Share
Scroll down

Baca
Artikel

ANATOMI DAN FISIOLOGI, BAGAIKAN ANAK KEMBAR

18-09-2020Category : Kesehatan
perbedaan anatomi dan fisiologi>

Orang terdekatmu jatuh sakit. Tentunya, kamu akan menyediakan segala sesuatu yang kamu rasa akan bisa membuat dia lebih baik. Karena, kamu mengenal betul dia. Kamu menyayanginya.

Hal yang sama terjadi pula pada dirimu, tubuhmu. Kalau kamu betul-betul mengenal tubuhmu, kamu akan sangat menyayanginya, menjaga dan merawatnya dengan baik.

Inilah alasan dr. Gia Pratama membuat tagar #serisayangidirimu sejak 2018. Tagar itu pun berlanjut menjadi sebuah buku kesehatan Tentang Tubuhmu yang terbit pada September 2020.

Berbeda dengan buku kesehatan lain, dalam buku ini, sang penulis—sebelumnya menerbitkan dua novel bestseller—mengajak pembacanya untuk mengerti bagaimana tubuh kita bekerja, agar kita menjadi tahu bagaimana cara menyayanginya, menjaganya, bahkan membuatnya menjadi lebih baik lagi. Penulis novel #BERHENTIDIKAMU dan Perikardia ini memaparkan anatomi dan fisiologi tubuh dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami.

Dokter yang aktif di media sosial ini akan memandu kita belajar mengenali tubuh kita, “rumah kita” seumur hidup, dengan mendalami anatomi serta fisiologi secara sangat mendasar; sistem di tubuh kita ini satu per satu.

Apakah anatomi dan fisiologi itu?

Menurut KBBI, anatomi adalah ilmu yang melukiskan letak dan hubungan bagian-bagian tubuh manusia, binatang, atau tumbuh-tumbuhan; ilmu tasrih; ilmu urai. Dan, laman wikipedia.org menyebutkan bahwa kata anatomi berasal dari bahasa Yunani ?νατομ?α anatomia, dari ?νατ?μνειν anatemnein, yang berarti memotong. Dengan singkat, laman hellosehat.com memaparkan bahwa anatomi tubuh manusia adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh manusia.

Sementara itu, fisiologi adalah ilmu faal, menurut KBBI, yakni ilmu yang mempelajari kerja alat tubuh sebagaimana mestinya.

Dengan tujuan memudahkan pemahaman, dr. Gia menerangkan dengan sederhana bahwa anatomi dan fisiologi itu bagaikan dua anak kembar. Anatomi mempelajari bendanya, strukturnya, dan hubungan antara bagian-bagian tubuh tertentu. Sementara, fisiologi mempelajari bagaimana benda-benda (dalam tubuh) itu bekerja.

 

anatomi fisiologi

Ilustrasi anatomi dan fisiologi bagaikan dua anak kembar. (Sumber: Tentang Tubuhmu, Qanita, 2020)

 

Berbekal pengalamannya mempelajari anatomi tubuh manusia dari kadaver, dokter yang pernah bertugas di instalasi gawat darurat ini menunjukkan betapa luar biasanya tubuh kita.

 

anatomi fisiologi

Bagian dalam buku Tentang Tubuhmu. (Sumber: Tentang Tubuhmu, Qanita, 2020)

 

Mungkin, kamu tak menyadarinya bahwa setiap gerakan yang kamu lakukan, setiap waktu, itu sebenarnya hasil dari gabungan kerja banyak sistem yang bekerja sama dan berfungsi secara kolaboratif dinamis. Mulai dari hal-hal kecil yang tak kamu sadari, seperti mengedipkan mata, membuka mulut, hingga bernapas.

“Salah satu hal nyata yang saya dapat dari mempelajari anatomi adalah struktur selalu mendukung fungsi,” demikian penuturan dr. Gia dalam Tentang Tubuhmu. Contohnya, mengapa tulang tercipta keras dan padat? Karena wujud itu mendukung untuk melindungi organ lunak dalam tubuh. 

Dengan cara yang menyenangkan, dr. Gia mengajak kita menjelajahi tubuh, dari sel, organ, jaringan, hingga sistem organ sehingga kita jadi tahu cara kerjanya. Kita akan menemukan, ternyata, sel tubuh kita yang sekarang, bukan sel yang dahulu; betapa menakjubkannya kemampuan otak; adanya “tripod” di tubuh kita; begitu fantastis paru-paru dan proses pernapasan; fakta tersembunyi lambung dan asam lambung; tentang keikhlasan hati; keberadaan slang seluas dua lapangan tenis di rongga perut kita; demam itu penyakit atau bukan; hingga yang terkini, COVID-19.

Tak kenal, maka tak sayang.

Pepatah yang tak lekang oleh waktu. Dengan memahami bahasa tubuh kita, kita akan mampu membaca, mengerti, dan menginterpretasi bahasa tubuh kita itu. Yuk, kita sayangi diri dan tubuh kita sebagai bentuk rasa syukur.

buku tentang tubuhmu

tags : dr gia, dokter gia, tentang tubuhmu,

Related Post

Back to top