fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Artikel
Meeting Nouman Ali Khan (NAK). Padahal, kenal juga tidak. Ketemu juga belum. Yet I feel like I owe so much to this guy: Nouman Ali Khan (NAK)


I watched his youtube channel daily.

I quoted him, downloaded his app

and repeated his stories many times.

Those videos helped me

when I was in my lowest spiritual moment.

In short, Nouman Ali Khan helped me

to reconnect with Al-Quran.”



Bisa terbayang rasanya saat mendengar Nouman Ali Khan berencana ke Jakarta pada ceramahnya dengan tema Reconnect with Quran, Minggu (06/05/2018) di Masjid Istiqlal. Berbagai ikhtiar dijalankan untuk bisa hadir di sana serta belajar dan berinteraksi langsung.

Alhamdulilah Allah Azza wa Jalla membukakan banyak pintu untuk berjumpa dengan Nouman Ali Khan—dan lebih asyik lagi bertemu banyak kawan-kawan baru. Dalam sebuah kesempatan,Nouman Ali Khanpernah berkata bahwa misinya adalah membantu sesama Muslim, terutama pemuda Muslim untuk lebih kenal, paham, dan lebih mencintai Islam (baca: Allah Sang MahaPengasih dan Al-Quran).

Kenapa? Karena terlalu banyak orang Islam yang melihat Al-Quran sebagai kitab suci yang ditinggikan, namun tidak dijadikan petunjuk hidup. Karena terlalu sering Al-Quran difungsikan sebagai “apotek” (contoh: apa ya ayat buat dapat rezeki? Atau apa ayat enteng jodoh?), tapi bukan sahabat yang setia menemani setiap waktu.


In short, we respect Al-Quran, but we do not feel the need to connect with Al-Quran   The time is now.  To open our eyes,  to open our heart, and to open the pages of Al-Quran. Thank you, Nouman Ali Khan for showing the way.  May Allah azza wa jalla shine your path always.

Terima kasih untuk kawan-kawan @nakindonesia @hijup @penerbitmizan yang sudah berbaik hati mengundang Nouman Ali Khan dan membukakan jalan untuk berjumpa langsung dengan beliau.(*)    



[Oleh: Rene Suhardono | Penyunting: Zahra Haifa]
0

Artikel

Apa arti kepiawaian menata banyak hal dalam kehidupan ini namun awam soal kehidupan kekal sejati yang menanti kita semua kelak?

Apa guna berbagai kemahiran mengolah tubuh dan pikiran, tapi pandir tentang seluk beluk hati dan jiwa kita sendiri?

Apa manfaat segala bentuk pencarian ilmu demi memahami alam semesta dan segenap isinya, tanpa (berupaya) memahami kehadiran Dzat Sang Maha Pencipta, Sang Maha Penguasa dan Sang Maha Pengasih?  


Tiga pertanyaan tersebut disampaikan dengan santun dan santai oleh Nouman Ali Khan dalam salah satu ceramah YouTubenya. Tiga pertanyaan yang telah membuat saya terhenyak cukup lama… bahkan sampai sekarang saat menuliskan ini. Tidak sekedar tersindir, namun tertohok dengan sempurna!

Akhirnya, apa yang sebenarnya saya lihat dari sosok seorang Nouman Ali Khan setelah memelajari ceramah-ceramahnya yang ia sampaikan?


  1. Nouman Ali Khan adalah guru saya. Walaupun dia lebih muda, berbeda dalam banyak hal dan—saat artikel ini ditulis—tidak pernah berjumpa langsung. Guru bukan dalam pengertian sempit sebagai seseorang pengajar ilmu dan pemberi nilai, namun sebagaimana peruntukan kata “guru” dalam bahasa aslinya, Sansekerta, sebagai “penghancur kegelapan”. Atas izin Allah Azza wa Jalla, Nouman Ali Khan dihadirkan untuk menghancurkan kegelapan yang selama ini menaungi cara pandang, cara pikir dan cara hidup saya. Dan insya Allah—ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan manusia lain
 
  1. Nouman Ali Khan sama sekali tidak membawa ajaran atau pesan baru. Dia seorang penyambung lidah pesan-pesan yang telah diwahyukan pada nabi terakhir penutup zaman, utusan Allah Swt. dan manusia dengan akhlak terbaik yang pernah hidup 1400 tahun lalu bernama Rasullulah Muhammad Saw.
 
  1. Nouman Ali Khan bukan motivator tenar yang kerap mengedepankan kecerdasan, pesona dan popularitas dirinya. Dia seorang pembelajar yang resah mengamati bagaimana kemajuan teknologi dan arus perkembangan dunia semakin membuat manusia melupakan esensi keberadaannya di dunia ini.
 
  1. Nouman Ali Khan juga berbeda dari sosok berpengaruh lainnya. Berbeda dengan para politisi ulung atau pemimpin dunia yang kerap menyuarakan visi pribadi tentang bagaimana masa depan dibawah kepemimpinannya. Dia mengambil peran dengan terus memunculkan karya-karya positif yang menggunggah. Buku ini adalah salah satunya. Silakan juga unduh aplikasi Bayyinah yang telah menjadi teman setia saya memelajari Al Quran.
 
  1. Nouman Ali Khan adalah seorang penggiat. Dia meyakini tidak ada kebetulan di dunia ini. Dan semua, apapun itu, terjadi atas izin-Nya. Dia adalah pengusung jalan hidup yang lurus. Dia mendudukan diri sebagai pengingat untuk dirinya sendiri dan banyak manusia lain tentang Allah Sang Maha Tunggal dan Islam sebagai agama pilihan-Nya yang telah, masih dan akan terus menjadi rahmat bagi alam semesta dan seluruh isinya.


Buku Revive Your Heart memang berlandaskan ajaran Islam yang disampaikan dengan cerdas dan asyik. Namun peruntukannya bukan hanya untuk muslim, namun bagi siapa saja yang berniat memantapkan pemahaman tentang diri (baca: hati dan jiwa), esensi hidup (baca: kehidupan ini dan selanjutnya) dan Allah Azza wa Jalla.

Baca dengan tenang. Baca dalam sabar. Baca untuk meninggikan kesadaran dan melatih kelembutan. Jadikan diri anda orang-orang beruntung yang telah membuka hati membaca pesan-pesan Allah Azza wa Jalla lewat tulisan Nouman Ali Khan.(*)


 
[Oleh: Rene Suhardono | Penyunting: Zahra Haifa]
0

X