fbpx

Your address will show here +12 34 56 78
Anak, Artikel


Di antara Sahabat KKPK di sini pasti ada yang tidak suka makan sayuran, kan? atau suka pilih-pilih makan sayuran tertentu saja, ya, kan? Padahal sayuran itu banyak sekali manfaatnya karena mengandung serat dan vitamin yang dibutuhkan untuk perkembangan tubuh teman-teman. Mungkin teman-teman kurang suka menyantap sayuran karena olahannya kurang beragam sehingga rasanya begitu-begitu saja.

Kalau begitu, kalian harus coba cara-cara asyik makan sayuran ini. Caranya mudah, rasanya enak, dan kamu bisa ketagihan. Ini beberapa cara asyik makan sayuran:


  1. Crispy Veggie

 


Sayuran yang diolah dengan cara digoreng crispy dengan balutan tepung ini pasti bikin teman-teman suka memakannya. Beberapa sayuran yang bisa dibuat jadi crispy veggie ini di antaranya adalah kangkung, bayam, brokoli, terong, dan yang sudah sering kalian lihat, pastinya kentang.

Supaya tambah enak, bisa tambahkan saus sebagai cocolannya. Bisa saus tomat, saus keju, atau saus barbeque.


  1. Pasta Sehat


Nah, kalau ini cara mengolah pastanya sama seperti biasa saja, yang berbeda adalah tambahan topping sayuran rebus yang dicampurkan ke dalam pastanya.

Nikmatnya saus pasta pasti akan membuat rasa sayurannya jadi makin enak juga. Yuk, Sahabat, kita coba!


  1. Jagung Keju

 


Yang ini pasti sudah tahu, yaa … jagung manis yang direbus, kemudian dipisahkan dari bonggolnya, taburi keju dan tambahkan susu kental manis! yummy, kan …?

Untuk resep jagung ini, Sahabat bisa juga, lho, membuat versi jagung pedasnya. Ganti susu kental manis dengan saus tomat atau saus sambal. Rasanya tidak kalah enak, kok!


  1. Omelet Sayuran

 



Olahan telur yang satu ini paling mantap disantap sebagai santapan pagi alias sarapan. Nah, supaya tidak bosan, tambahkan potongan sayuran, seperti wortel, kentang, atau jagung ke dalam adonan omelet kamu. Pasti enak, nih!


  1. Krim Sup



Kalau kalian bosan lihat penampakan sayuran yang begitu-begitu saja, coba dijadikan sup. Selain rasanya menjadi lebih creamy dan lembut, sup akan lebih mudah dicerna oleh tubuh kita. Yang pasti, kamu tidak akan merasa seperti sedang makan sayuran!


Hhmm … gimana, Sahabat sudah tidak benci sayuran lagi, kan? Kalau Sahabat punya resep lainnya, beri tahu kita, ya di rumahkkpk.com


(Penyunting: Nurasiyah Jamil)
0

Anak, Artikel, Tips

Penangkap Matahari | Feature
Akhir pekan saatnya berkreasi! Disini sekarang kita akan membuat “Penangkap matahari” atau disebut juga Suncatcher. Kalian ada yang sudah tahu apa itu penangkap matahari? Untuk yang belum tahu, ini dia penjelasannya.

Penangkap matahari adalah sebuah hiasan yang biasa digantung di dekat jendela atau di tempat yang terkena sinar matahari, biasanya terbuat dari kaca atau apa saja yang berwarna-warni dan transparan. Hiasan ini akan menangkap sinar matahari dan menembuskan sinar matahari melalui permukaan transparan yang kemudian memantulkan cahaya sesuai warna penangkap matahari itu.

Keren, lho, teman-teman. Mau tahu cara membuatnya? Yuk, kita ikuti langkah-langkah dibawah ini.


Alat dan Bahan | Image
Pertama-tama, siapkan dulu alat dan bahannya, yaitu:

  •  
  • gunting
  • lem tembak
  • kertas mika warna-warni
  • benang wol
  • ranting pohon atau pipa kecil


Langkah-langkah pembuatannya, yaitu: Mika sudah dipotong | Image
  1. Gunting kertas mika dengan ukuran sedang. Bentuknya bisa sesuai selera kamu. Misalkan, bentuk hati, bentuk bintang, bentuk tetesan air, atau segitiga-segitiga asimetris seperti terlihat di gambar.
  2. Tempelkan dua kertas mika yang telah digunting pada kedua sisi benang wol menggunakan lem tembak atau lem bakar. Susun kebawah sampai terbentuk untaian. Kamu bisa menggunakan lem kertas, tapi hasilnya tidak akan terlalu kuat. Buat sesuai panjang yang kamu inginkan yaa…
  3. Kaitkan untaian yang telah jadi ke ranting pohon atau pipa. Kamu bisa menambahkan bandul dibawah setiap untaian sebagai pemberat.
  4. Selesai!

Setelah Selesai | Image

Kamu bisa letakkan penangkap matahari kamu di dekat jendela kamarmu, supaya saat pagi hari sinar matahari masuk lewat jendelamu, penangkap matahari akan memantulkan warna-warna cantik kedalam kamarmu. Mudah, kan, caranya? Selamat berkreasi!


(Penyunting: Nizar Tegar)
0

Anak, Artikel, Tips


Petak umpet adalah permainan yang sudah ada dari zaman dulu, dan sampai sekarang masih suka dilakukan. Permainan yang tidak membutuhkan alat apapun dan hampir bisa dilakukan dimana saja ini selalu jadi favorit anak-anak bermain diwaktu senggang.

Tapi kalau sampai jadi penjaga terus-menerus, bosan juga, kan? harus mencari teman kita yang bersembunyi. Nah, disini kita punya tips dan trik supaya kamu jago main petak umpet dan terhindar dari giliran jaga. Yuk, pelajari trik-trik dibawah ini.



Sembunyi | Image

1 . Sembunyi di tempat aman yang tidak terlalu rumit.

Biasanya anak yang berjaga tidak akan terlalu jauh meninggalkan tempat aman (patok), karena takut akan ada yang datang dan menjadi penyelamat sehingga dia harus berjaga kembali.

Jadi, carilah tempat yang aman, dan usahakan tempat itu tidak akan menyulitkan kamu untuk kabur dan melarikan diri saat si penjaga mulai menghampiri.



Tukar baju | Image
2 . Tukar baju atau jaket dengan teman.

Ini trik untuk mengelabui si penjaga. Kalau kamu pakai jaket, coba bertukarlah dengan teman kamu, kemungkinan besar si penjaga akan salah mengenali kalian. Dan itu adalah sebuah keuntungan untuk kalian, karena kalian akan terbebas dari giliran jaga. Hihihi.



kaget | image

3 . Membuat temanmu panik.

Kalau sampai kamu menjadi penjaga, kamu bisa lakukan ini saat mencari temanmu yang bersembunyi. Katakanlah bahwa kamu melihat temanmu bersembunyi disuatu tempat dengan menebak-nebak.

Tapi, kalau ternyata tebakan itu salah, kamu pasti akan ditertawakan temanmu. Saat temanmu tertawa, dengarlah dari mana suaranya datang. Maka kamu akan menemukan temanmu disana.



Umpan Pengalih | Image

4 . Pakailah umpan pengalih perhatian.

Saat kamu sedang bersembunyi,  kamu bisa mencoba melemparkan sesuatu keluar dari tempat persembunyianmu. Sehingga temanmu akan kaget dan teralihkan perhatiannya, saat itu juga kamu bisa berlari menuju patokan dan menyelamatkan teman-temanmu yang lain.

Tapi, saat melakukan trik ini kamu harus berhati-hati karena jika temanmu mengetahui dari mana asal barang itu dilemparkan, justru kamulah yang akan ditemukan si penjaga.


Nah, bagaimana triknya, Teman-Teman? Apa kamu masih selalu jadi penjaga? Ceritakan pengalaman kalian di rumahkkpk.com, yuk!


(Penyunting: Nurasiyah Jamil)
0

Anak, Artikel, Tips


Zaman dahulu, sewaktu berbagai macam gadget belum diciptakan, anak-anak menciptakan permainan-permainan seru untuk mengisi waktu luang mereka. Tapi sekarang, permainan ini sudah sangat jarang dimainkan, bahkan banyak anak-anak yang tidak mengenal sama sekali jenis permainan ini.

Padahal, permainan ini mudah untuk dilakukan bahkan beberapa diantaranya tidak memerlukan alat sama sekali, dan yang pasti masih seru untuk dilakukan. Kita tengok ke belakang, yuk, permainan apa saja yang ada zaman dahulu!



Petak umpet | Image
1 . Petak umpet.

Permainan ini cukup sering dilakukan sampai sekarang karena permainannya seru dan tidak sulit untuk dilakukan.Permainan ini sebaiknya dilakukan oleh tiga orang atau lebih. Teman-teman ada yang belum tahu bagaimana cara bermainnya?

Begini caranya, Teman-teman memilih satu orang dengan ber-hom-pim-pa untuk menjadi seorang yang akan berjaga. Kemudian, teman yang berjaga akan menghitung sejumlah angka sesuai kesepakatan (misalnya menghitung 1 sampai 50) sambil menutup mata, sedangkan teman yang tidak berjaga akan bersembunyi.

Tugas sang penjaga adalah untuk menemukan teman-teman yang bersembunyi satu-persatu. Dan anak pertama yang ditemukan oleh sang penjaga akan menjadi penjaga selanjutnya.



Lompat Tali | Image

2 . Lompat tali.

Permainan lompat tali ini pada dasarnya hampir sama dengan olahraga lompat tinggi. Bedanya, alat yang di gunakan yaitu sederet karet gelang yang sudah di rangkai memanjang. Kemudian pada kedua ujungnya di pegang oleh 2 anak yang berjaga. Anak lain yang tidak berjaga kemudian saling bergantian melompati tali tersebut dengan syarat tidak boleh menyentuh tali.

Apabila gagal melompati atau menyentuh tali, maka akan bergantian berjaga (bergantian dengan salah satu penjaga yang telah berjaga lebih dulu). Konon, permainan ini bisa membuat kita tumbuh tinggi lebih cepat, karena kita banyak melompat saat bermain permainan lompat tali ini.



Egrang | Image

3 . Egrang.

Permainan ini bisa dilakukan sendirian, karena tidak membutuhkan kerjasama tim. Untuk bermain egrang, kamu harus memiliki sepasang batang bambu yang tingginya lebih dari tinggi kamu sendiri. Kemudian sekitar 50cm dari bawah bambu diberi pijakan kaki yang dikaitkan dengan batangan bambu tersebut.

Pijakan kaki tersebut berguna untuk menempatkan kaki. Dengan memijakkan kaki pada pijakan tersebut, kamu harus berlatih berjalan. Agar handal menggunakan egrang ini memang memerlukan keseimbangan tubuh yang luar biasa, Teman-teman.

Permainan ini memang cukup sulit dan membutuhkan keterampilan khusus, ya, sepertinya?



Bentengan | Image

4 . Benteng-bentengan.

Permainan ini termasuk yang paling seru untuk dilakukan. Minimal butuh 8 anak untuk dijadikan dua kubu benteng. Cara bermain permainan benteng ini adalah dengan membagi beberapa anak menjadi 2 kelompok, biasanya setiap kelompok terdiri dari 4-8 anak.

Setiap kelompok ini akan memiliki markas masing-masing yang biasanya berbentuk benteng atau tiang. Setelah itu, perwakilan kelompok berunding dan pemenangnya akan mengejar kelompok lawan, serta berusaha merebut markas mereka. Anggota kelompok lawan yang tertangkap (tersentuh) akan dijadikan tawanan dan di posisikan di dekat markas musuh.

Jika teman dari tawanan dapat menyentuh kembali tawanan, maka tawanan berarti bebas. Permainan ini menuntut kita untuk banyak bergerak. Seperti olahraga, ya?



Gobak Sodor | Image

5 . Gobak Sodor.

Sama seperti bermain benteng, permainan ini membutuhkan dua kelompok. Namun, cara bermainnya agak sedikit berbeda. Pertama-tama, kedua kelompok membuat bentuk kotak-kotak pada lapangan luas dengan jumlah 6 kotak (2 menyamping dan 3 berderet). Masing-masing kelompok dibagi menjadi kelompok penyerang dan penjaga.

Tugas dari kelompok penjaga adalah menjaga garis vertikal (1 anak satu). Sedangkan kelompok penyerang bertugas untuk menyerang atau melewati garis vertikal yang dijaga kelompok lawan. Kelompok penyerang harus berhasil melewati garis dan menuju area belakang garis (garis akhir), setelah itu kembali lagi menuju garis depan (garis awal).


Bagaimana permainannya? Seru, kan? Ayo, simpan gadget-mu sebentar, panggil teman-temanmu, dan bermainlah!



(Penyunting: Dini Ocktarina)
0

Anak, Artikel
Listening | Feature
Permainan untuk indra pendengaran? Pasti ada yang baru dengar jenis permainan seperti ini, ya? Banyak, lho, permainan yang bisa melatih kesensitifan indra pendengaran. Mau tahu apa saja? Yuk, kita bahas satu-persatu …



Tebak Bunyi | Image
1 . Tebak bunyi.

Permainan ini sebaiknya dilakukan oleh 2 orang atau lebih. Teman-Teman bisa coba bermain dengan beras yang dimasukan kedalam wadah yang terbuat dari bahan yang berbeda-beda. Misalnya wadah yang berbahan kaleng, plastik, kayu, atau kaca. Atau sebaliknya, kamu isi benda yang berbeda-beda kedalam wadah yang serupa.

Misalkan, koin, biji-bijian, kancing, kacang-kacangan, dan beras. Kemudian, tutup mata kamu dan temanmu akan mulai membunyikan satu-persatu wadah secara acak. Tugasmu adalah menebak wadah mana yang sedang dibunyikan oleh temanmu itu. Seru, kan…



Tongue Twister | Image
2 . Kalimat berantai.

Permainan ini lebih asyik jika dilakukan dengan teman-teman, semakin banyak pesertanya, akan semakin seru. Cara bermainnya begini, persiapkan kalimat-kalimat rumit contohnya

“Dudung, ambilkan dandang di dinding dong, Dung!” atau “Kuku kaki kakak kakak ku kayak kuku kaki kakek kakek ku.”

Lalu, bisikkan kepada temanmu, dan suruh temanmu membisikkannya ke temanmu yang lain, berurutan sampai pada orang terakhir harus mengulang kalimat tersebut dengan benar. Permainan ini dijamin seru banget dan bikin ketagihan.

Selain melatih indra pendengaran, jenis permainan ini juga melatih daya ingat, lho …



Nada | Image

3 . Tebak Kunci Nada.

Kalau kalian suka musik dan berminat untuk memperdalam pengetahuan bermusik, permainan ini bisa dicoba untuk melatih sensitifitas telinga kamu terhadap nada.

Caranya begini, siapkan aplikasi piano dari gadget kamu, atau bisa menggunakan pianika. Kemudian, suruh temanmu membunyikan satu tuts piano, dan tugasmu adalah untuk menebak kunci nada apa yang temanmu bunyikan tadi.



Mengejar Suara | Image

4 . Mengejar suara.

Dimainkan oleh dua orang atau lebih. Caranya gampang, kamu sebagai orang yang akan mengejar suara harus menggunakan penutup mata. Kemudian temanmu bertepuk tangan dan kamu harus menghampiri sumber suara sampai kamu menangkap temanmu. Pastikan tempat bermain kalian cukup luas, ya… Supaya tidak menabrak barang-barang disekitar kalian.


Permainan-permainannya seru, kan, Teman-Teman? Ceritakan pengalaman kamu setelah bermain permainan ini di rumahkkpk.com , ya …



(Penyunting: Nizar Tegar)
0

Anak, Artikel, Tips

Kalung Karin Featured
Halo teman-teman! Pasti di rumah teman-teman seringkali ada barang bekas yang tidak terpakai. Daripada dibuang begitu aja, lebih baik kalau kita menjadikannya sesuatu yang bisa bermanfaat.

Bagaimana kalau kali ini kita membuat kerajinan tangan, yuk! Karin punya ide nih …, kita akan membuat pernak-pernik dari kertas. Manik-maniknya kita buat sendiri dari bahan kertas bekas. Paling bagus sih kalau bahannya dari kertas majalah supaya berwarna-warni gitu.

Alat dan bahannya Karin jamin gampang didapat, cara membuatnya juga gampang banget kok. Kita ikutin cara-caranya dibawah ini. Pertama, persiapkan alat dan bahannya dahulu, ya …

Alat dan bahan:

Membuat Kalung Lucu
  1. Gunting
  2. Jarum jahit
  3. Lem kertas
  4. Majalah bekas
  5. Benang
  6. Bandul kalung atau manik-manik besar


Cara membuat:


Membuat Kalung Lucu
  •  
  • Gunting kertas majalah menyerupai segitiga memanjang. Usahakan semua kertas sama panjang, supaya hasil manik-manik kertas yang kalian buat berukuran sama. Buat sekitar 30 sampai 50 buah, tergantung panjang kalung yang kalian akan buat.

  • Gulung kertas dari bagian yang terlebar menuju bagian terkecil, beri lem pada ujung gulungan supaya bentuknya tidak berubah. Pastikan bagian tengahnya tetap memiliki lubang untuk benang ya…
  •  
Membuat Kalung Lucu
  •  
  • Masukan benang kedalam jarum. Jika benang jahit terlalu tipis, buatlah berlapis-lapis sampai benang menjadi lebih tebal dan kuat. Kemudian masukan manik-manik kertas kedalam benang melalui jarum sampai terbentuk untaian. Hati-hati tertusuk ya, teman-teman.
  •  
  • Setelah kalian mendapatkan panjang yang sesuai dengan keinginan, jangan lupa masukan bandul untuk mempercantik kalung kalian. Kemudian, ikat kedua ujung benang menjadi simpul mati.
  • Selesai!
  •  
Membuat Kalung Lucu
Gimana, teman-teman? Cantik kan kalungnya? Selain kita menjadi lebih kreatif, kita juga telah membantu menjaga lingkungan karena kita membuatnya dari bahan bekas. Benar kan yang Karin bilang, cara membuatnya gampang banget! Selamat berkreasi!


Punya pengalaman membuat karya seni atau aksesoris dengan bahan bekas? Bagi pengalaman kamu di rumahkkpk.com ya teman!




(Penyunting Nizar Tegar)


0

Anak, Artikel, Tips

Media sosial | Feature
Bermain media sosial memang asyik yah, apalagi kalau banyak teman yang sama-sama menggunakan media sosial. Bisa saling like dan berkomentar. Di era digital sekarang ini, memang nampaknya sulit sekali untuk tidak menggunakan media sosial. Komunikasi pun telah dikuasai oleh media sosial.

Zaman sekarang siapa sih, yang masih berkirim surat? Pasti semua sudah beralih ke media sosial karena jauh lebih mudah dan praktis kan. Disamping kemudahannya, media sosial bisa memberi berbagai akibat yang mempengaruhi kita sebagai penggunanya.

Ada akibat positif, ada pula akibat negatifnya. Teman-teman sebagai pengguna media sosial harus cerdas dalam memanfaatkan media sosial. Berikut beberapa cara cerdas dalam bermedia sosial;



Cek ulang | Image
1 . Cek ulang informasi yang kita dapat.

Mengecek ulang kembali informasi yang kita terima dapat memperkecil penyebaran berita palsu atau sering disebut hoax. Cara ini juga bisa membuat kita teliti untuk menerima informasi dari luar, serta membuat kita tidak mudah terprovokasi.



memilih | Image
2 . Memilah konten yang sesuai dengan usia.

Memilah dan menyaring konten atau informasi yang sesuai dengan usia kita itu sangat penting untuk dilakukan. Karena informasi yang tidak sesuai dapat mengganggu perkembangan psikologis kita, loh!


negatif medsos | Image
3 . Pilih teman

Teman kita sering berkomentar negatif? Unfollow aja! Jangan takut untuk memilih teman yang baik, karena teman akan memengaruhi pergaulan kita. Mungkin setelah unfollow,  teman kita akan sadar bahwa yang dilakukannya itu kurang baik.



Privasi | Image
4 . Jaga privasi

Saat hendak berbagi di media sosial, pastikan konten yang kita bagi itu tidak terlalu pribadi untuk diketahui orang banyak. Karena internet bisa dengan cepat menyebarkan informasi, maka kitalah yang harus menjaga privasi kita dan keluarga sendiri.



positif | image
5 . Tetap positif

Jadilah pengguna media sosial yang menebarkan aura positif. Apapun yang kita bagikan, pastikan hal itu positif dan bermanfaat, yang terpenting, tidak menyudutkan orang lain.




Nah, sekarang kalian siap deh menjadi pengguna media sosial yang cerdas. Kunjungi rumahkkpk.com ya, dan tuliskan pengalaman seru kamu saat menggunakan media sosial.  


(Penyunting: Nizar Tegar)
0

Anak, Artikel, Tips

vlog | Feature
Teman-teman, pasti sudah sering mendengar istilah vlog, kan? Sebenarnya, apa, sih, vlog itu? Istilah vlog diambil dari video dan blog. Jadi, isinya tidak jauh berbeda dengan blog, hanya bentuknya saja yang berupa video. Vlog biasanya berisi video dokumentasi yang diterbitkan di website video, seperti YouTube.

Konten dan isinya sangat beragam, bisa mengenai kegiatan sehari-hari, hobi, atau pendapatmu terhadap sesuatu. Membuat vlog itu susah-susah gampang, sih. Tapi, bisa dibuat simple, kok …. Yuk, kita cek cara dan persiapannya!



Konsep dan Tema | Image
1 . Tentukan tema vlog

Eits …, jangan langsung ambil kamera dan merekam dulu! Buatlah konsep dan tema untuk vlog-mu agar hasilnya tidak terlihat berantakan. Tentukan tema yang sederhana dan kamu sukai. Misalnya, mengenai kegiatan kamu setelah pulang sekolah atau hobi kamu membuat kerajinan tangan.

Pastikan kamu punya tujuan yang jelas dalam membuat vlog ini, ya …. Idealnya, vlog yang kamu buat bisa menghibur dan menginspirasi penontonnya.


skenario | Image
 
2 . Buat materi konten dan skenario.

Setelah tema ditentukan, Teman-teman bisa mulai membuat rencana isi dan skenario untuk pembuatan video pertama kamu. Tulis pilihan lokasi perekaman video pertamamu, tentukan alur pembuatan video tersebut, dan tulis juga naskah yang akan kamu katakan di depan kamera nanti.

Jangan sampai saat merekam nanti, kamu tidak tahu yang harus dibicarakan di depan kamera! Jadi, rencanakan baik-baik, ya ….



Merekam | Image
3. Rolling … Action!

Setelah semuanya siap, kamu bisa mulai mempersiapkan alat untuk merekam. Alatnya tidak harus kamera profesional dan canggih, kok …. Kamu bisa menggunakan kamera digital, handycam, atau kamera di handphone-mu.

Sekarang, kan, banyak kamera HP yang memiliki resolusi cukup besar dan cukup jelas untuk membuat sebuah video. Pilih tempat yang punya pencahayaan cukup supaya video kamu tidak gelap..



mengedit | Image
4. Pengeditan.

Sebelum kamu mengunggah videomu, kamu bisa mengedit video itu terlebih dahulu supaya semakin menarik. Kamu bisa tambahkan musik atau efek, juga stiker yang seru sehingga video kamu semakin interaktif. Kamu bisa menggunakan aplikasi Windows Movie Maker di komputermu untuk mengedit.



Unggah | Image
5. Unggah.

Sudah cantik videonya? Yuk, unggah dan bagikan videomu pada dunia. Kamu bisa unggah melalui YouTube. Kalau durasi videonya tidak terlalu panjang, kamu bisa berbagi lewat Instagram atau Path juga, lho.



Ta-da
!! Selesai ….


Tapi, jangan lupa untuk berhati-hati dalam berbagi di internet. Jangan bagikan hal yang terlalu personal seperti alamat rumah, nomor telepon, keadaan rumahmu, atau apa pun yang dirasa tidak perlu untuk dibagikan. Kalau sampai ada yang menguntit, bagaimana? Hiiiy … seram, kan! Baiklah, selamat berkreasi, Teman-teman!

be safe | Image
Jangan lupa kunjungi rumahkkpk.com ya, dan buat karya tulisan keren atau bagi pengalaman serumu di sana!




(Penyunting Dini Ocktarina)
1

Anak, Artikel, Tips

5 fun activities with bestfriends | feature
Kamu pasti punya sahabat, kan? Bersyukurlah.. Karena sahabat itu tidak mudah didapat. Persahabatan pun kadang tidak mudah dijalani, kalian pasti pernah berselisih paham atau hanya merasa bosan.

Oleh karena itu, sebuah persahabatan itu harus dirayakan! Tenang saja, gak sulit kok.. Ini bukan membuat pesta betulan, kamu bisa melakukan kegiatan sederhana yang membuat kalian semakin akrab dan tentunya menikmati waktu seru bersama. Kita tiru kegiatan-kegiatan ini, yuk!



camping | image
1 . Camping.

Tidak mesti jauh-jauh naik gunung, kok. Kalau halaman rumahmu cukup luas, kamu bisa membangun tenda sederhana di halaman depan atau belakang rumah kamu. Kelebihan berkemah di halaman rumah adalah, kamu tidak akan kehabisan makanan karena bisa mengambil lagi makanan dari dalam rumah. Kamu juga bisa seru-seruan menonton film favoritmu menggunakan laptop di dalam tenda.


Jogging | image

2 . Lari pagi di taman kota.

Kamu bisa melakukan lari pagi dan olahraga ringan bersama sahabatmu sehabis berkemah semalam. Dengan berolah raga tubuhmu akan memproduksi hormon endorfin yang bisa membuat perasaan kamu bahagia. Pasti makin akrab deh …



art project | image
3 . Membuat karya seni sederhana.

Misalnya, melukis, merubah celana jeans yang sudah tidak terpakai menjadi tas jinjing, atau mendekor ulang kamar tidurmu. Jika dilakukan bersama teman pasti makin asyik!



bermain musik | image
4 . Kamu dan teman-temanmu sama-sama suka musik? Hhmm … Bagaimana kalau bermain musik bersama? Siapa tahu bisa bikin band dan terkenal. Jangan lupa untuk merekam aksi kalian ya, kemudian upload ke vlog pribadi kamu. Supaya bisa dilihat teman-teman yang lain.



museum | image
5 . Pergi ke museum.

Tempat yang asyik itu tidak mall melulu loh … Museum bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi bersama sahabat. Sambil menambah ilmu dan rekreasi, kamu bisa berburu obyek menarik untuk foto juga loh …



Nah, akhir pekan ini teman-teman mau melakukan kegiatan apa dengan sahabatmu? Ceritakan rencanamu di kolom komentar di bawah.

Oh ya, jangan lupa juga buat berkunjung ke rumahkkpk.com dan posting tulisan/ cerita kegiatan yang biasa kamu lakukan di akhir pekan atau saat liburan bersama sahabatmu.




(Penyunting Nizar Tegar)
0

Anak, Artikel

Let's play part 1 | feature image

Teman-teman suka mainan slime, kan? Tahu tidak, slime itu termasuk dalam permainan yang dapat melatih pancaindra atau disebut juga sebagai sensory play.

Apa, sih, sensory play? Sensory play adalah permainan-permainan untuk melatih kesensitifan pancaindra melalui kegiatan yang bersangkutan dengan penggunaan pancaindra itu sendiri. Sebelum menjelaskan permainan apa saja yang termasuk dalam sensory play, kita bahas dulu mengenai pancaindra, yaaa ….

Yang termasuk dalam pancaindra, antara lain, indra penglihatan, indra penciuman, indra pendengaran, indra peraba, dan indra perasa. Sistem pancaindra merupakan perantara bagi otak untuk menghasilkan respons.

Contohnya, saat indra peraba kamu menyentuh permukaan slime, terjadi sensasi-sensasi yang akan disampaikan ke otak sehingga otak akan memberi respons dan kemudian respons tersebut menentukan hal apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Ada yang merasa jijik saat menyentuh slime, ada yang merasakan dingin dan lengket, atau bahkan ada yang merasakan sensasi geli saat menyentuh slime tersebut. Kalau kamu, merasakan apa? Nah, apa saja manfaat dari jenis permainan seperti ini?

Permainan sensoris seperti ini dapat melatih koordinasi antara alat sensoris (pancaindra) dengan kemampuan motorik (gerak). Contohnya, dapat melatih keseimbangan, perencanaan gerak atau koordinasi antara kedua tangan kanan dan kiri, serta melatih koordinasi antara mata dan tangan, seperti yang dilakukan saat menulis atau mengetik.

Selain itu, permainan sensoris juga dapat melatih konsentrasi karena kombinasi kerja antarindra terasah dengan baik. Manfaatnya lagi, hal-hal tersebut membuat kamu lebih siap untuk menerima pelajaran di sekolah karena otak kamu lebih siap untuk menerima dan memproses informasi dari guru atau lingkungan sekitar.

Wah, kamu bisa jadi semakin pintar nih! Apa saja, sih, sensory play  itu? Bukan cuma slime, loh, tapi banyak banget permainan yang bisa mengasah indra kita. Kita bahas satu-satu yaaa …



Slime | image
  •  
  • Slime!
  •  
  • sudah disebut-sebut dari tadi, ya, slime itu permainan yang mengasah kesensitifan indra peraba kamu. Slime yang berwarna-warni juga dapat melatih indra penglihatan kamu. Coba aja campur-campur slime warna warni sampai menghasilkan warna baru.
  •  
  • Seru, kan? Atau kamu bisa coba mencampur slime dengan bubuk glitter atau biji-biji manik dan rasakan perbedaannya di Wow!
  •  


Pasir | image
  •  
  • Bermain Pasir.
  •  
  • Supaya tambah lucu, bikin pasir warna-warni, yuk! Kamu bisa main pasir saat kering ataupun basah. Bisa membedakan rasanya, kan?
  •  


waterbeads | image
  •  
  • Waterbeads atau hidrogel.
  •  
  • Itu, loh, butiran kecil yang bisa membesar saat direndam air. Coba kamu mainkan dengan tangan-tangan kamu, rasanya geli-geli seru, kan? Hihihi ….
  •  


Tanah Liat | image
  •  
  • Tanah liat.
  •  
  • Wah, bisa sekalian membuat bentuk-bentuk kesukaan kamu, nih ….


Gula dan Garam | image
  •  
  • Gula dan Garam.
  •  
  • Yuuuk, bedakan gula dan garam sambil tutup mata, sekalian bantu Ibu memasak juga bisa, nih ….

Semua itu baru sebagian permainan sensoris yang mengasah kesensitifan pancaindra, terutama indra peraba. Masih banyak permainan yang mengasah pancaindra lainnya, seperti indra penglihatan, pendengaran, serta indra perasa (pengecap).



Mau tahu permainan lainnya? Sering-sering mampir ke website ini, ya …. Dan jangan lupa berkunjung ke rumahkkpk.com, banyak tulisan-tulisan seru loh dari teman-teman penulis kkpk. Bahkan kamu juga bisa buat artikel kamu sendiri. Menarik kan? Ayo kita tungguin karya-karya keren teman-teman di rumahkkpk.com ya.




(Penyunting: Nurasiyah Jamil)
0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 2NO NEW POSTS
X