Share
Scroll down

Baca
Artikel

Jostein Gaarder Menyapa Pembaca Indonesia

10-01-2020Category : Dewasa
Jostein Gaarder di Frankfurt>

Penulis novel laris Dunia Sophie ini aslinya sangat ramah dan rendah hati

Frankfurt Book Fair (Frankfurter Buchmesse) merupakan salah satu pameran buku terbesar di dunia. Seperti ditulis pada laman wikipedia.org, pameran ini berlangsung setiap tahun di bulan Oktober. Pada tahun 2017, lebih dari 7.300 peserta pameran dan 280 ribu-an pengunjung ikut serta dalam Frankfurt Book Fair. Pameran yang berlangsung di Frankfurt Messe ini memfasilitasi aktivitas penting industri perbukuan seperti peluncuran buku dan negosiasi penjualan hak cipta serta lisensi berskala internasional.

Frankfurt Book Fair juga memiliki program khusus yang diberi tajuk Guest of Honour (Tamu Kehormatan) untuk berfokus menampilkan dan memperkenalkan karya sastra serta budaya yang berasal dari negara terpilih. Indonesia menjadi Guest of Honour di tahun 2015 dengan mengusung tema ‘17.000 Islands of Imagination’. Keikutsertaan ini membuat karya-karya sastra dan budaya Indonesia lebih dikenal di dunia internasional.

Buku Terbaru Jostein Gaarder

Pada gelaran Frankfurt Book Fair 2019, Norwegia menjadi Guest of Honour dengan tema The Dream We Carry. Negara yang berada di semenanjung Skandinavia ini diberikan tempat khusus untuk memamerkan karya yang mereka miliki dan menyuguhkan beberapa acara. Salah satu acara yang dinanti dari Norwegia adalah diskusi buku terbaru penulis best-seller andalan mereka, Jostein Gaarder. Jostein baru saja meluncurkan karya terbarunya berjudul Akkurat Passe yang juga diterjemahkan ke bahasa Jerman dengan judul Genau Richtig.

Diskusi buku terbaru Jostein Gaarder diselenggarakan pada hari Sabtu, 19 Oktober pukul 4 sore waktu setempat di hall Guest of Honour, Norwegia. Para pengunjung begitu antusias memenuhi hall untuk mendengarkan pemaparan langsung dari Jostein Gaarder. Jostein membahas beberapa topik seperti pemilihan judul buku terbarunya Akkurat Passe, yang jika diartikan ke bahasa Inggris adalah Just Right.

Topik lain yang dibahas adalah tentang tokoh utama pada novel Akkurat Passe, Albert, yang sering memikirkan banyak misteri di dunia ini. Misalnya saja misteri otak manusia, otak dengan ukuran yang pas sekali just right. Albert memikirkan tentang otak manusia yang tidak pernah lebih besar dari ukuran sekarang, karena kalau lebih besar, wanita tidak akan bisa melahirkan bayi dan kemudian bisa berdiri lagi di atas kedua kaki. Namun, otak manusia juga tidak bisa lebih kecil dari ukuran sekarang. Kalau seandainya begitu, manusia tidak akan bisa saling berkomunikasi secara rasional atau memiliki pemahaman yang dalam akan dunia ini.

Namun, besar otak manusia pas sekali sehingga wanita bisa melahirkannya, dan kita?dengan keterbatasannya?bisa memiliki pemahaman yang cukup akan alam sekeliling kita.

Kita memiliki otak yang sesuai dengan alam semesta yang kita tinggali ini; yang sama lengkapnya seperti alam semesta itu sendiri, dan malah bisa disebut sebagai adik kecil dari alam semesta. Hal yang sama tidak bisa dikatakan mengenai otak tikus, tidak pula otak gajah.

Dalam hal (otak manusia) ini, alam telah mendesak garis-garis batasnya secara maksimal. Sepanjang sejarah, banyak wanita meninggal saat melahirkan, atau disebabkan langsung oleh proses kelahiran, dan berjuta-juta anak tidak selamat dari proses kelahirannya sendiri.

Kemampuan kita untuk menjelajahi alam semesta ini mahal harganya. Kita telah membayarnya dengan darah untuk bisa sampai ke Bulan, untuk menaklukkan sebuah panorama sejarah planet ini dan alam semesta.

–House of Tales, Jostein Gaarder

An imageAcara diskusi buku terbaru Jostein Gaarder di Frankfurt Book Fair 2019

Dengan gaya bercerita yang sesekali diiringi gurauan ringan, Jostein membuat suasana di sore hari itu semakin hangat dengan tawa riuh para pengunjung. Sesi diskusi kemudian ditutup dengan penandatanganan buku oleh Jostein Gaarder. Meskipun merupakan salah satu penulis best-seller yang mendunia, Jostein Gaarder ternyata merupakan pribadi yang ramah dan rendah hati. Oleh karena itu pada kesempatan ini Jostein Gaarder menyempatkan diri untuk menyapa dan memberikan apresiasi kepada para pembaca Indonesia.

 

House of Tales

Tulisan Jostein Gaarder memiliki ciri khas yaitu memadukan keindahan dongeng dan kedalaman perenungan. Novel-novel Jostein Gaarder dapat dinikmati dalam karya-karyanya yang telah diterbitkan Penerbit Mizan, di antaranya: Dunia Sophie, Princess of Tales, The Orange Girl, Dunia Maya, Dunia Cecilia, The Magic Library, Misteri Soliter, Dunia Anna, The Puppeteer, dan The Castle in the Pyrenees. Buku terbaru Jostein, Akkurat passe, juga sudah terbit di Indonesia dengan judul House of Tales. House of Tales berkisah tentang Rumah Dongeng dan yang terjadi di dalamnya puluhan tahun silam. Buku ini berfokus pada pemikiran-pemikiran tokoh utamanya, Albert, dan kontemplasinya tentang kehidupan.

An image
House of Tales – Jostein Gaarder

Selain menulis, Jostein giat mengampanyekan pelestarian lingkungan melalui Sofie Foundation yang didirikannya bersama istrinya, Siri, pada 1997. Kini, dia tinggal di Oslo, Norwegia.[]

Penulis: Fauziah Hafidha

tags : Jostein Gaarder, Dunia Sophie, Dunia Anna, The Magic Library, Frankfurt Book Fair, Frankfurt Book Fair 2019, Novel,

Related Post

Back to top