Share
Scroll down

Baca
Artikel

Begini cara menyayangi otak

25-08-2020Category : Dewasa
Menyayangi otak>

An image

Sumber gambar: blogs.umass.edu

 

Otak adalah salah satu organ paling kompleks dalam tubuh manusia. Otak manusia, seperti yang ditulis di laman alodokter.com, tersusun dari sejumlah jaringan pendukung serta miliaran sel saraf yang saling terhubung. Organ ini dilindungi oleh selaput otak dan tulang tengkorak. Otak, bersama saraf tulang belakang, berperan sebagai pusat kendali tubuh dan penyusun sistem saraf pusat (SSP). Sistem saraf pusat bekerja sama dengan sistem saraf tepi sehingga memungkinkan manusia memiliki kemampuan melakukan berbagai aktivitas, antara lain bernapas, berjalan, dan berbicara.

 

Peran vital otak bagi keberlangsungan hidup manusia sudah tidak diragukan lagi. Namun, tanpa disadari, manusia terkadang melakukan hal-hal yang justru membuat kemampuan otak menurun. Ibarat prosesor sebuah komputer, dikutip dari laman tirto.id, otak manusia memiliki kapasitas kemampuan tertentu. Seiring bertambahnya usia, kemampuan otak pun semakin menurun. Namun, penurunan kemampuan otak bisa terjadi lebih cepat akibat gaya hidup atau kebiasaan buruk, seperti seringnya melakukan multitugas (multitasking) dan kecanduan gawai.

 

Bagaimana cara menyayangi organ penting tersebut dan membuatnya tetap optimal? Yuk, simak tips berikut ini!

 

Olahraga secara teratur

Seperti yang ditulis di situs web klikdokter.com, olahraga dapat mempertahankan kualitas otak supaya tetap tajam dengan cara mencegah berbagai penyakit yang bisa berdampak pada daya ingat. British Journal of Sports Medicine dan US National Library of Medicine, seperti dikutip dari halodoc.com, menyatakan bahwa olahraga secara teratur dapat memicu pembentukan sel otak baru yang berdampak pada peningkatan kemampuan otak. Jalan cepat atau joging merupakan contoh olahraga sederhana yang baik untuk otak.

 

Tidur yang cukup

Tidur merupakan obat terbaik dan termurah bagi tubuh. Ketika manusia tidur, tubuh memproduksi hormon yang berfungsi melakukan proses regenerasi sel. Pada saat tidur, dr. Resthie Rachmanta Putri menyatakan bahwa otak juga “merapikan” dan “mengelompokkan” memori dari kejadian yang dialami sepanjang hari, sehingga memori tersebut bertahan lama. Hal tersebut sangat baik bagi daya ingat otak. Tidur yang dianjurkan biasanya berkisar 7-8 jam setiap hari.

An image

Sumber gambar: cnnindonesia.com

 

Konsumsi makanan sehat

Dokter Reza Fahlevi dari klikdokter.com menyatakan bahwa nutrisi berperan penting sebagai bahan bakar proses metabolisme di dalam otak. Proses pembentukan dan penyimpanan memori juga dipengaruhi oleh komponen nutrisi: lemak, protein, vitamin, mineral, dan antioksidan. Makanan seperti ikan salmon, alpukat, biji-bijian, dan kacang-kacangan baik untuk meningkatkan daya ingat.

 

Berlatih melakukan meditasi

Dikutip dari cnnindonesia.com, hasil penelitian yang dilakukan di Cambridge University menunjukkan bahwa meditasi dapat membuat otak lebih tajam dan cerdas. Meditasi juga ternyata mampu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Penelitian tersebut menyarankan untuk rutin melakukan meditasi selama 15 menit setiap hari. Meditasi dapat dilakukan dengan beragam cara, seperti mengatur pernapasan atau hanya sekadar menatap lilin di ruangan yang tenang.

 

Banyak membaca buku

Membaca buku dapat mengurangi ketegangan dan stres. Dikutip dari situs web halodoc.com, berbagai riset telah menunjukkan bahwa membaca akan melatih otak membayangkan banyak hal lewat proses imajinasi. Membaca juga bermanfaat bagi otak karena dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, melatih kemampuan memaknai, serta mempertajam daya ingat.

 

Buku Terbaru dr. Gia

Dokter yang dikenal sebagai penulis novel best-seller #BerhentiDiKamu dan Perikardia ini akan meluncurkan karya terbarunya bertajuk Tentang Tubuhmu, #serisayangidirimu. Menyayangi diri berarti salah satunya menjaga fisik yang dimiliki sebaik mungkin. Dalam buku terbarunya ini, dr. Gia juga membahas lebih detail tentang kesehatan otak manusia, loh! Penasaran dengan karya terbaru dr. Gia? Nantikan hanya di mizanpublishing.com!

[Fauziah Hafidha-Marcomm Penerbit Mizan]

Baca Juga: Sakit Hati? Siapa Mau? Berikut ini 3 Kebaikan Bagi Tubuh Jika Hatimu Sehat

Baca Juga: Jantung si Pekerja Keras

 

 

Sumber:

Alodokter

Tirto.id

Klikdokter

Halodoc

CNN Indonesia

tags : dr gia, dokter gia, kedokteran, Kesehatan,

Related Post

Back to top