Artikel

Temui Nouman Ali Khan Secara Langsung, Ini Tanggapan Rene Suhardono

Meeting Nouman Ali Khan (NAK). Padahal, kenal juga tidak. Ketemu juga belum. Yet I feel like I owe so much to this guy: Nouman Ali Khan (NAK)


I watched his youtube channel daily.

I quoted him, downloaded his app

and repeated his stories many times.

Those videos helped me

when I was in my lowest spiritual moment.

In short, Nouman Ali Khan helped me

to reconnect with Al-Quran.”



Bisa terbayang rasanya saat mendengar Nouman Ali Khan berencana ke Jakarta pada ceramahnya dengan tema Reconnect with Quran, Minggu (06/05/2018) di Masjid Istiqlal. Berbagai ikhtiar dijalankan untuk bisa hadir di sana serta belajar dan berinteraksi langsung.

Alhamdulilah Allah Azza wa Jalla membukakan banyak pintu untuk berjumpa dengan Nouman Ali Khan—dan lebih asyik lagi bertemu banyak kawan-kawan baru. Dalam sebuah kesempatan,Nouman Ali Khanpernah berkata bahwa misinya adalah membantu sesama Muslim, terutama pemuda Muslim untuk lebih kenal, paham, dan lebih mencintai Islam (baca: Allah Sang MahaPengasih dan Al-Quran).

Kenapa? Karena terlalu banyak orang Islam yang melihat Al-Quran sebagai kitab suci yang ditinggikan, namun tidak dijadikan petunjuk hidup. Karena terlalu sering Al-Quran difungsikan sebagai “apotek” (contoh: apa ya ayat buat dapat rezeki? Atau apa ayat enteng jodoh?), tapi bukan sahabat yang setia menemani setiap waktu.


In short, we respect Al-Quran, but we do not feel the need to connect with Al-Quran   The time is now.  To open our eyes,  to open our heart, and to open the pages of Al-Quran. Thank you, Nouman Ali Khan for showing the way.  May Allah azza wa jalla shine your path always.

Terima kasih untuk kawan-kawan @nakindonesia @hijup @penerbitmizan yang sudah berbaik hati mengundang Nouman Ali Khan dan membukakan jalan untuk berjumpa langsung dengan beliau.(*)    



[Oleh: Rene Suhardono | Penyunting: Zahra Haifa]

Author


Avatar