fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel, Ruang Redaksi

Sebuah ruangan tanpa buku bagaikan sebuah raga tanpa jiwa.”

—Marcus Tullius Cicero


Pojok baca, atau reading nook, adalah sebuah tempat khusus yang digunakan untuk kegiatan membaca. Biasanya di pojok ini ada rak-rak berisi buku, kursi atau bantal, lampu baca, dan benda-benda lainnya yang membuat seseorang merasa nyaman dan betah berlama-lama membaca.

 

Baru-baru ini, dalam Instagram stories-nya, Marie Lu sang penulis buku Warcross dan Batman: Nightwalker berbagi foto pojok baca di rumahnya.


Pojok Baca Marie Lu

Di pojok baca Marie Lu, terlihat dua rak buku mengapit sebuah bangku panjang yang dihiasi berbagai bantal duduk dan plushies (boneka empuk). Bangku tersebut sepertinya multifungsi sebagai tempat penyimpanan juga. Kalau boleh menebak, mungkin di dalamnya berisi timbunan buku yang tidak muat ditaruh di rak.


Di dinding terpampang gambar sebuah kota entah apa, yang sepertinya cocok menjadi latar tempat The Young Elites, salah satu buku karya Marie Lu. Nuansa kelam dari gambar tersebut diimbangi dengan bantal yang berwarna-warni. Secara keseluruhan, pojok baca ini membuat orang kagum dan ingin merasakan sendiri nyamannya duduk dan membaca di sana.


Kalau kamu ingin membuat pojok baca sendiri di rumah, beberapa pojok baca berikut ini mungkin dapat memberimu inspirasi untuk berkreasi.


  1. Pojok Baca di Bawah Tangga


    Inspirasi Pojok Baca - Buku Marie Lu


    Jika rumahmu bertingkat dan ruangan di bawah tangga masih kosong, bisa diberdayakan sebagai pojok baca. Jangan lupa tambahkan lampu atau lilin-lilin dalam wadah kaca untuk membantu penerangan, terutama jika ruangan di bawah tangga tersebut tidak berada dekat dengan jendela yang menghadap ke luar.

    Penggunaan warna putih pada cat tembok dan rak buku, serta pada kursi dan bantal, akan membuat pojok baca di bawah tangga ini terkesan bersih dan modern, tidak terkesan suram dan menakutkan. Atau kalau kamu suka dengan nuansa yang lebih hangat, kamu bisa memilih perpaduan warna coklat, krem, atau merah.


  2. Pojok Baca di Samping Jendela


    Inspirasi Pojok Baca Samping Jendela - Buku Marie Lu


    Kalau di rumahmu ada jendela besar, apalagi yang di luarnya ada halaman atau pemandangan indah, kamu cukup menaruh kursi atau sofa favoritmu di sampingnya untuk membuat pojok baca. Untuk membuatmu lebih nyaman, tambahkan kursi kecil berbantal untuk menopang kaki.

    Tambahkan lampu jika dianggap perlu saja, karena pada siang hari, kamu akan mendapat penerangan alami dari sinar matahari sebagai teman membaca.

    Pojok Baca Samping Jendela

    Jika kamu suka membaca sambil minum teh, kopi, atau coklat panas, jangan lupa sediakan meja kecil di samping kursi membacamu. Tapi hati-hati, jangan menumpuk buku di atas meja dan menjadikannya sebagai alas cangkirmu… kalau tak sengaja tersenggol, bisa basah dan rusak bukunya.

    Sebagai pengganti meja kecil, kamu bisa juga menyediakan kabinet atau laci kecil. Cangkir minuman disimpan di bagian atas kabinet, sementara buku-buku bisa dimasukkan ke dalam laci di bagian bawah.


  3. Pojok Baca di Luar Ruangan


    Inspirasi Pojok Baca di Rumah - Buku Marie Lu

    Apa kamu pencinta alam yang suka membaca di bawah sejuknya pohon rindang atau dikelilingi tanaman? Kamu bisa membuat pojok baca di kebun atau halaman rumah. Tidak perlu menyediakan rak buku, untuk mencegah buku-buku cepat rusak akibat terpapar sinar matahari dan udara luar.


    Inspirasi-Pojok-Baca-Buku-Marie-Lu

    Khawatir digigit nyamuk atau serangga? Kamu bisa menyelubungkan kelambu ke pojok bacamu. Jangan lupa pula mengenakan losion anti-nyamuk, atau kamu bisa menyimpan kulit jeruk atau sereh yang sudah terbukti aromanya dapat mengusir nyamuk.


    Inspirasi-pojok-baca

    Jika kamu tidak memiliki kebun atau halaman, pojok baca bisa dibuat di balkon. Tambahkan banyak tanaman hijau, sehingga ketika matamu lelah melihat tulisan di buku yang kamu baca, kamu bisa memandang tanaman-tanaman hijau itu agar kembali merasa segar.


  4. Pojok Baca Sang Penulis

    Pojok-Baca-Marie-Lu

    Penulis yang baik adalah pembaca yang baik, jadi tidak heran jika rumah seorang penulis memiliki pojok baca dan perpustakaan sarat buku. Idealnya, pojok baca seorang penulis punya area terpisah untuk membaca dan menulis. Ini untuk memisahkan antara kegiatan bekerja dan kegiatan santai.

     

    Rak buku seorang penulis tidak hanya berisi buku-buku yang dibaca untuk hiburan, melainkan juga buku-buku referensi, seperti kamus atau ensiklopedia.


  5. Pojok Baca Anak-Anak

    Inspirasi Pojok Buku Baca Anak

    Kebiasaan membaca memiliki banyak sekali manfaat. Beberapa di antaranya, seperti dilansir dari kompas.com, adalah untuk menstimulasi mental, mengurangi stres, memperbanyak kosakata, memperbaiki memori, melatih kemampuan berpikir, meningkatkan konsentrasi, dan melatih keterampilan menulis. Oleh karena itu, amat penting untuk menanamkan kecintaan akan baca buku sejak dini.

     

    Kamu punya anak, adik, atau adik sepupu yang masih kecil? Ajaklah dia untuk membuat pojok baca. Pojok baca untuk anak-anak harus dibuat semenarik mungkin, dengan pilihan warna kursi dan bantal yang cerah ceria.

     

    Rak bukunya tidak perlu terlalu banyak dan padat isi. Karena buku-buku anak biasanya tipis dan sarat ilustrasi berwarna, kamu bisa susun buku-bukunya menghadap ke depan agar desain sampulnya terlihat dan menarik minat anak untuk membacanya. Perlu diingat juga untuk tidak terlalu tinggi memasang raknya, agar buku-bukunya mudah dijangkau anak-anak.

     

    Sebagai pemanis pojok baca anak, kamu bisa menghias dindingnya dengan stiker atau gambar hasil karya sang anak, dan menyelipkan beberapa mainan di antara buku-buku di rak.

    Pojok Baca

    Untuk alternatif, kursi atau sofa bisa diganti dengan karpet tebal dan tenda. Ini pilihan yang bagus jika pojok baca anak berada di luar kamarnya, karena anak-anak pun butuh ruang privasi sendiri, yang bisa mereka dapatkan dari ruang tertutup di dalam tenda.

     

    Ketika membaca di dalam tenda pada malam hari, anak-anak bisa menggunakan senter, sehingga memberi kesan berkemping yang mengasyikkan. Atau, gantungkan fairy lights di bagian dalam tenda, sehingga memberi kesan magis.


    Inspirasi Pojok Baca

    Untuk anak-anak yang aktif, penggunaan kursi atau sofa di pojok baca dapat diganti dengan kursi gantung atau hammock. Kursi gantung ini dapat berfungsi juga sebagai ayunan, sehingga anak-anak tidak bosan duduk diam dalam waktu lama.

     

    Bagaimana, apakah kamu jadi tergugah untuk membuat pojok baca di kamar atau di rumahmu? Seperti apa pun gaya pojok baca yang kamu pilih, pastikan kamu melengkapinya dengan perabot dan buku-buku yang kamu suka, sehingga pojok tersebut bisa menjadi suaka yang menyenangkan untuk didatangi setelah kamu lelah beraktifitas seharian.





[Oleh: Dyah Agustine]



Baca juga: 7 Blog Penulis Keren yang Bisa Dikunjungi Saat Butuh Inspirasi

 

Baca juga: 7 Fakta Marie Lu, Rising Star di Genre Fantasi

0

Artikel

Sudah tidak asing kan, nama Marie Lu di telingamu? Penulis yang tahun ini merilis novel Batman: Nightwalker ternyata tak hanya pandai menggoreskan pena menjadi sebuah cerita, namun juga menjadi gambar yang sungguh memesona.


Dalam akun instagramnya, Marie Lu mengunggah beberapa hasil gambarnya. Yang unik, sebagian besar gambar-gambar itu adalah sketsa wajah tokoh-tokoh dalam berbagai buku yang ditulisnya.


Seperti apa hasilnya? Simak daftar ilustrasi berikut ini yang dikumpulkan dari akun Instagram @marieluthewriter

June dan Metias Iparis dari trilogi Legend


Karya Marie Lu

Kita awali menikmati ilustrasi tokoh dalam buku Marie Lu dengan gambar yang satu ini. Adegan ini tidak ada dalam buku, namun tetap terjadi dalam dunia Legend. Kapten Metias Iparis—seorang hacker bermata hitam dengan kilatan emas, rambut gelap, dan kulit berwarna coklat—memeluk adik perempuannya saat mereka berdua kehilangan kedua orangtua karena kecelakaan mobil.

June yang rapuh kemudian menjadi perempuan tangguh di bawah pengawasan Metias. Meski akhirnya, June hidup hanya berdua bersama anjing bernama Ollie, karena Metias—yang dikenal sebagai salah satu prajurit terbaik Republik—tewas dibunuh.

June Iparis dari trilogi Legend


Karya Marie Lu 1

June Iparis adalah seorang perempuan kurus atletis yang dijuluki Genius Kecil Favorit Republik. Dia memiliki warna mata yang sama dengan mata kakaknya, Metias. Gadis ini berkulit coklat dan memiliki rambut panjang yang nyaris selalu dikuncir kuda.


June mendapatkan nilai sempurna dalam ujian dan dikirim ke Universitas Drake pada usia dua belas tahun. June kemudian diluluskan lebih cepat atas permintaan Komandan Jameson—atasan Metias—untuk melakukan misi pertamanya di militer. Misi ini belum berhasil dilakukan siapa pun di Republik. Dengan sikap dingin dan nekatnya, June ditugaskan untuk menangkap Day.

 

June dan Day dari trilogi Legend

Karya Marie Lu 2

Bisa menebak siapa pasangan ini? Ya, mereka adalah June dan Day. Pasangan paling fenomenal yang Marie Lu ciptakan. Bagi yang sudah selesai membaca Champion—buku ketiga sekaligus buku terakhir dari seri Legend—mungkin merasakan betapa menyiksanya melihat hubungan yang terjadi di antara mereka. June yang berasal dari kalangan elit, jatuh hati pada buronan miskin yang paling dicari oleh Republik.


Mata biru cerah dan wajah oriental Day telah memikat June pada pandangan pertama. Dan wajah elok June telah mengacaukan pikiran Day, meski pada saat itu June berpenampilan seperti anak jalanan. Day memiliki mata kanan yang sedikit lebih pucat dari mata kiri—hal yang Day katakan sebagai hadiah Republik di hari ulang tahunnya—dan rambut panjang berwarna pirang.


Tak lama lagi, kita akan dapat menyaksikan visualisasi June dan Day dalam film layar lebar. Dilansir dari Hollywood Reporter, hak cipta film Legend telah berpindah tangan dari CBS Films ke BCDF Pictures, dan prospeknya cerah.

Adelina dari trilogi The Young Elites

Karya Marie Lu 3

Adelina Amouteru adalah gadis Tamoura yang tertandai setelah sembuh dari wabah berdarah yang telah menewaskan ratusan orang. Wabah tersebut mengubah warna rambut dan bulu mata Adelina menjadi sewarna perak. Wabah itu juga membuat mata kiri Adelina sangat bengkak sehingga harus dicungkil dengan pisau dan tang panas.

 Ayah Adelina menganggap Adelina yang cacat sebagai aib. Dia memperlakukan putri pertamanya itu dengan perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan perlakuan terhadap Violetta, putri keduanya. Sang ayah tak hanya mematahkan jari manis Adelina, tapi juga menjual gadis itu demi uang emas untuk melunasi utang-utangnya.

Setelah melatih dan menguasai kekuatan untuk mengendalikan ilusi, Adelina dapat menyamarkan luka di wajahnya, membuat dia terlihat jauh lebih cantik dan bahkan mengubah penampakannya menjadi persis seperti orang lain. Ilusinya juga nyata. Bayang-bayang yang Adelina ciptakan dapat memadat menjadi senjata yang dapat mencabut nyawa.

Enzo Valenciano dari trilogi The Young Elites


Karya Marie Lu 4

Masih dari dunia yang sama dengan Adelina, sekarang kita bertemu dengan Enzo. Dia adalah seorang pangeran yang terpaksa melepaskan takhtanya karena dia tertandai setelah sembuh dari wabah berdarah. Rambutnya berubah merah sangat pekat nyaris hitam, membingkai wajahnya yang berwarna coklat dengan tulang pipi tinggi, juga mata gelap dengan bulu mata tebal. Tanda ini membuat dirinya dan banyak anak lain sepertinya dipanggil Malfetto.


Tapi kondisinya yang berbeda tidak membuat Enzo menyerah untuk kembali merebut apa yang seharusnya dia miliki. Dengan kemampuan supranatural yang membuatnya dijuluki Sang Pencabut Nyawa, Enzo mengumpulkan beberapa orang sepertinya dan membentuk perkumpulan Elite Muda. Mereka bertujuan untuk menjadi mengangkat Enzo menjadi Raja dan membebaskan para Malfetto yang mengalami penderitaan karena diperjualbelikan.

 

Emika Chen dari dwilogi Warcross

Karya Marie Lu 5

Emika Chen adalah seorang peretas yang menjadi tokoh utama dalam novel Warcross. Emika digambarkan memiliki rambut panjang berwarna pelangi dengan tato di sepanjang lengan kirinya—corak berwarna warni, bunga peoni, bangunan, not balok, juga planet-planet. Selain memiliki tampilan yang menarik perhatian, Emika adalah gadis pemberani. Berani mengambil resiko dengan menjadi pemburu bayaran demi mempertahankan hidup.


Emika menggunakan skateboard listrik usang untuk mengelilingi kota. Menggendong ransel yang berisi peralatan seadanya, dia mengejar penjahat kelas rendahan demi imbalan dari kepolisian.


Sama seperti yang jutaan orang lakukan, Emika juga bermain Warcross. Hanya saja dia memainkannya dengan kacamata yang disewa murah dan bermain dengan identitas anonim. Ketika Emika meretas pertandingan Warcross internasional, dia tepergok oleh Henka Games—perusahaan yang memproduksi Warcross.

 

Hideo Tanaka dari dwilogi Warcross


Karya Marie Lu 6

“Tidak ada seorang pun di dunia yang belum pernah mendengar tentang Hideo Tanaka, pereka cipta muda yang membuat Warcross pada usia tiga belas tahun.” Hideo menciptakan kacamata nirkabel tipis dengan gagang logam dan earphone lipat yang diberi sebutan NeuroLink yang membuatnya memperoleh uang dari setiap byte penggunaan game Warcross. Dan hampir semua orang di dunia menggunakannya. Hideo menyewa Emika untuk menangkap Zero—julukan bagi peretas misterius yang mencoba menghancurkan Warcross.

Di usia dua puluh satu, Hideo sudah mendapatkan sejumput tipis rambut perak yang menghiasi rambut tebal hitamnya. Matanya gelap dengan bulu mata panjang. Hideo berpenampilan rapi seperti layaknya seseorang dengan posisi tertinggi di perusahaan: kemeja berkerah dipadu dengan celana panjang. Tapi terkadang, lengan kemejanya digulung sesiku dan kancing bagian atas kemejanya terbuka.

 

Asher Wing dari dwilogi Warcross

Karya Marie Lu 7

Laki-laki di atas kursi roda ini tak lain dan tak bukan adalah Asher Wing—Kapten tim Phoenix Rider yang berasal dari Los Angeles. Rambutnya berwarna coklat tebal yang nyaris merah dan matanya berwarna biru cerah.


Meski tak bisa berjalan, Ash tetap bisa memesona penggemarnya lewat keahlian dan kepemimpinannya dalam pertandingan Warcross. Ash dapat membawa timnya menjadi salah satu dari enam belas tim resmi Warcross. Kemunculannya di acara pertandingan pembuka turnamen Warcross diiringi teriakan penggemar yang mengelukan namanya. Ash memilih Emika sebagai anggota timnya, meskipun Emika dinominasikan dengan cara yang tidak seharusnya.

 

Hammie Jiménez dari dwilogi Warcross


Karya Marie Lu 8

Hamilton Jiménez atau Hammie adalah teman satu tim Emika dalam pertandingan Warcross. Dia merupakan tangan kanan Asher yang suka bermain catur. Hammie memiliki rambut ikal panjang tebal dengan tubuh setinggi Emika.


Dengan sabar, Hammie menemani Emika dan membuatnya merasa nyaman di asrama meski dirinya kadang sedikit usil dan suka menggoda. Hammie melatih Emika menjadi pemain yang bisa memprediksi pola langkah yang akan diambil lawan.


Hammie juga membantu kapten tim menganalisa kemampuan lawan dan memperkirakan kemungkinan setting tempat Warcross yang akan mereka hadapi. Hammie merupakan pemain berpengalaman dan memiliki kecepatan yang tidak bisa diremehkan.

 

Tokoh Misterius dari The Kingdom of Back

Karya Marie Lu 9

Siapa makhluk bertelinga runcing ini? Dia adalah seorang pangeran muda (mungkin dari kerajaan kaum peri?), tokoh dalam The Kingdom of Back—buku yang direncanakan akan rilis tahun depan, 2019. Setelah trilogi Legend, trilogi The Young Elites, dwilogi Warcross, dan juga Batman: Nightwalker, Marie Lu akan menerbitkan The Kingdom of Back sebagai novel standalone.


Karya Marie Lu 10

Dilansir dari epicreads.com, The Kingdom of Back berbeda dengan novel-novel yang sudah ditulis oleh Marie Lu sebelumnya. Novel ini  bergenre Historical Fiction dan bercerita tentang saudari Mozart—Wolfgang Amadeus Mozart sang komposer—yang akan dibumbui nuansa fantasi. Novel ini sudah ditulis bahkan sebelum Legend dilahirkan.


Penasaran seperti apa ceritanya? Mari kita menunggu buku ini rilis di tahun 2019.




[Oleh: Rhapsody Maryana]



Baca juga: 7 Fakta Marie Lu, Rising Star di Genre Fantasi

Baca juga: 7 Blog Penulis Keren yang Bisa Dikunjungi Saat Butuh Inspirasi

0

Artikel

Dalam sejarah hidup Batman, berpuluh-puluh, bahkan beratus-ratus penjahat telah tercipta. Para penjahat atau musuh terburuk Batman yang jumlahnya sangat banyak tersebut secara bergantian meneror kehidupan masyarakat di kota Gotham dengan berbagai macam tindakan kriminal, seperti perampokan, penghancuran, hingga pembunuhan.

Dengan kehancuran yang selalu menimpa kota Gotham, dan musuh yang datang silih berganti, Bruce Wayne tidak pernah hidup dengan tenang. Bahkan sebagian besar musuhnya tak kalah tenar dibandingkan dengan sang manusia kelelawar sendiri. Dilansir dari forum Comic Vine, sepuluh musuh terburuk Batman adalah Jason Todd, Joker, Ra’s al Ghul, Riddler, Penguin, Two-Face, Superman, Poison Ivy, Mr. Freeze, dan Scarecrow.

 

Mereka muncul di berbagai macam media, mulai dari versi awalnya, yaitu komik, hingga versi adaptasinya di serial televisi hingga film layar lebar. Beberapa di antaranya hadir dalam trilogi film Batman karya Christopher Nolan, trilogi yang sukses dan dipuji-puji oleh para penikmat film di sepenjuru dunia: Batman Begins, The Dark Knight, dan The Dark Knight Returns. Siapa saja mereka? Simak daftar berikut ini:




  1. Ra’s Al Ghul


    Musuh Batman Al Ghul

    Namanya dalam bahasa Arab berarti Kepala Iblis atau The Demon’s Head. Dia dikenal memiliki umur yang sangat panjang (sekitar 700 tahun) dan ahli dalam beragam macam keahlian beladiri. Keahliannya begitu melegenda, hingga tak sedikit pahlawan maupun penjahat super selain Batman, ikut dilatih oleh Al Ghul sendiri.

     

    Al Ghul menganggap umat manusia sebagai kanker yang menggerogoti Bumi, dia memiliki misi untuk melenyapkan sebagian besar manusia untuk menghindari bencana. Al Ghul sempat menginginkan Batman menjadi penerusnya, tapi Batman tidak setuju dengan rencananya untuk melakukan genosida.

    Musuh Batman Liam Neeson

    Ra’s Al Ghul muncul dalam film Batman Begins dan The Dark Knight Rises dengan rencana untuk menghancurkan kota Gotham, kota yang menurutnya bobrok luar dalam. Di dalam kedua film ini, tokoh Ra’s al Ghul diperankan oleh aktor Liam Neeson yang karismatik.

     

    Al Ghul juga adalah pemimpin dari League of Assasins, sebuah organisasi yang menampung para penjahat tenar, dan salah satunya adalah penjahat berikutnya dalam daftar ini.

  2. Bane

    Iya, Bane adalah salah satu anggota League of Assasins. Bane tumbuh besar di dalam sebuah penjara bernama Pena Duro hanya karena alasan yang sepertinya berlebihan. Ayah Bane, yang dikenal sebagai King Snake, buron. Karena tak kunjung mendapatkan sang Ayah, para penegak hukum memutuskan untuk memenjarakan Bane. Tak heran kalau dia kemudian menjadi penjahat, kan!

     

    Selama dipenjara, Bane terus berlatih. Tidak hanya melatih ototnya, Bane juga melatih otaknya dengan membaca buku apa pun yang dapat dia peroleh dalam penjara tersebut. Sudah kuat, cerdas lagi… sungguh perpaduan yang berbahaya dalam diri seorang penjahat.


    Musuh Batman Tom Hardy

    Tapi semua latihan tersebut tak serta merta menjadikan Bane beringas. Sebuah percobaan telah dilakukan di dalam penjara Pena Duro. Dan bukan sembarang percobaan, karena semua orang yang menjadi kelinci percobaan tersebut telah meregang nyawa. Hanya Bane yang mampu bertahan setelah disuntikkan serum mematikan bernama Venom. Serum tersebut terbukti dapat meningkatkan kekuatan fisik Bane, tapi dia harus terus mengonsumsinya setiap 12 jam sekali (melalui serangkaian selang yang terhubung langsung ke kepalanya). Bane lalu melarikan diri dari penjara, dan menghantui kota Gotham. 


    Bane menjadi antagonis utama dalam film The Dark Knight Rises, tokohnya diperankan oleh aktor Tom Hardy. Melihat perawakan Hardy yang kurang tinggi besar, bahkan tidak lebih tinggi daripada Christian Bale yang memerankan Batman, para fans sempat meragukan Hardy. Namun Tom Hardy membuktikan dirinya mampu berakting memerankan Bane dengan luar biasa. Efek khusus dan tambahan sol tiga inci di sepatu botnya juga membantu Hardy terkesan jauh lebih mengintimidasi dari sebenarnya.

     

    Dengan keunggulan fisiknya, Bane menjadi satu-satunya penjahat yang mampu “mematahkan Batman,” dalam artian dia benar-benar mematahkan punggung Batman. Adegan ikonik ini juga dapat dilihat dalam The Dark Knight Rises.

  3. Joker

    Tokoh Joker pertama kali diperkenalkan pada 1940, dan kini menjadi tokoh penjahat terpopuler di seluruh dunia. Joker bertanggung jawab atas beberapa tragedi besar dalam hidup Batman.




    Penampilan luarnya mungkin konyol mirip badut, namun kepribadian Joker sungguh kejam. Dia tidak hanya senang menyiksa secara fisik, tapi juga psikologis. Joker adalah sosiopat yang membunuh orang demi kesenangan semata. Joker menjunjung tinggi anarkisme, motif kejahatannya bukan uang, dia tokoh yang sulit dipahami.


    Musuh Batman Joker Nolanverse

    Dalam trilogi Batman-nya Christopher Nolan, Joker muncul dalam film kedua, The Dark Knight. Di sini, Joker diperankan dengan sangat sukses oleh Heath Ledger, hingga meraih berbagai penghargaan dalam kategori peran pendukung, di antaranya Academy Award dan Golden Globe Award. Sayangnya, sang pemeran tokoh Joker ini tidak dapat menikmati kesuksesannya, karena dia meninggal dunia sebelum The Dark Knight rilis.



  4. Two-Face

    Harvey Dent awalnya adalah seorang Jaksa, dan dia juga merupakan sekutu bagi Batman. Jika Batman dijuluki Dark Knight, Harvey dijuluki White Knight. Harvey akan melakukan berbagai cara untuk menegakkan keadilan dan membersihkan Kota Gotham dari para kriminalis.


    Musuh Batman Two Face

    Dalam versi komik, separuh wajah Harvey Dent rusak karena disiram cairan asam oleh salah seorang mafia di ruang persidangan, sedangkan dalam versi film Nolan, kerusakan wajah Harvey disebabkan oleh luka bakar. Setelah insiden tersebut sifat Harvey beranjak mengalami perubahan. Two-Face yang diperankan oleh aktor Aaron Eckhart muncul dalam film The Dark Knight.

    Musuh Batman Two Face Aaron Eckhart

    Karakter Two-Face sendiri terinspirasi dari karakter sastra klasik berjudul The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde karya Robert Louis Stevenson. Two-Face selalu melemparkan koin miliknya sebelum memutuskan akan berbuat baik atau jahat. Jadi kalau berhadapan dengan Two-Face, berharap saja koin miliknya menghadap ke arah yang benar.

     

    Keterikatan Two-Face dengan koin berasal dari pengalaman masa kecilnya dianiaya oleh ayah sendiri. Ayah Harvey akan melempar koin terlebih dahulu untuk menentukan dia akan memukul anaknya atau tidak. Namun Harvey kecil tidak tahu bahwa koin yang ayahnya gunakan memiliki dua sisi sama, sehingga setiap kalinya Harvey akan tetap dipukul.

  5. Scarecrow

    Nah, kita telah tiba pada penjahat terakhir dalam daftar musuh Batman ini. Kalau sebelumnya kita bertemu dengan jaksa bermuka dua, kini kita akan berjumpa dengan seorang psikiater bernama Dr. Jonathan Crane, yang bekerja di Arkham Asylum.


    Musuh Batman Scarecrow

    Dr. Crane terobsesi untuk menguji coba bagaimana sebuah fobia atau ketakutan itu bekerja. Dia menciptakan semacam gas beracun yang jika dihirup, membuat korbannya berhalusinasi melihat kekakutan terbesarnya. Crane mengenakan topeng dari karung goni yang mencegahnya terpengaruh oleh gas tersebut. Topeng ini membuatnya tampak seperti orang-orangan sawah, karena itulah dia dijuluki Scarecrow.

     

    Crane melakukan berbagai macam tindakan kriminal hanya demi penelitiannya. Dia tidak terobsesi dengan kekayaan, walaupun dia pernah merampok sebuah bank. Uang tersebut dia gunakan hanya untuk penelitian gilanya.

    Scarecrow atau Dr. Crane muncul dalam ketiga film Nolan: Batman Begins, The Dark Knight, dan The Dark Knight Returns, diperankan oleh aktor Cillian Murphy.

    Musuh Batman Scarecrow Cillian Murphy

    Nah, dengan beragam jenis kegilaan dan obsesi para penjahat ini masing-masing, yang mana menurutmu penjahat paling menakutkan?



    [Oleh: Lathifah Thifa]



    Baca juga: Justice League, Tim Superhero Bergengsi dari DC, Siapa Saja Anggotanya? 

    Baca juga: 8 Teknologi Andalan Batman, Nomor 3 Keren Banget!

    Baca juga: 8 Fakta Bruce Wayne yang Perlu Kamu Tahu


0

Artikel

Siapa sih yang tidak kenal Batman? Superhero pembasmi kejahatan di kota Gotham dengan penampilan serba hitam. Seperti superhero pada umumnya, Batman juga mempunyai identitas asli yaitu Bruce Wayne, seorang miliarder pemilik perusahaan Wayne Enterprises.

Dari kecil, Bruce Wayne merupakan yatim piatu karena kedua orangtuanya dibunuh dalam peristiwa perampokan di kota Gotham. Di balik topeng Batman-nya, Bruce Wayne mempunyai fakta-fakta yang belum diketahui orang banyak. Terlepas dari sisi pahlawannya, Bruce Wayne mempunyai karakter yang menarik, dan berikut ini adalah faktanya.

  1. Asal usul nama Bruce Wayne

    Pencipta karakter Batman alias Bruce Wayne, yakni Bob Kane dan Bill Finger, mengambil nama Bruce Wayne dari dua tokoh sejarah ikonik. Bruce merupakan nama dari prajurit Skonlandia, King Bruce I of Scotland yang memimpin perang untuk kemerdekaan Skolandia. Dan nama belakang Wayne juga diambil dari tokoh sejarah yakni Brigadir Jenderal Anthony Wayne yang merupakan pahlawan perang revolusioner Amerika.


    Asal usul nama Bruce Wayne

    Sedangkan di dalam cerita, orangtua Bruce Wayne, Thomas dan Martha Wayne, memberikan nama Bruce Wayne seperti nama keponakan mereka, Bruce N. Wayne yang juga seorang detektif. Rupanya orangtua Bruce berharap kelak anaknya menjadi seorang penegak keadilan seperti halnya keponakan mereka yang seorang detektif.

    Di dalam komik, Bruce N. Wayne tinggal di Wayne Manor ketika menolong Kepolisian kota Gotham. Keahliannya analisisnya yang mumpuni dan intuisinya yang tajam sebagai detektif membuatnya menduga bahwa Bruce Wayne adalah Sang Batman.


  2. Bruce memulai pelatihan dari umur 14 tahun

    Tidak seperti para superhero DC yang mempunyai kekuatan super, Bruce Wayne menjadi seorang Batman dengan usaha keras dari pelatihannya yang memakan waktu dan biaya yang banyak. Bruce Wayne telah menjalani pelatihan mulai dari umur 14 tahun.


    Selama pelatihan dia mempelajari kriminologi, kimia, martial arts, dan forensik yang kesemua ilmunya itu berguna ketika dirinya menjadi Batman. Dia menekan dirinya selama pelatihan baik secara fisik dan mental, dengan tujuan untuk membuat dirinya menjadi tangguh seperti superhero yang kita cintai sekarang.


  3. Bruce Wayne menguasai 40 bahasa


    Bruce Wayne Batman
    Bruce Wayne tidak hanya menempa fisik dan tubuhnya saja, namun juga mengasah intelegensianya. Buktinya Bruce Wayne menguasai 40 bahasa. Di antaranya adalah bahasa Spanyol, Italia, Rusia, dan bahasa lainnya yang umum. Selain itu dia juga menguasai bahasa pemrograman komputer yang dipelajarinya ketika pelatihan. Hal itu berguna untuk menciptakan teknologi yang mendukung aksi Batman.

  4. Bruce Wayne punya kakak laki-laki

    Owlman Thomas Wayne


    Kisah keluarga Bruce Wayne merupakan kisah yang tragis, karena kedua orangtuanya dibunuh oleh perampok. Tapi tahukah kamu bahwa Bruce Wayne mempunyai seorang kakak laki-laki? Bahkan Bruce Wayne sendiri juga tidak tahu bahwa dia mempunyai kakak laki-laki.

    Kakak laki-lakinya bernama Thomas Wayne Jr. dan usianya 3 tahun lebih tua daripada Bruce Wayne. Thomas mengalami kecelakaan sewaktu kecil yang menyebabkan kerusakan pada otaknya sehingga menggangu stabilitas mentalnya dan menjadikannya individu yang berbahaya. Tak punya pilihan, suami istri Wayne memasukannya ke rumah sakit jiwa Willowood dan mengubah nama belakangnya menjadi Willowood.

    Secara tidak sengaja, Thomas melarikan diri dari rumah sakit dan menjadi seorang pembunuh bernama Boomerang Killer. Meskipun menjadi pembunuh kejam, di akhir hidupnya dia menyelamatkan adiknya, Bruce.


  5. Makanan kesukaan Bruce adalah sup mulligatawny


    Makanan kesukaan Batman


    Menjadi seorang miliarder, memilih makanan semahal apapun tidak masalah untuk Bruce Wayne. Akan tetapi, makanan favorit Bruce bukanlah daging steak sapi mahal, melainkan sup mulligatawny. Buat yang belum tahu, sup mulligatawny adalah sup yang dibuat dengan daging, sayuran, nasi, dan bumbu kari.

    Tak hanya sup mulligatawny, makanan favorit lainnya adalah sup french onion. Hal ini dibuktikan pada episode Vendetta dalam Batman the Animated Series. Alfred, asisten rumah tangga Bruce, mengatakan bahwa sup french onion adalah kesukaannya. Sup french onion terbuat dari karamelisasi sup bawang dengan daging dan sherry.


  6. Bruce Wayne fobia akan kelelawar


    Fobia Batman


    Bruce Wayne, Sang Batman memiliki berbagai peralatan canggih yang memiliki bentuk menyerupai kelelawar, mulai dari mobilnya yang disebut Batmobile, hingga markasnya yang bernama Batcave. Namun sesungguhnya bentuk kelelawar yang diambil oleh Bruce Wayne bukanlah sebuah tindakan dari kesukaannya terhadap kelelawar, melainkan karena Bruce Wayne fobia terhadap kelelawar.

    Alasan di balik ketakutan Bruce Wayne terhadap kelelawar dapat dilihat dalam film Batman Begins. Dalam film tersebut, ada adegan Bruce kecil jatuh ke dalam sumur yang penuh dengan kelelawar. Lalu saat di opera, dia ketakutan ketika melihat ada orang berpenampilan seperti kelelawar. Hal ini menunjukkan bahwa seorang pahlawan juga memiliki rasa takut akan sesuatu dan berusaha untuk melawan rasa takutnya.


  7. Ayah Bruce Wayne dan Ayah Clark Kent berhubungan


    Batman dan Superman


    Bruce Wayne alias Batman dan Clark Kent alias Superman mempunyai hubungan yang rumit seperti yang digambarkan pada film Batman v Superman Dawn of Justice. Keduanya saling berkelahi dan menjatuhkan sama lainnya. Padahal jauh sebelum itu, kedua ayah mereka yaitu Thomas Wayne dan ayah kandung Clark Kent dari Planet Krypton saling berkomunikasi.

    Di dalam serial komik Superman/Batman, ayah Superman melakukan komunikasi dengan ayah Bruce dan akhirnya memutuskan untuk mengirim Superman ke bumi. Ayah Bruce menggunakan kesempatan ini dan menggunakan teknologi dari Krypton untuk membantu Wayne Enterprises dan menghindari bangkrut. Fakta bahwa kedua orangtua Bruce dan Clark sempat berkomunikasi satu sama lainnya tidak diketahui oleh kedua anaknya.



  8. Bruce Wayne adalah pemilik The Daily Planet

Bruce Wayne pemilik The Daily Planet

Semua orang mengetahui bahwa Bruce Wayne merupakan ahli waris dari Wayne Enterprises dan menjadikannya miliarder muda di kota Gotham. Berbeda dengan Superman alias Clark Kentyang merupakan seorang wartawan dan mempunyai orang tua angkat yang mengurusi ladang. Secara kelas sosial, keduanya berada dalam kelas yang berbeda.

Dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice, diceritakan bahwa Clark, seorang wartawan The Daily Planet, ingin mengungkap rahasia bahwa Batman adalah Bruce Wayne. Namun sesungguhnya, The Daily Planet merupakan anak perusahaan dari Wayne Entertprises. Jadi secara tidak langsung, The Daily Planet merupakan milik Bruce Wayne dan Clark Kent akan membongkar rahasia dari pemiliknya sendiri.



Nah itu dia 8 fakta tentang Bruce Wayne yang jarang diketahui. Untuk kamu yang masih ingin tahu fakta-fakta menarik lainnya tentang Bruce Wayne khususnya sewaktu masa remaja, kamu bisa dapatkan beragam infonya di novel Batman: Nightwalker karya Marie Lu.

Di novel ini kamu bisa tahu bagaimana kisah dan sepak terjang Bruce Wayne muda sebelum menjadi Batman. Siapa tahu kamu bisa mendapatkan fakta menarik seputar Bruce Wayne ketika remaja.





[Oleh: Fifi Feby Yanti]

Baca juga: DC Icons: Masa Muda Tokoh Ikonik DC

Baca juga: 8 Teknologi Andalan Batman


0

Artikel

Wawancara penulis Leigh Bardugo dan Marie Lu

Dalam rangka memperluas audiens, karakter para superhero, dan kisah mereka, DC Comics berinisiatif untuk merambah dunia Young Adult (YA) dengan merilis serial novel DC Icons. Mereka menggandeng beberapa penulis YA papan atas untuk menciptakan kisah-kisah baru tentang masa muda para superhero DC.

Novel pertama dalam serial DC Icons adalah tentang Diana sang Wonder Woman. Bertajuk Wonder Woman: Warbringer, novel garapan Leigh Bardugo ini mengisahkan Diana muda yang tinggal di Pulau Themyscira bersama Kaum Amazon. Kemampuan Diana belum teruji dalam perang, sehingga dia sering dipandang sebelah mata oleh beberapa Amazon.

Untuk membuktikan diri, Diana pergi ke dunia manusia untuk menghentikan kebangkitan seorang warbringer atau pencetus perang yang diramalkan akan memporakporandakan dunia. Diana yang sebelumnya tak pernah meninggalkan Pulau Themyscira, terbengong-bengong di tengah hiruk pikuk Kota New York. Rasanya lucu jika dibayangkan.


Leigh Bardugo
Tentu saja, Wonder Woman: Warbringer juga sarat aksi menegangkan. Diana dan Alia sang warbringer harus berhadapan dengan para pembunuh bayaran, tentara militer, hingga Dewa Dewi keji yang ingin menyaksikan pertumpahan darah di kalangan umat manusia.

Leigh dengan lihai menjalin kisah Diana, dan juga memasukkan unsur-unsur mitologi Yunani ke dalamnya. Bagaimana cara Leigh menyajikan pesona seorang Wonder Woman ke dalam bentuk novel? Mari simak wawancara berikut ini.


Apa yang membuatmu tertarik terhadap gagasan menulis Wonder Woman dalam format novel, bukannya komik?

Bukan masalah menarik atau tidak. Random House menghubungiku dan mengajukan proposal serial novel YA tentang tokoh-tokoh superhero ini, dan peluang untuk menulis kisah Diana yang berusia 17 tahun sangat sayang untuk dilepaskan.

Aku terbiasa membangun dunia dan karakter dalam bentuk prosa, tapi aku banyak membaca komik, dan aku senang jika Warbringer diadaptasi ke dalam format komik.

Wonder Woman: Warbringer mengangkat mitologi Yunani, dengan tokoh Alia yang disebutkan sebagai keturunan Helen of Troy. Dari mana inspirasinya datang?

Kisah tentang Helen sesungguhnya jauh lebih luas daripada yang selama ini kita tahu. Dia punya kehidupan sebelum dan sesudah menjadi Helen of Troy. Aku menemukan informasi tentang sekte yang dibentuk untuk memuja dia di Sparta Kuno, dan salah satu versi kisah kelahirannya menyebutkan bahwa ibu Helen bukanlah Leda, melainkan Nemesis, Dewi Pembalasan.

Jadi bagaimana jika kekuatan Helen tidak ada hubungannya dengan kecantikan, melainkan kemampuan untuk memancing konflik—suatu kekuatan yang tidak dapat dia kendalikan, kekuatan yang dia wariskan kepada para keturunannya? Aku melakukan riset lebih dalam dan mulai menulis.


Leigh Bardugo

Novel ini juga mengangkat tema pencarian jati diri; Diana berusaha membuktikan dirinya sebagai salah satu Kaum Amazon, dan Alia melarikan diri dari identitasnya sebagai warbringer. Bagaimana menurutmu tentang ini?

Diana dibesarkan dengan nilai-nilai spesifik mengenai heroisme dan kekuatan. Nilai-nilai ini dikonfrontasi oleh persahabatannya dengan Alia, yang menunjukkan kekuatan dan keberanian dalam cara berbeda. Alia dibesarkan untuk selalu waspada terhadap dunia, namun dalam diri Diana dia menemukan cara hidup yang tak kenal takut.

Keduanya harus menentukan ingin jadi seperti apa mereka—terlepas dari nilai-nilai yang selama ini mereka anut. Aku ingin kisahnya fokus pada persahabatan mereka.

Tema keluarga juga menjadi tema penting dalam kisah ini; hubungan Diana dengan ibunya dan Kaum Amazon, serta hubungan Alia dengan kakak lelakinya. Mengapa tema keluarga menjadi sangat penting, terutama bagi tokoh Wonder Woman?

Kisah Diana selalu mengedepankan kekuatan dan nilai-nilai Kaum Amazon, juga keinginan Diana untuk meninggalkan mereka dan pergi ke dunia manusia. Kita semua mengalami ini ketika beranjak dewasa; terkadang kita harus menolak asal muasal kita, terkadang kita harus merengkuhnya.

Namun kita belum benar-benar memahami jati diri kita dan makna keluarga bagi kita, sebelum kita menjauhkan diri dari mereka.

Wonder Woman: Warbringer adalah novel DC Icons yang pertama dirilis. Apa tujuannya, dan bagaimana rasanya menjadi yang pertama?

Kurasa tujuannya adalah untuk menarik minat para fans superhero ini untuk membaca novel, juga untuk mengenalkan para pembaca muda pada tokoh-tokoh yang mungkin selama ini hanya mereka kenal sedikit dari film layar lebar dan film kartun.

Aku tidak keberatan jadi objek percobaan DC Icons. Aku suka tokoh-tokoh superhero ini dan rasanya menyenangkan melihat mereka memasuki ranah YA.

Terkadang kita lupa bahwa eksistensi Wonder Woman tak kalah panjangnya dengan eksistensi Batman atau Superman. Menurutmu, apa daya tarik Wonder Woman hingga bisa bertahan selama puluhan tahun?

Lucunya, seseorang bertanya padaku apakah Wonder Woman ada komiknya! Ternyata orang-orang yang belum pernah membaca komiknya atau menonton filmnya, kenal siapa dia dan nilai-nilai yang dia cerminkan: kekuatan dan welas asih.

Kombinasi ini sangat luar biasa, dan kupikir kebaikan hatinyalah yang membuat kita selalu menyukai tokoh Wonder Woman.


Wonder Woman

Apa kau sudah menonton film Wonder Woman? Bagian mana yang menjadi favoritmu?

Favoritku mungkin di bagian No Man’s Land. Bagian itu terlihat hebat, dan rasanya mendebarkan melihat sosok seorang wanita di tengah-tengah adegan slow motion yang heroik. Kuharap di film berikutnya kita dapat kembali mengunjungi Pulau Themyscira.

Aku ingin melihat lebih banyak adegan yang melibatkan Phillipus dan kaum Amazon lainnya, dan kudengar kabarnya, entah bagaimana Antiope juga akan muncul lagi.


Marie Lu


Novel kedua dalam serial DC Icons berjudul Batman: Nightwalker, mengisahkan tentang Bruce Wayne sebelum dia menjadi Batman. Marie Lu menuliskan kisah yang menarik mengenai sepak terjang Bruce muda yang baru saja mewarisi kekayaan keluarga Wayne, sekaligus menjadi pimpinan Wayne Enterprises.

Tak lama setelah perayaan ulang tahunnya, Bruce Wayne dihukum melakukan pelayanan masyarakat di Arkham Asylum gara-gara dia melanggar perintah polisi dan ikut campur dalam pengejaran kelompok kriminalis bernama Nightwalker yang meneror Kota Gotham.

Para fans Batman pasti sudah tidak asing dengan nama Arkham Asylum, yang merupakan penjara bagi para penjahat paling sinting dan berbahaya Kota Gotham. Di tempat inilah, Bruce bertemu dengan Madeleine Wallace, salah satu tahanan, yang diduga sebagai anggota penting dalam gerombolan Nightwalker.

Para Nightwalker merampok dan membunuh satu per satu kalangan elite Kota Gotham. Dan Madeleine bilang, target mereka berikutnya adalah Bruce.


Alfred dan Lucius Fox dalam film Batman Begins
Di dalam Batman: Nightwalker, para fans Batman juga akan dihibur dengan kehadiran tokoh-tokoh yang sudah familier, seperti Alfred (pengurus rumah tangga Keluarga Wayne, sekaligus wali Bruce), Lucius Fox (pakar teknologi di Wayne Enterprises), dan Harvey Dent (sahabat Bruce yang nantinya akan menjadi salah satu musuh Batman).

Dalam wawancara berikut ini, Marie Lu menjelaskan apa yang mengilhami dia menciptakan tokoh Madeleine, serta bagaimana perasaannya saat menulis kisah Bruce Wayne muda.

Hai, Marie! Sebagai penulis, aspek apa yang bagimu menarik dari kisah Bruce Wayne muda? Apa yang ingin kau eksplorasi dari karakter Bruce Wayne sendiri?

Batman adalah tokoh yang telah banyak dieksplorasi, sedangkan Bruce Wayne belum. Selain dalam serial televisi Gotham, masa muda Batman belum banyak dibahas. Bagaimana rasanya menjadi anak yatim piatu kaya raya dalam menghadapi berbagai tantangan untuk menjadi dewasa?

Aku ingin memahami hal-hal apa yang dianggap penting oleh Bruce Wayne muda, dan bagaimana dia menemukan landasan untuk kemudian menjadi seorang pahlawan pembela keadilan.


Salah satu sifat Bruce yang menarik adalah caranya mengelompokkan orang-orang ke dalam kategori-kategori spesifik berdasarkan kepribadian dan keunikan mereka. Menurutmu, bagaimana peran sifat ini dalam diri Bruce sebagai seorang detektif pemula?

Menurutku, bagian dari proses memecahkan suatu teka-teki adalah berusaha menemukan pola-pola, kemudian menemukan satu bagian yang menonjol. Jadi, aku membayangkan seorang detektif pemula sebagai seseorang yang selalu mengelompokkan berbagai hal: orang, tempat, skenario, dan lain-lain.

Bagiku, ini juga sesuatu yang secara logika akan dilakukan oleh seorang remaja untuk menemukan jati dirinya dan menentukan siapa saja yang bisa dia percayai. Aku juga melakukannya!

 

Madeleine adalah tokoh yang sangat unik; dia dapat memahami Bruce, tapi juga merasa Bruce itu menarik dan membingungkan. Madeleine sepertinya memiliki aura seperti Hannibal Lecter. Bagaimana caramu menciptakan tokoh ini?

Ya, Hannibal. Tepat sekali! Aku memang menginginkan dia memiliki aura seperti Hannibal Lecter (tapi tanpa kanibalismenya). Di novel ini, Bruce sedang berada dalam usia yang amat mudah dipengaruhi, jadi aku ingin agar cara pandang dan moralnya yang masih berubah-ubah ditantang oleh seseorang yang sanggup dengan mudah berhadapan dengannya.

Bisa dibilang, Madeleine memberikan pelatihan detektif pertama bagi Bruce, dan aku ingin Madeleine memberikan pengaruh kuat terhadap Bruce. Aku suka pada tokoh-tokoh perempuan yang karakternya berada di area abu-abu.

 

Ini novel kedua dalam serial DC Icons, setelah Wonder Woman: Warbringer. Bagaimana perasaanmu sebagai penulis kisah Bruce Wayne muda?

Aku merasa terintimidasi… dan merasa terhormat! Leigh Bardugo adalah salah satu penulis favoritku, dan dia menuliskan kisah Diana dengan sangat baik dalam Wonder Woman: Warbringer.

Aku tidak yakin telah mencapai standar kualitas yang dia buat dengan debut DC Icons-nya, tapi berada dalam serial yang sama dengannya saja sudah merupakan suatu kehormatan buatku.



Setelah membaca kedua wawancara di atas, apakah kamu menjadi semakin penasaran dengan kisah Wonder Woman dan Batman muda? Jika kamu sudah membaca komik-komiknya, dan sudah menonton film-filmnya, rasanya kurang lengkap sebelum membaca juga novel-novelnya.

Sebagai catatan tambahan, setelah Wonder Woman: Warbringer dan Batman: Nightwalker, ada dua novel lagi yang akan menyusul terbit dalam serial DC Icons. Kedua novel itu adalah Catwoman: Soulstealer yang ditulis oleh Sarah J. Maas dan Superman: Dawnbreaker yang ditulis oleh Matt de la Pena.





Diterjemahkan dan disadur oleh: Dy

Dari artikel:

Exclusive Interview with Wonder Woman: Warbringer author Leigh Bardugo

Exclusive Interview with Batman: Nightwalker author Marie Lu


Baca juga: DC Icons: Masa Muda Tokoh Ikonik DC

Baca juga: 7 Fakta Marie Lu, Rising Star di Genre Fantasi 

 

0

Artikel

Bagi para penikmat novel fantasi, mungkin nama Marie Lu sudah tidak asing lagi. Penulis cantik kelahiran Beijing ini secara aktif menerbitkan novel setiap tahunnya. Tidak tanggung-tanggung, novel-novel tersebut laris manis dan selalu menduduki jajaran New York Times Best Seller.

Karya-karya Marie Lu juga menerima berbagai penghargaan loh. Legend memenangi Missouri Truman Readers Award pada 2014 dan Rebecca Caudill Young Readers’ Book Award pada 2015. The Young Elites mendapatkan nominasi Goodreads Choice Award for Young Adult Fantasy & Science Fiction pada 2014 dan Pennsylvania Young Readers’ Choice Award for Young Adults pada 2016.

Novel terbarunya Warcross mendapat nominasi Goodreads Choice Award for Young Adult Fantasy & Science Fiction pada 2017. Wah sepertinya karya Marie Lu sudah jaminan mutu ya.

marie lu
Tetapi, walau rajin membaca novelnya, sejauh mana kalian mengenal Marie Lu? Nah, agar semakin akrab, simak deh 7 Fakta Marie Lu berikut  ini.


  1. Mengalami Momen Bersejarah Tiananmen Square Massacre

    Ketika para balita seusianya mengalami masa bahagia dengan bermain boneka atau mobil-mobilan, di usia 5 tahun Marie Lu harus menjadi saksi hidup aksi Pembantaian di Lapangan Tiananmen – Beijing. Konon aksi demonstrasi besar-besaran ini memakan jumlah korban antara 180 sampai 10.454 orang. Dilansir dari gradesaver.com, saat itu Marie Lu kecil harus menyaksikan bagaimana para tentara dan tank mempersiapkan diri untuk menghadapi para demonstran.

    Tiananmen Square Massacre

    Wow, pengalaman masa kecil yang mencekam, ya. Mungkin karena inilah Marie Lu bisa begitu detail mendeskripsikan setiap aksi revolusi atau peperangan di trilogi Legend


  2. Mahir Menggambar

    Para penggemar Marie Lu dan followers setia Instagram-nya kerap disuguhi sosok tokoh-tokoh kesayangan dari novel-novelnya yang ditampilkan dalam bentuk 2 dimensi. Gambar-gambar yang dibuat sendiri oleh Marie Lu itu harus diacungi jempol, sangat bagus!

    Instagram Marie Lu

    Selain melalui Instagram, Marie Lu juga mengunggah gambarnya melalui portal Pinterest dengan nama akun mreefish. Di akun tersebut, Marie Lu juga menampilkan berbagai fancast tokoh-tokoh di dalam novelnya.


  3. Magang di Disney Interactive Studios

    Saat remaja, Marie Lu bersekolah di University of Southern California. Walaupun sibuk dengan dunia kampus, sepertinya Marie Lu enggan menyia-nyiakan waktunya yang berharga. Didukung dengan kemampuan menggambar yang mumpuni, Marie Lu pun ikut program magang di salah satu perusahaan terbesar di Dunia, yakni Disney Interactive Studios. 

    Disney Interactive Studios

  4. Bekerja sebagai Art Designer di Industri Video Game

    Selain menjadi anak magang di kantor Disney, Marie Lu pun bekerja sebagai Art Designer di Industri Video Game selepas lulus kuliah. Pekerjaan ini sesuai dengan salah satu hobinya, yaitu bermain games. Hal ini juga yang nantinya menjadi inspirasi Marie Lu untuk menulis Warcross yang bertemakan Science Fiction dan Virtual Reality.

    Marie Lu


    Namun, karena ingin fokus menulis dan menerbitkan Legend, Marie Lu pun memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan menjadi penulis purnawaktu. Tapi jangan salah, main games tetap menjadi hobinya hingga saat ini!


  5. Bersahabat dengan Tahereh Mafi

    Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa para penulis di Amerika sering sekali berinteraksi dan saling mendukung satu sama lain. Demikian pula halnya Marie Lu dan Tahereh Mafi, penulis serial Shatter Me. Keduanya kerap bertukar komentar dan mengunggah foto bersama.

    Marie Lu dan Tahereh Mafi


    Salah satu fotonya adalah ketika mereka bersama-sama mengikuti aksi demonstrasi bersama para suami masing-masing. Wah! Kompak ya.

    Sebagai tambahan informasi, Marie Lu sudah menikah dengan Primo Gallanosa, seorang pria tampan keturunan Filipina. Ada yang bisa menebak siapa suami Tahereh Mafi yang muncul dalam foto di atas?


  6. Fans BTS

    Tak mau kalah dari para remaja kebanyakan, Marie Lu juga ternyata adalah fans salah satu boyband terkenal asal Korea Selatan, BTS (Bangtan Boys)! Marie kerap mendukung BTS di akun media sosialnya seperti Twitter dan juga Instagram stories.

    Twitter Marie Lu

    Marie Lu tak segan-segan ber-fangirling ria di akunnya. Tidak hanya itu! Nama BTS dan salah satu lagunya juga dia sebutkan dalam sekuel Warcross.

  7. Novel Legend dan The Young Elites Akan Difilmkan!

    Mengiringi kesuksesan novelnya, trilogi Legend dan The Young Elites sudah dibeli hak ciptanya untuk diadaptasi ke layar lebar. Sebenarnya, sejak tahun 2011, hak cipta film Legend sudah dibeli oleh CBS Films. Namun entah kenapa,  rumah produksi tersebut tidak melakukan kemajuan yang berarti pada pembuatan filmnya.

    Tetapi jangan bersedih hati dahulu. Marie Lu mengumumkan melalui akun Instagram-nya, bahwa Legend telah menemukan rumah produksi yang baru, yakni BCDF Pictures! Wah, ayo kita doakan bersama, semoga di rumah produksi ini, film Legend segera terealisasi ya.

    Twitter Marie Lu2

    Sementara itu, The Young Elites dibeli hak cipta filmnya oleh Fox dan Temple Hill, rumah produksi ternama yang telah sukses mengadaptasi novel The Maze Runner karya James Dashner ke layar lebar.



    Rasanya tidak sabar ya, menunggu kedua serial ini difilmkan. Kalau menurut kalian, siapa saja aktor atau aktris yang tepat untuk memerankan, June, Day, Adelina, Enzo hingga Magiano?

    Sesungguhnya, ketika membahas Marie Lu, 7 fakta yang dijabarkan rasanya kurang dan tidak mampu mendeskripsikan secara menyeluruh sosok penuh inspirasi ini. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang Marie Lu, silakan ikuti berbagai akun media sosialnya ya, dan jangan lupa baca juga novel-novelnya.


    [Oleh : Ade Nurmarita]

         
         Baca Juga : 7 Blog Penulis Keren yang Bisa Dikunjungi Saat Butuh Inspirasi

0

Artikel

Apakah kamu menggemari tokoh-tokoh superhero dari DC?

Selain mengikuti komik dan filmnya, sekarang kamu bisa menikmati kisah-kisah mereka dalam format novel. Serial DC Icons namanya. Serial ini digarap oleh sejumlah penulis papan atas dalam genre YA (Young Adult), karena novelnya memang menceritakan para tokoh ikonik DC di masa muda mereka. Langsung saja disimak, para tokoh yang bisa kamu baca kisahnya dalam seri DC Icons.


Buku Seri DC Icons

Wonder Woman: Warbringer karya Leigh Bardugo

Kisah pembuka dalam seri DC Icons adalah tentang Diana Prince sang Wonder Woman. Diana muda belum pernah meninggalkan Pulau Themyscira, tempat tinggalnya bersama kaum Amazon. Meskipun dia anak dari Ratu Hippolyta, bukan berarti dia otomatis dipuja-puji oleh para wanita Amazon. Kemampuan Diana belum teruji dalam perang, dan dia sangat ingin unjuk diri agar tidak diremehkan lagi.

Kesempatan Diana datang bersama seorang gadis yang diburu oleh berbagai pihak karena dia seorang warbringer atau pencetus perang. Misi Diana adalah menghentikan warbringer bangkit sepenuhnya dan membawa kehancuran dunia.

Wonder Woman


Leigh Bardugo, penulis yang sebelumnya telah sukses dengan trilogi Grisha dan dwilogi Six of Crows, berhasil menyajikan kisah Diana dengan apik; tokoh-tokohnya menarik, dan adegan-adegan laganya seru. Karena alur ceritanya cepat, novel setebal 500 halaman lebih ini rasanya masih kurang.

Leigh pernah bekerja sebagai copywriter, jurnalis, penata rias Hollywood, dan juga penulis skrip movie trailer, sebelum akhirnya menerbitkan buku perdananya. Wanita lulusan Yale University ini juga merupakan vokalis band Captain Automatic.


Batman: Nightwalker karya Marie Lu

Sebelum menjadi Batman, Bruce Wayne adalah seorang pemuda kaya raya nan gegabah dengan segala kegalauannya mencari jati diri. Gara-gara mengikuti instingnya untuk melawan perintah polisi dan mengejar komplotan penjahat Nightwalker, Bruce dihukum untuk melakukan pelayanan masyarakat di Arkham Asylum.

Arkham Asylum adalah tempat mengerikan, perpaduan antara fasilitas penjara dan rumah sakit jiwa. Para kriminalis yang ditahan di sana rata-rata memang psikopat berbahaya. Bahkan, ada satu bagian khusus dengan pengamanan ekstra, berisi tahanan-tahanan berisiko tinggi. Di bagian inilah Bruce bertemu dengan Madeleine, salah satu anggota Nightwalker.

Bruce berusaha membuat Madeleine buka mulut dan membocorkan rahasia Nightwalker, gerombolan pencuri dan pembunuh yang meneror Kota Gotham, khususnya meneror penduduk kalangan atas. Tindakan apa yang akan Wayne lakukan ketika dia diberitahu akan menjadi target Nightwalker berikutnya?

Batman Nightwalker


Marie Lu telah lebih dulu sukses dengan trilogi Legend, trilogi The Young Elites, dan Warcross. Ketika menerima tugas untuk menuliskan kisah masa muda Bruce Wayne, dia sangat bersemangat. Dilansir dari wawancaranya dengan Flickering Myth, Marie merasa kisah tokoh Batman sudah banyak dieksplorasi, sedangkan tokoh Bruce Wayne belum. Dia senang dapat mendalami karakter Bruce Wayne remaja dan mendalami bagaimana Bruce bisa tertarik pada penegakan keadilan di Kota Gotham.

Setelah lulus dari University of Southern California, Marie Lu sempat bekerja sebagai art designer di industri video game. Saat ini dia menjadi penulis purna waktu, dan tinggal bersama suaminya di Los Angeles, California.


Catwoman: Soulstealer karya Sarah J. Maas

Buku ketiga dalam serial DC Icons dan baru saja dirilis pada Agustus 2018 ini adalah Catwoman: Soulstealer. Di bagian akhir Batman: Nightwalker ada sedikit cuplikan Catwoman, isinya tentang Selina Kyle yang terpaksa berpartisipasi dalam pertarungan dan pertaruhan ilegal demi mendapatkan uang untuk bertahan hidup.

Menilik sinopsis yang telah beredar di Goodreads, dalam Catwoman: Soulstealer, pembaca akan kembali menjelajahi Kota Gotham, kali ini dari sisi penjahatnya. Catwoman, berkomplot dengan Poison Ivy dan Harley Quinn, membuat kekacauan di Kota Gotham. Berhubung Batman sedang bertugas ke luar kota, hanya ada Batwing yang bertugas menghentikan ketiga gadis ini. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Catwoman


Setelah mendapatkan sudut pandang superhero di dua buku pertama, menarik sekali mendapatkan sudut pandang supervillain di buku ketiga ini. Pembaca bisa melihat latar belakang sang tokoh dan memahami alasan di balik dia memilih jalan yang salah.

Sarah J. Maas terkenal dengan novel-novelnya yang tebal, serial Throne of Glass dan serial A Court of Thorns and Roses. Kedua serial ini memiliki sangat banyak penggemar dan menjadi New York Times bestsellers. Catwoman: Soulstealer ini mungkin karyanya yang paling tipis, hanya setebal tiga ratusan halaman.

Sarah lulus dari Hamilton College dengan Magna Cum Laude di jurusan creative writing. Saat ini Sarah dan suaminya tinggal di Pennsylvania, pada Juni 2018 lalu mereka baru saja dikaruniai seorang anak laki-laki.


Superman: Dawnbreaker karya Matt de la Pena

Kisah Clark Kent muda ini baru direncanakan akan terbit pada Januari 2019, namun sinopsisnya sudah muncul di Goodreads. Berikut ini terjemahan lepasnya.

Clark Kent selalu lebih cepat, lebih kuat, dan lebih baik dibandingkan orang-orang di sekitarnya. Tapi dia dibesarkan untuk tidak bersikap pamer, dan menarik perhatian orang lain bisa jadi berbahaya. Lagipula, dia bisa dibilang belum layak mendapatkan kekuatannya.

Akhir-akhir ini, rasanya sulit untuk menyembunyikan tindakan-tindakan heroik Clark. Ketika suatu hari dia mengikuti suara tangisan seorang gadis, Clark menemukan suatu rahasia gelap di Smallville. Rupanya bukan hanya Clark yang menyembunyikan sesuatu.

Dibantu oleh sahabatnya, Lana Lang, dia menyelidiki kebenaran. Kejahatan apa yang bersembunyi di kota kecil ini? Seberapa besar harga yang harus Clark bayar demi mempelajari masa lalunya dan menerima masa depannya sebagai Superman? Karena sebelum dapat menyelamatkan dunia, Clark Kent harus terlebih dulu menyelamatkan Smallville.

Superman


Sama seperti Leigh, Marie, dan Sarah, Matt de la Pena pun telah menghasilkan buku-buku yang masuk dalam jajaran New York Times bestseller. Dia juga pernah memenangi Newbery medal untuk bukunya yang berjudul Last Stop on Market Street, hasil kolaborasi dengan ilustrator Christian Robinson.

Januari 2018 ini Matt baru saja merilis buku anak-anak berjudul Love, hasil kolaborasi dengan ilustrator Loren Long. Buku ini mendapat sambutan yang baik di kalangan pembaca.

Matt meraih gelar master dalam bidang creative writing dari San Diego State University dan meraih gelar sarjana seni dari University of the Pacific, di mana dia menerima beasiswa penuh berkat prestasinya di bidang basket. Saat ini Matt tinggal di Brooklyn, New York. Dia mengajar creative writing dan mengunjungi sekolah-sekolah tinggi serta kampus-kampus di sepenjuru negeri.



Apakah tokoh DC favoritmu termasuk dalam daftar di atas? Atau kamu punya tokoh favorit lainnya yang ingin kalian baca kisahnya dalam bentuk buku? Semoga saja seri DC Icons ini sukses ya, sehingga berpeluang besar dilanjutkan dengan tokoh-tokoh lainnya.



[Oleh: Dy]

0

Artikel
Di kalangan para pencinta buku fiksi, terutama para wanitanya, ada satu istilah yang akrab di telinga, yakni book boyfriend. Istilah ini mengacu pada tokoh lelaki di dalam novel, yang kepribadian dan fisiknya begitu menawan hingga membuat pembaca jatuh cinta.

Penasaran tipe-tipe lelaki macam apa saja yang layak disebut book boyfriend? Simak daftar 9 lelaki pencuri hati dari novel fantasi ini yuk:


1. Oliver Wood (serial Harry Potter)



Oliver Wood Harry Potter
Oliver Wood pertama kali muncul dalam Harry Potter and The Sorcerer’s Stone sebagai kapten tim Quidditch asrama Gryffindor. Saat itu, Oliver yang merupakan siswa tingkat lima menjadi mentor bagi Harry Potter yang baru masuk Hogwarts. Sikapnya yang tenang tapi tegas membuat siapa pun yang dia pimpin merasa aman.

Bisa dipastikan, rumah tangga yang nantinya dia pimpin akan sejahtera. Sip.Dalam tim Quidditch, Oliver berperan sebagai keeper atau penjaga gawang. Dia amat lihai menangkap dan menangkis bola sembari melakukan manuver-manuver sulit di atas sapu terbang. Hmmm… Kebayang kan, gawang saja dijaga, apalagi hatimu.

Sesudah lulus dari Hogwarts, Oliver masuk tim Quidditch Puddlemere United Reserve. Tapi dalam beberapa pertandingan Hogwarts, Oliver terlihat hadir memberi dukungan. Tidak seperti kacang yang lupa pada kulitnya, Oliver tak lupa pada tim yang awalnya membesarkan dia.  

       
2. Peeta Mellark (The Hunger Games)



Peeta Mellark
Siapa yang tidak kenal dengan pembuat roti dari distrik 12? Seorang tribute yang terpaksa membahayakan hidupnya demi kesenangan warga Capitol. Laki-laki berambut pirang yang bernama Peeta Mellark ini adalah tipe pencinta dalam diam. Menyukai seseorang namun tak pernah berani mengungkapkannya karena yakin si dia tak pernah menyadari keberadaannya.

Peeta berpartisipasi dalam Hunger Games yang brutal dan hanya akan mengizinkan satu orang untuk pulang kembali ke distriknya. Namun, dia tidak pernah menunjukkan kekuatannya dan bersikap seperti halnya anak laki-laki biasa, padahal dia bisa mengangkat seratus kilogram tepung terigu. Jadi jangan khawatir, kalau kau pingsan, Peeta bisa menggendongmu ke tempat aman.

Lelaki yang selalu rendah hati ini rela mengorbankan nyawa demi orang yang dia pedulikan. Peeta merasa tidak ada yang mengharapkan kepulangannya, padahal dia selalu punya tempat pulang di hati tiap wanita yang membaca kisahnya.  
         

3. Newt (The Maze Runner
)



 Newt The Maze Runner
Newt adalah salah satu remaja yang terjebak dalam Glade (suatu area yang dikelilingi labirin raksasa), dan menjadi sosok pengikat di antara para glader. Oleh karena itu, sebutan Glue melekat pada dirinya. Da tidak memiliki tubuh yang kekar seperti Minho atau kenekatan seperti Thomas. Namun kebaikan hatinya membuat semua orang sayang padanya.

Newt tak segan-segan mengorbankan diri dan selalu siap siaga untuk menolong para sahabatnya. Dan yang paling penting, dia selalu mampu memahami orang lain. Bisa dibayangkan, kalau kamu punya pacar seperti Newt, kamu akan sangat disayangi dan dipahami. Benar-benar sosok pacar yang ideal, ya.


4. Magiano (trilogi The Young Elites) Magiano The Young Elites
Magiano adalah salah satu elite muda, sebutan bagi kelompok individu yang memiliki berbagai kemampuan unik. Lelaki hitam manis ini memiliki mata berwarna emas dan lancip bagaikan mata kucing, tatapannya mampu membuat para wanita meleleh seketika.Kemahiran Magiano bermain gitar dan bernyanyi, juga keceriaannya, akan membuat suasana selalu meriah dan hati orang-orang di sekitarnya bahagia.

Sekali pun kau sedang bersedih atau suasana hatimu muram, Magiano dapat menghadirkan kembali senyum di wajahmu. Magiano berprofesi sebagai pencuri, tapi bukan berarti dia gemar mencuri hati para wanita, alias playboy. Buktinya, dia hanya mau mencuri hati satu wanita, dan selalu setia kepadanya.


5. Carswell  Thorne (The Lunar Chronicles) Carswell Thorne
Thorne adalah pilot militer yang mangkir dan kabur membawa pesawat yang dikendarainya. Semangat pemberontak dan sikap kesatrianya sering membuat Thorne bermasalah dengan pihak berwenang, tapi juga membuatnya menjadi semacam selebriti dan buah bibir di kalangan para wanita.Kesan pertama Thorne adalah lelaki penggoda, yang mengedipkan sebelah mata dan tersenyum pada setiap wanita yang dia jumpai.

Namun setelah mengenal lebih jauh, Thorne bisa jadi sangat manis san protektif terhadap kawan-kawannya, terutama pada kekasihnya.Banyak pembaca wanita yang menggemari Thorne karena sifatnya yang humoris dan sarkastis. Mereka bilang dia menggemaskan, ucapan dan kelakuannya sering membuat terbahak.


6. Leo Valdez (serial Percy Jackson) Leo Valdez Percy Jackson
Leo Valdez adalah anak Hephaestus, Dewa Api dan pandai besi dalam mitologi Yunani. Berbeda dengan sosok sang ayah yang tinggi besar, Leo adalah cowok ceking yang sering berlepotan oli. Dia juga sering memakai sabuk perkakas ajaib yang bisa mengeluarkan permen mint tanpa batas.

Sekilas, tampak tak menarik ya? Kecuali mungkin bagian permen mint-nya.Tapi jangan salah, Leo berlepotan oli karena kemahirannya memperbaiki mesin. Dan di balik noda oli, Leo adalah sosok sahabat dan, uhuk… pacar idaman. Kalau mesin saja bisa dia perbaiki dengan mudah, hatimu yang hancur karena patah hati juga tentunya bisa dia perbaiki.

Selain itu, Leo orangnya humoris. Kalau terjebak bersamanya di sebuah pulau tak berpenghuni untuk waktu lama, kamu tidak akan cepat bosan. Kamu akan selalu terhibur berkat berbagai lelucon yang keluar dari mulutnya.        
 

7
. Anthony Lockwood (serial Lockwood & Co.)Anthony Lockwood
Dunia Lockwood & Co adalah dunia yang menderita wabah hantu. Di usia yang terbilang muda, Anthony Lockwood menjadi salah satu pemimpin perusahaan pembasmi hantu. Ini membuktikan kepiawaiannya dalam bersosialisasi dan menjalin relasi.

Lockwood adalah sosok yang karismatik, memesona, dan misterius. Para wanita jadi menebak-nebak ada rahasia apa di balik senyuman yang selalu terulas di wajahnya. Yang jelas, jika ingin mendapatkan perhatian Lockwood, jangan lupa membawa hantaran makanan, karena dia gemar mengudap sembari minum teh, layaknya seorang English gentleman.

Dengan pakaian yang selalu bersih dan rapi, serta sikap yang kalem dan supel, Lockwood dijamin tidak akan memalukanmu kalau dikenalkan kepada kedua orangtua dan keluarga besar.
Semua orang akan menyukainya.      
     

8. Four (trilogi Divergent
) Theo James
Four, alias Tobias Eaton, adalah salah satu mentor ilmu beladiri dalam faksi Dauntless, faksi berisi orang-orang berani mati. Tidak diragukan lagi, Four memiliki fisik yang prima hasil latihan setiap hari, dan dia bagaikan abang yang selalu bisa diandalkan untuk menyelesaikan berbagai masalah.Meskipun terkesan selalu kuat, Four juga memiliki sisi rapuh yang tidak segan dia tunjukkan kepada kekasihnya.

Dia tidak ragu mengakui bahwa dia pun butuh orang lain sebagai tumpuan. Ini menjadikannya sosok yang manusiawi dan banyak wanita ingin menjadi tumpuan hidupnya.Four memiliki raut wajah serius dan jarang tersenyum atau tertawa, tapi sekalinya dia tersenyum…. dijamin para wanita jatuh cinta. Four mengajarkan bahwa rasa takut itu perlu, tidak seharusnya membuatmu terpaku, melainkan bangkit dan bertindak.


9. Ezra Mason (Illuminae) Ezra Mason Illuminae
Sebelum terpaksa mengungsi bersama ribuan penduduk Kerenza lainnya gara-gara planet tempat tinggal mereka diserang, Ezra Mason adalah atlet geeball di sekolahnya. Dia kemudian direkrut menjadi pilot pesawat tempur, dan ternyata dia pilot yang andal.Ezra tipe cowok ganteng dan kekar, tapi kelakuannya imut.

Kepada kekasihnya, dia mengirimkan pesan minta maaf berupa bunga mawar besar yang dibentuk dari kata-kata “sorry.” Awww… siapa sih yang tega tidak memaafkannya? Ezra juga tidak ragu-ragu melontarkan rayuan maut, seperti, “Kau layak mendapatkan setiap bintang di galaksi.” Atau, “Aku milikmu, hingga bintang terakhir di galaksi ini mati. Aku milikmu.”



So sweet!Meskipun para book boyfriend ini sering membuat wanita terbuai dalam khayalan indah, jangan sampai halusinasi berkepanjangan ya. Dan untuk para lelaki, daftar ini bisa dijadikan referensi untuk tahu tipe-tipe seperti apa yang digandrungi wanita.  



[Oleh: Team Sukses Marie Lu]  


Baca Juga: 7 Fakta Marie Lu, Rising Star di Genre Fantasi

Baca Juga: DC Icons; Masa Muda Tokoh Ikonik DC
0

X