fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel

Jaman sekarang jalan-jalan seperti sudah menjadi tren dan wajib banget untuk dilakukan. Mau pergi ke dalam negeri atau ke luar negeri, pokoknya cari tiket murah kayak AirAsia. Kalau sudah dapat, siap deh pergi berkelana! Nah, kira-kira ke mana aja ya destinasi orang-orang Indonesia kalau bepergian dengan pesawat? Berikut destinasi pelancong dalam negeri menurut website Skyscanner. 


Seoul, Korea Selatan



http://mizanpublishing.com/5-fakta-menarik-tony-fernandes-sang-bos-airasia/


Ngerasain sensasi ramainya kota maju enggak harus ke New York kok. Kamu bisa merasakannya kalau kamu berlibur ke Seoul Korea Selatan. Berlibur ke Korea dijamin menyenangkan. Kota Seoul adalah kota dengan pesona wisata yang sangat populer dan tentunya memikat. Gara-gara ramai drama Korea dan oppa-oppa ganteng di televisi, Seoul menjadi destinasi yang kian populer dan banyak dicari oleh orang Indonesia. Banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi atas ‘rekomendasi’ drama Korea yang sudah ditonton, ada Gyeongbokgung palace, N Seoul Tower, Lotte World, Pulau Jeju, Pulau Nami yang ada di film Winter Sonata, Museum Nasional Korsel, Bukhansan National Park, dan masih banyak lagi. Bahkan kalau ke sana saat pertengahan Maret sampai April, kalau beruntung akan terlihat indahnya bunga sakura yang bermekaran. Sambil ke Korea, sambil berkhayal bisa ketemu sama oppa-oppa impian!



Belitung, Sumatera Selatan



Belitung-sumatera-selatan


Siapa yang enggak tau Belitung, Si Negeri Laskar Pelangi? Tiap tahunnya, popularitas belitung kian menanjak. Orang-orang berbondong-bondong ingin merasakan menjadi Ikal sang tokoh utama Laskar Pelangi untuk merasakan bermain di pantai cantik Tanjung Tinggi. Selain pantai Tanjung Tinggi, masih banyak banget destinasi yang bisa kamu kunjungi kalau kamu ke Negeri Laskar Pelangi ini. seperti Museum Kata, SD Replika Laskar Pelangi, Pantai Tanjung Kelayang, pulau Lengkuas, RM Belitong Timpok Dulu, dan masih banyak destinasi yang wajib masuk list saat liburan di Belitung!



Solo, Jawa Tengah


solo-jawa-tengah


Tetangganya si terkenal Yogyakarta, Solo seperti menjadi ‘pelarian’ karena Jogja sudah terlalu ramai. Kota budaya dan kuliner ini juga enggak kalah dan enggak pernah membosankan untuk dikunjungi berapa kalipun! Popularitasnya belakangan ini, juga lebih melejit dibanding Yogyakarta. Jangan beranggapan Solo enggak punya tempat yang bisa dikunjungi. Kalau ke sana, kamu akan takjub dengan suasana Keraton Kasunanan yang ramah, uniknya Festival Payung, banyaknya kuliner di daerah Galabo, dan kamu pun bisa borong batik di Kampung Batik Laweyan! Enggak hanya wisata kota, kamu juga bisa minggir ke arah gunung Lawu, dan menemukan keindahan di sana!



Tokyo, Jepang


tokyo-jepang


Tokyo Jepang memang jadi kota destinasi wisata populer bahkan di Asia! Untuk ke sini, kamu bisa memanfaatkan penerbangan murah seperti Air Asia. Enggak perlu takut, Air Asia menyediakan rute langsung dari Jakarta ke Tokyo. Apalagi sekarang ini ada kebijakan bebas visa bagi WNI yang mau ke Jepang terutama ke Tokyo.


Kalau ke sini, targetkan waktumu ketika bunga sakura sedang bermekaran. Destinasi penuh sakura bisa kamu temui di Shinjuku Gyoen Park, atau bahkan kamu bisa menikmati keindahan Gunung Fuji yang legendaris secara langsung. Jangan lupa tukarkan uang rupiahmu dalam bentuk Yen dan untuk berjaga-jaga, jangan lupa gunakan  tour guide agar kamu tetap dapat berkomunikasi dengan warga lokal. Jangan pikirkan bagaimana bepergian selama di Jepang. Transportasi di sana sudah terkenal sangat baik dan bagus. Jadi, enggak perlu repot-repot untuk sewa kendaraan pribadi.



Penang, Malaysia


penang-malaysia


Bukan ke Kuala Lumpur, sekarang Penang menjadi destinasi yang lebih favorit kalau kamu berkunjung ke negara dengan ikon Menara Kembar, Malaysia. Setiap tahunnya di Penang ada Bukit Bendera yang berfungsi sebagai ‘catatan’ siapa 10 negara yang paling banyak mengunjunginya, dan Indonesia adalah salah satu negara yang wisatawannya berbondong-bondong ke sana! Lezatnya kuliner di Penang juga enggak perlu ditanyakan lagi. Selain itu banyaknya budaya dan koleksi seni jalanan menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Penang, Malaysia.



Osaka, Jepang


penang-malaysia


Enggak mau kalah dari Tokyo, Osaka juga menjadi kota favorit kedua di Jepang yang dikunjungi pelancong asal Indonesia. Di Osaka, ada hiburan legenda seperti Universal Studio Jepang, Dotonburi, Istana Osaka, Tsutenkaku, dan Kyocera Dome. Penasaran tempat wisata di Osaka seperti apa? Kamu bisa pesan tiket murah via Air Asia, dan langsung pilih Osaka sebagai destinasi perjalanan kamu. Maskapai ini terkenal dengan tarif murah dan banyak promo, jadi jangan takut untuk memesan!



London, Inggris


london-inggris


Ibu kota negara Inggris ini juga tidak pernah absen menjadi destinasi populer pelancong Indonesia dengan pesawat. Keindahan kotanya tidak perlu diragukan lagi! Kesan bersejarah dengan karakteristik bangunan yang memesona otomatis membuat decak kekaguman bagi para turis yang mengunjunginya. Tak perlu bingung, banyak tempat yang bisa dikunjungi di London. Kamu bisa ke London Eye, Tower of London, Westminster Abbey, Buckingham Palace, Tower Bridge, Big Ben, dan masih banyak destinasi seru lainnya. Jangan cepat-cepat pulang untuk bisa menikmati seluruh destinasi keren di London. Belum lagi kamu bisa ke kota tetangga seperti Manchester, Liverpool, dan Edinburgh.



Selain itu, seperti yang diceritakan dalam buku Flying High karya Tony Fernandes sang Boss AirAsia, London menjadi kota di mana mimpinya untuk memiliki maskapai murah berasal. Dalam buku tersebut, ambisi Tony bergelora akibat sulitnya dirinya menemukan maskapai murah untuk pulang ke kampung halamannya. Bahkan London pun menjadi kota yang menjadi saksi penerbangan pertama maskapai AirAsia. Mau tau kisah lebih lanjutnya? Jangan lupa baca Flying High karya Tony Fenandes. Sebuah buku yang menceritakan perjalanan dan kisah Tony Fernandes bersama AirAsia, hingga AirAsia menjadi seperti sekarang ini.



[Oleh: Adzhani Fathimah Az-Zahrah]

Baca juga: 5 Rahasia Sukses Berbisnis Ala Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia

Baca juga: Bikin Takjub! Inilah 3 Peristiwa yang Mengubah Takdir Tony Fernandes

Baca juga: 5 Fakta Menarik Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia


 

 

 

 

 

 

 

 

0

Artikel

Menjadi satu dari seratus orang paling berpengaruh di dunia tahun 2015 versi majalah Time tidak pernah ada dalam bayangan Tony Fernandes kecil. Bos maskapai penerbangan AirAsia yang berbasis di Malaysia ini telah 16 tahun memimpin  dan menjadikan perusahaan penerbangan bertarif rendah ini menjadi perusahaan besar yang diperhitungkan.

Hidup dan tumbuh besar menjadi bocah yang memiliki banyak mimpi dan angan menjadikan pria keturunan India ini menjadi pengusaha sukses. Di usia enam tahun Tony kecil pernah menceritakan mimpinya untuk memiliki perusahaan penerbangan sendiri pada ayahnya. Ayahnya yang dulu merupakan seorang fisikawan tidak terlalu mendengarkan celoteh anaknya tersebut, yang dianggap hanya angin lalu. Namun Tony terus hidup dalam mimpinya untuk menjadi pengusaha sukses dan menjadikannya seperti sekarang.


Bos-Air-Asia-Tony-Fernandes

Di awal karirnya, pria berusia 53 tahun ini pernah dianggap gila ketika pertama kali memulai bisnis AirAsia dengan Datuk Kamarudin. Namun ia tak patah arang, dan terus memupuk mimpi yang telah ia idam-idamkan sejak kecil. Bertahun-tahun kemudian ia pun membuktikan pada dunia bahwa tidak ada yang mustahil selagi manusia mau dan masih mampu berusaha.

Tony Fernandes lahir di Malaysia pada tahun 1964 silam. Sempat bersekolah di London, Inggris Tony mengenyam Pendidikan di jurusan Ekonomi. Di awal karirnya pria yang terlahir di keluarga dengan kecintaan terhadap seni ini sempat bekerja di dunia musik. Namun perlahan ia merasa dunia ini kurang menjanjikan dan kemudian ia banting setir dan membuat keputusan penting untuk membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia.


Baca juga: 5 Fakta Menarik Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia

 

Di usia 37 tahun Tony mendirikan AirAsia pada tahun 2001. Bermula dari dua pesawat tepat di satu tahun setelah memulai bisnis, kini AirAsia telah melayani penerbangan hampir ke seluruh dunia dan telah membawa lebih dari 220 juta orang.

Keinginannya untuk membuat maskapai dengan penerbangan murah ini berawal dari cita-citanya untuk memberi kesempatan bagi semua orang bisa merasakan kemudahan naik pesawat. Hal ini kemudian terwujud karena di tahun 2009 hingga 2013 AirAsia didapuk sebagai maskapai dengan penerbangan termurah di dunia versi World Airline Survey oleh Skytrax. Kini AirAsia menjadi salah satu maskapai yang sangat diperhitungkan di dunia penerbangan.

Kesuksesan ini tentu tidak ia dapatkan dengan mudah. Banyak perjuangan dan hal yang telah Tony lakukan untuk mewujudkan mimpinya. Tekad yang kuat serta semangat untuk meraih mimpi selalu menjadi motivasi utama Tony untuk bisa memenuhi hasratnya untuk sukses tersebut. Ia juga tidak pernah takut gagal dalam mencoba segala sesuatu untuk meraih kesuksesan.  Berikut adalah 5 tips sukses Tony Fernandes yang selalu ia pegang teguh dalam perjalanan karirnya:


    1. Percaya dengan kekuatan mimpi

      tips-bisnis-tony-fernandes-airasia

      Ini adalah hal yang selalu menjadi penyemangat Tony sejak kecil hingga tumbuh dewasa dan menjadi sukses seperti saat ini. Ia selalu percaya dengan kekuatan mimpi yang dapat membawa orang menjadi sukses dan mencari cara untuk menggapai mimpi yang dicita-citakan. “Ketika pertama kali memulai bisnis Airasia dengan Datuk Kamarudin, semua orang berpikir kami gila. Mereka bilang kami tidak pernah punya pengalaman dalam menjalankan bisnis di dunia penerbangan, dan bisnis ini tidak akan berhasil. Kalu saja kami mendengar omongan mereka, mungkin kami sudah menyerah dan tidak pernah memulai. Buku ini juga mungkin tidak akan pernah ada,” ungkap Tony saat melakukan peluncuran bukunya di tahun 2017 silam. Tony menilai buku ini menjadi bukti bahwa mimpi itu bisa menjadi kenyataan dan ia ingin memberi semangat bagi semua orang untuk mengejar dan meraih mimpi mereka.


    2. Tulislah kisah kesuksesanmu sendiri


      buku-tony-fernandes-airasia-detikcom

      Percayalah pada hal yang seolah tidak mungkin, bermimpilah, dan jangan pernah bilang tidak sebagai jawaban. Tony selalu menanamkan prinsip tersebut dalam perjalanan karirnya. Meski gagal, Tony menilai itu bukan sesuatu yang masalah. Karena setidaknya dari kegagalan ada hal yang bisa dipetik untuk menjadi pelajaran. “Gagal bukan masalah, karena kamu sudah mencoba, dan kamu bisa mencobanya kembali. Percaya pada diri sendiri dan jangan dengarkan nasihat orang lain. Berjuanglah! Dan tulis kisah suksesmu sendiri,” ungkap Tony.


    3. Pelanggan adalah segalanya

      Bisnis di bidang penyedian jasa menempatkan klien sebagai prioritas utama. Perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang menempatkan pelanggan sebagai yang terpenting dan menjamin kenyamanan serta kepuasannya. Bagi AirAsia membantu menenangkan pelanggan saat penerbangan menjadi hal yang penting. Hal ini membantu menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap maskapai penerbangannya yang telah eksis selama belasan tahun.


    4. Mempunyai visi

      Asean memiliki pasar e-commerce yang sangat menjanjikan. Para pengusaha perlu menyadari hal ini dan menjadikan e-commerce sebagai platform yang penting untuk memulai bisnis mereka. Ada 650 juta orang yang sangat beragam dan semuanya terkoneksi dengan e-commerce hal ini adalah sesuatu yang sangat bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis.

      Sadar akan persaingan global, harus mendasari seorang pebisnis untuk memulai sesuatu. Kepentingan-kepentingan pribadi harus dikesampingkan dan melihat kebutuhan pasar menjadi hal yang harus diutamakan.


    5. Bersyukur adalah kunci kesuksesan

      Tony Fernandes menilai Asean adalah kunci kesuksesan bagi berkembangnya bisnis maskapai penerbangan bertarif rendah, AirAsia. Kekayaan budaya yang dimiliki Asean menjadi kunci keunikan dan keunggulan yang dimiliki AirAsia dan selalu ditunjukkan oleh Tony dalam seluruh materi bisnisnya. AirAsia selalu memunculkan keunikan teksil, arsitektur, seni dan keindahan alam dari Asean. Seperti: Desain batik dari Indonesia, Poom khao bin dari Thailand, Ulos dari Batak Indonesia, Kbach pka Chan dari Kambodia, dan Jongsarat Brunei dari Brunei. Keunikan ini selalu ditonjolkan dan menjadi daya tarik utama bagi AirAsia.

       

      Sebagai seorang pemimpin perusahaan dengan jumlah karyawan yang sangat banyak, Tony mampu menjadi contoh bagi siapapun. Jiwa kepemimpinannya selalu menginspirasi banyak orang. Melalui kekuatan sosial media, Tony juga selalu menyajikan konten-konten yang menarik dan menginspirasi. Perhatiannya terhadap pelanggan dan juga pekerja menjadi kunci sukses utama bagi Tony hingga bisa berada di posisi saat ini.

       

      Beberapa kecelakaan penerbangan yang terjadi dan melibatkan AirAsia selalu menjadi konsen utama bagi Tony. Dalam beberapa kesempatan, Tony selalu menunjukkan perannya sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dengan terjun langsung dalam tiap kejadian. Ini adalah salah satu jiwa kepemimpinan yang dimiliki setiap orang untuk meraih kesuksesan. Di saat-saat krisis Tony sebagai pemimpin utama tidak mundur dan menghindar dari masalah, justru ia hadir untuk memberi solusi dan memecahkan masalah yang terjadi.

       

      Pelajaran dari kisah masa kecil Tony hingga dewasa, dan bagaimana ia menjadi seorang pemimpin dapat dibaca secara lengkap di buku Flying High yang ditulis sendiri olehnya. Buku setebal 243 halaman ini mengulas lengkap bagaimana kisah hidup Tony  yang bisa mengantarkan ia menjadi orang yang sangat berpengaruh di dunia bisnis penerbangan. Sangat menginspirasi!




      [Oleh: Lidya Yuniartha Panjaitan]


      Baca juga: Keren! Inilah 4 Tokoh yang Sukses dengan Modal Nekat


      Baca juga: Bikin Takjub! Inilah 3 Peristiwa yang Mengubah Takdir Tony Fernandes

0

Artikel

Dalam hidup, pasti ada beberapa peristiwa yang menjadi ‘ledakan’ perubahan atas jalan yang ditapakinya. Hal tersebut memerlukan keputusan bulat dan berani dari orang yang bersangkutan. Salah satu CEO yang terkenal dalam dunia maskapai penerbangan yaitu AirAsia merupakan seorang pemimpin asal Malaysia yang telah mengambil langkah berani ketika mengambil alih AirAsia dari pemerintahan Malaysia.

  • Kalau tidak keluar dari pekerjaan sebelumnya, Tony Fernandes tak akan menggapai mimpi untuk menjadi CEO maskapai penerbangan bertarif murah.

Buku-Flying-High-Tony-Fernandes


Saat bersekolah di London dulu, Tony Fernandes kesulitan untuk pulang ke kampung halaman karena harga tiket yang sangat mahal. Dari situlah muncul mimpi untuk memiliki maskapai penerbangan jarak jauh dengan tarif rendah, agar orang-orang selain dirinya dapat bepergian dengan mudah. Tak hanya dijadikan mimpi belaka, Tony Fernandes benar-benar mewujudkannya. Namun, perjalanannya tidak semudah itu.

Sebelum akhirnya menjadi CEO maskapai penerbangan, Tony Fernandes berkecimpung dalam industri musik Malaysia. Dia menjadi seorang direktur manajer termuda di WarNer Music Malaysia. Jenjang karirnya mulus di sana, bahkan dia naik jabatan menjadi wakil presiden Warner Music Group Asia Tenggara.

Kejayaan Warner Music makin memuncak ketika mereka bergabung dengan America Online. Kondisi yang demikian ‘menyenangkan’ tidak membuat Tony Fernandes benar-benar senang. Setelahnya, dia mengambil langkah untuk keluar dari Warner Music, meninggalkan semua jabatan yang sudah diraihnya, dan memilih untuk mengejar mimpinya. Keluar  dari Warner Music, Tony Fernandes membeli maskapai penerbangan yang hampir bangkrut dari pemerintah Malaysia, yaitu AirAsia.


Kalau tidak nekat membeli maskapai AirAsia dari pemerintah Malaysia dan tidak mengambil risiko untuk membayar seluruh utang AirAsia, Tony tak akan dikenal sebagai seorang CEO pemberani yang gila!


Buku-Tony-Fernandes-Flying-High-AirAsia


September 2001 adalah masa-masa yang buruk bagi industri penerbangan. Setelah kejadian serangan 9/11 di Amerika Serikat, banyak orang yang menolak dan tidak mau bepergian dengan menggunakan pesawat. Pada saat itulah, lagi-lagi Tony Fernandes mengambil langkah yang luar biasa. Dia nekat membeli maskapai penerbangan AirAsia dari pemerintahan Malaysia.

Harga beli simbolik Air Asia saat itu hanya RM 1, namun kondisi AirAsia saat itu hampir bangkrut dan memiliki utang sampai RM 40 juta! Demi melunasinya, Tony terpaksa menggadaikan rumah dan mengeluarkan seluruh uang simpanannya, demi membangkitkan kembali AirAsia, demi mewujudkan mimpi-mimpinya.


Banyak orang yang tidak percaya dengan maskapai gagasan Tony Fernandes. Tetapi dengan tekad dan kesungguhan yang kuat, Tony Fernandes tetap berusaha sekuat tenaga menggerakkan AirAsia dan terus-menerus mencoba berlari bersamanya. Tony Fernandes tidak merasa keputusannya salah, dia justru merasa bahwa waktu dia membeli AirAsia, adalah saat-saat yang tepat. Banyak hal baik dan peluang yang dia dapatkan.

Di balik kejadian mengerikan serangan 11 September, harga tiket pesawat menurun hingga 40%. Belum lagi banyak pula tenaga kerja berpengalaman yang putus kerja karena kejadian itu. Banyak maskapai yang hampir mengalami kebangkrutan. Dari kondisi itu, Tony Fernandes mendapat banyak ‘keuntungan’. Dia mudah merekrut orang-orang berpengalaman tersebut, untuk bergabung bersama maskapai miliknya.

Tak gentar, Tony Fernandes tetap berpikiran positif. Dia percaya bahwa orang-orang Malaysia akan menyambut baik tarif penerbangan yang rendah apalagi saat itu keadaan ekonomi sedang ketat. Dan benar saja, segala perhitungan dan pemikirannya saat itu, serta usahanya yang tak putus mampu membawa AirAsia menjadi maskapai penerbangan yang dikenal dunia seperti sekarang.

  • Bertindak berani, hingga memunculkan hak pendaratan bukan hanya untuk AirAsia saja, tapi juga untuk maskapai penerbangan tarif rendah lainnya.

AirAsia-Tony-Fernandes

Pencapaian terbesar Tony Fernandes adalah kembali memulihkan AirAsia sebagai maskapai penerbangan internasional. Pada pertengahan 2003, Tony Fernandes meminta persetujuan Mahatir untuk menurunkan izin hak pendaratan. Dia pun berhasil memperoleh hak tersebut. Atas tindakannya, hak pendaratan tak hanya berlaku bagi AirAsia saja, namun juga kepada maskapai penerbangan tarif rendah lainnya. Selain itu, Tony Fernandes juga berhasil merevolusikan industri penerbangan melalui penerbangan tarif rendah, gagasannya ini sangatlah berdampak bagi industri penerbangan.

Performa kerja Tony Fernandes juga dianggap cemerlang. Karenanya, dia berhasil mendapatkan penghargaan Visionaries and Leadership Series dari International Herald Tribune, yang merupakan perusahaan surat kabar Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan kepadanya sebagai pengakuan terhadap prestasi sebuah perusahaan dan kemahirannya atas mengurus perusahaan tersebut.

Kemahiran dan upayanya tercermin dari tindak yang dia lakukan. Baru-baru ini, Maret 2018, beredar video petugas darat di bandara yang melempar barang-barang bagasi penumpang. Tony Fernandes mengambil tindakan untuk meminta maaf atas kejadian itu. Tony Fernandes pun mengunggah video tersebut di akun Facebook pribadi miliknya. Dia pun akan bertanggung jawab atas adanya kejadian tak mengenakkan tersebut. Tony Fernandes melakukan langkah yang cepat dan bijak, sehingga nama baik AirAsia cepat kembali pulih. Masalah pun tidak berlarut-larut.

Kabur dari masalah dan membiarkan orang lain yang menyelesaikannya bukanlah tindakan yang baik dan tepat untuk dilakukan. Dengan berani dan bertanggung jawab, Tony Fernandes langsung turun tangan dan menghadapi permasalahan yang ada.

Tony Fernandes memang merupakan atasan yang tidak segan bekerja langsung dengan staf-stafnya. Dia membuktikan bahwa dia merupakan salah satu pemimpin yang baik. Untuk menjadi pemimpin yang baik, setidaknya dia memiliki pengalaman tentang bagaimana pekerjaan berjalan dengan dan tanpa karyawan.

Kalau Tony tidak melakukan pekerjaan turun langsung ini, belum tentu dia menjadi pemimpin yang baik seperti sekarang.

Tony menggunakan strategi bisnis yang sederhana dan rendah hati. Da tidak memberikan batasan antara pekerja dengan dirinya. Dengan tidak adanya batasan tersebut, staf Tony Fernandes dapat bertanya atau berinteraksi langsung dengannya, kapan pun, dan di mana pun. Tony Fernandes selalu memberikan motivasi kepada stafnya agar mereka percaya, bahwa baginya mereka adalah prioritas utama. Tony meyakini bahwa ketika dia berhasil membuat karyawannya nyaman dan bahagia, maka karyawannya akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya.

Pemikiran sederhana dan membumi dari Tony Fernandes, serta kisah-kisah tentang dirinya hingga dia sukses seperti saat ini dapat dibaca dalam bukunya yang berjudul Flying High. Tak hanya memukau, buku tersebut juga memuat kisah hidup Tony, dari masa kecilnya, orangtuanya, hingga mimpi-mimpi yang telah mengantarkannya menjadi salah satu pengusaha berpengaruh di Asia, bahkan dunia!




[Oleh: Adzhani Fatimah Az-Zahrah]



Baca juga: 5 Fakta Menarik Tony Fernandes, Sang Bos AirAsia 

Baca juga: Keren! Inilah 4 Tokoh yang Sukses dengan Modal Nekat

 

0

Artikel

Menjadi orang sukses adalah mimpi hampir semua orang. Untuk mendapatkannya, ada beragam jalan yang bisa ditempuh. Asal mau berusaha dan tekun, kesuksesan tentu bisa digapai oleh tanganmu. Salah satu orang yang sukses dalam mengejar mimpi masa kecilnya adalah Tan Sri Anthony Francis Fernandes alias Tony Fernandes, sang boss AirAsia, maskapai murah favoritnya para traveller.



Sebelum mendirikan AirAsia, Tony Fernandes dulunya bersekolah di London School dan mengambil jurusan Ekonomi. Untuk sepak terjang pekerjaan, sebelumnya Tony bekerja dalam industri musik. Namun ketika Tony merasa industri musik kurang bisa menghadapi perkembangan zaman, Tony memutuskan untuk berhenti dari industri tersebut dan nekat membuat keputusan penting yang mengubah hidupnya, yaitu membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia! 

Dan inilah 5 fakta tentang Tony Fernandes yang seru untuk diketahui!

 

  1. Pernah menjabat sebagai orang penting di industri musik Malaysia!


    Sebelum mendirikan AirAsia, Tony Fernandes ternyata adalah seorang direktur manajer termuda di Warner Music (Malaysia) Sdn Bhd. Tak sekadar sampai di situ, dari tahun 1992-2001 dia pun naik menjadi wakil presiden Warner Music Group Asia Tenggara. Saat masa jayanya dan saat Time Warner Inc. bergabung dengan America Online, Tony meninggalkan perusahaan tersebut untuk mengejar impiannya yaitu mendirikan sebuah perusahaan penerbangan yang bertarif rendah.


  2. Tony membeli AirAsia seharga 1 ringgit dari pemerintahan Malaysia?

    Mulanya, AirAsia dimiliki oleh pemerintah Malaysia. Namun, maskapai ini memiliki beban berat yang tak bisa ditanggung. Akhirnya, pada 2 Desember 2001, Tony membeli AirAsia dari pemerintah Malaysia dengan harga simbolik yaitu 1 ringgit saja. Dari situ, Tony Fernandes melakukan pembenahan hingga AirAsia berhasil hingga saat ini. Saat awal-awal penerbangan dilakukan dalam berbagai rute, harga promosi yang ditawarkan AirAsia untuk perjalanannya hanya senilai 10 ringgit.

    Banyak pihak yang meramalkan AirAsia akan rugi, apalagi saat itu penerbangan sedang buruk-buruknya karena kejadian serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat. Banyak orang yang menolak dan tak mau bepergian dengan pesawat. Namun ajaibnya, dalam waktu satu sampai 2 tahun saja, AirAsia mampu menyelesaikan seluruh utang sebelumnya dan tidak lagi mengalami kerugian. Setelahnya, AirAsia melakukan kembali penyusunan organisasi dan melakukan pengembangan pada konsep yang membawa perubahan besar sehingga AirAsia memperoleh keuntungan besar dalam waktu yang singkat.



  3. Menjadi salah satu CEO pertama yang menggunakan sosial media untuk marketing!

    Peka dengan perkembangan, Tony Fernandes banyak menggunakan media sosial resmi maupun pribadinya untuk menjual AirAsia kepada publik. Tony Ferandes sangat mengetahui bahwa teknologi adalah hal yang penting bagi kemajuan bisnisnya. Dia mengambil poin serius untuk mengembangkan website AirAsia, agar semua orang dapat merasa nyaman ketika mengunjungi lamannya. Tony Fernandes menginvestasikan banyak hal dalam lingkup marketing agar maskapai miliknya dapat semakin dikenal oleh dunia.



  4. Tony membangun kultur yang dinamis dalam menjalankan AirAsia

    Tony Fernandes membentuk AirAsia sebagai ‘pabrik mimpi’. Kondisi ini sangat disadari oleh setiap orang bahkan karyawan-karyawannya. Karenanya, setiap orang yang bekerja di AirAsia selalu mengejar passion mereka dan bersenang hati mengerahkan segenap potensi yang mereka miliki untuk hal tersebut.

    Selain itu, AirAsia mengedepankan keterbukaan dan menginginkan orang yang berada di dalamnya untuk lebih kreatif dan menjadi pribadi yang passionate terhadap apa yang mereka lakukan. Maka dari itu, hal utama yang menjadi persyaratan bagi Tony Fernandes ketika merekrut orang-orang untuk bersamanya di Air Asia adalah mereka harus memiliki passion dan berani bermimpi untuk mengejarnya.


  5. Dalam waktu 2 tahun, Tony berhasil mengantar AirAsia menjadi maskapai yang sukses

    Walaupun membeli AirAsia hanya seharga 1 ringgit, tapi marak diketahui juga kalau Tony Fernandes menjadi penanggung seluruh utang terdahulu AirAsia yang mencapai 40 juta ringgit. Demi melunasinya, Tony terpaksa menggadaikan rumah dan mengeluarkan seluruh uang simpanannya untuk membangkitkan AirAsia.

    Ditambah lagi, pada awal-awal munculnya AirAsia, banyak orang yang tidak percaya dengan maskapai ini. Tetapi dengan tekad dan kesungguhan yang kuat, Tony Fernandes tetap menggerakkan AirAsia dan berusaha berlari bersamanya. Saat itu, dia banyak menggunakan wadah online untuk promosi penerbangan. Dan voila, berkat kegigihan dan sikap pantang menyerah, dalam waktu 2 tahun AirAsia sudah dikenal dunia dan memenangi berbagai penghargaan dunia!


    Banyak kisah Tony Fernandes yang bisa dibaca dalam buku Flying High. Tak sekadar cerita kesuksesan AirAsia, dalam buku tersebut Tony juga mengingatkan kepada kita pentingnya bermimpi. Dan berkaca dari kisah Tony Fernandes, kita diingatkan untuk percaya pada power of dream. Jangan pedulikan orang menganggap gila, teruslah berusaha dan perlahan-lahan menjalankannya. Karena kekuatan mimpi mampu membakar semangat yang mulanya terkurung dalam diri kita. Dengan berani bermimpi, kita akan tergerak untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya kita kira tidak bisa kita lakukan.

    Siapa sangka seseorang yang pernah membantu ibunya berjualan wadah makanan plastik ternama ini bisa menjadi boss maskapai terkenal dunia? Tulis mimpi-mimpimu, tulis pula yang menjadi perjalananmu. Hal tersebut berguna untuk menjadi pelajaran ke depannya. Jangan lupa pula untuk selalu bersyukur, setelah mendapatkan apa yang telah diperjuangkan, atau hal di luar yang telah diperjuangkan.

     


    [Oleh: Adzhani Fatimah Az-Zahra]

    Baca juga: 5 Fakta Shailene Woodley yang Akan Membuatmu Tercengang

    Baca juga: 7 Blog Penulis Keren yang Wajib Dikunjungi Saat Butuh Inspirasi


0

X