Share
Scroll down

Baca
Artikel

Ivan Lanin, Anak Teknik yang Cinta Bahasa Indonesia

21-05-2020Category : Dewasa
Ivan Lanin, Anak Teknik yang Cinta Bahasa Indonesia>

Ivan Razela Lanin yang lahir pada 16 Januari 1975 adalah seorang pakar internet Indonesia. Pria yang akrab disapa Ivan Lanin ini menghabiskan masa pendidikan sekolah dasar sampai Strata-1 di Bandung. Setelah lulus dari jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), Ivan Lanin meneruskan pendidikan ke Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia (UI). Seperti yang ditulis di laman wikipedia.org, Ivan Lanin dikenal sebagai aktivis yang menganjurkan penggunaan bahasa Indonesia baku serta memperkenalkan padanan bahasa Indonesia dari istilah-istilah asing lewat media sosial.

Insinyur Teknik yang “Insaf”
Ditulis di web detik.com, sebelum fokus menjadi aktivis bahasa Indonesia, pria asal Jakarta berdarah Minang ini adalah seorang Insinyur Teknik Kimia yang bekerja sebagai pemrogram komputer sejak 1999. Ivan Lanin juga mendirikan perusahaan konsultan di bidang manajemen mutu dan manajemen risiko.

Pada 2006, Ivan diharuskan membuat perangkat lunak untuk penghitungan pajak penghasilan. Dia kemudian mencari rujukan tentang pajak ke Wikipedia. Ketertarikan Ivan Lanin terhadap bahasa Indonesia berkembang setelah menulis suntingan artikel mengenai pajak di Wikipedia Bahasa Indonesia. Ivan baru menyadari bahwa dirinya memiliki kemampuan sangat terbatas untuk menulis bahasa Indonesia dalam ragam formal. Saat itu, Ivan mengakui bahwa ia lebih menguasai bahasa pemrograman dan bahasa Inggris ketimbang bahasa Indonesia. Kejadian tersebut membuat Ivan Lanin lebih serius mempelajari bahasa Indonesia. Ivan belajar secara autodidak dan mempelajari hampir semua buku tentang bahasa Indonesia.

Pada 2009, Ivan Lanin diangkat menjadi pengurus Wikipedia Bahasa Indonesia. Seperti yang ditulis di laman gatra.com, Ivan mengungkapkan bahwa Wikipedia terasa seperti kampung halamannya sendiri. Hingga kini, Ivan Lanin kemudian dikenal sebagai Wikipediawan dan dijuluki “kamus berjalan”.

Ivan Lanin, Aktivis Bahasa Indonesia
Pada akhir 2008, Ivan Lanin turut mendirikan Wikimedia Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk mendorong pertumbuhan, pengembangan, dan penyebaran pengetahuan dalam bahasa Indonesia dan bahasa lain yang dipertuturkan di Indonesia. Ivan Lanin kemudian terpilih menjadi Direktur Eksekutif Wikimedia Indonesia. Namun, pada akhir 2009, Ivan memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi tersebut. Ivan Lanin juga bergabung dengan Google bahasa Indonesia sebagai editor pada 2009.

 An image
Foto: Ivan Lanin saat menjadi narasumber di salah satu acara Wikimedia. Sumber: http://andijadmiko.blogspot.com

Pada 2016, seperti dirilis di situs web tagar.id, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta Ivan Lanin untuk turut serta dalam upaya mendaringkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sebagai pakar internet dan pencinta bahasa Indonesia, Kemdikbud menilai Ivan Lanin layak ditunjuk sebagai tokoh Peneroka Bahasa Indonesia Daring. Ivan Lanin juga dianggap sebagai tokoh muda kreatif yang mampu menggelorakan semangat berbahasa generasi milenial.

Salah satu hasil karya lain yang didasari kecintaan Ivan Lanin terhadap bahasa Indonesia adalah Kateglo (akronim dari “kamus”, “tesaurus”, dan “glosarium”). Seperti ditulis di blog Ivan Lanin, Kateglo lahir dari keinginan untuk dapat mencari terjemahan istilah suatu bidang tertentu, mengetahui definisi suatu lema, serta mencari padanan katanya, sekaligus dalam bentuk elektronik. Kateglo terwujud atas kerja sama antara Ivan Lanin dan seorang rekannya, Romi Hardiyanto. Ivan bertanggung jawab untuk membuat program sedangkan Romi, penerjemah Firefox ke bahasa Indonesia, bertanggung jawab untuk mengawakutu program tersebut. Beberapa rekan Ivan di milis Bahtera, sebuah milis yang beranggotakan para pemerhati bahasa Indonesia, juga turut memberikan kritik dan saran bagi perbaikan serta perkembangan Kateglo.

 An image
Foto: Ivan Lanin dan buku tak terpisahkan. Sumber: jawapos.com

Pada awal 2019, Ivan Lanin merintis LinguaBahasa karena merasa gemas melihat rendahnya keterampilan bahasa Indonesia para pekerja profesional. LinguaBahasa, yang kini berganti nama menjadi Narabahasa ini, menyediakan berbagai pelatihan keterampilan bahasa. Dengan visi “Kuasai bahasa, kuasai dunia”, Narabahasa menjadi salah satu media yang menyediakan layanan edukasi, konsultasi, aplikasi, dan publikasi untuk meningkatkan keterampilan berbahasa. Ivan Lanin juga diajak bergabung dengan Kapitulis oleh Zarry Hendrik, Deva Mahenra, Kodratul Safti, dan Al Muhtadi. Kapitulis merupakan perusahaan yang menyediakan layanan pembuatan konten kreatif digital.

Ivan Lanin, “Seleb” Bahasa di Twitter
Di laman lokadata.id, Ivan Lanin disebut sebagai aktivis bahasa Indonesia yang berwibawa dan disegani di ranah media sosial. Aktivitas Ivan di media sosial tidak melulu membahas rumusan standar tata bahasa Indonesia atau entri kamus, tetapi juga memperkenalkan, terkadang mengajukan ulang, padanan bahasa Indonesia untuk istilah yang berasal dari bahasa Inggris. Ivan Lanin kerap menggunakan media sosial  seperti Twitter untuk menyebarluaskan informasi tentang bahasa Indonesia. Ivan Lanin membuka akun Twitter pada 2007 dan saat ini telah diikuti oleh lebih dari 730 ribu orang.

Lebih lanjut, pada laman lokadata.id disebutkan bahwa Twitter membuat Ivan Lanin semakin dikenal di kalangan warganet. Nama Ivan Lanin acap kali disebut untuk menanggapi pelbagai kasus kebahasaan, dari hal remeh-temeh dan menjadi perdebatan kronis—seperti penggunaan "di-" sebagai awalan atau kata depan—sampai kasus lebih serius seperti salah kaprah penggunaan suatu kata oleh masyarakat umum.

Ketaksaan kata selalu menjadi perigi kecandan yang tiada pernah kering. Anda tahu?
-Ivan Lanin

An image 
Foto: Kami semua tahu! Sumber: Twitter Ivan Lanin

Komitmen Ivan dalam mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar juga diwujudkan dengan mengalokasikan waktu khusus untuk menjawab pertanyaan seputar bahasa di Twitter. Pada situs web voxpop.id, Ivan menyatakan, ada dua alasan yang membuatnya getol menjawab pertanyaan di Twitter. Alasan pertama adalah ingin menjadi tempat bertanya, mengingat ketika belajar bahasa dahulu, Ivan kesulitan untuk mendapatkan tempat bertanya. Alasan kedua adalah sebagai upaya untuk terus belajar. Ivan merasa bahwa menjawab pertanyaan warganet di Twitter memicunya untuk terus berpikir dan memperdalam pemahaman.

Harapan Ivan Lanin untuk Warganet
Lebih lanjut dalam situs web voxpop.id, Ivan Lanin mengungkapkan harapannya supaya warganet memiliki keterampilan berbahasa yang baik. Ivan yakin bahwa keterampilan berbahasa menunjukkan kecendekiaan seseorang dan membuat orang tersebut dapat menyampaikan pesan dengan baik. Dirinya sering melihat orang yang sebenarnya pintar kesulitan menyampaikan gagasan hanya karena ketidakmampuan berbahasa. Ivan juga berpendapat, warganet memerlukan keterampilan berbahasa karena ragam bahasa tulis semiformal yang terbatas pada media sosial rentan disalahartikan. Keterampilan berbahasa akan membantu memastikan pesan dapat tersampaikan dengan bernas.

Buku Terbaru Ivan Lanin
Pria yang mengaku bahwa hobi menulis Wikipedia adalah kegiatan yang membuat jiwanya tenteram ini, menulis sebuah buku berjudul Xenoglosofilia, Kenapa Harus Nginggris pada 2008. Ivan Lanin akan meluncurkan karya terbaru pada 2020 lewat buku berjudul Jangan Anggap Remeh Recehan Bahasa: Bahasa Baku Tak Perlu Kaku yang diterbitkan oleh PenerbitQanita. 

Konten media sosial itu camilan. Makanan utamanya adalah buku.
Camilan memang menarik, tetapi kurang bergizi.
Lahaplah buku. Berikan nutrisi yang cukup untuk akal dan rasa.

Membaca konten media sosial ibarat makan camilan.
Itu bisa mengganjal perut, tetapi mesti dilengkapi dengan makanan utama: 
buku atau bacaan lain yang lebih mengenyangkan dan bergizi.

Sudah baca buku hari ini?
-Ivan Lanin, “Jangan Anggap Remeh Recehan Bahasa”

Duh, tidak sabar ingin segera membaca buku terbaru Ivan Lanin, deh!

Ditulis oleh Fauziah Hafidha


Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Ivan_Lanin
https://ivanlanin.wordpress.com/
https://lokadata.id/artikel/siapa-takut-ivan-lanin
https://voxpop.id/ivan-lanin/
 

tags : Ivan Lanin, Jangan Anggap Remeh Recehan Bahasa,

Related Post

Back to top