Share
Scroll down

Baca
Artikel

Menelaah Otak Bocah Pembunuh Sadis

09-03-2020Category : Dewasa
Pembunuh Bocah 5 tahun>

Pembunuhan sadis yang dilakukan anak 14 tahun terhadap korban berumur 6 tahun di Jakarta  bukan hanya membuat miris dan mengagetkan semua namun juga menyadarkan kita betapa  pentingnya membentuk otak anak positif selama proses tumbuh kembang mereka.

Saat baru lahir otak anak masih suci  yang akan tumbuh-kembang dengan cara membentuk hubungan  antar sel otak disebut sinaptogenesis, proses ini mencapai puncaknya usia 8 -10 tahun.

An image

Sumber: headtopics.com

Semua stimulus baik positif maupun negatif yang masuk ke dalam otak  selama tumbuh kembang  akan menentukan cara berfikir, perilaku dan kualitas otak mereka.

Hasil penelusuran menemukan kepribadian si anak pembunuh sadis ini  mengindikasikan sinaptogensis negatif yang berlangsung lama dan disebabkan stimulus negatif yg memapar otak si anak selama ini.

Perceraian orang tuanya, kebiasaan menonton film  horor, kekecewaan yang terakumulasi sejak kecil,  kurangnya pergaulan dan tidak ada bimbingan dari orang terdekatnya menjadi stimulus negatif bagi  sinaptogenesis otak   yang membentuk pola pikir si anak  yang sadis dan siap ditumpahkan kapan saja. 

Dan saat ada kesempatan  maka terjadilah pembunuhan  sangat sadis yang tidak layak dilakukan oleh anak usia belia.

Hikmah yang bisa diambil bagi kita orang tua :
- Pastikan anak selalu mendapat perhatian dan kasih sayang bapak-ibunya
- Pastikan paparan yang masuk ke otak terutama dari tontonan bersifat positif
- Kontrol anak dari paparan negatif akibat TV,  film dan HP
- Salurkan energi dan emosi  anak untuk kegiatan positif.
- Selalu menjaga pergaulan anak kita dan mendampingi tumbuh kembang mereka.

 

dr. Badrul Munir Sp.S,

) *Penulis Buku Merangkai otak smart dan sholeh, 
Penerbit Mizan Bandung

tags : dokter, dr. badrul munir,

Related Post

Back to top