fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel, baru
Sagrada Familia dibangun secara ilegal selama 137 tahun, terang CNN.com.

 


Namun, pada 7 Juni 2019, gereja Katolik Roma akhirnya menerima izin pembangunan gereja peninggalan arsitek Antoni Gaudi tersebut. Pemerintah kota Barcelona bahkan memberikan dana sebesar 4,6 juta euro (atau sekitar 5,2 juta dolar) kepada komite yang bertugas menyelesaikan pembangunan gereja. Dana ini digunakan dalam proyek yang bertujuan mengurangi dampak lingkungan yang terjadi dari kedatangan jutaan pengunjung Sagrada Familia.


Baca juga:
Penasaran dengan Novel Origin, Ini Dia Sinopsisnya!
5 Fakta Menarik Tentang Novel Terbaru Dan Brown Origin


Antoni Gaudi, menurut blog.sagradafamilia.org, telah meminta izin mendirikan bangunan gereja katolik tersebut pada tahun 1885 dari dewan kota Sant Martí de Provençals, tetapi tidak pernah mendapatkan jawaban. Permintaan ini juga dilengkapi dengan blue print desain Sagrada Familia yang ditandatangani langsung oleh Antoni Gaudí. Meskipun pembangunan gereja neo-Gotik tersebut dimulai tahun 1882, pihak berwenang baru menyadari pada tahun 2016 bahwa pembangunan ini belum memiliki izin.

 

Sagrada Familia akan memiliki ketinggian maksimum 172 meter dan disokong dengan anggaran 374 juta euro.


Gaudi, sang arsitek, mengabdikan hidupnya untuk membangun mahakaryanya sampai akhirnya tewas akibat kecelakaan pada tahun 1926. Situs voaindonesia.com menyebutkan bahwa sejak kematian Antoni Gaudi, sepuluh arsitek telah melanjutkan pekerjaannya berdasarkan model dari gipsum buatan Gaudi dan foto-foto serta publikasi dari gambar aslinya. Pembangunan gereja ini diharapkan selesai pada tahun 2026, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kematian Antoni Gaudí.

 

 

Sagrada Familia juga menjadi salah satu tempat yang menjadi latar belakang novel thriller terbaru Dan Brown, Origin. Dalam novel tersebut, Dan Brown menulis bahwa Antoni Gaudi merupakan seorang pelajar alam yang menimba inspirasi arsitekturnya dari bentuk-bentuk organik dan menggunakan “alam ciptaan Tuhan” untuk membantunya mendesain bangunan-bangunan dengan bentuk biomorfis yang luwes—sering kali terlihat seolah-olah tumbuh sendiri dari tanah.

 

Konon, Gaudi pernah berkata bahwa tidak ada garis lurus di alam. Karya-karya Antoni Gaudi antara lain berupa taman-taman, gedung-gedung umum, rumah-rumah megah milik pribadi, dan tentu saja mahakaryanya Sagrada Família. Dan Brown membagikan berita CNN tentang ijin pembangunan Sagrada Familia ini di laman facebook-nya dan mengatakan “Finally, they can officially break ground on Gaudí’s 137 year old masterpiece”.


Baca juga:
4 Kota Jejak Sejarah Islam Di Spanyol
6 Bangunan Bersejarah di Spanyol

Seperti dilansir voaindonesia.com, setiap tahunnya lebih dari 4,5 juta orang mengunjungi basilika yang dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO tersebut.

 

Hmm, terpikir untuk mengunjungi Sagrada Familia? Sebelum benar-benar travelling mengunjungi kota Barcelona, Anda bisa mencoba beberapa tips mudah dan murah untuk menikmati keindahan Sagrada Familia. Selamat mencoba :).[]

0

Artikel, baru

Stasiun TV Amerika, NBC (National Broadcasting Company), berencana meluncurkan serial TV terbaru berjudul Langdon. Serial TV ini terinspirasi dari novel best-seller Dan Brown bertajuk The Lost Symbol. Judul serial ini diambil dari nama tokoh utama dalam seri buku Robert Langdon, yang sebelumnya diperankan oleh Tom Hanks dalam film-film yang disutradarai Ron Howard, The Da Vinci Code, Angels & Demons serta Inferno.


The Lost Symbol karya Dan Brown

Baca juga:
Penasaran dengan Novel Origin, Ini Dia Sinopsisnya!
Fakta Robert Langdon Ini Tidak Ada Dalam Film

Dirilis pada situs deadline.com, serial Langdon akan berfokus pada petualangan awal Robert Langdon. Simbolog muda Harvard ini terjebak dalam serangkaian teka-teki mematikan setelah mentornya diculik dan penemuan benda misterius di gedung Capitol. CIA kemudian memaksa Langdon untuk menyelesaikan tugas yang akhirnya mengungkap sebuah konspirasi mengerikan.



NBC telah bekerja sama dengan Brian Grazer’s Imagine Entertainment, studio TV CBS, dan Universal TV untuk proyek tersebut. Seperti yang dilansir pada situs screenrant.com, serial ini juga akan ditangani oleh Daniel Cerone sebagai executive produser dan dibantu oleh Ron Howard. Rincian produksi serial TV Langdon akan segera dirilis, termasuk pilihan pemeran untuk peran utama Robert Langdon.

 

Mulanya, The Lost Symbol dijadwalkan menjadi film blockbuster berikutnya dalam seri petualangan Robert Langdon, namun produksi film tersebut dihentikan pada tahun 2013. Serial TV ini nampaknya akan menjadi jalan bagi novel The Lost Symbol untuk lebih bersinar.


Baca juga:
Wanita-Wanita Cerdas nan Elegan ala Novel Dan Brown
Nostalgia Review Film Inferno: Twist Sempurna yang Terbaca


Hmm,
sepertinya novel thriller The Lost Symbol akan lebih seru dijadikan sebagai serial TV dibandingkan film. Seperti yang ditulis di situs geektyrant.com, akan begitu banyak detail cerita dan karakter yang hilang ketika novel-novel Dan Brown dipadatkan menjadi film berdurasi 2 jam saja. Bagaimana menurutmu?[]
0

Artikel

Dan Brown terkenal sebagai penulis novel ber-genre thriller dengan jalan cerita yang menegangkan. Tokoh andalan novel Dan Brown, Robert Langdon, dikisahkan sebagai seorang profesor simbologi Harvard University yang sering terjebak dalam situasi penuh bahaya. Kebut-kebutan menggunakan mobil pinjaman, dikejar-kejar orang tak dikenal yang membawa senjata api, terpaksa turun dari helikopter di tengah malam  atau terbangun di rumah sakit asing dengan luka tembak di kepala.

 

Perjalanan luar biasa yang dialami Profesor Langdon dalam setiap cerita ternyata selalu didampingi oleh seorang wanita cerdas. Mereka turut membantu memecahkan teka-teki dan rintangan yang dihadapi oleh Langdon. Siapa saja karakter-karakter wanita yang pernah muncul dan menemani Robert Langdon?


Sophie Neveu, Ahli Kriptografi Cantik dari Paris



Wanita dari novel The Da Vinci Code yang berprofesi sebagai ahli kriptografi dari DCPJ (The Direction Centrale Police Judiciaire) ini merupakan cucu dari kurator museum Louvre, Jacques Saunière. Perkenalan Sophie Neveu dan Robert Langdon berawal ketika Langdon diundang untuk menemui Jacques Saunière, namun malah menemukan pria tersebut dibunuh secara mengenaskan dan menyebabkan Langdon dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Sophie yang ketika itu datang untuk penyelidikan akhirnya membantu Langdon kabur. Sophie berharap mereka mampu menemukan tersangka di balik pembunuhan kakeknya dan sekaligus menemukan jawaban tentang asal-usul keluarganya -sebuah pesan yang berusaha disampaikan Saunière sebelum kematiannya.

 

Seperti yang ditulis di situs charactour.com, Sophie Neveu merupakan wanita dengan kepribadian yang penuh perhatian dan cerdas. Dalam perjalanan memecahkan teka-teki dari Saunière, Sophie memperlihatkan karakter yang pantang menyerah. Dengan pengetahuannya, dia mampu membantu Langdon memecahkan kode-kode penting dalam kasus ini, termasuk menjelaskan tentang cryptex yang sama sekali tidak diketahui Langdon sebelumnya. Sophie juga digambarkan memiliki fisik yang cantik dan menarik. Seperti yang diungkapkan oleh atasannya, Fache, yang menyebut Sophie sebagai salah satu kesalahan terbesar DCJP karena dia adalah wanita muda yang menarik sehingga bisa mengalihkan perhatian anggota-anggota lain ketika bekerja.




Karakter Sophie Neveu dalam film diperankan oleh aktris Audrey Tautou. Aktris dari Perancis ini mulai dikenal luas setelah bermain di film Amélie pada tahun 2001. Dalam situr lefigaro.fr, Audrey mengatakan dirinya tidak menyangka akan mendapatkan peran sebagai Sophie Neveu karena merasa persiapannya sangat kurang ketika melakukan audisi. Namun ternyata sang sutradara, Ron Howard, memilih Audrey untuk memerankan peran tersebut dan mendampingi aktor senior Hollywood, Tom Hanks.

 

Sienna Brooks, Wanita Jenius dengan IQ 208




Wanita dari novel Inferno ini merupakan kekasih Bertrand Zobrist, ilmuwan yang mencoba menyebarkan virus berbahaya demi misi menyelamatkan keberlangsungan hidup manusia. Sienna Brooks awalnya menyamar sebagai seorang dokter muda yang menangani luka tembak di kepala Robert Langdon. Sienna kemudian membawa kabur Langdon dan menghilangkan jejak mereka berdua dari Konsorsium serta WHO. Dia ingin memanfaatkan Langdon agar dapat membantunya menemukan virus peninggalan kekasihnya yang telah bunuh diri.

 

Sienna Brooks digambarkan sebagai seorang wanita yang tinggi dan ramping. Meskipun begitu, dia memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang badan Robert Langdon selama dibius. Kulit Sienna tampak halus meskipun tidak memakai make-up. Di dalam novel, Sienna digambarkan memiliki rambut pirang, sepanjang bahu yang selalu diikat ekor. Belakangan Sienna mengungkapkan bahwa itu hanyalah rambut palsu.




Karakter Sienna Brooks dalam film Inferno diperankan oleh aktris asal Inggris, Felicity Jones. Pada wawancara yang dirilis channel24.co.za, Felicity Jones menganggap pengalaman bekerja sama dengan Ron Howard dan Tom Hanks sangat berharga.  Dia memandang sosok mereka berdua merupakan sebagai pekerja film yang profesional, ambisius dan fokus pada pekerjaan namun tetap rendah hati. Dalam wawancara tersebut juga Felicity Jones menceritakan pengalaman syuting film Inferno yang membutuhkan stamina lumayan besar karena banyaknya adegan berlari yang harus dia lakukan menggunakan sepatu berhak tinggi!

 

Ambra Vidal, Direktur Museum dan Calon Ratu Spanyol




Wanita dari novel Origin ini merupakan direktur Museum Guggenheim Bilbao, Spanyol. Di dalam novel, Ambra diceritakan sebagai wanita cerdas, independen sekaligus cantik yang menjadi tunangan dari Pangeran Spanyol, Pangeran Julián, ahli waris takhta Spanyol. Ambra Vidal membantu Robert Langdon pergi ke Barcelona untuk memecahkan teka-teki Edmon Kirsch, seorang futuris yang mengklaim telah berhasil membongkar rahasia yang akan menjawab pertanyaan besar mengenai eksistensi kehidupan umat manusia.

Setelah berita pertunangannya dengan Pangeran Julián beredar, Ambra Vidal langsung menjadi selebriti terbaru Spanyol yang paling mencolok. Media langsung menjuluki Ambra Vidal sebagai “pasangan sempurna untuk seorang raja modern”. Ambra Vidal dianggap berbudaya, sukses, dan yang terpenting, bukan keturunan salah satu keluarga bangsawan Spanyol. Ambra Vidal hanya rakyat biasa.




Ambra Vidal tidak sekadar berwajah cantik namun juga independen. Meskipun menjadi calon ratu Spanyol, Ambra sama sekali tidak mengizinkan Guardia Real mengganggu jadwal hariannya dan hanya memperbolehkan agen Guardia Real mengawalnya saat acara publik besar. Jika Origin diadaptasi ke layar lebar, siapa aktris yang kira-kira cocok memerankan karakter Ambra Vidal? Mungkin yang mirip dengan Ratu Letizia, Catherine Duchess of Cambridge atau Princess Mary dari Denmark? 🙂

 

Vittoria Vetra, Fisikawan Anggun Penemu Antimateri




Wanita dari novel Angels and Demons ini merupakan seorang ilmuwan di CERN dan putri dari fisikawan sekaligus pastor, Leonardo Vetra. Dia pergi ke Kota Vatikan bersama Robert Langdon setelah mengetahui bahwa antimateri yang dia ciptakan bersama ayahnya akan digunakan untuk menghancurkan Kota Vatikan. Dia membantu Robert menemukan antimateri dan juga memecahkan teka-teki penculikan empat kardinal.

Meskipun seorang fisikawan, Vittoria Vetra tidak terlihat kutu-buku. Dia merupakan seorang wanita yang luwes dan anggun bertubuh tinggi dengan kulit cokelat kemerahan dan rambut hitam panjang.  Wajahnya jelas Italia—tidak terlalu cantik, tapi memiliki raut wajah sangat khas. Menurut atasannya, Maximilian Kohler, Vetra adalah perempuan dengan kekuatan fisik luar biasa. Dia mampu menghabiskan waktu berbulan-bulan setiap kali bekerja di dalam sistem ekologis yang berbahaya. Vetra juga merupakan seorang vegetarian dan guru-tetap CERN untuk Hatha Yoga.”




Dalam film Angel and Demons, Vittoria Vetra diperankan oleh aktris asal Israel bernama Ayelet Zurer. Seperti ditulis di situs imdb.com, Ayelet Zurer mulai dikenal luas setelah bermain dalam film Munich yang disutradai oleh Steven Spielberg. Dia juga merupakan seorang produser, penulis, dan ilustrator dua buku berjudul Shorts dan Badolina karya Gabi Nitazn.

 

***

 

Seorang pembaca bertanya, apakah Robert Langdon akan menikah? Dan Brown menjawab, ya mungkin.. mungkin dengan salah satu wanita-wanita yang pernah dia temui atau wanita baru yang akan muncul dalam novel selanjutnya. Siapa tokoh wanita dari Novel Dan Brown yang jadi favoritmu?

Baca juga: Dan Brown’s Inferno: Instanbul, Destinasi Wisata Yang Eksotis


Baca juga: 10 Tips Menulis Buku Laris Ala Dan Brown


0

Artikel

Apa kau tahu karakter Winston dalam novel Origin karya Dan Brown? Winston adalah robot pemandu yang merupakan hasil kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. Artificial Intelligence (AI) yaitu kecerdasan yang dibuat dan dimasukkan ke dalam suatu mesin atau komputer agar menyerupai kemampuan manusia.

AI biasanya identik dengan kemampuan robot yang berperilaku seperti manusia. Banyak definisi dari berbagai ahli terkait kecerdasaan buatan. Menurut H. A. Simon (1987), Kecerdasan buatan merupakan lingkup penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan suatu hal yang dalam pandangan manusia dianggap cerdas.

Sedangkan menurut Encyclopedia Britannica, Kecerdasan buatan adalah cabang dari ilmu komputer yang merepresentasikan pengetahuan lebih banyak menggunakan simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan sejumlah aturan.

Buku Origin Dan BrownSumber : becominghuman.ai
 

Karakteristik Artificial Intelligence

Secara garis besar karakteristik Artificial Intelligence yang digambarkan dalam novel Origin dan dunia nyata adalah:

  1. Mempermudah pekerjaan manusia.
  2. Kecerdasan buatan dapat menyerupai manusia, contohnya Winston yang dapat berkomunikasi layaknya manusia biasa.
  3. Bersifat konsisten dan teliti, karena kecerdasan buatan tidak akan pernah menurun kecerdasannya.
  4. Dapat diperbaiki dan dibuat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan.
  5. Kecerdasan terbatas pada program yang diberikan, tidak dapat mengolah informasi yang tidak ada dalam program.
  6. Kecerdasan buatan mengikuti program yang dibuat, contohnya Winston yang menghapus programnya setelah misi dilakukan.
Buku Origin Dan BrownSumber : forbesmidleeast.com
 

Jenis-Jenis Artificial Intelligence

Artificial Intelligence banyak pengelompokkannya. Pengelompokkan AI adalah sebagai berikut:

  1. Expert System, yaitu komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar sehingga komputer meniru kemampuan pakar untuk menyelesaikan masalah.
  2. Natural Language Processing, yaitu komputer di program agar manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan lainnya.
  3. Speech Recognition, yaitu manusia dapat berkomunikasi dengan komputer melalui suara.
  4. Robotic and Sensor System, yaitu diaplikasikan dalam bentuk robot dengan adanya sensor-sensor tertentu yang dipasangkan.
  5. Computer Vision, yaitu komputer dapat menginterpretasikan gambar atau objek-objek tertentu.
  6. Intelligent Computer-Aided Instruction, yaitu komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan mengajar.
  7. Game Playing, yaitu kecerdasan buatan dapat dimasukkan ke dalam sebuah permainan.
  8. Soft Computing, yaitu inovasi dalam membangun sistem cerdas yang mampu beradaptasi jika terjadi perubahan lingkungan dan mampu melakukan toleransi terhadap ketidaktepatan, kepastian dan kebenaran agar dapat diselesaikan dan dikendalikan dengan mudah sesuai dengan realita.
Buku Origin Dan Brown
Sumber : chatsworthcommunication.com
 

Contoh Penerapan Artificial Intelligence

Penerapan dari Artificial Intelligence sangat banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, berikut beberapa contoh penerapannya:

  1. Penerapan Natural Language Processing pada sistem Google Translate dan Aplikasi Systran yang digunakan untuk menerjemahkan Bahasa.
  2. Penerapan Computer Vision untuk melakukan proses identifikasi dan analisa sehingga dapat mengidentifikasi wajah seperti face detection yang dilakukan oleh Facebook.
  3. Banyak robot yang menyerupai manusia. Contohnya robot tersebut dapat bergerak, dan melakukan beberapa perkerjaan manusia. Seperti Delco Electronics, mobil yang dapat mengemudikan sendiri yang menggunakan sensor agar dapat bertahan di jalan.
  4. Pada Game Playing biasanya diterapkan untuk merancang lawan kita (komputer) sehingga game menjadi lebih menarik karena membuat non-player (komputer) memiliki strategi yang cerdas untuk mengalahkan player.
  5. Program Deep Blue yang mengalahkan Garry Kasparov, pemain catur dunia.



Itulah pembahasan terkait karakteristik dan contoh Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi buatan memang dapat melebihi kecerdasan manusia pada umumnya, tetapi di balik teknologi yang cerdas tentu manusia juga yang menciptakannya.

Artificial Intelligence memang dibuat untuk mempermudah kita, tetapi jangan sampai membuat kita terlena sehingga menjadi pemalas dan kalah pintar dengan teknologi saat ini.



[Oleh : Widia]
1

Artikel, baru, Info, Kumpulan Artikel, Tips

Seperti dilansir oleh Trip Advisor, Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol, merupakan gereja yang paling banyak dikunjungi turis tahun lalu. Sagrada Familia dikunjungi lebih dari 3 juta orang setiap tahunnya dan mendapat 109.000 ulasan dengan penilaian rata-rata 4.8 dari para pengunjung.  

Untuk mengunjungi bangunan bersejarah yang terletak di Barcelona ini tentunya membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Namun, ada cara-cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk melihat keindahan Sagrada Familia tanpa harus merogoh kocek dalam. Cara-cara ini bisa juga Anda gunakan untuk mengisi waktu ngabuburit agar jauh lebih seru. Hmm.. apakah mungkin?

Langsung saja cek 3 cara murah mengunjungi Sagrada Familia, Barcelona.  


1. Menonton Vlog tentang Sagrada Familia


Pesona Sagrada Familia

Vlogger Maria Storgaard mengajak kita berkeliling ke dalam Sagrada Familia sambil menceritakan fakta-fakta menarik tentang gereja ini. Maria memperlihatkan interior gereja yang sangat kompleks dan dipenuhi dengan warna-warna indah.

Keindahan ini berasal dari lampu gereja dan cahaya matahari yang masuk lewat jendela. Warna cahaya yang indah itu terlihat seperti menari di pilar-pilar bangunan. Ketika cahaya matahari bergerak pindah ke sisi lain gereja, maka semua warna itu juga akan berpindah dengan cantiknya.

Baca juga:
6 Bangunan Bersejarah di Spanyol
4 Kota Jejak Sejarah Islam Di Spanyol


2. Tur Visual a la Sagrada Familia


pesona sgrada familia

Hanya dengan bermodalkan smartphone dan koneksi internet saja, Anda tetap bisa merasakan sensasi tur visual a la Sagrada Familia. Terdapat 9 bagian gereja yang bisa Anda lihat secara jelas, dan salah satunya merupakan Gaudi’s tomb atau makam Antonio Gaudi sang arsitek.

Selama 43 tahun Gaudi mendedikasikan hidupnya untuk merancang Sagrada Familia. Hingga saat ini Sagrada Familia masih dalam tahap pembangunan dan diperkirakan baru akan selesai pada tahun 2026, bertepatan dengan peringatan seratus tahun kematian Antoni Gaudi.  


3. Membaca Novel Origin karya Dan Brown


Novel Origin karya Dan Brown

Sagrada Familia juga merupakan salah satu tempat yang menjadi latar belakang dalam novel best seller, Origin. Robert Langdon menggambarkan Sagrada Familia sebagai gereja raksasa yang seakan-akan melayang nyaris tak berbobot di atas tanah. Menara-menaranya rumit dan memiliki ketinggian bervariasi sehingga memberi kesan seperti kastel pasir yang ganjil.

Baca juga:
Nostalgia Review Film Inferno – Twist Sempurna Yang Terbaca
Fakta Robert Langdon Ini Tidak Ada Dalam Film

Setelah pembangunannya selesai, puncak tertinggi dari kedelapan belas puncak menaranya akan menjulang secara memusingkan. Namun, kejutan Sagrada Familia sesungguhnya hanya bisa dilihat setelah melangkah masuk melintasi ambang-ambang pintunya. Hmm… seperti apa ya?  

***  

Nah cara apa yang paling membuat Anda merasa benar-benar sedang berada di dalam Sagrada Familia? Belajar dari vlog, ikut tur visual atau membaca buku Origin? Pastinya ketiga cara tersebut akan membuat waktu ngabuburit Anda jadi semakin seru!

0

Artikel

Review Film Inferno Mizan Publishing
Masih menunggu kehadiran Origin? banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut karya fenomenal terbaru Dan Brown. Salah satunya adalah menonton ulang film Inferno, seperti yang saya lakukan beberapa waktu lalu. Terakhir kali saya mengikuti petualangan berbalut konspirasi karya Dan Brown yaitu pada tahun 2009 silam di film  Angels and Demons

Iterasi terbarunya ini masih digawangi sutradara kawakan Ron Howard. Ayah dari aktris Bryce Dallas Howard ini, 2013 lalu juga sempat membuat saya kagum dengan filmnya Rush, yang terinspirasi kisah nyata tentang persaingan legenda Formula 1, Niki Lauda dan James Hunt.

Adegan pertama Inferno dibuka dengan scene yang memperlihatkan aksi pengejaran suatu unit polisi, kepada seseorang yang terindikasi menyembunyikan sesuatu yang sangat berharga. Hingga akhirnya orang tersebut bunuh diri dan meninggalkan teka-teki penuh misteri di benak penonton.

Jauh berbeda dari film pendahulunya, dalam petualangan Robert Langdon kali ini, kita langsung disajikan adegan penuh tanya. Langdon terbangun di sebuah kamar rumah sakit di Florence, Italia.

Baca Juga, Sinopsis Origin yang bisa kamu simak via tautan ini


Langdon tidak mengingat satu pun kejadian selama 48 jam terakhir. Dengan bantuan seorang dokter cantik bernama Sienna Brooks, yang diperankan Felicity Jones (Star Wars: Rogue One). Langdon berusaha merangkai kembali memorinya. Hingga beberapa saat kemudian ia sudah berada dalam kondisi genting serta menjadi buruan seorang polisi wanita misterius, yang berusaha membunuhnya.

Sienna yang terjebak dalam situasi tersebut, secara reflek menyelamatkan Langdon yang lemah. Dimulailah petualangan keduanya dalam mengungkap segala kejadian yang menempatkan mereka berdua dalam kondisi bahaya tersebut. Premis yang ditawarkan dalam film ini masih sama dengan film sebelumnya yaitu adalah teori konspirasi global. Malapetaka dalam Inferno dibawa oleh karakter bernama Zobrist, seorang pengusaha serta miliuner muda eksentrik ala startup enthusiast, yang diperankan oleh Ben Foster.

Inti cerita dari fim ini adalah bahwa dunia digambarkan sedang berada di ambang kehancuran. Populasi penduduk dunia yang tidak terkendali menjadikan bumi semakin rapuh dan mengancam kelangsungan hidup manusia.

Kehancuran dan segala kerapuhan bumi tersebut pada dasarnya merupakan pemikiran paranoid Zobrist belaka.  Zobrist berpikir solusi terbaik untuk mencegah hancurnya bumi adalah dengan memusnahkan semua manusia melalui sebuah virus yang ia beri nama Inferno.


Review Film Inferno Mizan Publishing
Di sepanjang film kita akan diberi berbagai macam pertanyaan serta twist yang dirancang dengan apik oleh Dan Brown dan screenwriter David Koepp (Mission: Impossible, Jurassic ParkSpider-Man). Suguhan aksi, intrik, serta alur cerita dalam Inferno lebih fast pace dan intens daripada film-film sebelumnya.

Penonton tidak diberikan banyak jeda untuk menghela nafas, adrenalin kita akan dipacu dari awal sampai akhir film. Beberapa adegan menarik yang ada di Inferno adalah scene halusinasi neraka yang dialami Langdon. Visualisasi Dante’s (Alighieri) Inferno diwujudkan dengan sangat apik, sehingga memunculkan nuansa mistik dalam film ini.

Adegan di beberapa landmark kota dunia pun disajikan secara apik. Seperti Palazzo Vecchio di Florence, St. Mark Square di Venice, juga di masjid Hagia Sophia di Turki. Dijamin suguhan berbagai lanskap cantik tersebut, akan memanjakan mata kamu. Keseluruhan elemen baik itu karakter maupun alur cerita yang straight to the point menjadikan Inferno lebih mudah dicerna dibandingkan dengan film pendahulunya.

Baca Juga, 10 Fakta Dan Brown yang wajib kamu ketahui


Satu hal yang saya sukai dari film ini tentu saja Tom Hanks. Di usianya yang lebih dari setengah abad yakni 59 tahun (saat syuting film ini berlangsung), dia masih terlihat sangat luwes dalam membawakan karakter Langdon yang 8 tahun lebih muda dibandingkan dengan usia Hanks yang sebenarnya00. Felicity Jones juga membawakan karakter Sienna Brooks dengan sangat baik, dia berhasil meyakinkan kita bahwa Sienna adalah dokter mulia yang siap membantu pasiennya dalam keadaan apapun.

Diantara semua aktor yang terlibat, honourable mention patut diberikan pada aktor Irrfan Khan (Life of Pi, Jurassic World). Khan berhasil membawakan karakter bernama Harry “The Provost” Sims, sebagai karakter yang misterius, serius, likeable, dan menonjol di setiap adegan yang ia jalani.



Kesimpulannya film ini menyuguhkan sajian yang kita harapkan dari adaptasi novel populer Dan Brown. Teka-teki, misteri, aksi, serta bumbu konspirasi akan kita temukan di dalamnya. Dalam beberapa adegan, twist yang disuguhkan dapat dengan mudah kita prediksi, namun itu semua tidak akan mengurangi keseruan menikmati cerita yang tersaji di Inferno.

Bagi sebagian orang yang sudah membaca novelnya, pasti akan sedikit kecewa karena ada adegan penting yang tidak sesuai dengan cerita di versi bukunya. Itu sebuah kewajaran karena tentunya film dan novel adalah medium yang jauh berbeda. Adaptasi dari medium cetak ke audio visual tentunya memerlukan penyesuaian di sana-sini.

Saran saya sebelum menonton film ini, adalah membaca versi novelnya terlebih dahulu. Dijamin pengalaman kamu mengikuti petualangan Langdon terasa lebih komplit.


https://youtu.be/RH2BD49sEZI
 
Nostalgia Review Film Inferno
0

Artikel, baru

Sambil menantikan kehadiran novel Origin yang direncanakan terbit pada November 2017 mendatang. Rasanya kurang seru apabila kita tidak mengenal lebih jauh sosok dibalik seri thriller petualangan profesor Langdon. Berikut beberapa fakta unik, yang wajib kamu ketahui dari sang penulis, Dan Brown.

dan brown

1. Tidak Pernah Ada Kata Libur Untuk Dan Brown


Meskipun Dan Brown adalah seorang yang kaya raya dengan penghasilan mencapai jutaan dolar dari penjualannya bukunya, namun dia tidak pernah mengambil hari libur. Bahkan saat momen-momen spesial seperti Natal sekalipun. Dan Brown selalu menyibukkan diri dengan rutinitas kerjanya sebagai seorang penulis.

Baca juga:
– 5 Fakta Menarik Tentang Novel Terbaru Dan Brown Origin
– Fakta Robert Langdon Ini Tidak Ada Dalam Film


2. Membenci Novel!


Sebuah fakta yang kontradiktif bukan? Ya, terkenal sebagai seorang novelis, namun fakta sebenarnya Dan Brown tidak suka membaca fiksi, dan sulit untuk menyukai sebuah novel.


3. Memiliki Rumah Yang Dibangun Layaknya Sebuah Puzzle


Dan Brown memiliki sebuah rumah mewah bernilai 10 juta USD, di New Hampshire, sebuah negara bagian di Amerika Serikat. Rumah tersebut memiliki berbagai pintu rahasia serta ruang tersembunyi. Ruang kerja, tempat Dan Brown menulis karya-karyanya, terletak persis di balik sebuah lukisan.

Akses menuju kantornya berada pada sebuah tombol rahasia yang terdapat pada lukisan. Bila ditekan maka pintu rahasia akan terbuka, dan menunjukkan jalan masuk menuju kantor Dan Brown.


4. Dan Brown dan Karya Musiknya


Sebelum menjadi novelis ternama seperti saat ini. Dan Brown ternyata pernah menjajaki dunia musik dengan membuat beberapa album, termasuk pada tahun 1993, ia merilis album bertema religius yang ia namai Angels and Demons. Nama album tersebut kemudian menjadi salah satu judul novelnya, seperti yang kita ketahui saat ini.


5. Cameo Dalam Film Hollywood
 


Film adaptasi novelnya yang diperankan Tom Hanks, tentu sudah tidak asing di telinga para fan Dan Brown. Namun tahukah kamu kalau Dan Brown pernah menjadi cameo di film Be Cool (2005), yang dibintangi Uma Thurman dan John Travolta? Dalam film tersebut, Dan Brown tidak sendiri, ia ditemani istrinya Blythe Newlon.

Keduanya dapat terlihat dalam sebuah adegan konser band Aerosmith, di mana Dan Brown serta istrinya menjadi penonton yang berada di baris terdepan.


6.  Salah Satu Penulis Paling Populer Di Seluruh Dunia


The Da Vinci Code
merupakan novel Dan Brown yang paling sukses. Karyanya tersebut telah terjual lebih dari 81 juta eksemplar di seluruh dunia. Total penjualan novel-novelnya mencapai lebih dari 200 juta eksemplar. Novelnya juga telah diterjemahkan kedalam 54 bahasa.


7. Salah Satu Penulis Terkaya di Dunia


Dari keuntungan novel saja, pada tahun 2005 Dan Brown tercatat memiliki nilai kekayaan sebesar 76,5 juta dolar Amerika. Di tahun yang sama Dan Brown masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time. Total kekayaannya saat ini diberitakan mencapai lebih dari 120 juta USD.


Novel Origin karya Dan Brown

8. Rating Buruk Dari Kritikus Buku.


Meskipun karya-karyanya secara komersil terbilang sukses. Namun dikalangan kritikus buku beberapa karya Dan Brown memiliki rating yang tidak baik. Seorang penulis kenamaan Salman Rushdie menilai The Da Vinci Code sangat buruk.

Ia menyatakan The Da Vinci Code “a book so bad that it makes bad books look good”. “The Da Vinci Code buku yang sangat jelek, bahkan membuat buku jelek sekali pun terlihat bagus”.


9. Novel Best Seller Dalam Minggu Yang Sama.


Pada tahun 2004, di minggu yang sama, empat judul novel Dan Brown terpampang di daftar jajaran buku terlaris versi New York Times.

Baca juga:
– 6 Bangunan Bersejarah di Spanyol
– Penasaran dengan Novel Origin, Ini Dia Sinopsisnya!


10. Push Up Satu Jam Sekali.


Disela break, saat rutinitas menulis, Dan Brown selalu menyempatkan untuk push-up. Dia menggunakan jam pasir antik yang terpasang di meja kerjanya, sebagai penanda waktu. Dalam satu jam sekali Dan Brown beristirahat dari menulis dan berolahraga push-up, sit-up, serta melakukan peregangan otot.[]


Teman-teman Mizaners, novel-novel Dan Brown telah tersedia dalam bentuk e-book.

  1. Inferno
  2. The Lost Symbol
  3. Deception Point
  4. Angels and Demons
  5. Origin 
Lengkapi koleksimu sekarang juga!
0

Artikel, Info

Novel Dan Brown Origin | Featured
Frankfurt Bookfair Oktober 2016 lalu, digemparkan oleh berita akan terbitnya novel terbaru Dan Brown di Oktober 2017 nanti. Lisensi penerbitan Origin adalah salah satu lisensi yang paling dikejar oleh penerbit saat itu. Beruntung sekali, Mizan kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerbitkan novel terbaru Dan Brown tersebut.

Nah, mengawali tahun 2017, Dan Brown memberikan kejutan lain. Beda dengan karya-karya sebelumnya, untuk Origin, pihak penerbit Dan Brown mengadakan kontes desain cover Origin. Jadi cover Origin nanti tidak akan digodok di bagian internal penerbit, namun merupakan hasil karya desainer yang memenangkan kompetisi.

Dari desain yang masuk, akan dipilih enam desain cover yang akan dipromosikan ke lebih dari tujuh juta fans Dan Brown di seluruh dunia. Pemenangnya akan ditentukan berdasarkan public voting pada bulan Mei, dan diumumkan secara live oleh Dan Brown.


Kontes Cover | Image

Seru banget yah, sudah ga sabar pengen lihat cover dan baca Origin. Meski peserta dibatasi, hanya boleh warga negara US saja, tapi fans di Indonesia tentu sudah tak sabar ingin melihat hasilnya.

Seberapa excited-kah kamu menanti terbitnya seri terbaru dari karya Dan Brown ini? Sampaikan di kolom komentar ya.


Penasaran pengen tahu info kontes tersebut, cek tautan di bawah ini:

http://ew.com/books/2017/03/13/dan-brown-cover-design-contest/

http://www.origincovercontest.com/enter
0

X