Share
Scroll down

Baca
Artikel

7 Kata Unik dalam Bahasa Indonesia yang Belum Kamu Ketahui

21-05-2020Category : Dewasa
7 Kata Unik dalam Bahasa Indonesia yang Belum Kamu Ketahui>

Pada September 2019, Ivan Lanin, Wikipediawan dan pencinta bahasa Indonesia, pernah menggelar japat (jajak pendapat) atau survei di akun Twitternya mengenai kata yang paling indah dalam bahasa Indonesia. Ada lima kata yang beliau usulkan, yaitu senandika, dersik, niscaya, kelindan, dan lindap. Dari kelima kata tersebut, senandika merupakan kata yang paling banyak disukai oleh warganet. 
An image

An image

 
Foto: Tangkapan layar japat Ivan Lanin. (Sumber: Twitter Ivan Lanin)

Adakah yang pernah mendengar kelima kata tersebut? Apa saja artinya? Apakah kelimanya merupakan kosakata baru, atau sebetulnya sudah ada sejak lama, tetapi kita belum tahu?
Perkembangan kosakata bahasa Indonesia dapat dilihat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, bahasa Indonesia kini memiliki 127.000 kosakata yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima. Jumlah ini mengalami peningkatan pesat dari jumlah kosakata yang dimuat di KBBI edisi keempat, yaitu 90.049. Dari semua kosakata yang dimiliki bahasa Indonesia saat ini, ada berapa persen yang kita pakai dalam kehidupan sehari-hari? Bisa jadi hanya separuhnya, ya? 
Nah, untuk mengenal bahasa ibu kita lebih jauh, tidak ada salahnya kita mempelajari kosakata baru. Berikut sejumlah kata unik dalam bahasa Indonesia yang mungkin belum kamu ketahui.
?    Candramawa
Apakah kamu pencinta kucing? Pernah melihat kucing yang berwarna hitam dan putih, kan? Nah, kata yang satu ini mendeskripsikan bulu kucing yang berwarna hitam bercampur putih! Spesifik banget, ya? 

?    Pancarona
Kalau kata sebelumnya khusus untuk warna bulu kucing, kata yang satu ini lebih umum. Coba tebak, kira-kira apa artinya? Pancarona berarti memiliki bermacam-macam warna, atau bisa juga disebut pancawarna.
?    Sawala
Nah, sawala akhir-akhir ini sedang marak terjadi. Memangnya, apa, sih, sawala itu? Sawala berarti debat atau diskusi. Sering lihat, kan, warganet yang bersawala di Twitter atau kolom komentar Instagram?
?    Kelesa 
Kata yang satu ini mempunyai dua arti. Dilihat dari situs KBBI daring, kelesa bisa berarti ikan air tawar yang hidup di perairan tropis, bisa juga berarti malas melakukan sesuatu. Lain kali, coba katakan ini kepada temanmu, “Kamu saja yang telepon, deh! Aku lagi kelesa!” Lihat reaksinya, kira-kira temanmu mengerti, enggak, ya? Hihi!
?    Tulat
“Aku mau datang ke rumahmu tiga hari dari sekarang, ya!” Eits, ternyata ada kata yang lebih singkat untuk menjelaskan “tiga hari sesudah hari ini”! Pakai saja kata tulat!

?    Lasak 
Duuuh, ponakanku enggak bisa diam, nih! Apa, ya, sebutan untuk orang yang selalu ingin bergerak dan tidak dapat duduk tenang? Ya, lasak adalah kata yang menggambarkan sifat tersebut!
?    Lewah
Kata lewah bisa digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu yang berlebihan. Ivan Lanin, melalui akun Twitternya, pernah memberi contoh bahwa penggunaan frasa “sangat … sekali” itu lewah. Jadi, penggunaan “sangat” dan “sekali” itu cukup dipilih salah satu saja, jangan dipakai keduanya secara berdampingan.

Tak sedikit kata unik lain yang masih belum lazim digunakan. Jika tahu padanan katanya dalam bahasa Indonesia, mungkin kita tidak akan banyak memakai istilah berbahasa Inggris dalam kalimat kita. Nah, bagi para pengikut Ivan Lanin di Twitter, mungkin sudah tidak asing lagi dengan cuitan Uda Ivan mengenai padanan kata yang jarang diketahui. Dalam buku terbarunya, Jangan Anggap Remeh Recehan Bahasa, Uda Ivan juga membahas beragam fenomena kebahasaan dan meluruskan kesalahan-kesalahan yang sering ditemukan dalam pemakaian bahasa Indonesia. Nantikan perilisan bukunya, ya!

[Assyifa N. Maryam, Redaksi Mizan Pustaka]

Sumber:
badanbahasa.kemdikbud.go.id 
kbbi.kemdikbud.go.id

tags : Ivan Lanin, Jangan Anggap Remeh Recehan Bahasa,

Related Post

Back to top