fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel

Ahed Tamimi, gadis asal Palestina yang menghebohkan dunia setelah aksinya menampar tentara Israel tersebar luas. Respond dan tanggapan yang diberikan oleh masyarakat dunia berbeda. Fakta mengenai kronologis kejadian penamparan itu juga mempunyai dua cerita yang berbeda


Berdasarkan informasi yang diberikan Israel, tentara Israel yang mendatangi rumah Ahed berusaha menenangkan demonstran namun demonstran tetap melemparkan batu dari dalam rumah. Sedangkan menurut keluarga Ahed, aksi penamparan dilakukan Ahed setelah tentara Israel menembak sepupu Ahed, Mohamed Tamimi, tepat di wajahnya dalam jarak yang dekat dengan peluru karet saat sedang protes mengenai kebijakan Amerika Serikat mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

 

Dukungan dari warga Palestina

Untuk warga Palestina, aksi heroic Ahed Tamimi merepresentasikan perlawanan Palestina terhadap penjajahan yang dilakukan oleh Israel.  Banyak warga Palestina yang melakukan aksi protes dengan kondisi kehidupan yang kesulitan mendapatkan akses namun Ahed merupakan sosok yang dikenali dengan aksi beraninya.

Kejadian penamparan tentara Israel oleh Ahed Tamimi Desember 2017 lalu bukanlah yang pertama kalinya. Foto Ahed terlihat mengepalkan tinjunya ke arah tentara Israel tahun 2012 karena tentara Israel mencoba menangkap paska adiknya, Mohamed. Dan pada tahun 2015, video Ahed sedang menggigit tangan tentara Israel yang menangkap adiknya, Mohamed, karena tuduhan pelemparan batu.


Berbagai aksinya mendapatkan tanggapan beragam. Kejadian tahun 2012, Ahed mendapatkan penghargaan Handala Courage di Istanbul pada 26 Desember. Selain itu, Ahed juga diundang oleh Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan untuk duduk bersama dan sarapan. Aksi penamparan 2017 silam membuat Presiden Palestina, Mahmoud Abbas memuji tindakan Ahed terhadap tentara Israel.


The Algemeiner memberitakan bahwa penghargaan dan juga hadiah yang diberikan kepada Ahed didasari atas sikapnya yang telah menjadi remaja yang baik. Ahed berusaha sebisanya untuk memulai konfrontasi dengan tentara Israel untuk disebarluaskan dan menyebabkan turunnya martabat Israel.


Propaganda di mata Israel

Lain halnya dengan pandangan Israel mengenai aksi Ahed terhadap tentaranya. Israel menuduh bahwa keluarga Ahed menggunakannya sebagai alat propaganda. AKtivis pro-Israel menyebut aksi Ahed dalam video seperti “Pallywood”.


Michael Oren, mantan Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat dan saat ini menjawab wakil menteri untuk diplomasi, menanggapi aksi Ahed lewat Twitter-nya. Michael menuduh bahwa keluarga Ahed mendandaninya dengan pakaian gaya Amerika dan membayar mereka untuk memprovokasi tentara Israel di depan kamera.


Media Israel mempertanyakan apakah tentara yang ditampar Ahed menunjukkan pertahanan diri atau sikap pengecut.  Beberapa orang Israel percaya bahwa fokus dan penangkapan remaja adalah tindakan yang merugikan diri sendiri bagi negara, sementara yang lain memuji pengunduran diri tentara dan menuduh penduduk Nabi Saleh melakukan provokasi.

 

Ahed di mata dunia

Pro kontra terhadap aksi Ahed juga ditanggapi beragam oleh masyarakat dunia. Dua seniman asal Italia yang salah satunya bernama Jorit Agoch, membuat mural Ahed Tamimi di tembok pemisah Tepi Barat.

Jorit, dan temannya didapati sedang membuat mural Ahed di tembok setinggi empat meter pada 28 Juli, sehari sebelum Ahed bebas dari penjara. Kedua seniman itu mengenakan topeng saat melakukan aksinya. Kemudian mereka ditangkap oleh polisi Israel dan diminta untuk meninggalkan Israel karena perbuatan yang dilakukannya.


Tanggapan lain mengenai aksi Ahed berasal dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas perjuangan dan pembebasan Ahed dari penjara melalui telepon. Erdogan memuji keberanian dan tekadnya untuk terus berjuang melawan penjajahan Israel.

Beda Ahed, beda Malala

Bicara mengenai perjuangan seorang gadis untuk kemerdekaan bangsanya, selain Ahed, ada juga gadis lainnya yang menghebohkan dunia dengan tindakan beraninya. Malala Yousafzai, seorang gadis Pakistan yang sejak usia 15 tahun aktif menyerukan perlawanan terhadap terorisme global yang mengatasnamakan agama tertentu.

           
Seruan perlawanan Malala menyebabkan dirinya kerap mendapat ancaman pembunuhan. Tahun 2013, Malala ditembak oleh kelompok Taliban saat akan berangkat sekolah. Peluru mengenai kepala Malala dan membuatnya nyaris kehilangan nyawa. Malala selamat setelah dibawa ke Inggris untuk menjalani perawatan.

           
Dunia bersimpati atas kejadian penembakan yang dialami Malala. Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown membuat petisi dengan judul “I am Malala” . Malala juga mendapatkan kesempatan untuk berpidato di sidang Majelis Umum PBB. Majalah Time menobatkan Malala sebagai salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia. Tahun 2014 Malala mendapatkan hadiah nobel perdamaian.

           
Lain halnya dengan Ahed, gadis Palestina yang dengan lantang menentang pendudukan tentara Israel di Tepi Barat. Sejak menginjak usia 11 tahun, Ahed aktif melawan tentara Israel. Aksi beraninya menampar tentara Israel Desember 2017 lalu malah membuat dirinya dijebloskan ke penjara Israel.

           
Video viral Ahed mendapatkan respon oleh pengguna media sosial dengan munculnya hastag #IamAhed dan #StandUpForAhed. Namun, tidak ada media massa yang mengangkat hastag #IamAhed dan #StandUpForAhed menjadi headline mereka.

           
Menurut Shenila Khoja-Moolji, peneliti kesetaraan gender menduga beberapa sebab mengapa Ahed tidak seperti Malala. Shenila menduga bahwa sebab pemimpin dunia khususnya dari Barat tidak memberikan perhatian lebih kepada Ahed Tamimi karena Negara-negara Barat menganggap tindakan Israel kepada warga Palestina sebagai tindakan yang sah.


Sedangkan tindakan Taliban di Pakistan dan Boko Haram di Nigeria dianggap sebagai sebuah aksi yang harus dilawan menurut pemimpin Barat. Oleh sebab itu Malala dipuji oleh pemimpin Barat sedangkan Ahed tidak.


Respon mengenai tindakan berani Ahed memunculkan pandangan yang beragam. Namun yang pasti, Ahed akan terus berjuang karena dirinya merasa bahwa yang diperjuangkan adalah hal yang benar. Bahkan selepas dirinya bebas dari penjara, membuatnya memantapkan diri untuk menjadi seorang pengacara sehingga bisa membantu saudara-saudaranya yang dipenjara karena ketidakadilan.




[Oleh: Fifi Feby Yanti]



Baca juga: Ahed Tamimi; Remaja Pemberani Asal Palestina yang Dikenal Dunia

 

 

0

Artikel

Katanya, jadi orang sukses modalnya harus besar. Entah modal uangnya, pendidikan kerennya, atau latar belakang keluarga yang kebanyakan juga sukses. Katanya, definisi sukses adalah mereka-mereka yang punya jabatan tinggi di suatu perusahaan atau mereka yang justru mendapat penghargaan pendidikan. Terkesan sulit untuk digapai. Sampai-sampai keinginan menjadi sukses seperti sekadar ada di pikiran saja. Tapi kenyataannya, definisi sukses sekarang ini tidak melulu tentang bekerja di suatu perusahaan besar atau harus punya modal uang yang banyak.

Belakangan, banyak orang yang mulai melirik wirausaha ketimbang menjadi karyawan di perusahaan dan menjejak karir di sana. Kesuksesan finansial bisa diperoleh dari membangun usaha sendiri dan memulai dari nol. Menjadi sukses juga bisa ditempuh dengan melewati jalan panjang berliku terlebih dahulu. Bahkan, kesuksesan juga bisa dimodali dengan kenekatan. Tidak percaya? Ini bukti kalau ada 4 tokoh yang sukses dengan bermodalkan nekat.

  1. Elon Musk, sang Bos Paypal yang  disebut juga sebagai Iron Man versi dunia nyata!

    Buku Elon Musk

    Lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Afrika Selatan, Elon Musk yang ternyata seorang introvert ini mengembangkan minatnya di dunia komputer. Elon sekarang ini dikenal sebagai pengusaha yang gemar sekali melakukan dobrakan di bidang teknologi. Karakter Tony Stark atau Iron Man yang ada di film superhero itu ternyata sedikit banyak terinspirasi dari tokoh dunia nyata, yaitu Elon Musk.

    Ketika kecil, Elon Musk belajar sendiri bagaimana melakukan dan menjalankan sebuah program. Sampai-sampai, di umurnya yang baru 12 tahun, Elon Musk sudah membuat penjualan perangkat lunak pertamanya, Blastar, yang dia kembangkan dari permainan yang dia ciptakan sendiri.


    Sang introvert ini pun pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan semasa sekolah. Dia pernah sampai dirawat di rumah sakit setelah didorong hingga terjatuh dari atas tangga oleh sekelompok penindas. Dia pun pernah dipukuli hingga pingsan. Namun, bukannya malah berkepribadian pesimistis, Elon Musk justru lahir besar menjadi seorang introvert dengan segudang ambisi dan ide brilian.

    Pada usia 20 tahun (1989), Elon pergi belajar bisnis dan fisika di Universitas Pennsylvania. Setelah selesai, dia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Stanford (1992). Namun, baru 2 hari bergabung, momen ketika dia masuk ke Universitas Stanford untuk gelar Ph. D-nya bertepatan dengan ‘ledakan’ di internet. Dengan modal nekat, Elon keluar dari Stanford dan meluncurkan perusahaan pertamanya, Zip2 Corporation. Dari Zip2 Corporation, Elon mendapatkan uang tunai sebesar US$ 307 juta dan US$ 34 juta (opsi saham) dari Compaq Computer Corporation (1999). Nekatnya Elon memiliki artian bahwa dia adalah tipe pribadi yang mudah mengambil keputusan dalam waktu singkat, namun dalam artian yang positif.

    Setelah Zip2 berada di bawah naungan Compaq Computer Corporation, Elon kembali mendirikan perusahaan yang dia namai X.com.  Dari X.com, muncullah sistem pembuatan PayPal oleh Elon. Pada tahun 2002, PayPal diakusisi oleh eBay seharga US$ 1,5 miliar. Luar biasa!

    Tak berhenti di situ, dengan kenekatan lainnya, Elon Musk kembali mendirikan perusahaan bernama Space Exploration Technologies Corporation atau SpaceX (bergerak di bidang transportasi luar angkasa) yang berujung relasi dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA. Setelahnya, muncul pula Musk Foundation, Tesla Motors, dan ‘kegilaan-kegilaan’ lain hasil pemikiran dan kenekatan seorang Elon Musk. Elon percaya bahwa ide gila yang dia miliki bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Bahkan Elon memiliki cita-cita nekat lain, yaitu menghabiskan masa tuanya di Mars.

  2. Bill Gates, si kaya raya pendiri Microsoft yang dianggap gila

    Bill Gates_Buku Tony Fernandes

    Ketika kecil, Ibu Bill Gates benar-benar menanamkan nilai disiplin pada anaknya. Selain itu, Ibu Bill Gates juga menuntut anak-anaknya untuk selalu bekerja keras, berolahraga, dan mengikuti les musik. Bahkan ibunya juga berharap anak-anaknya selalu berpakaian dengan pantas dan bersikap ramah kepada setiap tamu yang berkunjung ke rumah mereka.

    Menurut ayahnya, Bill Gates kecil juga sudah sangat menyukai belajar. Bahkan ketika umurnya 10 tahun, dia sudah tamat membaca World Book Encyclopedia dari seri awal sampai akhir. Saat usia Bill  Gates 11 tahun, dia pun sudah tertarik dengan topik bisnis hingga peristiwa dunia. Kebanggaan ayah bertentang dengan sang ibu yang justru merasa khawatir karena Gates lebih suka berkutat dengan buku ketimbang berhubungan dengan orang lain.

    Saat usianya 13 tahun, Bill Gates belajar di sekolah eksklusif, Lakeside School. Di sana dia dikenal sebagai siswa yang sangat pandai. Pada fase ini, Bill Gates juga mulai tidak suka dikontrol oleh orang tuanya. Hal tersebut sampai memunculkan pertengkaran antara Gates dan orang tuanya.

    Semasa kuliah, Bill Gates bersama Paul Allen mendirikan Microsoft. Bukannya tetap melanjutkan pendidikan sambil menjalankan perusahaannya, dia malah nekat dan memutuskan drop out dari Harvard University. Meski berat, orang tuanya tetap mendukung keputusan yang diambil Bill Gates.

    Memilih untuk drop out adalah keputusan yang tepat bagi Gates. Setelahnya, dia fokus mengembangkan Microsoft hingga berjaya sebagai produsen software komputer terbesar di dunia. Sistem operasi Windows pun masih sangat dominan digunakan di berbagai komputer. Sampai akhirnya, Gates dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia dengan harta kekayaan mencapai USD 61 miliar.

  3. Steve Jobs, pendiri Apple yang berhasil mematahkan dominasi Microsoft Bill Gates!

    Steve Jobs - Buku Flying High Tony Fernandes

    Sama seperti Bill Gates, Steve Jobs pernah drop out dari Reed College. Bahkan dia mencoba bertahan hidup dengan tidur menumpang di asrama teman-temannya dan menukarkan botol cola agar mendapatkan uang untuk makan. Dia pun pernah berjalan sejauh 10 km seminggu sekali untuk mendapatkan makanan yang baik. Jobs tetap mencoba terus belajar di kampus dengan mengambil kelas non formal bidang kaligrafi. Dari mempelajari hal tersebut selama 10 tahun, Jobs mendapat ilham untuk mendesain komputer Macintosh pertama.

    Steve Jobs mengembangkan Apple ketika umurnya 20 tahun. Ketika mengembangkannya, dia bersama Steve Wozniak tidak punya uang, mereka berdua nekat mengumpulkan barang untuk Apple dengan menjual barang-barang berharga milik mereka. Tak lama, komputer pertama mereka (Apple 1) berhasil mereka rancang dan mereka jual sebanyak 50 unit di sebuah toko lokal. Dalam 10 tahun, bersama 2 orang kawannya, Apple berkembang pesat hingga memiliki 4000 karyawan dan menghasilkan USD 2 miliar.

    Pada tahun 1985, Jobs justru diberhentikan dari perusahaan karena mengalami konflik dengan salah satu temannya yaitu Sculley. Akhirnya dia menjual semua saham dan mengalami kesedihan yang berat. Dari momen itu, Jobs memulai usahanya lagi dengan mendirikan perusahaan yang bernama NeXT dan perusahaan animasi bernama Pixar.

    Pixar terkenal dengan film-film animasinya yang berkesan. NeXT kemudian dibeli kembali oleh Apple, dan Steve Jobs pun kembali ke Apple.  Setelah Steve Jobs kembali bergabung, Apple meningkat luar biasa dengan inovasi yang terus muncul. Akhirnya, Apple pun seperti yang kita kenal sekarang.

  4. Tony Fernandes, pemilik Air Asia yang membeli Air Asia seharga Rp 3.500?

    Buku Flying High Tony Fernandes

    Tony Fernandes nekat meninggalkan pekerjaannya untuk mewujudkan mimpi masa kecil yang dia miliki. Dia bermimpi untuk membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia. Pertama kali membeli Air Asia dari pemerintah Malaysia September 2001 lalu, Tony Fernandes hanya membayar 25 pance atau sekitar 3.500 rupiah saja! Setelah membelinya, Fernandes bingung karena dia tidak memiliki pengalaman menjalankan perusahaan penerbangan.

    Pada tahun 2002, Air Asia memulai bisnisnya dengan 2 pesawat. Namun sekarang, Air Asia memiliki 86 pesawat yang menerbangkan sekitar 30 juta orang ke seluruh dunia. Tak puas dengan penerbangan jarak dekat, Air Asia memperluas jangkauan dengan melayani penerbangan jarak jauh dengan maskapai baru mereka, Air Asia X.

    Semua perjalanan yang dia lakukan tidak mudah. Pernah suatu ketika maskapai membutuhkan kendaraan untuk mengangkut barang-barang ke kabin dengan harga yang sangat mahal yaitu satu juta dolar. Tony mengaku hampir sakit pinggang gara-gara memasukkan barang-barang secara manual. Kisah sepak terjang dan kenekatan yang dilakukan Tony Fernandes bersama Air Asia lainnya bisa dibaca dalam buku Flying High.



    [Oleh: Adzhani Fatimah Az-Zahra]



    Baca juga: 5 Fakta Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia

    Baca juga: 8 Motivator Terkenal di Dunia yang Bisa Menginspirasimu

     




0

Artikel, Info

Novel Dan Brown Origin | Featured
Frankfurt Bookfair Oktober 2016 lalu, digemparkan oleh berita akan terbitnya novel terbaru Dan Brown di Oktober 2017 nanti. Lisensi penerbitan Origin adalah salah satu lisensi yang paling dikejar oleh penerbit saat itu. Beruntung sekali, Mizan kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerbitkan novel terbaru Dan Brown tersebut.

Nah, mengawali tahun 2017, Dan Brown memberikan kejutan lain. Beda dengan karya-karya sebelumnya, untuk Origin, pihak penerbit Dan Brown mengadakan kontes desain cover Origin. Jadi cover Origin nanti tidak akan digodok di bagian internal penerbit, namun merupakan hasil karya desainer yang memenangkan kompetisi.

Dari desain yang masuk, akan dipilih enam desain cover yang akan dipromosikan ke lebih dari tujuh juta fans Dan Brown di seluruh dunia. Pemenangnya akan ditentukan berdasarkan public voting pada bulan Mei, dan diumumkan secara live oleh Dan Brown.


Kontes Cover | Image

Seru banget yah, sudah ga sabar pengen lihat cover dan baca Origin. Meski peserta dibatasi, hanya boleh warga negara US saja, tapi fans di Indonesia tentu sudah tak sabar ingin melihat hasilnya.

Seberapa excited-kah kamu menanti terbitnya seri terbaru dari karya Dan Brown ini? Sampaikan di kolom komentar ya.


Penasaran pengen tahu info kontes tersebut, cek tautan di bawah ini:

http://ew.com/books/2017/03/13/dan-brown-cover-design-contest/

http://www.origincovercontest.com/enter
0

X