Share
Scroll down

Baca
Artikel

Perempuan Bisa Melakukan Hal-Hal Luar Biasa

07-01-2020Category : Dewasa
QnA Little Women bersama Truly Rudiono>

QnA Little Women bersama Truly Rudiono

Menyambut akan rilisnya film adatapsi dan terbitnya versi baru novel klasik Little Women, redaksi Qanita (Dyah Agustine) mengadakan tanya jawab bersama kolektor Little Women yang telah mengumpulkan ratusan bukunya dari berbagai format dan bahasa. Silakan disimak.

Truly Rudiono
Mbak Truly Rudiono dan koleksi Little Women
Sumber: Facebook Truly Rudiono

Tolong perkenalan diri Mbak Truly. Apa pekerjaan dan kegiatan sehari-hari?

Terlahir dengan nama yang cukup panjang, sampai melelahkan jika harus isi beberapa lembar formulir dengan nama yang tak boleh disingkat, saya memutuskan memakai nama panggilan Truly ditambah nama orang tua. Resikonya, walau sudah pakai foto wajah sendiri di media sosial, sering dikira cowok  … lalu disapa Mas, Bapak, Abang … hiks.

Kegiatan sehari-hari saya menjadi abdi negara alias ASN di perpustakaan bagian keuangan pada kampus negeri yang ada di Depok. Di waktu senggang, selain membaca, saya suka membuat komentar singkat tentang buku dan draf buku. Berkebun juga menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan di waktu libur.

An image
Buku Little Women pertama yang dimiliki Mbak Truly

Kapan Mbak Truly pertama kali membaca Little Women dan apa yang membuat Mbak Truly memutuskan untuk mengoleksi berbagai versi Little Women?

Sebenarnya, saya pertama kali membaca Little Women secara tak sengaja. Waktu itu sekitar tahun 80-an, saya masih SMP. Ceritanya saya sedang ikutan menunggu adik bungsu yang dirawat di RS Persahabatan. Ketika sedang iseng berjalan-jalan di sekitar rumah sakit (daripada bengong), saya menemukan kios penjual majalah dan buku.

Buku-bukunya dipajang di semacam rak putar. Melihat buku yang ada, sebenarnya saya langsung merasa sedih, kok tidak sesuai harapan. Maklum, saat itu saya sedang semangat baca Enid Blyton dan Trio Detektif.

Mungkin wajah saya begitu terlihat bingung sampai mas penjaga berinisiatif membantu memilihkan buku. Semua usulnya saya tolak. Maklum, usulannya jika bukan buku anak, ya roman … hihihi. Tak putus asa, mas penjaga kemudian dengan semangat merekomendasikan buku Little Women yang desain sampulnya didominasi warna merah dan ada ilustrasi empat perempuan. "Bagus lho. Isinya tentang putri remaja," kata mas penjaga.

Dalam benak saya, kata putri sama dengan putri ala Disney, misalnya Cinderella. Sebenarnya saya merasa kurang sreg karena saya tidak suka warna merah, tapi juga penasaran, putri kok pakaiannya seperti itu. Tapi namanya juga penggila buku, daripada tak ada yang dibaca, saya pun membeli buku merah tersebut.

Mulai mengoleksi Little Women sebenarnya dilakukan secara tak sengaja. Setelah memiliki Little Women versi salah satu penerbit Indonesia, saya menemukan versi penerbit lain (yang sedang diobral) pada salah satu ajang pesta buku. Tak lama kemudian, menemukan versi Little Women lainnya. Saya jadi tertarik untuk mencari versi terjemahan lain, hingga melebar ke aneka bahasa.

Little Women Mbak Truly
Beberapa koleksi Little Women Truly
Sumber: koleksi pribadi Truly Rudiono

Sudah berapa lama Mbak Truly mengoleksi Little Women, dan berapa jumlah koleksi saat ini?

Secara intens saya mulai mengoleksi Little Women sejak sekitar tahun 2015. Bentuknya ada yang buku cetak, buku elektronik yang khusus dicetak, hingga yang bentuknya berupa panduan untuk kuis.

Dari 21 bahasa, di antaranya Inggris dan Indonesia, saat ini telah terkumpul 243 buku Little Women.

Tolong ceritakan suka dan duka selama Mbak Truly mengoleksi Little Women.

Sebenarnya saya tak bisa mengumpulkan Little Women sebanyak itu jika tidak ada dukungan dari banyak teman. Setiap kali ada teman yang pergi keluar negeri, dia pasti menawarkan diri untuk membelikan Little Women.

Salah satu kejadian yang kurang enak adalah ketika saya membeli Little Women via salah satu toko online sebanyak 3 buku dan yang saya terima hanya 2 buku. Ternyata, ketika paket bukunya masuk kantor pos untuk dicek dan dibuka, salah satu buku terlewat dimasukkan kembali. Saya tahu jika sudah dikirim 3 buku karena dalam semacam surat jalan disebutkan demikian. Saya coba melacak ke kantor pos, ternyata paket itu sudah agak lama sehingga keberadaan buku saya sudah sulit dilacak.

Little Woman
Komik Little Women yang paling sulit didapatkan Mbak Truly
Sumber: http://littlewomenonly.blogspot.com/

Pernah, saya tertarik dengan salah satu versi komik Little Women yang terbit di tanah air. Sepertinya susah sekali mencari versi itu. Bahkan saya sampai menawarkan harga sebesar Rp100.000. Banyak pedagang yang menganggap saya bohong, karena walaupun ada ISBN, buku itu jarang ditemukan. Pernah saya menemukannya ditawarkan di suatu lapak, eh keduluan dibeli orang lain. Ketika nyaris putus asa, ada teman yang menunjukkan buku itu dijual di suatu lapak. Harganya hanya Rp20.000! Langsung saya beli. Plus, untuk mengapresiasi penjual, saya beli buku-buku lain hingga total nyaris Rp200.000. Rasanya puas bisa mendapatkannya.

Oh ya, saya menetapkan peraturan bahwa uang pembelian buku tidak boleh mengganggu uang kebutuhan anak. Dan jumlahnya tak boleh lebih dari Rp 600.000/buku.

An image
Little Women terbitan Qanita tahun 2020

Dalam waktu dekat, Qanita akan menerbitkan Little Women versi movie tie-in. Apakah versi ini juga akan masuk ke dalam koleksi Mbak Truly?

Pasti!

Selama ini saya sudah punya seluruh versi yang pernah terbit di tanah air. Tentunya akan menyenangkan mendapatkan 1 buku lagi. Semula saya kira sudah tidak akan ada versi Bahasa Indonesia. Ternyata saya salah![]

 

tags : Little Women, Novel, Classics, Qanita, Upcoming Book,

Related Post

Back to top