan rekor badai terbesar di dunia.

Bagaimana perjuangan mereka menghadapi badai dan terombang-ambing di laut akan membuat pembacanya melihat bahwa semangat hidup manusia adalah hal yang bisa membuat manusia itu bertahan lebih dari apapun. Penasaran ingin membaca, kan?


2. Turtles All The Way Down karya John Green



Buku teranyar dari John Green menceritakan tentang Aza (protagonis dalam buku) yang mengidap anxiety disorder dan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). Kondisinya ini membuatnya bertarung dengan dirinya sendiri untuk menjadi seorang putri yang baik bagi orangtuanya, murid yang baik, teman yang baik, dan detektif yang baik dalam petualangannya bersama sahabat baiknya untuk mengungkap misteri seorang miliarder buronan, Russell Pickett.      


3. The Geography of Bliss
karya Eric Weiner
 




Saat putus harapan, kadang kita tidak bisa melihat indahnya dunia. Semua terasa membosankan dan pahit. Buku ini akan mengajak kamu keliling dunia untuk memaknai kebahagiaan. Menurut buku ini, kebahagiaan itu ada dalam diri kita, bukan karena orang lain atau lingkungan sekitar. Mungkin buku ini akan membuat kamu memandang hidupmu dari sisi lain yang belum pernah kamu lihat.     


4. I am Malala
karya Christina Lamb dan Malala Yousafzai





Buku ini berdasarkan kisah nyata. Malala adalah seorang gadis yang memperjuangkan hak dasar untuk mendapatkan pendidikan. Saat kelompok Taliban menguasai daerah Swat Valley, Pakistan, dia tidak tinggal diam dan terus berjuang untuk bisa bersekolah.

Ketika usianya 15 tahun, dia mendapat tembakan di kepalanya saat perjalanan pulang di dalam bus sekolahnya. Hampir tidak ada yang mengira Malala akan selamat dari tembakan itu. Tapi dia terus berjuang dan tidak pernah menyerah untuk memperjuangkan hak dan kehidupannya.    


5. Love Letters to The Dead
karya Ava Dellaira





Dari judulnya sudah super sedih, pasti ceritanya tentang kehilangan seseorang, ya? Diceritakan Laurel (karakter utama dalam buku) mendapat tugas dari guru Bahasa Inggris untuk menulis surat kepada tokoh yang sudah meninggal. Dia memilih menulis surat untuk Kurt Cobain, Judy Garland, River Phoenix, Janis Joplin dan beberapa tokoh .

Dia memilih untuk menulis kepada mereka karena mereka memiliki kesamaan dengan kakaknya sendiri; meninggal saat usianya masih muda. Meskipun tugas sekolahnya sudah selesai, Lauren terus menulis untuk orang-orang tersebut.

Dalam surat-suratnya, Laurel mempertanyakan dan mencoba mencari tahu tempatnya di dunia, dan mencoba belajar memaafkan kakaknya karena meninggalkannya dengan begitu tiba-tiba. Sepertinya kita bisa mencoba apa yang dilakukan Laurel, menulis saat merasa sedih mungkin bisa sedikit membuat kita merasa lebih baik.  



Dari kelima buku di atas, kamu tertarik membaca buku yang mana? Semuanya? Siapa takut!



[Oleh : Rini]

0

X