Share
Scroll down

Artikel
Terbaru

Buat apa beragama

Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang  yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. —Al-Baqarah (2): 11-12   Bismillâh al-Rahmân al-Rahîm Buku Buat Apa Beragama? ini adalah kumpul...


Read more
keberagamaan

Orang pernah meramalkan ihwal kemunduran, bahkan kematian, agama terutama setelah kebangkitan revolusi saintifik/teknologis pasca abad ke-16. Namun, ramalan itu sama sekali tidak terbukti. Alih-alih melemah, agama setidak-tidaknya sejak awal abad ke-20 justru menunjukkan kebangkitan secara mencengangkan. Kebangkitan agama di satu sisi memberi sinyal positif bahwa umat manusia masih memiliki kesadaran kosmik akan Tuhan.  Tetapi, di sisi lain gejala ini juga mengirim sinyal negat...


Read more
buat apa beragama

Kasus kematian akibat penyebaran virus korona (covid-19) di Indonesia kian memprihatinkan. Per September 2020, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat total 184 tenaga kesehatan meninggal dunia selama pandemi. Sebagian tenaga medis itu meninggal karena positif dan menjadi suspek covid-19. Tenaga kesehatan ini terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, dan perawat. Melihat laju perkembangan kasus yang setiap hari kian memprihatinkan ini, rasanya perjuangan kita untuk kel...


Read more
apa itu kadaver

Bagaimana seorang dokter mengenali penyakit dan mengobatinya? Tentunya dengan memeriksa tubuh sang pasien. Kecakapan ini didapat setelah mempelajarinya sekian lama. Salah satu ilmunya adalah anatomi yang mempelajari struktur tubuh. Untuk mempelajari tubuh dalam manusia, terutama, tentunya tak bisa menggunakan objek hidup. Nah, praktikum anatomi menggunakan kadaver. Kadaver adalah jasad yang digunakan sebagai objek pembelajaran anatomi. Walaupun dengan kemajuan teknologi saat ini, be...


Read more
kesehatan paru-paru

Paru-paru adalah organ pada sistem pernapasan yang menjadi tempat pertukaran oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Proses ini disebut bernapas. Pada laman bobo.gird.id, disebutkan bahwa oksigen merupakan unsur terpenting yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup. Manusia bisa bertahan hidup sekitar tiga minggu tanpa makanan dan tiga hari tanpa minuman, tetapi hanya bisa bertahan selama 10-15 menit tanpa oksigen.   Lebih lanjut pada laman ...


Read more