A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: tags

Filename: templates/header.php

Line Number: 27

Backtrace:

File: /home/mizanpublishing/public_html/application/views/templates/header.php
Line: 27
Function: _error_handler

File: /home/mizanpublishing/public_html/application/controllers/Product.php
Line: 42
Function: view

File: /home/mizanpublishing/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Share
Emha Ainun Nadjib Seribu masjid satu jumlahnya
Detail Buku
    Penulis : Emha Ainun Nadjib
    Penerbit : Mizan Publishing
    SKU : UA-242
    ISBN : 978-602-441-119-0
    Berat : 180 Gram
    Dimensi P/L/T : 21 cm / 14 cm / 0 cm
    Total Halaman : 196
    Jenis Cover : Soft Cover

SERIBU MASJID SATU JUMLAHNYA

Assalamu‘alaikum

Di penghujung 1989, saya berusaha “mencuri” kesempat­an untuk menghimpun puisi-­puisi yang selama beberapa tahun ini pada umumnya hanya saya publikasikan secara lisan, yakni membacakannya di berbagai forum dan kalangan masyarakat—di berbagai kota, daerah, pulau—rata­-rata tiga kali sebulan.


Pengumpulan yang saya lakukan berdasarkan jenis nu­ansa, wilayah tema, konteks, serta proyeksi terhadap “segmen pasar” pendengar atau pembaca.


Ada kumpulan puisi sosial yang biasanya untuk para ma­hasiswa. Ada kumpulan puisi cinta buat peristiwa-­peristiwa khusus. Ada puisi yang—katakanlah—eksklusif individual, yang nuansanya amat pribadi tapi ternyata memuat juga re­fleksi-­refleksi sosial.


Dan Seribu Masjid, Satu Jumlahnya adalah puisi­-puisi yang selama ini saya pergaulkan dengan berbagai jamaah kaum Muslim di berbagai tempat. Pola ungkap dan idiom-­idiom yang saya gunakan, bahkan keseluruhan substansi dan bentukannya saya usahakan orientatif dan kontekstual ter­hadap alam kehidupan mereka.


Kemudian di samping kumpulan Lautan Jilbab yang telah terbit pada 1989 ini, yang belum berhasil saya selesaikan sejak 1984 adalah Syair Al-Asma’ Al-Husna’. Sangat berat menuliskannya.


Sebagian dari puisi­-puisi Seribu Masjid, Satu Jumlahnya ini, merupakan hasil revisi final dari beberapa puisi yang—di samping saya publikasikan secara lisan—pernah termuat da­lam semacam penerbitan darurat dan lepas untuk kepentingan acara tertentu.


Beribu syukur kepada Allah, pemilik segala ilmu dan satu-­satunya pelontar ilham. Terima kasih berat kepada semua ikhwan dan akhwat, kepada seluruh alam dan malaikat, atas kemesraan kerja sama dalam usaha mengkhalifahi kehendak-­kehendak Allah.

Wassalam
Emha Ainun Nadjib

Beli Produk Digital Produk E-Book